Pengertian Senam Irama, Sejarah, Gerakan Inti, Manfaat, dan Jenis-Jenisnya
Senam irama adalah senam atau gerakan bebas yang diiringi dengan alunan musik atau nyanyian, di mana gerakan tersebut bisa berubah sesuai dengan tempo musik yang berubah-ubah. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap tentang pengertian senam irama berikut ini.

Ada beberapa jenis senam yang dikenal di kalangan masyarakat, salah satunya adalah senam irama atau senam ritmik. Senam yang satu ini mengandalkan keharmonisan antara gerakan tubuh dan irama musik. Simak pembahasan lengkap tentang pengertian senam irama, sejarah senam irama, gerakan inti senam irama, manfaat senam irama, dan jenis-jenis senam irama.

Pengertian Senam Irama

Pengertian Senam Irama, Sejarah, Gerakan Inti, Manfaat, dan Jenis-Jenisnya
Pengertian Senam Irama

Senam irama adalah senam atau gerakan bebas yang diiringi dengan alunan musik atau nyanyian, di mana gerakan tersebut bisa berubah sesuai dengan tempo musik yang berubah-ubah. Di dalam senam irama, terdapat unsur-unsur seperti keluwesan, kekuatan, ketrampilan, keindahan, keseimbangan, kesinambungan gerakan, dan ketepatan irama. Berikut ini adalah pengertian senam irama menurut para ahli:

1. Menurut Satrio Ahmad

Pengertian senam irama menurut Satrio Ahmad adalah suatu pola gerak tubuh yang dibentuk dengan sedemikian rupa agar menghasilkan gerakan beraturan yang indah yang muncul dari gerakan yang satu ke gerakan lainnya.

2. Menurut Agus Mahendra

Pengertian senam irama menurut Agus Mahendra adalah serangkaian gerakan manusia yang dilakukan dengan menyesuaikan perubahan tempo, pola irama, atau bisa saja hanya berupa gerakan tubuh yang mengikuti alunan musik tertentu.

3. Menurut Depdiknas

Pengertian senam irama menurut Depdiknas adalah bentuk keterampilan tentang irama gerak dan seni gerak berirama yang mengandung aspek pengetahuan dan nilai-nilai keindahan.

Sejarah Senam Irama

Pengertian Senam Irama, Sejarah, Gerakan Inti, Manfaat, dan Jenis-Jenisnya
Sejarah Senam Irama

Senam irama berawal dari gagasan Georges Noverre, Francois Delsarte, dan Rudolf Bode. Mereka percaya bahwa ekspresi gerak sangat penting, di mana seseorang bisa menggunakan tubuhnya untuk menciptakan seni keindahan melalui rangkaian gerak tertentu. Ide tersebut kemudian dikembangkan oleh Peter Henry Ling pada abad ke 19 dalam sebuah latihan yang disebut dengan Swedish system. Oleh Catherine Beecher, ide tersebut dikembangkan lagi dalam sebuah program latihan bernama “grace without dancing”. Dalam program latihan tersebut, pesenam perempuan bergerak dengan diiringi aluan musik, mulai dari gerakan sederhana hingga gerakan kompleks.

Sejak saat itu, banyak sekali ide yang bermunculan tentang ekspresi tubuh, gerak tubuh, dan musik dengan beragam jenis gaya senam. Pada tahun 1900, semua jenis gaya itu dikombinasikan di sekolah Gymnastics Rhytmic Swedia dan setelah itu, ada banyak sekolah gymnastik yang juga melakukan hal serupa. Tahun 1929, Hinrich Medau mendirikan sekolah di Berlin dan menciptakan ide gymnastik modern yang berbeda dengan gaya-gaya sebelumnya. Gymnastic modern ini menggunakan alat berupa bola, pita, tali, gada, dan simpai sehingga terlihat berbeda daripada pertunjukan balet, tari, atau akrobat.

Kompetisi senam irama kemudian dimulai pada tahun 1940 di Rusia dan dimasukkan FIG sebagai salah satu cabang senam pada tahun 1961. Awalnya, senam ini bernama modern gimnastik. Tak lama kemudian, namanya berubah menjadi olahraga gimnastik ritmis, dan terakhir namanya berubah menjadi senam irama yang kita kenal sekarang ini.

Gerakan Inti Senam Irama

Pengertian Senam Irama, Sejarah, Gerakan Inti, Manfaat, dan Jenis-Jenisnya
Gerakan Inti Senam Irama

Gerakan inti di sini maksudnya adalah gerakan-gerakan dasar yang harus dikuasai oleh pesenam. Berawal dari gerakan inti inilah, atlet senam irama kemudian menciptakan koreografinya sendiri. Berikut ini adalah beberapa jenis gerakan inti yang wajib dikuasai oleh atlet senam irama:

1. Gerakan roll, seperti roll depan dan roll belakang, yang bisa dimulai dari bawah atau dari posisi berdiri.

2. Gulingan. Gulingan merupakan jenis roll dengan menggunakan punggung sebagai tumpuan lintasan. Gulingan memiliki beberapa jenis, seperti gulingan depan, gulingan belakang, dan gulingan samping.

3. Salto depan dan salto belakang.

4. Kayang.

5. Meroda.

6. Handstand.

7. Headstand.

8. Sikap Lilin.

9. Split depan dan split samping, yang dilakukan dengan posisi duduk dan posisi berdiri.

10. Gerakan dasar tari balet.

11. Senam kelenturan.

12. Gerakan dasar sikap yoga.

Manfaat Senam Irama

Pengertian Senam Irama, Sejarah, Gerakan Inti, Manfaat, dan Jenis-Jenisnya
Manfaat Senam Irama

Salah satu manfaat dari senam irama adalah membuat tubuh atlet menjadi sehat dan bugar. Seorang atlet senam irama biasanya terjaga proporsinya. Ia terlihat tegap, ramping, fleksibel, lentur, luwes, dan juga penuh energi. Tak hanya itu saja, manfaat dari senam irama juga dirasakan oleh para penonton. Senam irama dipercaya bisa memberikan kesenangan tersendiri dan bahkan mampu membujuk penonton agar rajin berolahraga.

Baca Juga: Pengertian Obligasi, Keuntungan, Pihak yang Menerbitkan, dan Jenis-Jenisnya.

Jenis-Jenis Senam Irama

Pengertian Senam Irama, Sejarah, Gerakan Inti, Manfaat, dan Jenis-Jenisnya
Jenis-Jenis Senam Irama

Berdasarkan jenis alat yang digunakan, senam irama dibedakan menjadi enam jenis, antara lain sebagai berikut:

1. Senam irama dengan alat berupa bola

Jika alat ini digunakan oleh atlet yang tampil pada kelas individu, maka jumlah bola yang diperlukan hanyalah satu. Begitu juga dalam grup, masing-masing atlet hanya mendapat satu bola. Akan tetapi, pada saat bola tersebut digunakan, seorang atlet bisa bermain lebih dari satu bola dengan cara menggunakan bola milik temannya. Bola bisa dimainkan dengan beberapa cara, seperti dilempar, digelindingkan, dibawa dengan menggunakan gerakan atau gestur tertentu, dan lain sebagainya. Semakin sulit gerakan yang dilakukan atlet saat berinteraksi dengan bola, maka poin yang ia peroleh akan semakin tinggi.

2. Senam irama dengan alat berupa pita

Sama halnya seperti senam irama yang menggunakan bola, setiap atlet hanya boleh menggunakan sebuah pita yang bisa dimainkan dengan berbagai jenis cara seperti diputar, dililit ke tubuh, dilempar, dan lain sebagainya.

3. Senam irama dengan alat berupa tali

Pada dasarnya, senam irama yang menggunakan tali hampir sama seperti senam irama yang menggunakan pita.

4. Senam irama dengan alat berupa gada

Dalam senam irama ini, masing-masing atlet akan menggunakan dua buah gada yang bisa dipegang dengan satu atau dua tangan. Gada ini bisa dimainkan, dilempar, dan disertai dengan beragam jenis gerakan tubuh yang sulit namun terkesan indah di mata penonton.

5. Senam irama dengan alat berupa simpai

Simpai biasanya digunakan dengan cara dilempar dan kemudian ditangkap dengan berbagai cara. Simpai juga bisa diputar dengan menggunakan bagian tubuh atau gestur tubuh tertentu, seperti misalnya diputar dengan pergelangan tangan sambil memutar tubuhnya dengan bertumpu pada satu kaki.

Demikianlah pembahasan lengkap tentang pengertian senam irama, sejarah senam irama, gerakan inti senam irama, manfaat senam irama, dan jenis-jenis senam irama yang perlu kamu ketahui. Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuanmu, khususnya mengenai senam irama.

Baca Juga