Pengertian Transaksi - Jenis dan Bukti Transaksi
Transaksi menjadi salah satu kegiatan yang dilakukan setiap hari, baik melakukan penjualan ataupun pembelian. Transaksi bisa dilkukan oleh perorangan maupun perusahaan. Silahkan simak pembahasan lengkap tentang pengertian transaksi, jenis dan bukti transaksi berikut ini!

Semua orang tentunya selalu terlibat dengan berbagai aktivitas transaksi setiap harinya. Baik transaksi pembelian atau penjualan yang membutuhkan bukti transaksi maupun tidak. Transaksi bisa dilakukan dengan atas nama pribadi (perorangan) maupun atas nama perusahaan atau organisasi. Beberapa jenis transaksi membutuhkan bukti transaksi sebagai pegangan atas aktivitas pemindahan sejumlah dana kepada orang lain.

Untuk memahami transaksi, berikut ini pembahasan transaksi secara lengkap mulai dari pengertian transaksi, jenis transaksi dan bukti transaksi.

Pengertian Transaksi

Pengertian Transaksi - Jenis dan Bukti Transaksi
Pengertian Transaksi

Transaksi merupakan salah satu bentuk kegiatan ekonomi yang dilakukan masyarakat baik atas nama perorangan maupun atas nama perusahaan. Untuk lebih jelasnya silahkan simak beberapa pengertian transaksi menurut para ahli berikut ini.

1. Azhar Susanto

Menurut Azhar Susanto transaksi merupakan peristiwa terjadinya aktivitas bisnis yang dilakukan oleh suatu perusahaan.

2. Mursyidi

Menurut Mursyidi transaksi adalah kejadian yang terjadi dalam dunia bisnis tidak hanya jual beli pembayaran dan penerimaan uang namun juga akibat adanya kehilangna kebakaran, arus dan juga peristiwa lain yang dapat dinilai dengan uang.

3. Skousen

Menurut Skousen transaksi adalah pertukaran barang dan jasa (baik individu, perusahaan-perusahaan dan organisasi lain) kejadian lain yang memiliki pengaruh ekonomi atas bisnis.

Dari pengertian di atas dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa transaksi adalah suatu kegiatan yang dilakukan baik oleh perorangan maupun atas nama perusahaan dalam melakukan kegiatan jual beli, pinjaman, pembayaran dana tertentu dan kegiatan lainnya melibatkan pemindahan dana yang biasanya diikuti oleh bukti pemindahan dana atau disebut bukti transaksi.

Jenis Transaksi

Pengertian Transaksi - Jenis dan Bukti Transaksi
Jenis Transaksi

Jenis transaksi dibedakan berdasarkan orang-orang yang terlibat dalam sebuah transaksi. Jenis transaksi terbagi menjadi dua yaitu transaksi internal dan transaksi eksternal. 

1. Transaksi Internal

Transaksi internal adalah transaksi yang terjadi di dalam internal sebuah perusahaan atau organisasi. Transaksi internal hanya melibatkan personalia dalam perusahaan tersebut. Transaksi internal biasanya berupa pembayaran gaji karyawan, pinjaman dan lain sebagainya.

2. Transaksi Eksternal

Transaksi eksternal adalah transaksi yang melibatkan pihak diluar perusahaan. Transaksi eksternal berhubungan dengan konsumen atau perusahaan lain yang melakukan kerjasama. Kegiatan transaksi eksternal berupa penjualan, pembelian, pinjaman modal dan lain sebagainya.

Pelaku Transaksi

Pengertian Transaksi - Jenis dan Bukti Transaksi
Pelaku Transaksi

Pelaku transaksi harus meliatkan dua orang atau lebih sebagai penerima dan pemberi. Secara umum pelaku transaksi terbagi menjadi dua yaitu pemberi dan penerima. Kedua belah pihak sama-sama membutuhkan bukti transaksi dalam melakukan pencatatan aktivitas keuangan.

1. Pemberi Dana

Pemberi adalah orang yang memberikan sejumlah dana atas aktivitas pembelian suatu produk baik berupa barang atau jasa. Pemberian dana dilakukan berdasarkan atas kesepakatan transaksi.

2. Penerima Dana

Penerima dana adalah orang yang menerima dana atas transaksi jual beli yang dilakukan terhadap suatu produk baik berupa barang atau jasa. Penerimaan dana dilakukan berdasarkan jumlah, metode dan waktu pembayaran yang telah disepakati.

Bukti Transaksi Internal

Pengertian Transaksi - Jenis dan Bukti Transaksi
Bukti Transaksi Internal

Bukti transaksi internal adalah semua bukti transaksi yang dilakukan dalam internal perusahaan untuk melakukan pengeluaran sejumlah uang dan pencatatan terhadap aktivitas tersebut. Bukti transaksi internal terbagi menjadi dua yaitu bukti memorandum dan bukti kas keluar dan kas masuk.

1. Bukti Memorandum

Bukti memorandum adalah bukti transaksi berupa surat perintah yang dikeluarkan oleh pimpinan perusahaan yang memiliki wewenang untuk melakukannya. Bukti memorandum dikeluarkan pada periode tertentu, misalnya untuk membayar gaji karyawan.

2. Bukti Kas Masuk dan Kas Keluar

Bukti kas masuk dan kas keluar adalah bukti transaksi yang dibuat oleh perusahaan untuk melakukan pencatatan tentang sejumlah uang yang dikeluarkan atau uang yang diterima. Bukti kas masuk biasanya berbentuk kwitansi dari kreditur dan nota kontan asli.

Bukti Transaksi Eksternal

Pengertian Transaksi - Jenis dan Bukti Transaksi
Bukti Transaksi Eksternal

Bukti transaksi eskternal adalah semua bukti transaksi yang berada di luar internal perusahaan. Bukti transaksi digunakan untuk melakukan pencatatan terhadap setiap aktivtas transaksi untuk menyesuaikan saldo perusahaan pada laporan keuangan.

1. Faktur

Faktur adalah bukti transaksi penjualan barang secara kredit yang dibuat oleh penjual. Faktur sebagai bukti transaksi dibuat dua rangkap yaitu faktur asli dan copy-an. Faktu asli diberikan kepada pembeli sedangkan copy-an disimpan oleh penjual.

2. Kwitansi

Kwitanasi adalah bukti transaksi atas pembayaran suatu barang atau jasa. Kwitansi dibuat dan ditandangani oleh penerima uang dan pemberi uang. Kwitansi terdiri dari dua bagian, bagian pertama diberikan kepada pemberi uang sebagai bukti pengeluaran uang dan bagian kedua diberikan kepada penerima uang sebagai bukti pemasukan uang.

3. Nota Debet

Nota debet adalah bukti transaksi yang dikirim oleh suatu perusahaan kepada kepada konsumennya sebagai pemberitahuan bahwa akunnya sudah didebet dengan nominal tertentu. Penerima nota debet akan melakukan pencatatan pada akun pengirim nota pada sisi kredit.

4. Nota Kredit

Nota kredit merupakan kebalikan dari nota debet yaitu pemberitahuan yang dikirim oleh suatu perusahaan kepada pelanggannya. Pemberitahuan dikirim agar konsumen mengetahui bahwa pada akunnya telah dilakukan kredit dengan jumlah tertentu. Penerima nota kredit akan melakukan pencatatan pada akun pengirim kredit pada sisi debet.

5. Cek

Cek adalah bukti transaksi yang ditujukan kepada bank untuk mencairkan sejumlah uang kepada pemegang cek. Cek merupakan surat perintah tanpa syarat. Cek terdiri dari dua bagian yaitu bagian utama dan bagian bonggol.

6. Bilyet Giro

Bilyet giro adalah bukti transaksi yang ditujukan kepada bank dalam bentuk surat perintah pemindahan sejumlah dana dari satu rekening ke rekening lain baik pada bank sama maupun berbeda. Bilyet giro tidak dapat ditukarkan dengan sejumlah uang secara langsung pada bank yang bersangkutan tetapi bersifat penambahan jumlah simpanan pada akun rekening yang dimilikinya.

7. Rekening Koran

Rekening koran adalah bukti transaksi yang dibuat oleh bank, berisi mutasi kas pada bank. Rekening koran menjadi dasar dalam membuat penyesuaian saldo kas menurut perusahaan dan bank.

8. Bukti Setaran Bank

Bukti setoran bank adalah bukti transaksi yang diisi oleh nasabah dengan menggunakan formulir yang disediakan oleh bank. Bukti transaksi dicatat dan divalidasi oleh pihak bank sebagai bukti penyetoran sejumlah uang ke dalam simpanan nasabah.

Baca juga: Pengertian Akuntansi - Fungsi, Jenis dan Manfaat.

Demikian pembahasan tentang pengertian transaksi, Jenis transaksi dan bukti transaksi. Semoga dapat dijadikan referensi dalam berbagai aktivitas bisnis.

Baca Juga