15 Cara Menanam dan Merawat Bunga Anggrek Dengan Benar
Bunga anggrek merupakan salah satu bunga yang paling indah di dunia ini. Banyak orang yang sangat suka dengan bentuk dan warna bunga ini. Bunga anggrek bisa tumbuh dengan baik di negara seperti Indonesia karena memang tanaman anggrek bisa hidup di daerah tropika basah hingga wilayak sirkumpolar.

Bunga anggrek termasuk salah satu tanaman hias yang populer di Indonesia. Banyak sekali orang yang menggunakan waktu luangnya untuk menanam bunga anggrek karena mengetahui tanaman dari suku anggrek-anggrekan ini bisa menambah kecantikan sisi depan rumah. Bunga anggrek tersebut bisa ditanam di dalam pot ataupun ditempel.

Bunga anggrek bisa tumbuh dengan baik di negara seperti Indonesia karena memang tanaman anggrek bisa hidup di daerah tropika basah hingga wilayak sirkumpolar. Oleh karena hal tersebut, tidak ada yang khawatir untuk melakukan pemeliharaan anggrek hias di halaman rumahnya. 

Kekayaan dan keragaman spesies anggrek itulah potensi ekspor bagi Indonesia. Bahkan, spesies tertentu seperti jenis Dendrobium, di Indonesia terapat setengah dari 1.800 jenis tersebut. Sekitar 90 persen induk jenis Dendrobium yang dikembangbiakkan oleh para pembudidaya anggrek berasal dari Indonesia.

1. Tempat yang Ideal

Tempat yang Ideal
Tempat yang Ideal

Anda harus membuat rumah anggrek yang sehat dan nyaman. Letakan anggrek di rumah lindung yang memiliki kelembapan dan intensitas cahaya ideal. Untuk anggrek, cahaya yang didapatkan harus berkisar antara 50-70%. Atap rumah anggrek harus dibuat dari paranet agar kriteria cahaya yang masuk dapat terpenuhi. Selain itu, kamu juga mesti rajin membersihkan rumah anggrek. Bersihkanlah daun-daun dan sampah yang berceceran di sekitarnya.

2. Tentukan Jenis Anggrek

Tentukan Jenis Anggrek
Tentukan Jenis Anggrek

Untuk menanam Anggrek, Anda perlu menentukan jenis Anggrek apa yang ingin Anda tanam karena ada banyak sekali jenis Anggrek yang dapat Anda tanam, maka pilihlah jenis Anggrek yang bagus dari segi bentuk dan warna bunganya.

3. Pemilihan Waktu Tanam Anggrek

Pemilihan Waktu Tanam Anggrek
Pemilihan Waktu Tanam Anggrek

Waktu yang tepat untuk menanam bungaanggrek yaitu di waktu dengan cuaca yang  hangat. Jika Anda masih ragu dengan perkiraan cuaca karena seperti yang kita ketahui bahwa saat ini sangat sulit untuk memprediksi cuaca. Maka Anda bisa menyaksikannya langsung

4. Menanam di Dalam Pot 

Menanam di Dalam Pot
Menanam di Dalam Pot

Anggrek termasuk tanaman yang cukup ideal untuk ditanam di dalam pot. Sebelum memulai penanamannya, Anda perlu mengetahui beberapa hal. Pot yang hendak dipakai untuk menanam bunga anggrek terbuat dari pot plastik atau potoh. Disarankan untuk menggunakan pot dari tanah liat yang mempunyai lubang-lubang kecil berdiameter sekitar 2 cm. Adanya lubang-lubang tersebut akan membantu sirkulasi udara serta mempermudah aerasi dan drainase.

5. Jaga Kelembaban Tanah

Jaga Kelembaban Tanah
Jaga Kelembaban Tanah

Anggrek merupakan jenis tanaman yang hidup di daerah tropis, jadi dia biasa hidup di lingkungan yang lembab. Anggrek membutuhkan kelembaban sekitar 60-80%, itu merupakan kelembaban yang optimal. Jaga tanaman anggrek selalu lembab agar pertumbuhannya bisa lebih optimal. Cara menjaga kelembabannya bagaimana? Anda bisa menyiramnya minimal sekali sehari, jangan dibiarkan tanaman anggreknya sampai kering.

6. Cahaya Matahari

Cahaya Matahari
Cahaya Matahari

Cahaya matahari sangatlah penting bagi pertumbuhan anggrek. Cahaya matahari sebagai sumber energi yang berguna dalam fotosintesis. Fotosintesis sendiri akan menghasilkan energi yang berguna bagi semua kehidupan anggrek, baik untuk tumbuh ataupun membentuk daun, bunga, dan biji. Selain itu, cahaya matahari juga berfungsi dalam membentuk atau memperbaiki bagian tanaman yang rusak dan menyimpan cadangan makanan. Jumlah dan intensistas sinar matahari yang dibutuhkan tanaman hias anggrek berbeda-beda, bergantung pada jenis anggreknya.

7. Penyiraman Anggrek

Penyiraman Anggrek
Penyiraman Anggrek

Tanaman juga sangat membutuhkan air seperti kita, perhatikan penyiraman pada tanaman anggrek Anda. Siram tanaman sebanyak dua kali sehari jika cuaca panas, waktunya antara jam 7-9 pagi dan jam 3-5 sore. Tapi, jika hari sedang hujan, anggrek tidak perlu disiram.

8. Berikan Pupuk Anggrek

Berikan Pupuk Anggrek
Berikan Pupuk Anggrek

Pupuk akan menjaga tanaman tetap sehat dan tumbuh secara optimal. Pemberian pupuk anggrek tidak boleh sembarangan, takaran dan jenis pupuk yang diberikan haruslah sesuai dengan kondisi tanaman. Untuk masalah ini, lebih baik Anda tanyakan langsung ke mereka yang ahli atau ke toko pertanian tempat Anda membeli pupuk ataupun bibit anggrek.

9. Berikan ZPT atau Hormon

Berikan ZPT atau Hormon
Berikan ZPT atau Hormon

Berikanlah ZPT atau hormon gibrelin. Zat inilah yang memacu pertumbuhan bunga anggrek. Jika ingin aman, gunakan saja cara tradisional. Anda bisa memanfaatkan air kelapa sebanyak 150 ml. Cara memberikannya yakni dengan menyemprotkannya ke seluruh bagian anggrek dan juga akar-akarnya. Pemberiannya dapat dilakukan tiga kali dalam seminggu. Waktu pemberian dilakukan pagi dan sore hari.

10. Memasang Lampu

Memasang Lampu
Memasang Lampu

Kalau Anda ingin meletakkan bunga anggrek dalam ruangan, berilah lampu pada ruangan tersebut. Lampu ini akan menjadi sumber cahaya bagi tanaman anggrek, sehingga anggrek tidak akan kekurangan cahaya.

11. Ruang Lindung

Ruang Lindung
Ruang Lindung

Walaupun anggrek suka terhadap sinar matahari, tapi intensitasnya juga harus dibatasi. Sebaiknya anggrek diletakkan dalam ruangan lindung yang intensitas cahayanya sekitar 50-70%. Kamu bisa menggunakan paranet untuk membuat rumah lindung tanaman anggrek.

Baca juga : 15 Cara Menanam Bunga Krisan Dengan Benar

12. Penempatan Tanaman

Penempatan Tanaman
Penempatan Tanaman

Penempatan tanaman anggrek juga perlu diperhatikan agar mudah untuk berbunga. Sebaiknya, tempatkan tanaman anggrek pada rak dengan ketinggian 1 meter. Jangan tempatkan tanaman anggrek secara berjenjang, karena ini akan mengganggu aliran udara.

13. Pemberantasan Hama

Pemberantasan Hama
Pemberantasan Hama

Salah satu faktor yang menyebabkan anggrek enggan untuk berbunga adalah adanya kotoran, sampah daun, hama, dan gulma. Serangan penyakit juga dapat menghambat pertumbuhan bunga pada tanaman anggrek.

Sesekali, Anda bisa memberikan pestisida pada tanaman anggrek. Gunakan insektisida jika yang menyerang adalah serangga. Atau Anda bisa memakai fungisida kalau tanaman anggrek terkena jamur.

14. Media Tanam

Media Tanam

Agar tanaman anggrek rajin berbunga, gunakan media tanam yang tepat. Biasanya, media tanam yang digunakan adalah perpaduan antara potongan batu bata atau genteng dan bekas tanaman pakis. Perbandingan yang digunakan adalah 1/3 bagian bawah adalah potongan bata. Sementara 2/3 bagian atasnya diisi tanaman pakis.

15. Berikan Kasih Sayang

Berikan kasih sayang
Berikan kasih sayang

Perhatikan setiap pertumbuhan anggrek Anda, sehingga Anda bisa tahu apa saja kesalahan ketika anggrek terkena penyakit atau tidak berbunga. Jangan sepelehkan tanaman, karena jika dia sudah tumbuh, akan indah untuk Anda nantinya. 

Baca Juga