Prosa - Pengertian, Ciri, Jenis, dan Contohnya
Prosa merupakan jenis karya sastra yang memiliki ciri berupa tulisan bebas. Tulisan bebas artinya prosa tidak terikat dengan aturan tulisan tertentu seperti rima, diksi, irama, dan lain-lain. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap tentang pengertian, ciri, jenis, dan contoh prosa berikut ini.

Ada banyak sekali jenis karya sastra dalam kehidupan kita. Salah satunya adalah prosa. Simak pembahasan lengkap tentang pengertian, ciri, jenis, dan contoh prosa berikut ini.

Pengertian Prosa

Prosa - Pengertian, Ciri, Jenis, dan Contohnya
Pengertian Prosa

Prosa merupakan jenis karya sastra yang memiliki ciri berupa tulisan bebas. Tulisan bebas artinya prosa tidak terikat dengan aturan tulisan tertentu seperti rima, diksi, irama, dan lain-lain. Prosa juga memiliki makna kata yang denotative atau mengandung arti yang sebenarnya. 

Kalaupun ada kata kiasan, biasanya kata kiasan tersebut sifatnya hanya ornamen untuk menekankan bagian tertentu atau membuat isi prosa terlihat lebih menarik di mata pembaca. Hal ini jelas membedakan prosa dengan puisi yang sebagian besar menggunakan kata kiasan.

Ciri-Ciri Prosa

Prosa - Pengertian, Ciri, Jenis, dan Contohnya
Ciri-Ciri Prosa

Berikut ini adalah beberapa ciri prosa secara umum:

1. Bentuknya bebas. Prosa tidak terikat oleh bait, rima, ataupun baris. Biasanya prosa berbentuk paragraf-paragraf yang di dalamnya berisi rangkaian kalimat.

2. Bahasa yang digunakan dipengaruhi oleh bahasa Melayu atau bahasa Barat.

3. Tema dalam prosa bisa berupa istanasentris (orang zaman dahulu) atau masyarakatsentris (masyarakat zaman sekarang).

4. Memiliki pengarang, baik itu yang diketahui identitasnya ataupun anonim.

5. Bisa disajikan dalam bentuk lisan ataupun tertulis.

6. Memiliki pesan moral untuk para pembaca.

7. Terdapat tokoh cerita.

8. Terdapat alur atau urutan kejadian.

9. Terdapat latar, berupa latar waktu, latar tempat, dan latar suasana.

Jenis dan Contoh Prosa

Prosa - Pengertian, Ciri, Jenis, dan Contohnya
Jenis dan Contoh Prosa

Berdasarkan zamannya, prosa dibagi menjadi dua jenis yaitu prosa lama dan prosa baru. Berikut ini adalah penjelasannya:

1. Prosa Lama

Prosa lama merupakan jenis karya sastra yang belum dipengaruhi oleh budaya barat. Saat itu, prosa lama kebanyakan diceritakan dari mulut ke mulut karena belum ditemukan alat untuk menulis. Kendati demikian, sekarang ini kita bisa menemukan berbagai macam karya sastra prosa lama dalam bentuk tulisan. 

Biasanya isi tulisan dalam prosa lama memiliki karakteristik tertentu, seperti bersifat istana sentris, bertujuan menghibur masyarakat, menggunakan kalimat yang bersifat kedaerahan, serta tidak menggunakan struktur kalimat.

Berikut ini adalah bentuk karya sastra prosa lama:

  • Hikayat
Prosa - Pengertian, Ciri, Jenis, dan Contohnya
Hikayat

Hikayat merupakan jenis karya sastra fiktif. Isi tulisannya sebenarnya tidak masuk akal secara logika karena menceritakan kehidupan dewa-dewi, keluarga kerajaan atau tokoh penting tertentu yang memiliki kemampuan super atau mengalami mukjizat tertentu. Ada banyak sekali contoh hikayat, di antaranya berupa Hikayat Hang Jebat, Hikayat Raja Bijak, dan lain-lain.

  • Sejarah (Tambo)

Sejarah adalah karya sastra yang menceritakan tentang peristiwa tertentu. Sejarah ini memiliki dua bentuk yaitu sejarah sastra lama dan sejarah sastra baru. Contoh tulisan yang berbentuk sejarah yaitu Sejarah Melayu karya Tun Sri Lanang pada tahun 1612.

  • Kisah

Kisah merupakan kumpulan tulisan pendek. Di dalam kisah, terdapat cerita perjalanan, pengalaman, atau cerita petualangan orang-orang zaman dahulu. Salah satu contoh kisah yang cukup terkenal adalah Kisah Raja Abdullah menuju Kota Mekkah.

  • Dongeng

Dongeng merupakan cerita khayalan masyarakat pada zaman dahulu. Dongeng memiliki beberapa bentuk seperti mitos, legenda, fabel, dan juga sage. Mitos menceritakan tentang kejadian atau hal gaib, seperti asal usul kuntilanak, Ratu Pantai Selatan, dongeng tentang batu yang menangis, dan lain sebagainya.

Legenda menceritakan tentang asal usul atau sejarah terjadinya sesuatu. Contoh legenda antara lain legenda Pulau Jawa, legenda Tangkuban Perahu, dan masih banyak lagi.

Fabel menceritakan binatang yang seolah-olah bisa bersikap dan bertingkah laku seperti manusia. Contoh fabel antara lain Si Kancil dan Buaya, Si Kancil yang Cerdik, dan lain sebagainya.

Sedangkan sage merupakan kisah kepahlawanan, kisah keberanian, atau kisah kesaktian yang dimiliki seseorang. Contoh sage antara lain Ciung Winara, Calon Arang, dan lain sebagainya.

  • Pandir

Pandir atau cerita jenaka merupakan cerita tentang orang bodoh yang selalu bernasib sial. Cerita pandir bersifat lucu untuk menghibur para pembaca. Contoh pandir misalnya Dongeng Abu Nawas, Dongeng Si Pandir, dan lain-lain.

Baca Juga: Humas - Pengertian, Fungsi, Tujuan, Tugas, Prinsip, Manfaat dan Contohnya.

2. Prosa Baru

Prosa baru merupakan jenis karya sastra yang dipengaruhi oleh budaya Barat. Prosa baru muncul setelah prosa lama dianggap ketinggalan zaman oleh kalangan masyarakat. Berikut ini adalah bentuk prosa baru yang perlu kamu ketahui:

  • Roman

Roman merupakan tulisan yang menceritakan kisah hidup seseorang secara menyeluruh dari lahir hingga meninggal. Contohnya adalah Layar Terkembang oleh Sultan Takdir Ali Syahbana.

  • Novel
Prosa - Pengertian, Ciri, Jenis, dan Contohnya
Novel

Novel merupakan cerita panjang tentang kehidupan orang yang sifatnya bisa fiktif atau non-fiktif. Contoh novel antara lain novel Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Ave Maria, dan masih banyak lagi.

  • Cerpen

Cerpen merupakan cerita pendek yang menceritakan sebagian kehidupan tokoh utamanya. Biasanya konflik pada cerpen yang akan mengubah sikap dan tingkah laku tokoh utama. Hal inilah yang menjadi perbedaan di antara cerpen dan novel. Contoh cerpen antara lain Robohnya Surau Kami, Keluarga Gerilya, dan lain-lain.

  • Riwayat

Riwayat menceritakan tentang kisah hidup orang terkenal, yang menjadi inspirasi banyak orang. Riwayat ada yang ditulis oleh orang lain (disebut biografi), tapi ada juga yang ditulis sendiri oleh tokoh tersebut (disebut otobiografi). Contoh: biografi Ir. Soekarno.

  • Kritik

Kritik merupakan jenis tulisan yang di dalamnya terdapat penilaian atas hasil karya seseorang. Contoh: kritik untuk film Wonder Woman.

  • Resensi

Resensi merupakan jenis tulisan yang membahas suatu karya dari segi kelebihan dan juga kekurangan. Resensi juga memberikan saran kepada pembaca apakah kita sebaiknya menikmati karya tersebut atau tidak. Contoh: resensi novel Laskar Pelangi.

  • Esai

Esai merupakan jenis tulisan yang mengandung opini pribadi tentang suatu hal / permasalahan tertentu. Contoh: esai tentang bahaya merokok.

Demikianlah pembahasan lengkap tentang pengertian, ciri, jenis, dan contoh prosa yang perlu kamu ketahui. Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuanmu, khususnya mengenai prosa.

Baca Juga