15 Cara Budidaya Buah Duku Agar Cepat Berbuah
Cara budidaya duku adalah sebuah pekerjaan yang sangat bagus untuk dijadikan sebagai peluang usaha karena cara budidaya duku ini sangat mudah sekali dan bisa dilakukan oleh siapa saja termasuk bagi pemula. Untuk mendapatkan hasil buah duku yang melimpah simaklah cara-cara berikut.

Kata.co.id - Buah Duku merupakan salah satu buah asli Indonesia yang pertumbuhannya merata, hampir semua wilayah se-nusantara memiliki pohon duku. Ada  tiga jenis macam duku yang tumbuh di Indonesia, yaitu duku metesih, duku condet, dan duku komering. Buah duku selain rasanya yang manis dan segar buah duku juga bisa di jadikan obat berbagai jenis penyakit, biji dan kulit buah duku berkhasiat menyembuhkan penyakit demam dan diare serta kulit kayu dari pohon duku juga berkhasiat menyembuhkan disentri. Pembudidayaan buah duku tidaklah tergolong sulit jika anda memehami cara-cara budidaya duku berikut:

1. Pembibitan

Pembibitan
Pembibitan

Dalam budidaya duku pembibitan adalah salah satu faktor penting yang harus anda perhatikan, Pastikan bibit yang anda gunakan adalah bibit unggul dan berkualitas, agar menghasilkan pertumbuhan yang cepat. Ada dua cara penanaman pohon duku yaitu dengan cara generatif melalui biji dan vegetatif melalui stek, penanaman duku dianjurkan menggunakan cara generatif  soalnya pertumbuhan generatif biasanya cenderung lebih besar daripada vegetatif, sedangkan penanaman dengan cara vegetatif biasanya pertumbuhan nya tidak stabil atau mudah mati.

2. Penyiapan lahan

Penyiapan Lahan
Penyiapan Lahan

Untuk budidaya duku anda harus menyiapkan lahan yang lumayan luas supaya mendapatkan hasil yang lebih menjanjikan, lahan yang di perlukan selain luas juga lahan yang tarbuka yang sekiranya tidak ada pepohonan yang akan menghalangi pohon duku dari sinar matahari.

3. Pengolahan lahan

Pengolahan Lahan
Pengolahan Lahan

proses pengolahan lahan perlu anda lakukan sebaik mungkin. Pohon duku akan tumbuh maksimal di tanah yang memiliki pH nya sebesar 7-8, dan jika tingkat pH tanah tidak sesuai dengan syarat pertumbuhan duku maka akan berakibat telat nya pertumbuhan pohon duku, maka dari itu harus anda usahakan pH tanah nya harus sesuai dengan syarat pertumbuhan duku.

4. Pemagaran lahan

Pemagaran perlu anda lakukan di sekeliling lahan yang akan di tanami yang  bertujuan untuk melindungi tanaman supaya tidak terganggu oleh hewan liar maupun hewan peliharaan, pemagaran harus dilakukan sebelum anda menanam bibit duku, agar tidak ada yang mengganggu proses perkembangan bibit setelah di tanam, ukuran tinggi pemagaran minimal 200 cm.  

5. Pengapuran

Pengapuran
Pengapuran

Baca Juga  : 16 Cara Budidaya Nanas Madu Agar Mendapatkan Hasil Yang Berkualitas

Pengapuran ini bisa dilakukan dengan cara menaburkan bahan kapur pertanian di sekitar area lahan sehingga pH tanah yang di perlukan untuk menanam duku sesuai dengan ketentuan yang di tetapkan, yang sudah dijelaskan tadi di kolom pengolahan lahan.

6. Pembuatan lubangan

Pembuatan Lubangan
Pembuatan Lubangan

Pembuatan lubangan sebaiknya di lakukan satu bulan sebelum di tanami bibit, dan ukuran yang dianjurkan 70 x 70 x70 cm serta jarak tiap lobangan yaitu 7 x 7 m. Kalo bibit nya berupa biji maka lubangan harus dibuat lebih dalam, sedangkan yang bibitnya berupa stek maka lubangan dibikin lebar.

7. Penaburan pupuk organik

Penaburan Pupuk Organik
Penaburan Pupuk Organik

Penggunaan pupuk organik anda bisa menggunakan pupuk kandang yang yang berkualitas apapun jenis nya itu, Setelah selesai membuat lubangan selanjutnya taburkan lah pupuk organik ke dalam lubangan yang udah di persiapkan, jumlah pupuk organik yang harus di taburkan k dalam lubangan berkisar sekitar 1-2 kg.

8. Penaburan pupuk kimia

Penaburan Pupuk Kimia
Penaburan Pupuk Kimia

Setelah anda taburkan pupuk organik pada lubangan maka selanjutnya anda perlu menaburkan pupuk kimia dengan jumlah sekitar 1 kg. Pupuk kimia yang sudah di taburkan kemudian aduklah dengan rata bersama pupuk organik pada lubangan, penyampuran pupuk kimia dan organik pada lubangan bertujuan agar mempercepat proses pertumbuhan bibit duku yang akan di tanam.

9. Penanaman bibit

Penanaman Bibit
Penanaman Bibit

Setelah selesai mengolah lahan selanjut nya masuklah pada tahap penanaman bibit. Untuk penanaman bibit duku lebih epektif menggunakan cara generatif, selain lebih cepat dalm proses pertumbuhan nya juga lebih mudah dalam proses penanaman bibit, penanaman bibit lebih baik di lakukan pada saat musim hujan. Langkah penanaman bibit duku dengan cara memasukan biji duku yang berkualitas pada lubangan yanng sudah di yang sudah di beri pupuk, kemudian timbunlah biji duku dengan tanah agar biji duku memiliki kontak langsung dengan air tanah, setelah biji duku ditimbun kemudian siramlah dengan air pada bagian biji duku yang sudah di timbun sampai lembab dan basah.

10. Penyiraman

Penyiraman
Penyiraman

Proses penyiraman perlu dilakukan secara rutin setiap pagi hari dan sore hari yang bertujuan untuk merangsang pertumbuhan pohon duku

11. Penyiangan

Penyiangan
Penyiangan

Penyiangan dilakukan ketika tumbuhnya gulma di sekitar tanaman, penyiangan bertujuan untuk menjauhkan berbagai jenis macam hama dan penyakit dari tanaman, selain itu tumbuhnya gulma di sekitar tanaman juga akan mengganggu terhadap pertumbuhan tanaman, maka dari itu proses penyiangan perlu di perhatikan juga.

12. Penggemburan

Melakukan penggemburan tanah di sekitar tanaman dan menimbunkannya pada batang tanaman atau disebut juga penggemburan ini dilakukan untuk memperkokoh tanaman dan menjaga struktur tanah agar tetap stabil.

13. Pemberian pupuk ulang

Pemberian Pupuk Ulang
Pemberian Pupuk Ulang

Pemberian pupuk ulang sebaik nya dilakukan setelah berumur 5-6 bulan dari masa tanam kemudian dilanjutkan dalam tempo 5 bulan sekali, agar pertumbuhan tanaman duku semakin cepat. Untuk pemberian jenis pupuk anda dapat menggunakan pupuk jenis kimia seperti urea, poska, ZA dan sebagainya.

14. Pengendalian hama dan penyakit

Pengendalian Hama dan Penyakit
Pengendalian Hama dan Penyakit

Pengendalian hama dan penyakit dilakukan dengan cara menyemprotkan obat pada tanaman yang bertujuan untuk membasmi atau mencegah hama pada tanaman, penyemprotan dapat dilakukan secara rutin dengan takaran obat yang tidak berlebihan sebaiknya anda ikuti aturan pakai dalam kemasan jenis obatnya.

15. Panen

Panen
Panen

Pada tahap ini yang perlu di perhatikan adalah jenis buah duku yang siap untuk di panen, jenis buah duku yang sudah siap untuk di panen yaitu kulit nya tipis, lembut dan agak hitam. Maka dari itu segeralah untuk memanennya sebelum buah duku yang sudah matang tersebut terserang hama.

Itulah 15 cara budidaya duku yang bisa mendapatkan hasil melimpah serta berkualitas tinggi dan bisa anda lakukan dengan mudah.    

Baca Juga