16 Cara Budidaya Talas Yang Tepat dan Benar
Cara budidaya talas sangat mudah sekali dilakukan oleh siapa saja termasuk pemula, karena tidak memerlukan cara yang mewah dalam membudidayakan talas tersebut hanya kemauan saja pasti akan berjalan dengan lancar. Berikut cara budidaya talas tersebut agar mendapatkan hasil yang banyak dan melimpah.

Kata.co.id - Talas merupakan salah satu jenis ubi yang banyak tumbuh di indonesia yang banyak sekali persebarannya di seluruh daerah. Banyak sekali jenis talas tersebut dari jenis yang biasa dan talas khusus yang memiliki ubi besar. Tanaman talas tersebut tidak jauh berbeda seperti ubi jalar yang menghasilkan ubi pada umumnya.

Cara budidaya talas sangat mudah sekali dilakukan oleh siapa saja termasuk pemula, karena tidak memerlukan cara yang mewah dalam membudidayakan talas tersebut hanya kemauan saja pasti akan berjalan dengan lancar. Cara budidaya talas tersebut banyak dijadikan oleh sebagian petani sebagai peluang usaha yang menjanjikan dan bagus karena harganya yang tetap stabil sehingga petani akan berpeluang besar dalam mendapatkan keuntungan yang sangat banyak.

Oleh karena itu, untuk membudidayakan talas yang benar agar mendapatkan hasil yang bagus dan maksimal maka simaklah cara berikut ini.

1. Persyaratan Tumbuh

  • Talas bagus tumbuh dalam dataran rendah begitupun juga di dataran tinggi dengan ketinggian antara 500-1500 m dpl.
  • Tanaman talas bagus di daerah yang tropis.
  • Tanaman talas bagus tumbuh dengan curah hujan yang normal dengan kemarau 4 bulan dalam setiap tahunnya.
  • Tanaman talas bagus tumbuh dalam tanah dengan pH 5-7.

2. Modal

Modal akan sangat berperan penting juga kalau mau mendapatkan hasil yang maksimal dalam proses pemanenan nantinya. Modal bisa di gunakan untuk membeli pupuk organik dan lainnya. Maka dari itu, sebelum menanam talas sediakan juga modal yang cukup agar dalam proses budidaya talas lebih lancar.

3. Persiapkan Bibit

Persiapkan Bibit
Persiapkan Bibit

Persiapkan juga bibit talas yang bagus dan sudah teruji sudah menghasilkan ubi dengan banyak dan lebat, karena dengan itu bibit yang disiapkan akan berpengaruh besar terhadap panen yang akan dihasilkan nantinya.

4. Pemilihan Bibit

Pemilihan Bibit
Pemilihan Bibit

Pemilihan bibit tidak menutup kemungkinan harus dilakukan, karena bibit talas banyak sekali jenisnya ada yang jenis liar alias tumbuh sendiri di hutan dan ada pula talas khusus untuk di budidayakan dengan memiliki ciri tangkainnya yang hijau dan besar.

5. Persiapkan Lahan

Lahan yang harus disiapkan harus lahan yang bagus dan tidak terkena berbagai bahaya seperti banjir dan longsor karena akan mengakibatkan talas yang ditanam nantinya menjadi rusak dan terganggu proses pertumbuhannya. Apabila ingin mendapatkan hasil yang sangat melimpah ubi talas tersebut maka siapkanlah juga bibit yang banyak dan lahan yang luas.

6. Pengolahan Lahan

Pengolahan Lahan
Pengolahan Lahan

Setelah lahan sudah disiapkan, maka lakukanlah pengolahan lahan yang benar-benar baik dengan membersihkan semak belukar yang ada di lahan tersebut dan kemudian cangkulan lahan tersebut dengan cangkul agar dalam proses pertumbuhan talas nantinya lebih bagus dari biasanya.

7. Pembuatan Bedengan

Pembuatan Bedengan
Pembuatan Bedengan

Pembuatan bedengan tak kalah pentingnya harus dilakukan agar ketika sudah tumbuh besar tidak terganggu oleh air atau yang lainnya. Lebih penting dari pembuatan bedengan adalah dengan tujuan agar talas yang ditanam tersebut tidak tergenang oleh air.

8. Pembuatan Lubang Tanam

Pembuatan Lubang Tanam
Pembuatan Lubang Tanam

Baca Juga : 16 Cara Budidaya Jambu Air Yang Benar

Pembuatan lubang tanam untuk menanam bibit talas memang penting sekali agar dalam proses pertumbuhan nantinya lebih cepat dan lebih baik. Lubang yang bisa di buat tersebut bisa berukuran antara 30 x 30 x 30 cm dan jarak antara lubang 50 cm agar ketika sudah besar tidak berhimpitan.

9 . Penaburan Pupuk Kandang

Penaburan Pupuk Kandang
Penaburan Pupuk Kandang

Penaburan pupuk kandang penting sekali dilakukan karena dengan melakukan hal ini akan membuat bibit talas tersebut akan berpeluang besar terhadap ubi yang dihasilkan nanti. Oleh karena itu, lakukanlah penaburan pupuk kandang tersebut dengan baik dan merata. Pupuk yang digunakan bisa seperti kotoran domba, kotoran sapi, dan jerami.

10. Penanaman

Penanaman
Penanaman

Penanaman dapat dilakukan apabila tahap sebelumnya sudah dilakukan, maka masukanlah bibit talas yang sudah disiapkan tersebut ke dalam lubang yang sudah dibuat dan timbun dengan tanah yang gembur sampai dengan padat.

11. Penyiraman

Penyiraman dapat dilakukan ketika penanaman sudah dilakukan, karena dengan itu pertumbuhan talas tersebut dapat dengan cepat dan baik. Penyiraman dapat dilakukan secara berkala agar proses pertumbuhan talas tetap baik. Lakukanlah penyiraman ketika bibit talas masih kecil dan ketika musim kemarau antara pagi atau sore hari.

12. Penyiangan

Penyiangan
Penyiangan

Penyiangan dapat dilakukan dengan membersihkan rerumputan yang ada disekitar tanaman talas dan kemudian buanglah tanaman pengganggu tersebut sampai bersih area tanaman talas tersebut. Penyiangan dapat dilakukan secara berkala karena setiap minggu akan tumbuh gulma yang dapat mengganggu proses pertumbuhan talas.

13. Pemupukan Ulang

Pemupukan Ulang
Pemupukan Ulang

Pemupukan ulang memang sangat penting sekali dilakukan oleh petani terhadap talas, karena dengan dilakukan pemupukan talas akan tumbuh lebih subur dan cepat menghasilkan ubi yang besar dan banyak. Pemupukan dapat dilakukan dengan menggunakan pupuk mutiara, npk, ponska dan yang lainnya.

14. Penimbunan Kembali

Talas yang sudah tumbuh sekitar 1 sampai 2 bulan, maka lakukanlah penimbunan kembali dengan tanah yang gembur supaya ubi yang dihasilkan tersebut lebih berkembang besar lagi. Penimbunan tersebut bertujuan agar talas tersebut tetap kokoh jika hujan tiba dan yang lebih penting dari penimbunan ulang tersebut agar talas bisa menghasilkan ubi yang banyak dan besar.

15. Pengendalian hama

Pengendalian Hama
Pengendalian Hama

Pengendalian hama memang penting sekali dilakukan karena tidak menutup kemungkinan apabila membudidayakan talas di tempat yang dekat dengan hutan pasti ada yang akan memakan ubi oleh hewan liar, maka dari itu jagalah perkebunan talas tersebut dengan mengontrol minimal 1 minggu sekali.

16. Panen

Panen
Panen

Panen dapat dilakukan ketika sudah usia 4-6 bulan dari tahap tanam tersebut. Ubi talas tersebut bisa dipanen ketika di gali terdapat ubi yang banyak dan besar maka siap untuk dilakukan pemanenan yang cepat, namun ketika ubi tersebut masih banyak yang kecil maka biarkan terlebih dahulu menunggu agar lebih besar dan kemudian panen.

Itulah 16 cara budidaya talas yang mudah agar mendapatkan hasil yang melimpah.

Loading...

Baca Juga

Tinggalkan Komentar jika anda pernah kesini:

Tidak ada review,jadilah yang pertama.