Pengertian Scanner, Jenis, Fungsi, dan Cara Kerjanya
Scanner merupakan alat pemindai yang digunakan sebagai alat input pada sebuah komputer. Scanner berfungsi untuk melakukan duplikasi objek seperti mesin fotocopy tapi dalam bentuk digital. Untuk lebih jelasnya, simak pengertian scanner berikut ini.

Scanner bukanlah istilah yang asing lagi bagi para pengguna komputer. Biasanya scanner digunakan untuk memindai dan mengubah data ke dalam bentuk digital. Simak pembahasan lengkap tentang pengertian scanner, jenis, fungsi, dan cara kerja scanner berikut ini.

Pengertian Scanner

Pengertian Scanner, Jenis, Fungsi, dan Cara Kerjanya
Pengertian Scanner

Apa itu pengertian scanner? Scanner adalah alat pemindai yang digunakan sebagai alat input pada sebuah komputer. Scanner berfungsi untuk melakukan duplikasi objek seperti mesin fotocopy tapi dalam bentuk digital.

Jenis-Jenis Scanner

Pengertian Scanner, Jenis, Fungsi, dan Cara Kerjanya
Jenis-Jenis Scanner

Scanner dibagi menjadi beberapa jenis, antara lain:

1. Scanner drum

Pengertian scanner drum adalah scanner yang memiliki bentuk seperti tabung atau drum. Scanner drum tergolong sebagai jenis scanner yang luar biasa, karena menghasilkan resolusi gambar yang mengagumkan. Scanner ini bisa menghasilkan gambar dengan resolusi mencapai 24.000 pixel per inch! Dengan kata lain, kualitas gambar yang dihasilkan benar-benar jelas dan tentunya high resolution.

Scanner drum memiliki sejumlah kelebihan: bisa memindai dokumen atau kertas yang berukuran besar, minim getaran, kualitas gambar yang maksimal, dan bisa memindai dokumen kuno yang kertasnya rapuh. Sedangkan kekurangannya, alat scanner ini terlalu besar sehingga tidak praktis untuk digunakan sehari-hari. Harganya juga mahal dan ada keterbatasan dari objek yang di-scan (dipindai).

2. Scanner flatbed

Pengertian scanner flatbed adalah scanner yang memiliki bentuk datar dan rata layaknya tempat tidur. Scanner flatbed seringkali ditemukan di dalam gedung perkantoran. Scanner ini termasuk jenis scanner yang paling banyak digunakan orang karena ukurannya kecil dan kompatibel dengan berbagai ukuran kertas.

Scanner flatbed menggunakan teknologi CCD sebagai mata yang bisa memindai dokumen apapun yang ditempatkan di dalamnya. Kelebihannya, harga scanner ini lebih murah daripada scanner lain. Scanner ini juga kompatible dengan berbagai jenis sistem operasi komputer. Pengguna bisa memindai jenis kertas apapun yang berukuran pasti. Bahkan listrik ini juga menghemat penggunaan listrik.

Sayangnya, scanner flatbed juga memiliki kekurangan. Scanner ini hanya bisa memindai pada satu sisi objek. Karena itulah, penggunaan scanner ini sangat tidak efektif jika kamu perlu melakukan pemindaian dari banyak objek.

3. Scanner film

Scanner film juga menggunakan teknologi CCD dalam melakukan proses pemindaian, hanya saja teknologi tersebut dikhususkan untuk objek yang berbentuk film negatif. Scanner film bisa mengubah objek yang ada dalam film negatif menjadi bentuk digital dan menyimpannya ke dalam komputermu. Kendati demikian, harganya sangat mahal dan sulit untuk diperoleh di pasaran. Fungsinya juga terbatas, scanner ini hanya bisa memindai objek yang berbentuk film negatif saja.

4. Roller scanner

Roller scanner merupakan jenis scanner yang fungsinya sama seperti scanner flatbed. Scanner ini memindai objek yang mudah untuk dipindai. Hanya saja, metode yang digunakan berbeda. Roller scanner memiliki cara kerja seperti mesin printer, yakni dengan cara menggerakkan dokumennya.

5. Hand scanner

Pengertian Scanner, Jenis, Fungsi, dan Cara Kerjanya
Cara Kerja Hand Scanner

Cara kerja hand scanner adalah dengan menggerakkannya menggunakan tangan pada dokumen atau objek yang ingin di-scan. Kelebihan hand scanner adalah mudah untuk digunakan dan harganya yang murah. Akan tetapi, scanner ini memiliki dua kekurangan. Tangan kita harus stabil saat melakukan pemindaian. Selain itu, permukaan scanner juga harus rata.

6. Scanner 3D

Scanner 3D bisa merekam objek secara nyata, mulai dari ketebalan, lekukan, hingga panjang dan lebar yang dimiliki objek tersebut. Di dalam scanner ini, terdapat teknologi canggih bernama 3D Laser Scanner. Selain itu, scanner ini juga menggunakan kamera dan blitz untuk memindai benda-benda berukuran kecil.

7. Scanner OCR dan OMR

Scanner OCR digunakan untuk memindai objek yang ada pada selembar kertas dan dijadikan ke dalam bentuk teks yang bisa dimanipulasi. Sedangkan scanner OMR merupakan scanner untuk memindai tanda bulatan pensil.

8. Mobile scanner barcode

Mobile scanner barcode ini biasanya digunakan untuk mencatat meteran listrik pelanggan. Sistem ini mengharuskan petugas PLN melakukan scan barcode yang ditempelkan di setiap rumah pelanggan. Setelah scan barcode, petugas PLN kemudian mencatat meteran listrik pelanggan dan menyimpan datanya.

Fungsi Scanner

Pengertian Scanner, Jenis, Fungsi, dan Cara Kerjanya
Fungsi Scanner

Scanner memiliki beberapa fungsi sebagai berikut:

1. Memasukkan data (baik itu dokumen atau file) ke dalam bentuk digital.

2. Melakukan penggandaan sebuah dokumen atau file.

3. Dalam bidang kesehatan, scanner berbentuk mesin USG bisa digunakan untuk melihat organ bagian dalam manusia.

4. Bisa mengirimkan fax.

Baca Juga: Pengertian Supervisor, Ciri, Fungsi, Tugas, Wewenang, dan Jenis Kegiatannya.

Cara Kerja Scanner

Pengertian Scanner, Jenis, Fungsi, dan Cara Kerjanya
Cara Kerja Scanner

Berikut ini adalah cara kerja scanner yang perlu kamu ketahui:

1. Gambar yang ingin di-scan harus diletakkan di atas permukaan kaca scanner.

2. Komputer akan menentukan seberapa jauh motor stepper yang membawa lampu. Jaraknya ditentukan berdasarkan panjang dan posisi gambar di kaca scanner.

3. Lampu kemudian menyala dan motor stepper akan menggerakkan lampu sampai posisinya tepat berada di atas objek.

4. Cahaya lampu yang diarahkan ke objek akan dipantulkan ke bagian yang kosong. Pantulan tersebut akan diteruskan oleh beberapa cermin menuju lensa scanner.

5. Pantulan cahaya tersebut akan bergerak ke arah sensor CCD.

6. Sensor CCD akan mengukur intensitas cahaya dan panjang gelombang pantulan, serta mengubahnya menjadi tegangan listrik analog.

7. Tegangan listrik analog diubah menjadi nilai digital dengan adanya alat pengubah ADC (Analog to Digital).

8. Sinyal digital akan dkirim ke logic board, lalu dikirim lagi ke komputer dalam bentuk data digital yang menunjukkan warna pada titik gambar yang dipantulkan.

Demikianlah pembahasan lengkap tentang pengertian scanner, jenis, fungsi, dan cara kerja scanner yang perlu kamu ketahui. Semoga menambah wawasan dan pengetahuanmu, khususnya mengenai scanner.

Baca Juga