Pengertian Sekolah, Sejarah, Fungsi, dan Jenisnya
Secara umum, sekolah diartikan sebagai lembaga pendidikan yang bersifat formal, non-formal, dan informal yang didirikan oleh negara atau pihak swasta, yang sengaja dirancang untuk mengajari, mengelola, dan mendidik peserta didik melalui ajaran yang diberikan oleh tenaga pendidik. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap tentang pengertian sekolah berikut ini.

Ada banyak lembaga pendidikan, salah satunya adalah sekolah. Lembaga yang satu ini menggantikan peran orang tua dalam memberikan pendidikan kepada para siswa. Simak pembahasan lengkap tentang pengertian sekolah, sejarah sekolah, fungsi sekolah, dan jenis-jenis sekolah berikut ini.

Pengertian Sekolah

Pengertian Sekolah, Sejarah, Fungsi, dan Jenisnya
Pengertian Sekolah

Secara umum, sekolah diartikan sebagai lembaga pendidikan yang bersifat formal, non-formal, dan informal yang didirikan oleh negara atau pihak swasta, yang sengaja dirancang untuk mengajari, mengelola, dan mendidik peserta didik melalui ajaran yang diberikan oleh tenaga pendidik. Berikut ini adalah pengertian sekolah menurut para ahli:

1. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia

Pengertian sekolah menurut KBBi adalah sebuah lembaga atau bangunan yang digunakan sebagai tempat belajar-mengajar sesuai dengan tingkatannya (sekolah dasar, sekolah lanjutan, ataupun sekolah tinggi).

2. Menurut Daryanto

Pengertian sekolah menurut Daryanto adalah bangunan untuk belajar atau tempat untuk menerima dan memberi pelajaran pada peserta didik.

3. Menurut Wikipedia

Pengertian sekolah menurut Wikipedia adalah lembaga yang dirancang untuk mengajar siswa atau murid di bawah pengawasan guru.

Sejarah Sekolah

Pengertian Sekolah, Sejarah, Fungsi, dan Jenisnya
Sejarah Sekolah

Asal usul sekolah dimulai sejak zaman Yunani Kuno. Dulunya, lelaki Yunani mengisi waktu luang dengan cara mengunjungi tempat atau orang yang dianggap bijaksana untuk bertanya atau mempelajari hal baru. Kegiatan tersebut dikenal dengan istilah scola, skhole, scolae, atau schola, yang artinya waktu luang yang digunakan secara khusus untuk belajar.

Seiring berjalannya waktu, kebiasaan tersebut tak hanya dilakukan oleh lelaki saja. Kaum perempuan dan anak-anak juga melakukannya. Karena desakan perkembangan hidup yang semakin beragam, orang tua tak lagi punya waktu untuk mengajarkan hal penting kepada anak-anak mereka. Maka dari itu, mereka kemudian menyerahkan anak-anak mereka untuk belajar pada orang yang dianggap bijaksana di tempat tertentu.

Di sana, anak-anak bisa bermain sekaligus belajar apasaja yang mereka bisa dan patut untuk dipelajari hingga tiba suatu saat mereka harus kembali untuk menjalankan kehidupan orang dewasa sebagaimana mestinya. Sejak saat itulah, terjadi perubahan fungsi pengasuhan anak. Hadirlah sejumlah lembaga pendidikan seperti sekolah yang menggantikan peran orang tua dalam mendidik anak.

Fungsi Sekolah

Pengertian Sekolah, Sejarah, Fungsi, dan Jenisnya
Fungsi Sekolah

Berdasarkan pengertian di atas, sekolah memiliki beberapa fungsi sebagai berikut:

1. Mempersiapkan peserta didik agar mendapat suatu pekerjaan

Setelah lulus dari sekolah, peserta didik diharapkan bisa membuka lapangan pekerjaan tertentu atau memiliki kemampuan dasar yang bisa menjamin kelangsungan hidupnya. Semakin tinggi tingkat pendidikan yang ditempuh seseorang, maka diharapkan semakin baik juga pekerjaan yang diperolehnya.

2. Memberikan keterampilan dasar

Di sekolah, para siswa akan mendapat keterampilan dasar, seperti membaca, menulis, dan berhitung. Tiga jenis kemampuan ini sangat diperlukan dalam kehidupan modern seperti sekarang ini. Dengan adanya keterampilan dasar, maka seseorang bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

3. Membuka kesempatan memperbaiki nasib

Setiap orang tua pasti berharap anaknya akan bernasib lebih baik daripada dirinya sendiri. Karena itulah, mereka berusaha menyekolahkan anak-anaknya hingga jenjang perguruan tinggi. Mereka sadar kalau pendidikan memungkinkan orang untuk berada di posisi karier yang lebih tinggi. Dengan kata lain, sekolah dipandang sebagai jalan untuk melakukan mobilitas sosial.

4. Menyediakan tenaga pembangunan

Sekolah merupakan tempat terbaik untuk menyiapkan sumber daya manusia yang ahli dan terampil pada semua sektor pembangunan.

5. Membantu mengatasi permasalahan sosial

Saat di sekolah, peserta didik disiapkan untuk mengatasi masalah sosial yang ada di masyarakat. Konsep dan teori yang diperoleh di sekolah diharapkan bisa diimplementasikan dalam kehidupan masyarakat.

6. Membentuk manusia sosial

Selain sebagai seorang individu, manusia juga termasuk makhluk sosial. Sekolah dituntut bisa membentuk manusia yang bisa bergaul dengan manusia lain, tanpa membeda-bedakan suku, agama, budaya, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Pengertian Negara Maju, Ciri, Klasifikasi, dan Contohnya.

Jenis-Jenis Sekolah

Pengertian Sekolah, Sejarah, Fungsi, dan Jenisnya
Jenis-Jenis Sekolah

Ada banyak sekali jenis sekolah di Indonesia. Simak penjelasannya berikut ini:

1. Sekolah Nasional

Sekolah nasional merupakan upaya pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Sekolah nasional berarti sekolah tersebut telah terakreditasi oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dalam berbagai kriteria, seperti kurikulum, fasilitas sekolah, pengelolaan sekolah, dan kompetensi alumni. Sekolah jenis ini menerapkan sistem kurikulum nasional dalam kegiatan belajar sehari-hari, dan juga menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantarnya.

Sekolah nasional bisa diselenggarakan oleh pemerintah ataupun pihak swasta. Kendati demikian, siapapun penyelenggaranya, sekolah tersebut harus mengikuti perubahan kurikulum yang diatur oleh pemerintah.

2. Sekolah Nasional Plus

Kata plus pada sekolah nasional plus ternyata bukan berasal dari pemerintah. Kata tersebut sebenarnya diberikan oleh Association of National Plus Schools (ANPS). ANPS berdiri pada tahun 2000 dengan tugas untuk menetapkan kriteria sekolah nasional plus. Oleh karena itu, hanya ada sedikit peraturan pemerintah yang mengatur sekolah jenis ini.

Sama seperti sekolah nasional, sekolah ini juga mengikuti kurikulum yang ditetapkan Kemendikbud. Hanya saja ada beberapa perbedaan. Contohnya seperti mata pelajaran tertentu yang disampaikan dalam bahasa Inggris oleh native speakers. Lalu, ada tambahan mata pelajaran, seperti bahasa Mandarin, dan juga sekolah nasional plus memiliki kegiatan ekstrakulikuer yang lebih beragam. Sarana prasarananya juga lebih memadai dan unggul daripada sekolah nasional. Akan tetapi, biaya masuk untuk sekolah ini lebih mahal daripada sekolah nasional.

3. Sekolah internasional

Sekolah internasional merupakan jenis sekolah yang menggunakan kurikulum internasional yang telah terakreditasi. Berbeda dengan sekolah nasional plus, sekolah ini menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar pelajaran sepenuhnya. Selain itu, fasilitas di sekolah internasional juga super lengkap, mulai dari full AC, pembelajaran dengan multimedia, banyak laboratorium, dan juga ruangan kelas yang sangat bagus.

4. Sekolah alam

Ide sekolah alam ini dicetuskan karena biaya pendidikan yang tak terjangkau oleh sebagian kalangan masyarakat. Konsepnya adalah menggunakan alam sebagai sarana belajar. Proses belajar-mengajar kebanyakan dilakukan di ruangan terbuka. Ruang kelas ada, tapi tidak ada dinding dan jendela di sekitarnya. Sekolah jenis ini lebih menekankan praktik lapangan daripada sekolah jenis lainnya.

5. Sekolah rumah (homeschooling)

Pengertian Sekolah, Sejarah, Fungsi, dan Jenisnya
Sekolah rumah (homeschooling)

Sekolah rumah merupakan jenis sekolah yang berbeda dengan sekolah formal. Kegiatan belajarnya tidak dilakukan di sekolah, melainkan di rumah dengan mendatangkan guru privat.

Demikianlah pembahasan lengkap tentang pengertian sekolah, sejarah sekolah, fungsi sekolah, dan jenis-jenis sekolah yang perlu kamu ketahui. Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuanmu, khususnya mengenai sekolah.

Baca Juga