16 Cara Budidaya Jambu Air Yang Benar Agar Cepat Berbuah
Budidaya jambu air agar cepat berbuah banyak sekali dilakukan oleh para petani yang membudidayakan untuk mendapatkan hasil yang melimpah serta mendapatkan keuntungan yang banyak. Oleh karena itu, simaklah cara budidaya jambu air agar cepat berbuah.

Kata.co.id - Jambu air merupakan jenis buah-buahan yang berasal dari asia tenggara. Buah jambu air tersebut memiliki rasa yang manis dan enak serta memiliki bentuk yang longjong seperti jambu air sejenisnya. Buah jambu air banyak tumbuh di indonesia karena jambu air tersebut bagus tumbuh dalam wilayah yang tropis salah satunya adalah indonesia.

Cara budidaya jambu air tergolong mudah sekali karena tidak memerlukan cara-cara yang susah, sehingga para petani perkebunan banyak yang membudidayakan jambu air tersebut untuk dijadikan bahan makanan seperti rujak, dan manisan serta yang lainnya. Sehingga budidaya jambu air tersebut dapat dijadikan sebagai peluang usaha yang sangat bagus dan menjanjikan karena peminatnya juga sangat banyak baik anak-anak sampai yang tua.

Untuk membudidayakan jambu air agar mendapatkan hasil yang baik dan melimpah maka simaklah cara berikut ini.

1. Persiapkan Bibit

Persiapkan Bibit
Persiapkan Bibit

Sebelum menanam jambu air, hal yang perlu dilakukan adalah dengan mempersiapkan terlebih dahulu bibit yang akan dijadikan budidaya tersebut. Bibit yang disiapkan harus yang benar-benar bagus serta sudah teruji menghasilkan buah yang super. Tentunya bibit yang harus disiapkan juga harus yang benar baik dan terhindar dari penyakit, karena bibit yang disiapkan tersebut akan berpengaruh besar terhadap panen yang akan dihasilkan.

2. Persiapkan Modal

Modal dalam membudidayakan jambu air ternyata berpengaruh sekali terhadap proses selanjutnya dalam membudidayakan jambu air tersebut. Karena modal akan sangat dibutuhkan dalam proses budidaya tersebut walaupun sedikit, oleh karena itu, siapkanlah modal untuk membudidayakan jambu air agar dalam tahap selanjutnya bisa lancar.

3. Cara Pembibitan

Cara Pembibitan
Cara Pembibitan

Tahap selanjutnya adalah dengan cara melakukan pembibitan jambu air. Pembibitan tersebut dapat dilakukan dengan dua cara yakni dengan vegetatif dan generatif. Cara pembibitan jambu air tersebut alangkah baiknya dengan cara vegetatif yakni dengan pencangkokan batang jambu air yang bagus. Biasanya dengan cara tersebut lebih baik dan cepat berbuah daripada dengan cara generatif atau biji.

4. Persyaratan Tumbuh

Persyaratan tumbuh jambu air juga harus diperhatikan agar dalam proses budidayanya berhasil dan baik.

  • Jambu air bagus tumbuh dalam dataran rendah antara 10-500 m dpl.
  • Tanaman jambu air bagus tumbuh dalam suhu 10-28 derajat Celcius.
  • Jambu air bagus tumbuh dalam curah hujan yang ideal dan tropis seperti di indonesia.

5. Persiapkan Lahan

Lahan yang harus disiapkan untuk membudidayakan jambu air ternyata harus jauh dari bahaya seperti banjir dan longsor agar pertumbuhan jambu air nantinya lancar dan baik. Lahan yang disiapkan untuk membudidayakan jambu air yakni subur serta luas agar dalam mendapatkan hasil tersebut bagus dan melimpah.

6. Pengolahan Lahan

Pengolahan Lahan
Pengolahan Lahan

Baca Juga : 16 Cara Budidaya Buah Pir Yang Benar dan Tepat

Langkah selanjutnya adalah dengan melakukan pengolahan lahan yang sudah disiapkan dan kemudian olah dengan memakai alat seperti cangkul dan sejenisnya agar dalam pengolahan tersebut baik dan bagus. Pengolahan lahan tersebut dengan cara dibajak dengan baik agar tanah tersebut dapat subur ketika dijadikan sebagai media tanam jambu air.

7. Pemilihan Media Tanam

Pemilihan Media Tanam
Pemilihan Media Tanam

Pemilihan media tanam juga sangat penting sekali apabila menanamnya sedikit dan mau dijadikan sebagai hiasan rumah maka pilihlah dengan menggunakan pot atau polybag agar lebih baik dalam pertumbuhan nantinya. Namun apabila ingin mendapatkan hasil yang bagus dan melimpah maka pilihlah media tanam seperti kebun khusus agar dalam proses pertumbuhannya juga cepat dan baik.

8. Pembuatan Sanitasi

Tahap selanjutnya adalah dengan membuat sanitasi saluran air agar ketika musim hujan tiba bibit jambu air yang sudah ditanam tidak tergenangi air dan mengendap, maka disinilah dengan menggunakan sanitasi air maka air hujan akan mengalir ke bawah.

9. Pembuatan Lubang Tanam

Pembuatan Lubang Tanam
Pembuatan Lubang Tanam

Sebelum menanam bibit jambu air maka lebih baiknya membuat dahulu lubang yang sesuai untuk tempat menanam bibit jambu air. Pembuatan lubang untuk menanam bibit jambu air ukurannya sekitar 40 x 40 x 40 cm dan jarak antara lubang sekitar 3-4 meter.

10. Penaburan Pupuk Kandang

Penaburan Pupuk kandang
Penaburan Pupuk kandang

Setelah melakukan pembuatan lubang, maka tahap selanjutnya adalah dengan melakukan penaburan pupuk kandang ke dalam lubang sekitar 2 kg dengan pupuk kotoran sapi, kotoran domba dan yang lainnya dan jangan lupa aduk dengan tanah hingga merata.

11. Penanaman

Penanaman
Penanaman

Penanaman bibit jambu air bisa dilakukan ketika tahap sebelumnya sudah selesai, maka lakukanlah penanaman dengan cara memasukan bibit jambu air ke dalam lubang dan timbun dengan tanah yang gembur sampai dengan padat.

12. Penyiraman

Penyiraman
Penyiraman

Ketika penanaman sudah selesai, maka tahap selanjutnya adalah dengan melakukan penyiraman terhadap bibit jambu air yang sudah ditanam tersebut dan dilakukan secara berkala. Penyiraman tersebut bertujuan agar bibit jambu air dalam proses pertumbuhannya menjadi cepat.

13. Penyiangan

Ketika tahap sebelumnya sudah selesai, maka tahap selanjutnya adalah dengan melakukan penyiangan tanaman jambu air yang sudah di tanam tersebut dengan menggunakan alat pembersih rumput dan penyiangan tersebut lakukanlah secara berkala agar pertumbuhan jambu air tersebut tidak terganggu.

14. Pemupukan Ulang

Pemupukan Ulang
Pemupukan Ulang

Pemupukan ulang tidak kalah pentingnya lagi dan harus dilakukan agar pertumbuhan jambu air lebih cepat dan bagus. Pemupukan tersebut bisa memakai pupuk buatan seperti npk, mutiara dan ponska agar dalam pertumbuhan dan proses pembuahan lebih dini.

15. Pengendalian Hama dan Penyakit

Pengendalian Hama dan Penyakit
Pengendalian Hama dan Penyakit

Dalam membudidayakan jambu air, pengendalian hama dan penyakit tidak kalah pentinya, karena tanaman jambu air yang sudah berbuah maka tidak heran hama akan selalu datang dan kemudian langkah pengendaliannya adalah dengan cara pembungkusan buah dengan alat seperti kain atau bahan sejenisnya. Apabila penyakit juga banyak menyerang tanaman jambu air maka siapkanlah penyemprotan dengan menggunakan obat khusus agar penyakitnya juga hilang.

16. Panen

Panen
Panen

Tahap selanjutnya adalah dengan melakukan pemanenan buah jambu air. Panen buah jambu air bisa dilakukan ketika buah tersebut sudah matang dan berubah warna. Ciri utama buah jambu air sudah matang adalah dengan warnanya sudah berubah merah, dan sudah ada yang jatuh ke bawah, maka lakukanlah pemanenan secara bertahap sebelum dimakan oleh hewan liar.

Itulah 16 cara budidaya jambu air yang benar dan tepat agar mendapatkan hasil yang baik dan berkualitas.

Baca Juga