Biografi Anies Baswedan, Informasi Umum, Kehidupan Pribadi, Pendidikan, Karir, dan Penghargaan
Sosok yang santun, cerdas, dan berwibawa pantas disematkan pada Anies Baswedan. Lahir dari keluarga akademisi membuat Anies banyak bergelut dengan dunia pendidikan. Tak heran jika ide- ide cemerlangnya pun mudah diterima dan mampu membawa perubahan besar di tanah air. Gerakan Indonesia Mengajar dan Indonesia Menyala sudah menjadi buktinya.

Informasi Umum Anies Baswedan

Nama LengkapH. Anies Rasyid Baswedan, Ph.D
Nama PanggilanAnies
TTLKuningan - Jawa Barat, 7 Mei 1969
AgamaIslam


Profil Anies mulai dikenal masyarakat setelah ia menjabat sebagai Rektor Universitas Paramadina pada tahun 2007 - 2015. Kala itupun Anies tercatat sebagai rektor termuda Indonesia dengan usia 38 tahun. Popularitas Anies makin melejit setelah menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada periode 2014 – 2016 di bawah pemerintahan Jokowi – JK. Meski diberhentikan sebelum selesai masa jabatannya, elektabilitas Anies tak sepenuhnya menurun. Terbukti ia bisa memenangkan PILGUB DKI JAKARTA pada 2017 lalu.

anies baswedan
Anies Baswedan

Kehidupan Pribadi Anies Baswedan

Nama KakekAbdurrahman Baswedan

Nama AyahRasyid Baswedan

Nama IbuAliyah Rasyid

Nama Istri
Fery Farhati Ganis

Nama AnakMutiara Annisa Baswedan
Mikail Azizi Baswedan
Kaisar Kaham Baswedan
Ismail Hakim Baswedan


Anies Baswedan lahir dari keluarga yang cukup populer. Kedua orang tuanya adalah akademisi di kampus ternama. Sang Ayah Rasyid Baswedan adalah mantan wakil rektor di Universitas Islam Indonesia. Sedangkan sang ibu merupakan guru besar dan dosen di Universitas Negeri Yogyakarta. Anies sendiri banyak menghabiskan masa kecilnya di Yogyakarta hingga mahasiswa.

Anies dan Fery Farhati menikah pada tahun 1996 dan kini dikarunia 4 orang anak. Keduanya bertemu di Kampus UGM dimana Anies dan Fery kala itu seangkatan namun berbeda fakultas. Anies di fakultas ekonomi sedangkan sang pujaan hati adalah mahasiswa fakultas psikologi. Tak banyak lika- liku semasa Anies dan Fery menjalin hubungan, bahkan sang istri kabarnya jarang kencan berdua karena Anies adalah aktivis di kampus.

Anies Baswedan bersama sang istri
Anies Baswedan bersama sang istri
Anies Baswedan bersama sang istri
Anies Baswedan bersama sang istri

Nama anak pertama Anies Baswedan yang bernama Mutiara Annisa juga cukup populer di kalangan masyarakat. Pasalnya anak sulung Anies ini tak cuma cantik, tapi juga punya prestasi cemerlang di bidang akademik. Mutiara sempat mengikuti pertukaran pelajar saat SMA ke Denmark dan lulus di Universitas Indonesia lewat jalur ujian tertulis. Bukan semata- mata mendompleng nama orang tua, Mutiara memang sejak dulu bercita- cita menjadi orang besar dari hasil kerja kerasnya sendiri. Hal ini pun ia buktikan kala ia menjadi salah satu wakil pemuda Indonesia untuk mengikuti simulasi sidang PBB di Amerika Serikat pada Februari 2018. Anak kedua Anies Baswedan juga tak kalah dari sang kakak. Meski masih SMA, ia sudah mengikuti pertukaran pelajar ke India pada tahun 2016 lalu. Sedangkan dua adiknya yang lain masing- masing masih SD.

Anies Baswedan bersama anak- anaknya saat bertemu Obama
Anies Baswedan bersama anak- anaknya saat bertemu Obama

Pendidikan Anies Baswedan

TKTK Masjid Syuhada

Sekolah Dasar SD Laboratori Yogyakarta

SMPSMP Negeri 5 Yogyakarta 

SMA  SMA Negeri 2 Yogyakarta

AFS Pertukaran Pelajar di USA

Perguruan Tinggi Fakultas Ekonomi UGM

Pertukaran Mahasiswa(Japan Airlines Scholarships)
Sophia Univesity, Jepang

MasterInternational Security and Economic Policy,
University of Maryland, Collage Park

DoktoralNothern Illinois University


Kepemimpinan Anies Baswedan sudah mulai terlihat kala ia didapuk menjadi ketua tutup tahun semasa SMP. Ia juga terpilih menjadi Wakil Ketua OSIS saat SMA dan kembali terpilih sebagai Ketua OSIS Se- Indonesia pada tahun 1985. Anies juga sempat mengikuti pertukaran pelajar selama setahun di Amerika Serikat. Anies makin giat menjadi aktivis saat mengenyam bangku kuliah di UGM. Terbukti ia mampu menjabat sebagai Ketua Senat UGM di tahun 1992.

Anies kembali mengikuti pertukaran mahasiswa ke Jepang pada tahun 1993 melalui beasiswa dari JAL Foundation. Semasa kuliah, Anies sempat berkarya di stasiun TVRI Yogyakarta dan menjadi pewawancara tetap. Di sanalah ia banyak bertemu dengan sejumlah orang besar dari berbagai latar belakang kehidupan. 

Anies Baswedan semasa mahasiswa
Anies Baswedan semasa mahasiswa

Hidup di tengah keluarga akademsi ternyata membuat Anies ingin terus belajar. Setelah menikah di tahun 1996, ia pun melanjutkan pendidikan masternya di tahun 1997 dan mendapat beasiswa di University of Maryland. Selama di Amerika, Anies pernah menerima sejumlah penghargaan dari pihak kampus. Ia juga kembali mendapat beasiswa untuk melanjutkan program doktor di Nothern Illnois University.

Karir Anies Baswedan

Setelah pulang ke tanah air dengan gelar doktor, Anies pun mulai mengemban sejumlah tugas negara. Di tahun 2005, ia ditugaskan menjadi Direktur Riset The Indonesia Institute. Karena kepeduliannya terhadap permasalahan otonomi daerah, Anies pun didapuk sebagai Penasehat Nasional di Partnership For Governance Reform. 

Tahun 2007 menjadi awal bagi Anies Baswedan dalam meniti karir akademisi. Ia diberi amanah memimpin Universitas Paramadina selama periode 2007 – 2015. Anies Baswedan bahkan kala itu tercatat sebagai rektor termuda di Indonesia pada usia 38 tahun. Selama menjabat sebagai rektor, Anies melakukan sejumlah gebrakan diantaranya mendirikan Yayasan Gerakan Indonesia Mengajar di tahun 2010. Di mana, gerakan ini mengirimkan pemuda terbaik untuk menjadi guru SD ke pelosok- pelosok daerah di Indonesia.

Di tahun 2010 pula, Anies terpilih menjadi anggota tim 8 KPK untuk meneliti kasus Chandra M. Hamzah dan Bibid Samad Rianto. Kemudian di tahun 2011, Anies kembali mendirikan Gerakan Indonesia Menyala dengan tujuan menumbuhkembangkan minta baca bagi anak- anak Indonesia. 

Pada tahun 2013, Anies kembali diminta memimpin Komite Elit KPK untuk memeriksa bocornya spindik atas kasus Hambalang. Anies juga kembali jadi inisiator Gerakan Turun Tangan dan melibatkan 37.000 relawan dalam mengajak orang- orang untuk terlibat dalam upaya politik bersih di Indonesia. Konsistensi Anies Baswedan dalam mendorong pengelolaan pemerintahan yang bersih dan sehat mengantarkannya terpilih sebaga juru bicara Jokowi JK untuk Pemilu 2014. Ia pun ditugaskan menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan selama masa pemerintahan Jokowi.

Setelah tak lagi menjabat sebagai menteri, di tahun 2016 bersama Sandiaga Uno, Anies memutuskan untuk maju di PILKADA DKI Jakarta. Dalam pemilihan gubernur yang diadakan dua putaran tersebut, pasangan Anies Sandy kemudian terpilih untuk memimpin Jakarta. Setelah dilantik dan menjabat pada Oktober 2017, kepemimpinan Anies Sandy mulai menunjukkan kinerja yang luar biasa.  Keduanya bahkan telah menepati beberapa janji kampanye-nya dalam kurun waktu beberapa bulan saja. Tak heran jika elektabiltas Anies kemudian merangkak tajam dan digadang- gadang sebagai calon presiden.

Baca juga : Profil Susilo Bambang Yudhoyono

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno
Anies Baswedan dan Sandiaga Uno

Penghargaan Anies Baswedan

2004Departemen Ilmu PolitikUniversitas Nothern Illinois
(Gerard Marynov Fellow)

2009 World Economic Forum Young Global Leaders

2010Majalah Foreign Policy100 Intelektual Publik Dunia
(Sejajar dengan tokoh dunia seperti Amartya Sen dan penerima nobel Shirin Ebadi)

2010 Majalah Foresight 20 Tokoh Perubahan Dunia
(Berdampingan dengan pemimpin dunia seperti Rahul Gandi, Hugo Chavez, dan Vladimir Putin)

2010Pemerintah TurkiThe Associaton of Pasific Countries (PASIAD) Education Award
(Atas inisiasi Indonesia Mengajar)

2010Perdana Menteri Jepang 

Nakasone Yasuhiro Award 

2010The Royal Islamic Strategic Studies Center

500 Muslim Berpengaruh Dunia
2013Harian Rakyat MerdekaThe Golden Awards
(Inspirasi Indonesia Mengajar)

2013Komunitas Pengusaha Antisuap Anugerah Integritas Nasional

2013Dompet Dhuafa AwardTokoh Inspiratif
2017KPK

Pemprov DKI meraih penghargaan Terbaik
dalam pengendalian gratifikasi dan
tingkat kepatuhan pelaporan LHKPN


Meski disibukkan dengan urusan pemerintahan, Anies Baswedan rupanya tetap menjadi sosok Ayah yang sayang keluarga. terbukti iak masih kerap meluangkan waktu untuk bercengkerema dengan buah hatinya.

Baca Juga