16 Cara Budidaya Nanas Madu Agar Mendapatkan Hasil Yang Berkualitas
Cara membudidayakan nanas madu memang sangat mudah sekali asalkan ada kemauan dan tekad yang kuat, maka dalam membudidayakan nanas madu tersebut akan berjalan dengan lancar dan berhasil. Budidaya nanas madu sangat bagus untuk dijadikan sebagai peluang usaha yang sangat bagus dan menjanjikan, maka dari itu lakukanlah cara-cara berikut agar mendapatkan hasil yang melimpah dan berkualitas.

Kata.co.id - Cara budidaya nanas madu yang baik dan benar sebaiknya anda ikuti sesuai tahapan-tahapan yang  di anjurkan untuk mendapatkan hasil yang sempurna. Cara menanam nanas madu tergolong mudah meskipun anda adalah orang pemula di dunia pertanian jika anda punya tekad dan niat ingin membudidayakan nanas madu dengan hasil yang menjanjikan. Maka dari itu simaklah dan setelah anda membaca tentang cara budidaya nanas madu ini anda dapat mencobanya, maka simaklah cara-cara budidaya nanas madu berikut.

1. Pemilihan Bibit

Pemilihan Bibit
Pemilihan Bibit

Pembibitan menjadi salah satu faktor penting yang mempengaruhi keberhasilan budidaya nanas madu. Pengambilan bibit harus diambil dari tanaman yang sehat dan bebas dari berbagai macam hama dan penyakit yang di antaranya memiliki ciri daun yang tebal dan warna yang segar.

2. Persiapan Lahan

Persiapan Lahan
Persiapan Lahan

Lahan nantinya akan menjadi tempat proses anda menanam dan merawat tanaman nanas madu, sehingga mempersiapkan lahan harus anda lakukan sebelum anda menanam bibit nanas madu, karena hal ini akan sangat menentukan hasil produksi dari nanas madu yang anda tanam.

3. Pembuatan Bedengan

Pembuatan Bedengan
Pembuatan Bedengan

Pembentukan bedengan bertujuan untuk memudahkan sistem drainasi. Bedengan ini dibuat bersamaan dengan proses pengolahan lahan, pembuatan bedengan dibuat dengan ukuran lebar sekitar 90-130 cm, tinggi 30-40 cm dan jarak antar tiap bedengan berkisar 100-150 cm.

4. Pemagaran Lahan

Pemagaran Lahan
Pemagaran Lahan

Pemagaran perlu anda lakukan untuk melindungi tanaman nanas madu anda dari gangguan hewan peliharaan maupun hewan liar. Pemagaran dapat di lakukan di sekeliling tanaman nanas madu anda, dan di buat dengan ukuran 150-200 cm.

5. Pengapuran

Pengapuran
Pengapuran

Sarat pertumbuhan tanaman nanas madu adalah memiliki pH tanah antara 4,5-5,5. Dan untuk menyeimbangkan kadar pH tanah langkah yang bisa di lakukan adalah dengan melakukan pengapuran. Proses pengapuran dapat dilakukan dengan menggunakan bahan Calcit, Zeagro, Dolomit dan bahan kapur pertanian lainya harus sesuai dengan dosis yang di sesuaikan dengan pH tanah.

6. Pembuatan Lubang

Pembuatan Lubang
Pembuatan Lubang

Membuat lubang tanam dapat anda lakukan dengan ukuran 30x30 sesuai dengan jarak tanam 40x60cm atau 60x80cm.

7. Penaburan Pupuk Organik

Penaburan Pupuk Organik
Penaburan Pupuk Organik

Baca juga : 15 Cara Menanam Jagung Manis Yang Tepat

Penaburan pupuk organik bisa anda lakukan setelah anda buat lubang untuk menaburkan pupuk organik tersebut dengan takaran 200-300 ml.

8. Penaburan Pupuk Kimia

Penaburan Pupuk Kimia
Penaburan Pupuk Kimia

Setelah anda memasukan pupuk organik maka anda masukan pula pupuk kimia seperti ZA, Mutiara, Poska dan pupuk lainya. Untuk pemberian pupuk kimia di anjurkan untuk tidak terlalu berlebihan maka taburkanlah secukupnya agar tidak ada efek samping terhadap penanaman nanas madu nanti. Setelah anda tabur pupuk kimia tersebut, campur dengan bantuan alat untuk di aduk rata dengan pupuk organik dan tanah. Biarkan pupuk organik dan kimia tersebut tercampur merata selama 3-4 hari.

9. Penanaman Bibit

Penanaman Bibit
Penanaman Bibit

Setelah lahan untuk menanam dan bibit telah siap, terus masuk ke tahapan penenaman. Tahap penanaman ini lebih baik apabila di lakukan pada saat awal musim hujan, berikut adalah langkah-langkah penanaman bibit nanas madu:

  • penanaman bibit dilakukan 3-4 cm bagian pangkal batang yang tertimbun tanah,
  • menanam bibit nanas madu pada lubangan dilakukan satu buah bibit pada tiap satu lubangan,
  • padatkan kembali tanah pada batang bibit agar bibit tidak mudah roboh serta bibit mendapat kontak langsung terhadap air tanah,
  • kemudian lakukan penyiraman pada sekitar bibit hingga tanah lembab dan basah.

10. Penyiraman

Penyiraman
Penyiraman

Walaupun tanaman nanas madu sangat tahan terhadap cuaca panas, tetapi untuk mengoptimalkan hasil pembuahan proses penyiraman akan sangat di butuhkan. Penyiraman disarankan dilakukan 2x sehari yaitu pada waktu pagi dan sore hari selama dua minggu sekali yang bertujuan untuk merangsang pembungaan serta pembuahan

11. Penyulaman

Penyulaman
Penyulaman

Penyulaman atau penggantian tanaman yang mati akibat terserang hama dengan tanaman baru dapat dilakukan pada umur sekitar satu bulan setelah masa tanam, yang bertujuan agar hama tidak menyebar pada tanaman lainnya.

12. Penyiangan

Penyiangan
Penyiangan

Penyiangan ini bertujuan untuk mengantisipasi gulma yang dapat memicu timbulnya serangan hama dan penyakit. Penyiangan harus di lakukan secara rutin agar pertumbuhan tanaman tidak terhambat serta terhindar dari serangan hama dan penyakit

13. Penggemburan

Penggemburan tanah di lakukan dengan tujuan untuk memperbaiki dan menjaga struktur tanah dan menjaga agar tanaman tidak keluar dari permukaan tanah serta memperkokoh tanaman. Proses ini di lakukan dengan cara meggemburkan tanah di sekitar bedengan dan menimbunkannya pada pangkal batang tanaman nanas madu sehingga membentuk bendengan.

14. Pemberian Pupuk Ulang

Pemberian Pupuk Ulang
Pemberian Pupuk Ulang

Pemberian pupuk pada budidaya nanas madu harus di lakukan 2x yakni pada saat usia tanam mencapai 3-4 bulan dan di lanjutkan dengan tempo 4-5 bulan sekali hingga tanaman berbunga dan berbuah. Pupuk yang di gunakan untuk budidaya nanas madu adalah pupuk yang memliki kandungan nitrogen, kalium, fosfor dan unsur hara.

15. Pengendalian Hama dan Penyakit

Pengendalian Hama dan Penyakit
Pengendalian Hama dan Penyakit

Mengenai hama dan penyakit pada tanaman nanas madu tergolong sangat kompleks, oleh karena itu cara pengendalian hama dan penyakit yang baik dan benar harus di ikuti dengan pengetahuan yang cukup. Cara pengendalian berbagai jenis hama dan penyakit pada tanaman nanas madu dapat menyemprotkan insektisida pada tanaman, penyemprotan harus dilakukan sesuai dengan dosis obat yang anda gunakan dan mengikuti anjuran para ahli pembuat obat tersebut yang tertera dalam kemasan.

16. Pemanenan

Pemanenan
Pemanenan

Pemanenan buah nanas madu dapat dilakukan setelah berumur 12 bulan setelah masa tanam, pemanenan nanas madu juga dapat dilihat dari perkembangan buahnya, ciri buah nanas madu yang sudah siap di panen dilihat dari warna buahnya yang sudah berwarna kuning

Itulah 16 cara budidaya nanas madu yang baik dan benar agar mendapatkan hasil yang bagus dan berkualitas dan bisa dilakukan oleh siapa saja.  

Baca Juga