15 Cara Budidaya Singkong Yang Tepat
Cara budidaya singkong ternyata sangat mudah sekali dan dapat dilakukan oleh siapa saja dan budidaya singkong tersebut dapat dijadikan sebagai peluang usaha yang sangat bagus dan menjanjikan. Oleh karena itu, agar dalam membudidayakan singkong mendapatkan hasil yang melimpah maka simaklah cara berikut ini.

Kata.co.id - Singkong merupakan salah satu umbi yang banyak di budidayakan di daerah indonesia yang tersebar di beberapa daerah. Singkong tersebut memiliki umbi seperti umbi jalar namun umbi singkong memiliki umbi yang panjang dan besar, bahkan dalam satu pohon umbi yang ditanam akan menghasilkan umbi dengan ukuran 50 kg, apalagi kalau menanam 100 pohon maka coba saja hitung oleh anda sendiri maka akan mendapatkan hasil yang bagus dan melimpah.

Cara budidaya singkong tersebut tidak begitu sulit hanya menggunakan teknik tertentu maka akan mendapatkan hasil yang melimpah dan bagus. Menanam singkong banyak dijadikan sebagai peluang usaha yang sangat bagus dan menjanjikan, karena selain akan mendapatkan umbi yang banyak pendapatan juga akan banyak dihasilkan. Oleh karena itu, simaklah cara budidaya singkong atau ketela yang benar dan tepat agar mendapatkan hasil yang bagus dan berkualitas.

1. Siapkan Bibit

Siapkan Bibit
Siapkan Bibit

Sebelum menanam singkong, alangkah baiknya mempersiapkan terlebih dahulu bibit singkong yang sangat bagus, karena bibit singkong yang akan ditanam tersebut akan sangat berpengaruh besar terhadap panen yang akan dihasilkan nantinya. Maka sebagai petani kebun, maka pilihlah bibit singkong yang bagus dan berkualitas agar umbi yang di dapatkan bisa melimpah.

2. Persyaratan Tumbuh

Persyaratan tumbuh singkong ternyata harus diketahui juga, karena tidak semua lahan yang bisa dijadikan sebagai tempat budidaya singkong.

  • Tanaman singkong bagus tumbuh dalam dataran rendah sampai yang tinggi antara 100-2000 m dpl.
  • Tanaman singkong bagus tumbuh dalam tanah yang gembur dan subur.
  • Tanaman singkong bagus tumbuh dalam curah hujan ideal antara 4 bulan kemarau dalam setiap tahaunnya.
  • Tanaman singkong bagus tumbuh dalam suhu antara 15-30 derajat Celcius.

Itulah persyaratan tumbuh tanaman singkong.

3. Persiapkan Lahan

Persiapkan Lahan
Persiapkan Lahan


Untuk membudidayakan singkong ternyata lahan sangat berpengaruh besar terhadap panen yang akan dihasilkan. Lahan juga harus disediakan dengan baik yang memiliki unsur tanah yang sangat gembur, subur dan kaya akan organiknya dan yang lebih penting dalam membudidayakan tanaman singkong adalah lahan yang harus terhindar dari banjir dan longsor agar dalam proses pertumbuhan nanti tidak terganggu.

4. Pengolahan Lahan

Pengolahan Lahan
Pengolahan Lahan

Setelah lahan sudah disediakan maka tahap selanjutnya adalah dengan melakukan pengolahan terlebih dahulu agar dalam proses penanaman dan pertumbuhan tanaman singkong menjadi lebih cepat dan bagus. Pengolahan lahan bisa dilakukan dengan menggunakan alat garpu dan cangkul agar dalam proses pengolahan lahan menjadi lancar dan bagus.

5. Pemotongan Bibit Singkong

Pemotongan Bibit Singkong
Pemotongan Bibit Singkong

Setelah tahap sebelumnya sudah selesai, maka tahap selanjutnya adalah dengan memotong dan mempersiapkan bibit singkong yang akan dijadikan sebagai salah satu budidaya singkong. Pemotongan bibit singkong harus dilakukan dengan baik dan benar. Pohon singkong yang sudah tua dan bisa dijadikan bibit ulang lagi dengan memotong sampai beberapa bagian dalam setiap pohonnya. Usahakan dalam membuat tiap potongan bibit singkong yang akan di tanam beri ukuran sekitar 20-25 cm agar dalam proses penanaman dan pertumbuhan singkong menjadi bagus.

6. Pembuatan Lubang

Pembuatan Lubang
Pembuatan Lubang

Dalam membudidayakan singkong alangkah baiknya juga melakukan pembuatan lubang khusus yang dalam sekitar 75 x 100 x 100 cm setiap lubanganya dan beri jarak sekitar 50-100 cm setiap lubangnya. Dalam tahap tersebut bertujuan agar umbi singkong yang dihasilkan akan lebih banyak dan besar maka akan menjadi salah satu cara untuk meningkatkan hasil yang lebih banyak. Namun tidak demikian, apabila dilakukan menanam singkong secara biasa itu juga bisa dilakukan, akan tetapi tidak akan mendapatkan umbi yang banyak.

7. Pembuatan Sanitasi

Pembuatan Sanitasi
Pembuatan Sanitasi

Pembuatan sanitasi dalam lahan memang sangat penting sekali, karena ketika musim hujan tiba maka air hujan akan bertambah banyak yang mengalir di kebun yang sudah disiapkan untuk menanam, maka dari itu agar dalam proses pembuatan sanitasi air lebih baik dengan cara membuat bedengan dan air akan mengalir ke bawah tanpa akan mengganggu pertumbuhan singkong nantinya.

8. Penanaman

Penanaman
Penanaman

Baca Juga : 16 Cara Budidaya Apel Hijau Dengan Benar Agar Mendapatkan Hasil Yang Melimpah

Langkah yang paling penting adalah dengan melakukan penanaman yakni dengan memasukan bibit singkong yang sudah ditanam tersebut ke dalam tanah atau lubang yang sudah dibuat dan timbun dengan tanah yang gembur dan kemudian biarkan tetapi jangan semua bibit singkong tersebut di timbun oleh tanah, biarkan saja sebagian bibit singkong tersebut berada diatas tanah sekitar 5 cm.

9. Penyiangan

Penyiangan
Penyiangan

Penyiangan dapat dilakukan bertahap apabila tanaman singkong tersebut sudah banyak tumbuhan gulma yang mengganggunya. Maka dari itu, lakukanlah penyiangan yang bagus dan benar agar tanaman singkong yang sudah tumbuh tersebut dapat berkembang cepat menjadi besar dan siap untuk dilakukan tahap selanjutnya. Dalam penyiangan singkong tersebut alangkah baiknya lakukan secara berkala.

10. Pemangkasan

Pemangkasan
Pemangkasan

Pemangkasan tanaman singkong bisa dilakukan apabila batang singkong yang tumbuh lebih dari 3 batang maka harus dilakukan pemangkasan agar dalam proses pertumbuhan singkong lebih baik dan bagus.

11. Penyiraman

Tahap selanjutnya adalah dengan melakukan penyiraman singkong. Penyiraman tersebut dapat dilakukan apabila masih musim kemarau dan tanaman singkong tersebut masih kecil sekali, maka lakukanlah penyiraman secara berkala agar dalam proses pertumbuhan singkong menjadi bagus dan cepat.

12. Pemupukan

Pemupukan
Pemupukan


Pemupukan dapat dilakukan untuk tanaman singkong, tetapi perlu diketahui bahwa dengan memakai pupuk buatan akan membuat umbi singkong akan memiliki rasa yang pahit dan tidak bagus. Maka dari itu untuk pemupukan singkong lebih baik dan seharusnya memakai pupuk kandang saja agar dalam proses pertumbuhannya juga bagus dan cepat.

13. Pengendalian Hama dan Penyakit

Pengendalian hama dan Penyakit
Pengendalian hama dan Penyakit

Pengendalian hama dan penyakit tentunya lebih diperhatikan juga karena tanaman singkong yang sudah memiliki umbi yang besar maka hama dan penyakit juga akan sering sekali menyerang tanaman singkong. Untuk melakukan pengendalian hama yang dapat menyerang umbi singkong oleh hewan seperti tikus dan tupai maka lakukanlah penyiangan secara baik dan benar agar hewan dan yang lainnya tidak menyerang umbi singkong tersebut.

14. Waktu Panen yang tepat

Waktu panen singkong ternyata harus diperhatikan juga karena singkong yang sudah terlalu lama tumbuh dan tidak dilakukan panen maka umbinya juga akan busuk, maka dari itu untuk melakukan panen singkong membutuhkan waktu 3 sampai 5 bulan untuk panen dari mulai penanaman.

15. Panen

Panen
Panen

Tahap selanjutnya adalah dengan melakukan pemanenan, panen dapat dilakukan ketika umbi singkong sudah besar dan berumur lama dan usahakan panen singkong lebih baik antara umur 4 atau 5 bulan agar umbinya yang akan dihasilkan menjadi besar dan melimpah.

Itulah 15 cara budidaya singkong yang baik dan benar dan bisa mendapatkan hasil yang melimpah.

Baca Juga