15 Ular Terbesar di Dunia
Ular adalah hewan melata yang memiliki tubuh panjang dan tidak memiliki kaki. Hewan ini terkenal karena bisa dan lilitannya yang sangat berbahaya.

Ada banyak sekali jenis ular yang tersebar di seluruh dunia ini. Dari ular yang berbisa sampai ular yang tidak berbisa namun tidak kalah bahayanya dibanding ular berbisa. Ada pula ular yang berukuran sangat panjang dan besar, yang bahkan bisa memangsa seekor sapi dewasa. Berikut 15 ular terbesar yang ada di dunia.

15. Sanca Pelangi

Sanca Pelangi
Sanca Pelangi

Sanca pelangi atau liasis fuscus adalah spesies ular tidak berbisa yang biasa ditemukan di Australia dan Papua Nugini. Ular ini memiliki panjang rata-rata lebih dari dua meter, namun bisa juga mencapai lebih dari tiga meter.

Ular ini berwarna cokelat kehitaman yang seragam dan warna-warni apabila terkena cahaya pada bagian punggung dan pada bagian bawah (perut) berwarna kekuningan.

14. Morelia Boeleni

Morelia Boeleni
Morelia Boeleni

Morelia boeleni adalah salah satu spesies ular piton yang merupakan endemik dari pegunungan di Nugini. Nama Boelani ada merupakan penghormatan untuk K.W.J. Belen, M.D. Ular ini bisa mencapai panjang hingga 3 meter dengan warna punggung hitam kebiru-biruan atau ungu kehitaman serta bagian bawah berwarna putih atau kuning pucat.

13. Morelia Spilota

Morelia Spilota
Morelia Spilota

Ular yang juga disebut juga dengan sanca karet atau sanca berlian ini ditemukan di Australia, Pulau Papua, kepulauan Bismarck, dan Kepualuan Solomon bagian utara.

Spesies ular ini memiliki panjang tubuh antara 2 hingga 4 meter dan berat sekitar 15 kg. Ular ini sebagian besarnya nokturnal yang memanjar pohon dan semak-semak.

12. Sanca Oenpelli

Morelia oenpelliensis
Morelia oenpelliensis

Sanca oenpeli atau Morelia oenpelliensis adalah spesies ular yang menghuni daerah barat Arnhem Land, Australia. Ular piton paling langka di dunia ini memiliki panjag tubuh 4 meter higga lebih dari 5 meter.

Ular ini memiliki warna berwarna cokelat tua gelap dengan bercak yang agak gelap dan perut berwarna kusam dan pucat, serta variasi krim dan kuning. Piton jenis ini juga bisa mengubah warna mereka lebih etrang di malam hari, dan lebih gelap di siang hari.

11. Liasis olivaceus

Liasis olivaceus
Liasis olivaceus

Liasis olivaceus atau olive python adlah salah satu spesies ular sanca yang ditemukan di Australia. Ular ini memiliki dua subspesies, liasis olivaceus olivaceus dan liasis olivaceus barroni. Ular ini memiliki panjang mencapai 4 meter ketika dewasa, menjadikannya spesies ular terbesar kedua di Australia.

10. Sanca Irian

Sanca Irian
Sanca Irian

Sanca Irian atau liasis papuana adalah jenis ular sanca yang ditemukan di pulau Papua. Ular ini memiliki panjang mencapai 5 meter dan berat tidak lebih dari 23 kg.

Ular jenis ini juga memiliki kemampuan untuk berubah warna. Mereka bisa berubah dari hitam ke warna kuning, namun umumnya berwarna hijau zaitun ketika muda dan lebih gelap ketika tua.

9. Anakonda Bercak Hitam

Anakonda Bercak Hitam
Anakonda Bercak Hitam

Ular dengan nama ilmiah Eunectes deschauenseei adalah salah satu ular endemik Amerika Selatan seperti di Brasil, Guyana, dan Guaiana Prancis. Ular ini memiliki panjang dari 32 sampai 62 meter dan berat sekitar 30 kg.

8. Anakonda Kuning

Anakonda Kuning
Anakonda Kuning

Dikenal juga sebagai anakonda Paraguay, ular ini dalah ular endemis dari Amerika Selatan. Anakonda jenis ini memiliki panjang tubuh antara 3 sampai 5 meter dan berat 25 sampai 35 meter. Anakonda jenis ini biasa ditemukan di beberapa daerah di Amerika Selatan seperti Paraguay, Brasil bagian selatan, Argentina, dan Bolivia.

7. Boa Pembelit

Boa Pembelit
Boa Pembelit

Boa pembelit atau boa constrictor adalah spesies ular boa yang terdapat di hutan hujan di Amerika Selatan dan di Kepulauan Karibia. Ular ini memiliki tubuh berwarna cokelat muda dengan bercak berwaran cokelat tua. Salah satu boa primitif ini memiliki panjang tubuh anatara 3 sampai 7 meter dan berat lebih dari 45 kg.

6. Sanca Permata

Sanca Permata
Sanca Permata

Sanca Permata atau amethystine python adalah spesies ular yang ditemukan di Indonesia, Papua Nugini, dan Australia. Ukuran terpanjang dari spesies ini yang pernah dilaprokan adalah sekitar 8,5 meter dengan berat bisa mencapai 91 kg.

5. Sanca India

Sanca India
Sanca India

Sanca India atau pyhthon molorus adalah spesies ular piton yang ditemukan di daerah beriklim tropis dan subtropis di Asia Tenggara. Ular yang memiliki nama-nama lain seperti sanca ekor hitam dan sanca batu india ini pada umumnya memilki panjang 3 meter dengan berat 52 kg, bahkan bisa mencapai 91 kg.

Ular ini masih berkerabat dengan ular sanca bodo yang terdapat di Indonesia, namun ular ini memiliki warna kulit yang lebih cerah.

4. Sanca Batu Afrika

Sanca Batu Afrika
Sanca Batu Afrika

Sanca Batu Afrika atau african rock python adalah jenis ular besar yang biasa tumbuh di daerah Afrika Sub-Sahara. Spesies ini memiliki dua subspesies yang ditemukan di Afrika Tengah dan Barat, serta di Afrika Selatan.

Ular jenis ini memiliki panjang tubuh mencapai 6 meter dengan berat mencapai 113 kg.

3. Sanca Kembang

Sanca Kembang
Sanca Kembang

Sanca kembang atau dikenal juga dengan sanca batik adalah jenis ular piton yang berukuran tubuh paling panjang di antara ular-ular lainnya. Spesies ular yang satu ini tersebar di beberapa daerah di Benua Asia.

Ular terpanjang dari jenis yang pernah ditemukan berukuran 6,95 meter dengan berat bisa mencapai 158 kg. Sanca kembang juga dipercaya bisa hidup hingga usia 25 tahun.

2. Sanca Bodo

Sanca Bodo
Sanca Bodo
python bivittatus

Sanca Bodo atau yang bernama ilmiah python bivittatus adalah jenis ular besar yang menghuni beberapa hutan di daerah tropis dan subtropis di kawasan Asia Tenggara. Ular ini memiliki panjang tubuh antara 3 sampai 6 meter, dengan berat dipercaya hingga 182 kg.

Ular ini memiliki warna dasar cokelat muda dengan bercak berwarna cokelat tua yang bentuknya tidak beraturan. Ada pula yang berwarna dasar kuning dengan warna bercak kuning lebih pekat, cokelat, atau oranye.

1. Anakonda Hijau

Anakonda hijau atau boa air adalah ular paling besar di dunia yang menghuni hutan hutan di kawasan Amerika Selatan. Ular terpanjang yang pernah ditemukan adalah sepanjang 5,21 meter. Sementara berat tubuhnya antara 30 sampai 70 kg, bahkan bisa mencapai 227 kg.

Ular ini memiliki tubuh berwarna hijau kecokelatan dengan bundaran-bundaran hitam di punggung dan bercak dengan bentuk huruf "O" di kedua sisi tubuhnya dari leher sampai ekornya.

Baca Juga