17 Cara Budidaya Paprika Yang Tepat Agar Mendapatkan Hasil Yang Luar Biasa
Cara budidaya paprika tersebut tidak jauh berbeda dengan cara menanam cabai keriting atau cabe rawit. Buah paprika angka permintaan dari pasaran terus meningkat, sehingga para petani banyak yang menjadikan sebagai peluang usaha yang bagus dan menjanjikan. Berikut cara budidaya buah paprika yang bisa dilakukan dengan mudah.

Kata.co.id - Paprika merupakan sejenis buah yang banyak di cari oleh semua orang untuk dijadikan sebagai bahan makanan, minuman, kecantikan dan yang lainnya. Paprika tersebut memiliki banyak permintaan dari luar dan dalam negeri sehingga budidaya paprika tersebut akan berpeluang mendapatkan hasil yang melimpah.

Cara budidaya paprika tersebut tidak jauh berbeda dengan cara menanam cabai keriting atau cabe rawit. Buah paprika angka permintaan dari pasaran terus meningkat maka tidak heran kalau disekitar petani yang ada di indonesia banyak yang dijadikan sebagai peluang usaha untuk mendapatkan keuntungan yang banyak.

Oleh karena itu, untuk membudidayakan buah paprika agar mendapatkan hasil yang bagus dan melimpah maka simaklah cara berikut ini dengan baik.

1. Siapkan Bibit

Siapkan Bibit
Siapkan Bibit

Bibit paprika yang akan dijadikan sebagai benih maka gunakanlah bibit paprika yang hibrida dan yang sudah teruji menghasilkan buah yang bagus dan menguntungkan. Bibit yang harus disiapkan terlebih dahulu agar lebih bagus maka pakailah bibit paprika yang banyak permintaan dari pasaran.

2. Syarat Tumbuh

Syarat tumbuh tanaman paprika yakni harus diperhatikan juga.

  • Tanaman paprika bagus tumbuh dalam dataran dengan ketinggian sekitar 750-1500 m dpl.
  • Tanaman paprika bagus tumbuh dalam suhu udara 21-27 derajat Celcius.
  • Tanaman paprika bagus tumbuh dengan sinar matahari yang cukup.
  • Tanaman paprika bagus tumbuh dalam kondisi tanah yang gembur, lempung, berpasir.

3. Siapkan Modal

Tahap selanjutnya adalah dengan mempersiapkan modal yang cukup agar dalam proses pembudidayaan tanaman paprika berjalan dengan lancar. Karena tidak menutup kemungkinan tanaman paprika memerlukan obat khusus dan pupuk, maka sebagai petani pasti akan membelinya.

4. Siapkan Lahan

Siapkan Lahan
Siapkan Lahan

Lahan yang harus disiapkan terlebih dahulu lahan yang benar bagus dan terhindar dari bahaya atau ancaman seperti longsor dan banjir. Untuk mendapatkan hasil yang melimpah buah paprika maka siapkan juga lahan yang luas dan bibit yang cukup banyak.

5. Cara Pengolahan Lahan

Cara pengolahan lahan bisa dilakukan dengan membersihkan semak dan bebatuan yang ada disekitar lahan yang akan dijadikan sebagai budidaya paprika. Oleh karena itu, lahan juga harus disiapkan sebagus mungkin agar dalam proses pertumbuhan buah paprika sangat bagus.

6. Penggemburan Tanah

Penggemburan tanah dilakukan ketika sudah selesai pengolahan lahan dan kemudian lakukan penggemburan tanah yang dijadikan sebagai tempat budidaya paprika. Penggemburan tanah bisa dilakukan dengan memakai alat seperti cangkul dan sejenisnya.

7. Pembuatan Bedengan

Pembuatan Bedengan
Pembuatan Bedengan

Setelah tahap penggemburan, maka tahap selanjutnya adalah dengan melakukan tahap pembuatan bedengan agar air yang akan mengalir tersebut tidak akan merusak tanaman paprika nantinya. Pembuatan bedengan harus dilakukan sebaik mungkin.

8. Pembuatan Lubang

Pembuatan Lubang
Pembuatan Lubang

Tahap selanjutnya adalah dengan membuat lubang untuk tempat menanam bibit paprika yang akan ditanam nanti. Lubang tersebut bisa dibuat dengan ukuran sekitar 30 x 30 x 30 cm dan jarak antara lubang sekitar 40 cm.

9. Pemberian Pupuk Kandang

Pemberian Pupuk Kandang
Pemberian Pupuk Kandang

Setelah pembuatan lubang dilakukan maka tahap selanjutnya dengan melakukan penaburan atau pemberian pupuk kandang ke lubang secukupnya dengan kotoran buatan seperti kompos atau kotoran domba, sapi dan yang lainnya. Jangan lupa aduk sampai dengan merata dengan tanah.

10. Menanam

Menanam
Menanam

Baca Juga : 16 Cara Budidaya Apel Hijau Dengan Benar

Langkah selanjutnya adalah dengan melakukan penanaman bibit paprika ke dalam lubang dengan cara masukan ke dalam lubang bibit tersebut kemudian timbun dengan tanah yang gembur sampai dengan merata dan lakukanlah secara baik dan benar agar bibit paprika tersebut tidak mati.

11. Pemasangan Tiang atau Ajir

Pemasangan Tiang atau Ajir
Pemasangan Tiang atau Ajir

Pemasangan tiang atau ajir dapat dilakukan setelah penanaman selesai dan juga tanaman paprika sudah besar. Tujuan dari pemberian ajir tersebut adalah untuk menahan dari angin kencang dan hujan lebat tiba agar tanaman paprika tetap kokoh dan tidak tumbang.

12. Penyiraman

Penyiraman dapat dilakukan secara berkala mengingat pada musim kemarau maka harus dilakukan penyiraman yang benar dan baik dan dilakukan setiap hari antara pagi dan sore hari dengan tujuan agar proses pertumbuhan tanaman paprika lebih cepat.

13. Penyiangan

Penyiangan
Penyiangan


Penyiangan dapat dilakukan dengan cara membersihkan rerumputan yang ada disekitar tanaman paprika dengan tujuan agar tanaman paprika tersebut terhindar dari hama dan penyakit yang dapat menyerangnya dengan secara tiba-tiba. Oleh karena itu, sebagai para petani alangkah pentingnya melakukan penyiangan paprika dengan baik dan benar agar pertumbuhan tanaman tersebut menjadi baik dan bagus.

14. Penyulaman

Penyulaman dapat dilakukan apabila bibit paprika yang sebelumnya sudah ditanam tersebut banyak yang mati, maka segera lakukanlah penyulaman terlebih dahulu sampai dengan selesai agar dalam proses pertubmuhannya sama dengan paprika yang sebelumnya sudah di tanam tersebut.

15. Pemupukan

Pemupukan
Pemupukan

Pemupukan dapat dilakukan untuk menjaga kondisi paprika agar lebih bagus dan membuat tanaman paprika juga mudah dalam proses pertumbuhan. Pemupukan juga bisa dilakukan dengan pupuk mutiara, npk dan urea, kemudian lakukanlah penaburan pupuk tersebut di daerah tanaman paprika disekelilingnya sampai dengan merata. Lakukanlah pemupukan tersebut sampai dengan berbuah.

16. Pengendalian Hama dan Penyakit

Pengendalian Hama dan Penyakit
Pengendalian Hama dan Penyakit

Pengendalian hama dan penyakit memang sangat perlu dilakukan oleh para petani agar tanaman paprika tersebut tidak terkena hama dan penyakit. Pengendalian tersebut bisa dilakukan dengan cara penyemprotan tanaman dengan obat khusus paprika dan kemudian semprotlah semua tanaman paprika tersebut dengan baik dan merata supaya hama dan penyakit tersebut mati dan hilang.

17. Panen

Panen
Panen

Langkah selanjutnya adalah panen, panen dimana para petani menunggu hasil yang akan di dapatkan setelah melakukan beberapa cara mulai dari persiapan bibit sampai dengan panen. Panen dapat dilakukan ketika buah paprika sudah besar dan tergantung permintaan dari pasaran. Ciri buah paprika yang sudah siap dipanen adalah daging buahnya yang tebal, warna merah, kuning merata dan sehat. Maka ketika hal tersebut sudah ada cirinya maka lakukanlah pemanenan dengan baik dan menjualnya ke pasar.

Itulah 17 cara budidaya paprika dengan baik dan mudah dilakukan agar mendapatkan hasil yang melimpah.  

Baca Juga

Tinggalkan Komentar jika anda pernah kesini:

Tidak ada review,jadilah yang pertama.