15 Cara Budidaya Buah Delima Agar Mendapatkan Hasil Melimpah
Cara budidaya buah delima merupakan sebuah pekerjaan yang mudah dilakukan oleh siapa saja termasuk oleh pemula. Budidaya buah delima ini bisa dijadikan sebagai peluang usaha yang sangat bagus dan menjanjikan. Oleh karena itu, untuk mendapatkan hasil buah delima yang melimpah simaklah langkah-langkah berikut ini.

Kata.co.id - Buah delima adalah salah satu jenis buah unggulan yang di minati di kalangan masyarakat karna memiliki rasa yang manis dan segar, buah delima mempunyai bentuk bulat dan cantik serta warna kulitnya macam-macam ada yang warnanyaputih, coklat kemerahan, hijau keunguan, dan ungu kehitaman, tanaman buah delima biasanya sering di tanam di pekarangan rumah untuk dijadikan hiasan, selain untuk menjadi hiasan atau untuk di makan buah delima juga bisa di jadikan obat, maka dari itu buah delima sangat cocok untuk di budidayakan.

Untuk melakukan budidaya buah delima harus dilakukan dengan cara yang benar dan mengikuti dang harus mengikuti prosedur yang ada supaya menghasilkan buah delima yang melimpah. Berikut langkah langkah untuk menanam buah delima agar tetap tumbuh subur serta dapat hasil yang sempurna.

1.Pemilihan bibit

Pemilihan Bibit
Pemilihan Bibit

Langkah awal yang harus di persiapkan untuk budidaya buah delima yaitu memilih bibit unggul, pembibitan untuk budidaya buah delima bisa nenggunakan biji atau cangkok (stek batang). Sebaiknya pembibitan untuk budidaya delima dilakukan dengan cara cangkok atau stek batang agar cepat tumbuh dan berbuah, sedangkan pembibitan dengan biji memerlukan waktu lebih lama untuk proses pertumbuhan dan pembuahan. Pemilihan bibit delima harus di ambil dari pohon yang kualitasnya baik, diantaranya yang berdaun segar dan lebar, bebas hama dan penyakit dan juga memiliki batang yang kokoh.

2. Pemilihan lahan

Pemilihan Lahan
Pemilihan Lahan

Tahap ini di awali dengan pencarian lahan yang cocok untuk penanaman buah delima, lahan yang cocok untuk budidaya buah delima yaitu di lahan terbuka yang jauh dari rimbunnya pepohonan agar pertumbuhan pohon delima tidak terganggu, usahakan lahan mendapatkan kontak langsung dengan sinar matahari agar pohon delima bisa berfotosintesis dengan baik.

3. Pengolahan lahan

Pengolahan Lahan
Pengolahan Lahan

Pengolahan lahan perlu di lakukan dengan baik dan benar, tanaman delima memerlukan pH tanah 7-8. Jika pH tanah tidak sesuai prosedur yang di tentukan maka anda bisa menaburkan bahan kapur pertanian pada area lahan yang akan di tanami supaya dapat memperlancar pertumbuhab tanaman delima.

4. Pemagaran

Pemagaran
Pemagaran

Pemagaran diperlukan untuk melindungi tanaman dari gangguan binatang ternak seperti sapi, kerbau dan kambing juga untuk melindungi tanaman dari binatang liar pada waktu malam hari maupun siang hari seperti, babi hutan dan anjing liar, pemagaran harus anda lakukan di sekeliling tanaman dengan ketinggian 200 cm

5. Pengapuran

Pengapuran
Pengapuran

Baca Juga : 16 Cara Budidaya Nanas Madu Agar Mendapatkan Hasil Yang Berkualitas



Pengapuran diperlukan untuk menanam tanaman delima bertujuan untuk meningkatkan kadar pH pada tanah dengan cara menaburkan kapur tohor, kapur giling, dan kapur domolit pada tanah.cara pengapuran dapat dilakukan setelah anda mencangkul tanah kemudian taburkanlah kapur di atas tanah yang sudah di cangkul dengan dosis kapur sesuai yang di butuhkan oleh tanaman, kemudian aduklah tanah dan kapur dengan menggunakan cangkul dengan kedalaman 3cm, kemudian biarkan selama 2 minggu sebelum di tanami.

6. Pembuatan lubangan

Pembuatan Lubangan
Pembuatan Lubangan

Pembuatan lubang tanam dapat dilakukan dengan menggunakan cangkul dengan ukuran 60x60x60 cm, kemudian masukan pupuk organik sekitar 1kg dan pupuk kimia ½ kg kemudian aduklah dengan rata di lubangan tersebut supaya media tanam kaya akan nutrisi.

7. Waktu tunggu

Jika pembuatan lubangan serta peyimpanan pupuk sudah selesai, maka janganlah langsung di tanam istirahatkanlah terlebih dahulu lubangan serta pupuk selama 2 hari.

8. Penanaman bibit

Penanaman Bibit
Penanaman Bibit

Setelah dua hari dari proses pembuatan lubangan maka segeralah anda untuk menanam bibit pohon delima yang sudah anda semai pada lubangan yang sudah di persiapkan, kemudian posisikanlah bibit tegak lurus jangan sampai miring.

9. Penutupan lubang tanam

Penutupan Lubang Tanam
Penutupan Lubang Tanam

Setelah bibit disimpan di dalam lubang tanam dengan benar, maka segeralah tutup dengan tanah yang ada di sekitar lubangan, kemudian padatkanlah penutup lubang tanah agar bibit tidak mudah roboh, tetepi jangan terlalu padat yang akan berakibat penghambatanakan tarhadap pertumbuhan pada akar.

10. Penyiraman

Penyiraman
Penyiraman

Setelah bibit tertimbun, maka langkah selanjutnya adalah menyiram seluruh bagian tanaman mulai dari daun sampai dengan batangnya secara merata, sahabat tani dapat melakukannya dengan bantuan embtat.

11. Penyiangan

Tujuan dari penyiangan adalah untuk membersihkan tanaman serta mengurangi persaingan proses penyerapan hara, tanaman delima harus mendapatkan semua nutrisi dan air yang sudah di berikan. Proses penyiangan perlu di perhatikan dan perlu dilakukan secara rutin tergantung tumbuhnya gulma di sekitar tanaman,

12. Pemasangan turus

Pemasangan Turus
Pemasangan Turus

Untuk memperkokoh atau memperkuat bibit dianjurkan untuk pemasangan turus agar tidak mudah roboh ketika tertiup angin yang cukup besar, turus yang di gunakan bisa di buat sendiri dari bambu atau ranting pohon dengan tinggi 150 cm.

13. Pemupukan rutin

Pemupukan Rutin
Pemupukan Rutin

Hal penting dalam proses penanaman tanaman adalah proses pemupukan secara rutin yang bertujuan agar tanaman dapat tumbuh secara optimalkarn karena suplay nutrisi yang terus di dapat oleh tanaman, sehingga tanaman dapat tumbuh cepat dan subur. Pemupukan dapat di lakukan satu bulan sekali, pupuk yang di gunakan adalah jenis pupuk kimia seperti urea, phoska, ZA dan sebagai nya.

14. Pengendalian hama dan penyakit

Adanya hama belalang dan ulat pada tanaman delima di tandai dengan adanya daun yang berlubang, karena di sebabkan oleh belalang dan ulat. Pengendaliannya yaitu dengan cara menyemprotkan insektisida yang berupa deazinon 60 EC dengan kosentrasi minimal 2 cc per 1 liter air. Penyemprotan atau pengendalian hama dapat dilakukan ketika di temukan kerusakan pada tanaman yang di akibatkan oleh hama.

15. Pemanenan

Pemanenan
Pemanenan

Pemanenan buah delima dapat di lakukan ketika buah delima sudah matang, kematangan buah delima di tandai dengan pangkal buah yang menguning, dan cara pemanenan buah delima dapat dilakukan dengan cara memotong tangkai buahnya.

Demikianlah 15 cara budidaya delima yang dapat menghasilkan buah yang lebat dan bisa anda lakukan dengan mudah.

Baca Juga