17 Cara Budidaya Buah Sirsak dengan Mudah dan Tepat
Budidaya sirsak banyak dilakukan oleh para petani untuk mendapatkan penghasilan yang sangat besar. Banyak para petani yang sukses dalam melakukan budidaya sirsak tersebut. Ada beberapa langkah untuk menanam sirsak agar mendapatkan penghasilan yang sangat bagus, diantaranya.

Kata.co.id -Buah sirsak merupakan jenis buah-buahan yang banyak dijadikan sebagai makanan jus, es, obat, dan masih banyak lagi. Budidaya sirsak sangat bagus juga dilakukan oleh para petani, karena mudah untuk dilakukan oleh siapa saja.

Budidaya sirsak tersebut sangat bagus dijadikan sebagai peluang usaha yang bagus, karena dengan harga yang mahal dan stabil para petani juga dapat meraih banyak keuntungan yang sangat luar biasa. Maka dari itu untuk mendapatkan buah sirsak yang bagus dan berkualitas maka silahkan simak cara-cara berikut ini.

1. Persiapkan Modal

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan mempersiapkan terlebih dahulu modal yang secukupnya agar proses tahap selanjutnya menjadi baik dan tetap berjalan dengan lancar. Maka dari itu dari sekarang petani siapkanlah modal yang cukup untuk melakukan budidaya sirsak.

2. Persyaratan Tumbuh

Persyaratan Tumbuh
Persyaratan Tumbuh

Tanaman sirsak memiliki syarat untuk tumbuh, supaya mendapatkan hasil yang bagus dan berkualitas, maka dari itu sebagai petani harus mengetahui terlebih dahulu syarat tumbuh tanaman sirsak agar mendapatkan hasil yang melimpah dan bagus.

  • Tanaman sirsak bagus tumbuh di dataran rendah dan tinggi, ketinggian tersebut antara 100 -1.000 meter di atas permukaan laut.
  • Tanaman sirsak bagus tumbuh dalam jenis tanah apapun dengan pH 5  sampai 7.
  • Tanaman sirsak bagus tumbuh dengan musim kemarau 4 sampai 6 bulan.
  • Curah hujan yang bagus adalah 1500-2000 mm/tahunnya.

3. Pemilihan Bibit

Pemilihan Bibit
Pemilihan Bibit

Bibit yang akan dijadikan benih utama dalam proses pembudidayaan harus bibit yang berkualitas dan baik. Bibit sirsak yang bagus tersebut harus terhindar dari berbagai penyakit dan hama. Pemilihan bibit sirsak akan sangat berpengaruh besar terhadap panen yang akan dihasilkan nantinya, maka dari itu pilihlah bibit sirsak yang benar-benar bagus dan berkualitas.

4. Persiapkan Lahan

Tahap selanjutnya adalah dengan mempersiapkan lahan yang akan dijadikan sebagai tempat budidaya sirsak, lahan tersebut akan berpengaruh juga terhadap hasil yang akan didapatkan, karena semakin luas lahan yang disiapkan maka hasilnya juga akan banyak juga, maka dari itu siapkanlah lahan yang sekiranya dapat memberikan penghasilan yang banyak. Lahan yang harus disiapkan tersebut harus yang benar-benar memenuhi persyaratan pertumbuhan yang telah dibahas dalam tahap sebelumnya.

5. Pengolahan Lahan

Pengolahan Lahan
Pengolahan Lahan

Pengolahan lahan bisa dilakukan dengan menggunakan cangkul, garpu, dan sejenis lainnya. Pengolahan lahan tersebut sangat penting sekali agar dalam proses pertumbuhan bibit sirsak nantinya cepat tumbuh dan berkembang. Pengolahan lahan tersebut dilakukan dengan membersihkan rerumputan yang dapat mengganggu pertumbuhan sirsak nantinya.

6. Pembuatan bedengan

Pembuatan bedengan dapat dilakukan dengan setelah melakukan pengolahan lahan, pembuatan bedengan tersebut dapat dilakukan agar air yang mengalir tersebut tidak mengganggu pertumbuhan sirsak nantinya. Pembuatan bedengan itu harus dengan menggunakan jarak antara lubang yang akan dijadikan tempat menanam sirsak.

7. Pembuatan Lubang tanam

Pembuatan Lubang Tanam
Pembuatan Lubang Tanam

Baca Juga : 16 Cara Budidaya Strawberry Agar Mendapatkan Hasil Melimpah

Setelah membuat bedengan, maka langkah selanjutnya adalah dengan membuat terlebih dahulu lubang yang akan dijadikan sebagai tempat menanam sirsak nantinya. Lubang yang harus dibuat minimal ukuran 60 x 60 x 60 cm dan beri jarak setiap lubang dengan lubang lainnya minimal jarak tersebut 4 meter.

8. Penaburan Pupuk Organik

Penaburan Pupuk Organik
Penaburan Pupuk Organik

Setelah membuat lubang, maka lakukanlah penaburan pupuk organik ke dalam lubang yang akan dijadikan sebagai tempat menanam bibit sirsak. Pupuk yang bisa digunakan adalah pupuk ayam, kotoran domba dan yang lainnya. Kemudian tabur dan aduk dengan tanah sampai merata dan biarkanlah beberapa hari sebelum di tanami bibit sirsak tersebut agar gas beracun menjadi hilang.

9. Penanaman

Penanaman
Penanaman

Tahap selanjutnya adalah melakukan penanaman dengan memasukan bibit sirsak ke dalam lubang tanah yang sudah disediakan. Bibit sirsak tersebut bisa di timbun dengan tanah sampai merata sehingga tidak mudah roboh ketika hujan lebat turun.

10. Penyiraman

Penyiraman
Penyiraman

Penyiraman dilakukan ketika sudah menanam sirsak kedalam lubang, agar bibit yang sudah ditanam tersebut bisa menjadi bertumbuh dengan baik tentunya tidak layu dan mati. Penyiraman dilakukan di pagi hari atau pada sore hari dan itu harus dilakukan setiap hari kalau pada musim kemarau dan bibit sirsak masih kecil.

11. Pemilihan Pupuk Kimia

Pemilihan Pupuk Kimia
Pemilihan Pupuk Kimia

Pemilihan pupuk kimia sangatlah penting sekali karena pupuk kimia ini dapat membuat tumbuhan bisa cepat berbuah dan bisa mempercepat pertumbuhan apa saja salah satunya terhadap tanaman sirsak. Pupuk yang bisa digunakan untuk memupuk bibit sirsak yakni pupuk NPK, Mutiara, Poska.

12. Pemupukan

Pemupukan dapat dilakukan dengan cara yang baik dan teratur dan berkala. Pemupukan harus dilakukan dengan menabur sekeliling pohon sirsak dan pupuk tersebut harus secukupnya. Alangkah baiknya dalam proses pemupukan timbunlah pupuk yang disekeliling sirsak dengan tanah atau jerami agar tidak mudah terbawa air hujan.

13. Penyulaman

Penyulaman
Penyulaman

Penyulaman dilakukan ketika bibit sirsak masih kecil, penyulaman tersebut dapat dilakukan apabila banyak bibit sirsak tersebut mati. Maka sebagai petani lakukanlah penyulaman dengan baik dan benar agar dalam proses pembuahan nantinya dapat berkembang dengan bagus dan sama.

14. Pemangkasan

Pemangkasan
Pemangkasan

Pemangkasan dilakukan ketika pohon sirsak sudah besar dan sudah menghasilkan buah. Pemangkasan tersebut bisa dilakukan dengan memotong dahan yang tidak penting dan yang menjulur ke atas.

15. Penyiangan

Penyiangan dapat dilakukan ketika banyak rerumputan liar yang mengganggu pertumbuhan tanaman sirsak. Penyiangan tersebut harus dilakukan secara berkala agar sirsak tersebut tidak terkena hama dan penyakit.

16. Pengendalian Hama dan Penyakit

Pengendalian Hama dan Penyakit
Pengendalian Hama dan Penyakit

Pengendalian hama dan penyakit dalam proses budidaya sering kali banyak dilakukan agar tanaman yang di tanam tersebut tidak terkena hama dan penyakit. Dalam budidaya sirsak harus di kontrol 2x dalam seminggu agar keadaan sirsak tersebut bisa terlihat apakah baik-baik saja atau sebaliknya.

17. Panen

Panen
Panen

Tahap terakhir adalah pemanenan buah sirsak yang sudah menghasilkan buah. Buah sirsak yang sudah siap untuk di panen adalah buah yang sudah tua dan benjolan kulitnya juga sudah merata, maka siap untuk dipanen sebelum buah tersebut dimakan oleh hama yang ada disekitar tempat tersebut.

Itulah 17 cara menanam sirsak dengan mudah dan dapat dilakukan oleh siapa saja terutama untuk pemula.  

Baca Juga