16 Cara Menanam Jahe Gajah Agar Hasil Memuaskan
Menanam jahe gajah merupakan pekerjaan yang sangat mudah karena tidak perlu membutuhkan teknik-teknik yang super modern dan mahal, hanya saja perlu kemauan tekad serta mau untuk membudidayakan Jahe Gajah. Menjadi petani jahe gajah ini akan memberikan keuntungan berkali lipat asalkan dengan melakukan cara berikut agar mendapatkan hasil yang sangat memuaskan.

Kata.co.id - Cara Menanam Jahe Gajah sangatlah mudah dan bisa anda lakukan oleh siapa saja, karena dalam menanam Jahe Gajah tidak jauh berbeda dengan menanam yang lainnya. Menanam Jahe Gajah ini sangatlah bagus untuk dijadikan sebagai peluang usaha yang bagus karena Jahe Gajah ini sangat banyak peminatnya, baik untuk bahan masakan dan bahan obat-obatan, maka jangan salah jika paminat Jahe Gajah ini sangat tinggi serta memiliki harga yang sangat mahal.

Budidaya Jahe Gajah alangkah baik menggunakan cara-cara yang bagus untuk mendapatkan hasil yang berkualitas. Banyak para petani Jahe Gajah yang menggunakan cara tradisional dan hasilnya juga bagus akan tetapi tidak sebagus yang diharapkan oleh mereka, karena tidak memakai cara yang sederhana namun berkualitas dalam membudidayakan Jahe Gajah tersebut. Maka dari itu simaklah cara-cara untuk menanam Jahe Gajah agar mendapatkan hasil yang sangat melimpah dan berkualitas serta menjanjikan.

1. Modal

Dalam membudidayakan jahe Gajah ini diperlukan modal karena kalau modal tidak siap maka dalam proses pembudidayaan jahe Gajah ini tidak akan berjalan dengan lancar. Maka untuk memperlancar proses budidaya jahe Gajah kedepannya siapkan dahulu modal.

2. Persyaratan Lokasi

Persyaratan Lokasi
Persyaratan Lokasi


Persyaratan lokasi untuk penanaman Jahe Gajah sangatlah penting karena tidak semua tempat bagus untuk dijadikan sebagai media menanam Jahe Gajah. Maka dari itu pilihlah tempat yang bagus untuk menanam Jahe Gajah dan Tempat atau lokasi yang bagus untuk menanam Jahe Gajah adalah dengan memiliki suhu sekitar 20 derajat, karena Jahe Gajah butuh tempat yang beriklim hangat dan bagus dalam perkembangannya. Jahe Gajah juga butuh sinar matahari sekitar 6 jam dalam sehari.

3. Pemilihan Bibit Jahe Gajah

Bibit Jahe Gajah
Bibit Jahe Gajah


Sebelum menanam Jahe Gajah alangkah baiknya anda mempersiapkan bibit Jahe Gajah untuk proses penanaman nanti, karena proses pembibitan Jahe Gajah harus Jahe Gajah yang sangat baik dan tidak busuk. Proses pembibitan tersebut akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan Jahe Gajah nanti, jika bibit Jahe Gajah tersebut bagus maka akan menghasilkan Jahe Gajah yang sangat bagus juga, tetapi jika anda menggunakan bibit Jahe Gajah yang terkana dengan penyakit maka Jahe Gajah yang dihasilkan nanti akan jelek juga. Maka dari itu perhatikan juga dalam proses pembibitan Jahe Gajah.

4. Siapkan Lahan

Siapkan Lahan
Siapkan Lahan


Menanam Jahe Gajah tidak begitu beda dengan menanam kunyit anda harus dipersiapkan juga lahan yang akan dijadikan sebagai tempat budidaya Jahe Gajah. Dalam persiapan lahan harus dibuat semaksimal mungkin dan harus dalam lahan yang tidak terancam longsor dan jauh dari sungai agar tidak terancam oleh banjir dan hal yang lainnya. Lahan yang bagus digunakan dalam menanam Jahe Gajah adalah area persawahan atau area khusus perkebunan.

5. Pengolahan Lahan

Pengolahan Lahan
Pengolahan Lahan


Dalam menanam Jahe Gajah alangkah baiknya lahan yang sudah siap untuk dijadikan sebagai media tanam Jahe Gajah tersebut, diolah terlebih dahulu atau diproses pencangkulan atau penggemburan terlebih dahulu agar dalam proses penanaman nanti sesuai dan tidak terlalu susah.

6. Penaburan Pupuk Organik

Penaburan Pupuk Organik
Penaburan Pupuk Organik


Sebelum anda menanam Jahe Gajah alangkah baiknya dan seharusnya anda menebar terlebih dahulu pupuk organik atau pupuk kandang kedalam lubang tanah yang sudah dibuat tersebut dan dimasukan pupuk tersebut ke dalam lubang secukupnya. Hal ini adalah salah satu cara yang sangat bagus untuk mempercepat proses pertumbuhan Jahe Gajah tersebut menjadi lebih besar.

7. Menanam Jahe Gajah

Menanam Jahe Gajah
Menanam Jahe Gajah


Baca Juga : 16 Cara Menanam Kacang Kedelai Agar Berhasil

Anda siapkan Jahe Gajah untuk ditanam ke dalam tanah yang sudah dimasukan pupuk kandang tersebut. Anda masukan ke dalam satu lubang dan setiap lubang minimal anda masukan sebanyak 1 siung Jahe Gajah yang sudah dipotong-potong agar lebih cepat dalam proses pertumbuhan Jahe Gajah nanti.

8. Penyiraman

Proses penyiraman dilakukan setelah menanam Jahe Gajah dan sudah tumbuh maka anda boleh menyiram Jahe Gajah sesuai kebutuhan dan secukupnya agar dalam proses perkembangan dan pertumbuhan nanti juga cepat dan baik. Biasanya anda melakukan penyiraman Jahe Gajah pada musim kemarau, tetapi kalau pada musim hujan anda tidak perlu menyiram Jahe Gajah.

9. Pemeliharaan

Pemeliharaan
Pemeliharaan


Pemeliharaan tanaman Jahe Gajah dianjurkan setiap minggu sekali agar dalam proses pertumbuhan Jahe Gajah bisa terlihat dan apakah terhindar dari penyakit atau terganggu oleh tumbuhan lainnya, maka dalam proses pemeliharaan Jahe Gajah sangatlah dianjurkan dan diutamakan bagi para petani Jahe Gajah.

10. Pemilihan Pupuk Buatan

Pemilihan pupuk sangatlah penting, karena tidak semua pupuk kimia bagus, maka dari itu pilihlah pupuk kimia yang memiliki kualitas bagus dan berguna bagi Jahe Gajah, salah satu pupuk Jahe Gajah yang bagus adalah pupuk ponska dan urea. Penggunaan pupuk tersebut bagi para petani sangatlah penting agar dalam proses pembuahan nanti memiliki banyak Jahe Gajah dan kualitasnya bagus.

11. Pemupukan Ulang

Dalam proses pemupukan, taburkan pupuk disekeliling tanaman Jahe Gajah dan bagusnya juga masukan kedalam tanah, dengan tujuan agar proses penyerapan pupuk tersebut lebih cepat dan baik. Perlu diingat dalam proses pemupukan jangan sampai terkena pada Jahe Gajah langsung karena akan menyebabkan busuk, maka hal tersebut harus perlu diperhatikan agar tidak terjadi hal-hal demikian.

12. Penaburan Pupuk Kandang

Penaburan Pupuk Kandang
Penaburan Pupuk Kandang


Jahe Gajah lebih suka dengan pupuk kandang yang sangat baik bagi proses pertumbuhan nantinya. Pupuk kandang ini bisa anda taburkan disekitar Jahe Gajah yang sudah tumbuh. Salah satu pupuk kandang ini adalah kotoran ayam, kotoran domba dan kotoran bekas dari penggilingan padi, maka jika para petani menggunakan kotoran tersebut maka akan berhasil dalam membudidayakan Jahe Gajah tersebut.

13. Penyemprotan

Penyemprotan Jahe Gajah tidak terlalu sering seperti cabai rawit juga boleh, hanya saja dalam proses penyemprotan perlu dengan cara tepat dan tidak terlalu banyak obat yang dituangkan kedalam tempat penyemprotan karena akan membuat efek yang sangat rugi bagi Jahe Gajah.

14. Penyiangan

Penyiangan
Penyiangan


Penyiangan harus anda lakukan dengan cara yang baik dan tidak mengganggu pertumbuhan Jahe Gajah, penyiangan ini dilakukan dengan cara dibersihkan tanaman rumput bebas tersebut agar tidak mengganggu pertumbuhan Jahe Gajah.

14. Pengendalian Hama

Pengendalian Hama
Pengendalian Hama


Dalam menanam Jahe Gajah alangkah baiknya anda mempersiapkan pengendalian hama, seperti menyiapkan obat, dan pemeliharaan, karena kalau tidak persiapan dari sekarang nantinya akan mendapatkan hasil yang kurang baik.

16. Panen

Panen
Panen


Dalam proses Panen Jahe Gajah bisa anda lakukan setelah Jahe Gajah cukup besar dan tidak terlalu muda, ciri Jahe Gajah yang sudah siap dipanen adalah tangkainya sudah kering dan hampir sudah tidak ada batang Jahe Gajah, maka siap untuk dipanen. Musim panen Jahe Gajah ini biasanya pada musim gugur tumbuhan atau musim panas.

Itulah 16 Cara menanam Jahe Gajah dengan hasil yang sangat memuaskan dan berkualitas yang bisa anda lakukan kapan saja.

Baca Juga