17 Cara Budidaya Bawang Bombay Agar Mendapatkan Hasil yang Memuaskan
Budidaya bawang bombay memang sangat mudah dan bisa dilakukan oleh siapa saja, namun dalam membudidayakan bawang bombay ini perlu cara yang khusus agar mendapatkan hasil yang sangat bagus dan baik. Maka simaklah cara-cara berikut dalam membudidayakan bawang bombay yang benar.

Kata.co.id - Budidaya bawang bombay sangatlah mudah namun tidak begitu juga mudah karena proses penanaman bawang bombay harus pada musim tertentu agar menghasilkan hasil yang sangat menjanjikan. Banyak para petani dalam membudidayakan bawang bombay menggunakan cara-cara tradisional.

Bawang bombay ini adalah tanaman yang dibudidayakan untuk bahan bumbu dapur serta bahan untuk memasak makanan yang lainnya. Angka permintaan bawang bombay juga tidak kalah saingnya dengan permintaan bawang merah karena ini adalah sama-sama bumbu masakan yang berguna sekali. Bawang bombay ini berbeda dengan bawang merah, kalau dilihat dari warnanya memang tidak jauh berbeda tetapi ciri fisiknya sangatlah berbeda yaitu dengan memiliki siung besar dan bulat lonjong berbeda dengan bawang merah yang banyak anak siungnya.

Dalam menanam bawang bombay juga seharusnya pada musiman tertentu agar dipasaran tidak ada penumpukan bawang bombay yang busuk. Sebagai Para petani bawang bombay ini banyak yang dijadikan sebagai peluang usaha yang sangat bagus karena harga bawang bombay ini harganya juga sangat mahal. Maka dari itu simaklah Cara budidaya bawang bombay agar hasilnya melimpah dan memuaskan.

1. Pembibitan

Pembibitan
Pembibitan

Dalam proses memilih bibit bawang bombay ini sangatlah penting karena dari pemilihan bibit akan berpengaruh besar kepada proses pemanenan bawang bombay nanti, maka dari itu pilihlah bibit bawang bombay yang berkualitas dan bagus tentunya tidak busuk.

2. Modal

Dalam membudidayakan bawang bombay harus memiliki modal terlebih dahulu untuk menyiapkan segala fasiltas untuk membudidayakannya. Salah satu yang harus dimiliki adalah tempat dan benih bawang bombay sebagai modal utama dalam pembudidayaan.

3. Persyaratan Benih

Persyaratan benih
Persyaratan benih

Untuk persyaratan benih bawang bombay yang harus baik adalah dengan memiliki ciri, bebas dari hama, ubi bawang bombay keras atau berisi dan Besar siungnya.

4. Lokasi Lahan

Lokasi Lahan
Lokasi Lahan

Lahan untuk budidaya bawang bombay ini sangatlah diperhatikan karena jika tempatnya tidak cocok buat bawang bombay maka tidak akan menghasilkan bawang bombay yang bagus. Tempat yang bagus untuk budidaya bawang bombay ini adalah tempatnya masih banyak kandungan unsur hara agar bagus ketika ditanami nantinya. Karena bawang bombay juga bagus ditanam pada daerah yang panas karena bawang bombay membutuhkan sinar matahari yang sangat banyak berbeda sekali dengan tanaman yang lain.

5. Bibit Unggul

Bibit Unggul
Bibit Unggul

Sebelum anda menanam bawang bombay, maka dianjurkan anda terlebih dahulu memilih bibit yang sudah dipersiapkan pada awal tersebut. Bibit yang bagus ini adalah bibit bawang bombay yang tidak busuk dan tidak ada cacat dan yang lebih bagus dalam memilih bibit bawang unggul adalah bibit yang sudah tua dan masih keras.

Jumlah bibit bawang bombay tergantung luasnya lokasi yang akan di tanam, karena lokasi semakin luas maka benih bawang bombay juga akan sangat banyak, maka dari itu anda coba ketahui terlebih dahulu luas untuk di tanam bawang bombay sekitar berapa hektar.

6. Proses Pengolahan Tanah

Proses Pengolahan Tanah
Proses Pengolahan Tanah

Baca Juga : 17 Cara Budidaya Melon Agar Mendapatkan Hasil yang Melimpah

Proses pengolahan tanah adalah modal awal yang dilakukan oleh para petani untuk menanam bawang bombay. Tanah yang sudah siap untuk ditanam kembali di cangkul terlebih dahulu agar dalam proses penanaman mudah dan baik. Proses pengolahan tanah bisa anda lakukan dengan mesin ataupun dengan manual kalau lokasinya sedikit.

Apabila penanaman bawang bombay di daerah persawahan agar terlebih dahulu menyiapkan bedengan, petakan, agar tersusun dengan rapih.

7. Membuat Lubang secukupnya

Membuat Lubang Secukupnya
Membuat Lubang Secukupnya

Untuk menanam bawang bombay juga perlu dibuatkan lubang yang tidak begitu dalam hanya secukupnya agar dalam penebaran benih bawang bombay cepat.

8. Proses pemilihan pupuk organik

Proses Pemilihan Pupuk Organik
Proses Pemilihan Pupuk Organik

Pemilihan pupuk organik juga sangat penting, tetapi lebih bagusnya lagi ketika menanam bawang bombay pakai pupuk organik dengan tujuan dalam pertumbuhan akan semakin cepat dan baik. Pupuk organik tersebut digunakan sebelum bawang ditanam, jadi setelah tanahnya di cangkul maka setelah itu tabur pupuk organik tersebut ke dalam tanah.

9. Proses pemilihan Pupuk Kimia

Proses Pemilihan pupuk kimia
Proses Pemilihan pupuk kimia

Selain anda gunakan pupuk organik kandang, anda juga bisa tambahkan pupuk buatan atau pupuk kimia seperti KCL, ZA secukupnya dan aduk bersama pupuk kandang tadi agar tercampur merata. Tujuan pakai pupuk kimia ini adalah untuk merangsang pembesaran bawang bombay, setelah anda  campur pupuk kimia tadi, biarkan terlebih dahulu selama 1 sampai 2 hari agar semua pupuk menjadi merata kedalam tanah.

10. Penanaman

Penanaman
Penanaman

Setelah selesai penanaman pupuk tadi menunggu leburnya pupuk kimia selama 2 hari, maka anda bisa tanam bawang bombay tersebut sesuai aturan. Aturan untuk menanam bawang bombay sama seperti bawang merah alangkah baiknya diberi jarak sejauh 15 cm x 15 cm, karena jarak tersebut akan menjadi dekat ketika bawang bombay sudah berukuran besar maka harus diberi jarak agar bisa berkembang dengan cepat. Cara penanam bawang bombay ini adalah dengan seluruh bibit bawang dimasukan kedalam tanah yang sudah dicampur pupuk tersebut.

11. Proses Penyiraman

Proses Penyiraman
Proses Penyiraman

Proses penyiraman juga perlu dilakukan karena untuk memudahkan bawang bombay agar cepat berkembang dan tidak mudah kekeringan. Lakukan penyiraman pagi hari atau sore hari.

12. Perawatan Khusus

Perawatan Khusus
Perawatan Khusus

Bawang bombay perlu perawatan juga seperti tanaman yang lain, perawatan ini bisa anda gunakan dengan membersihkan rumput sekitar bawang bombay agar dalam proses pertumbuhannya juga tidak saling mengganggu dengan rumput liar.

13. Proses Pemupukan Ulang

Proses Pemupukan Ulang
Proses Pemupukan Ulang

Proses pemupukan ulang dilakukan agar bawang bombay yang sudah ditanam tersebut menjadi lebih bagus dan cepat tumbuh.

14. Pemilihan Obat Kimia

Pemilihan Obat Kimia
Pemilihan Obat Kimia

Dalam proses Penyemprotan hama harus dilakukan juga pemilihan obat-obatan agar tidak salah memakainya yang bisa berakibat pada pengrusakan bawang itu sendiri.

15. Penyemprotan Hama

Penyemprotan hama
Penyemprotan hama

Selain anda merawat yang lain, maka anda juga harus bisa merawat bawang bombay harus bebas dari penyakit. Minimal dalam 1 minggu sekali atau 2 minggu sekali melakukan penyemprotan obat fungisida tanaman bawang bombay, karena tidak menutup kemungkinan bawang bombay akan terserang penyakit seperti daun kuning, ulat dan yang lainnya.

Maka dari itu untuk mencegah berbagai penyakit gunakanlah obat khusus bawang bombay fungisida untuk proses pencegahan hama.

16. Panen Bawang Bombay

Panen bawang Bombay
Panen bawang Bombay

Dalam proses Panen bawang bombay ternyata tidak asal panen, karena untuk panen bawang bombay perlu diteliti terlebih dahulu apakah sudah tua atau belum. Ciri ketika sudah siap panen bawang bombay adalah daunnya yang sudah menguning dan kalau sudah siap semuanya maka siap untuk dipanen.

17. Proses Pengeringan

Bawang bombay tersebut setelah dipanen, perlu juga dengan pengeringan agar bawang bombay tersebut tidak mudah busuk seperti halnya sama seperti pengeringan bawang merah.

Itulah 17 cara budidaya Bawang bombay dengan hasil yang memuaskan    

Baca Juga