Search Engine - Pengertian, Sejarah, Jenis, Contoh, dan Cara Menggunakannya
Search engine merupakan program komputer yang dibuat untuk membantu manusia dalam menemukan informasi atau file yang tersimpan dalam suatu website. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap tentang pengertian, sejarah, jenis, contoh, dan cara menggunakan search engine berikut ini.

Jika ingin mencari informasi lewat internet, kita biasanya akan menggunakan mesin pencari, atau search engine. Dengan adanya search engine, kita bisa mencari dan menemukan informasi tertentu dengan cepat dan mudah. Simak pembahasan lengkap tentang pengertian, sejarah, jenis, contoh, dan cara menggunakan search engine berikut ini.

Pengertian Search Engine

Search Engine - Pengertian, Sejarah, Jenis, Contoh, dan Cara Menggunakannya
Pengertian Search Engine

Search engine merupakan program komputer yang dibuat untuk membantu manusia dalam menemukan informasi atau file yang tersimpan dalam suatu website. Search engine akan berusaha mencari konten sesuai dengan kriteria yang kita inginkan, kemudian menampilkan daftar konten yang memenuhi kriteria tersebut.

Search engine juga bisa diartikan sebagai gudang dari segala jenis informasi. Sebab, di dalamnya ada banyak sekali informasi yang lengkap dan bermanfaat bagi kita. Search engine memiliki sebuah database yang didalamnya berisi semua hal yang ada di internet, seperti halaman web dan informasi yang berhubungan dengan halaman web tersebut.

Untuk bisa menampilkan konten yang diinginkan user, search engine memiliki algoritma pencarian. Kecepatan dan ketepatan pencarian sebuah search engine tentu saja bergantung pada cara index dan algoritma pencarian yang digunakan.

Sejarah Search Engine

Search Engine - Pengertian, Sejarah, Jenis, Contoh, dan Cara Menggunakannya
Sejarah Search Engine

Perkembangan search engine berawal dari aplikasi "Archie" yang dibuat oleh seorang mahasiswa asal Kanada bernama Alan Emtage. Aplikasi ini merupakan aplikasi pertama yang bisa digunakan untuk mencari dan mendapatkan informasi melalui media internet. Tak heran bila Archie dikatakan sebagai nenek moyang dari search engine.

Setelah Archie, muncul banyak search engine seperti Veronica (Very Easy Rodent-Oriented Net-wide Index to Computerized Arhives), Jughead (Jonzy's Universal Gopher Hierarchy Excavation And Display), dan World Wide Web Wanderer. World Wide Web Wanderer menggunakan teknologi robot untuk mengindeks halaman-halaman web yang ada dalam web server. Sayangnya, aplikasi buatan mahasiswa ini menghabiskan bandwith yang sangat besar.

Pada tahun 1993, muncul aplikasi ALIWEB (Archie-Like Indexing of the Web) buatan Martijn Koster. Aplikasi ini mengizinkan user untuk men-submit halaman websitenya untuk diindeks dengan teknologi kumpulan meta-data. Berkat aplikasi-aplikasi di atas, lahirlah banyak teknologi search engine yang semakin hari semakin berkembang, mulai dari webcrawler, yahoo, google, baidu, dan masih banyak lagi.

Jenis-Jenis Search Engine

Search Engine - Pengertian, Sejarah, Jenis, Contoh, dan Cara Menggunakannya
Jenis-Jenis Search Engine

Berdasarkan cara atau teknik mengumpulkan data dari halaman website, search engine bisa dikelompokkan menjadi empat jenis:

1. Human Organized Search Engine

Jenis search engine ini dikelola secara manual, artinya ditangani sepenuhnya oleh pihak manusia. Cara kerja search engine ini dilakukan dengan menyortir informasi agar sesuai dengan kriteria yang diinginkan user. Biasanya jenis search engine ini mempekerjakan banyak ahli untuk mengelompokkan situs web sesuai dengan bidang keahliannya. Contoh human organized search engine antara lain:

http://www.looksmart.com
http://www.yahoo.com

2. Computer Created Search Engine

Kelebihan dari search engine ini adalah mampu menyajikan banyak informasi. Kendati demikian, terkadang ada beberapa informasi yang kurang relevan dengan apa yang diinginkan user. Cara kerja search engine ini adalah menggunakan spider software untuk menyusupi website tertentu demi mendapatkan data. Kemudian search engine akan mengelompokkan website dengan sedikit bantuan manusia. Contoh computer created search engine antara lain:

http://www.northernlight.com
http://www.excite.com
http://www.inktomi.com
http://www.webcrawler.com

3. Hybrid Search Engine

Search engine ini merupakan gabungan dari sistem manual dan komputerisasi, sehingga hasil pencariannya lebih akurat. Manusia di sini berperan sebagai penelaah dalam proses pengumpulan database halaman website. Adapun contoh hybrid search engine adalah sebagai berikut:

http://www.goto.com
http://www.altavista.com
http://www.hotbot.com
http://www.snap.com
http://www.google.com

4. Metacrawler atau Metasearch

Jenis search engine ini merupakan perantara dari search engine yang sebenarnya. Dengan kata lain, search engine ini mengirim permintaan pencarian ke sejumlah mesin pencari, baru kemudian menampilkan hasil pencariannya. Contoh search engine dengan metode metacrawler antara lain:

http://www.dogpile.com
http://www.infind.com
http://www.snap.com

Contoh Search Engine

Search Engine - Pengertian, Sejarah, Jenis, Contoh, dan Cara Menggunakannya
Contoh Search Engine

Berikut ini adalah beberapa contoh search engine yang perlu kamu ketahui:

1. Google

Selain mampu melakukan pencarian web, Google juga bisa mencari gambar, berita, newsgroup, hingga direktori. Sayangnya, Google tidak bisa melakukan pencarian file, audio, atau video. Kendati demikian, Google unggul dari segi pencarian teks. Databasenya juga besar dan memiliki banyak jenis file yang diindeks. Pendiri Google adalah Larry Page dan Sergey Brin.

2. Yahoo!

Yahoo! merupakan salah satu mesin pencarian tertua. Untuk mencari informasi, Yahoo! memanfaatkan jasa Google, ditambah dengan informasi yang dimiliki databasenya sendiri. Kelebihan Yahoo! terletak pada segi direktori, serta pencarian yellow pages dan peta.

3. Ask.com

Search engine yang satu ini berbeda dengan search engine yang lain karena mampu memahami bahasa manusia. User bisa menggunakan kalimat lengkap saat melakukan pencarian. Misalnya saja: "when did world war II end?", "who is larry page?", dan lain sebagainya. Ask.com ini awalnya bernama Ask Jeeves, di mana Jeeves adalah nama dari seorang pria atau pelayan yang memberi jawaban atas pertanyaan user.

4. Bing

Bing adalah search engine milik Microsoft yang diluncurkan pada tahun 2009 silam. Tampilannya lebih unik bila dibandingkan dengan search engine lain karena menggunakan latar pemandangan yang selalu berganti atau berubah-ubah. Bing memiliki sejumlah kelebihan, seperti fasilitas instant answer, hasil pencarian gambar dan video yang lebih detail, serta bisa membuka halaman website yang diblokir. Sayangnya, Bing kurang diminati oleh pengguna internet.

Baca Juga: Wayang - Pengertian, Fungsi, Isi, dan Jenisnya.

Cara Menggunakan Search Engine

Search Engine - Pengertian, Sejarah, Jenis, Contoh, dan Cara Menggunakannya
Cara Menggunakan Search Engine

Berikut ini adalah cara mencari informasi menggunakan search engine:

1. Bukalah aplikasi browser yang ada dalam komputer atau handphone anda.

2. Ketik alamat situs search engine yang anda inginkan, seperti www.google.com, www.yahoo.com, atau lain sebagainya.

3. Ketik kata kunci atau keyword sesuai dengan informasi yang anda butuhkan. Contoh "taman nasional" lalu tekan tombol enter.

4. Browser akan menampilkan halaman pertama, berupa daftar website yang berkaitan dengan keyword "taman nasional". Baca baik-baik keterangan singkat yang ada pada setiap situs. Jika ada yang sesuai dengan yang anda butuhkan, klik saja linknya dan isi websitenya akan tampil.

5. Jika tidak ada yang sesuai, anda bisa melakukan pencarian lagi dengan kata kunci yang berbeda (kembali ke langkah nomor 3).

Baca Juga