Pengertian Produksi - Faktor, Fungsi, Tujuan, dan Jenisnya
Produksi merupakan sebuah proses mengubah bahan baku menjadi barang jadi yang dibutuhkan masyarakat sebagai konsumen. Produksi merupakan proses awal sebelum sebuah barang siap untuk dinikmati. Simak pembahasan lengkap tentang pengertian produksi, faktor, fungsi, tujuan dan jenisnya berikut ini!

Semua barang yang dikonsumsi setiap harinya selalu berasal dari proses produksi. Proses produksi bisa melewati beberapa tahapan sebelum sampai ke tangan konsumen atau pengguna barang. Banyak orang dan faktor yang terlibat dalam sebuah proses produksi.

Untuk memahami seperti apa itu produksi dalam bidang ekonomi, silahkan simak pembahasan pengertian produksi, faktor, fungsi, tujuan dan jenis produksi berikut ini!

Pengertian Produksi

Pengertian Produksi - Faktor, Fungsi, Tujuan, dan Jenisnya
Pengertian Produksi

Produksi berasal dari bahasa inggris 'to produce' yang artinya menghasilkan. Jadi produksi adalah sebuah kegiatan menghasilkan atau menambah nilai guna suatau barang atau jasa melalui proses tertentu untuk menghasilkan sebuah barang jadi atau barang setengah jadi yang dibutuhkan oleh masyarakat. Pelaku produksi (Orang atau badan) disebut dengan produsen sedangkan barang yang dihasilkan disebut dengan produk.

Faktor Produksi

Pengertian Produksi - Faktor, Fungsi, Tujuan, dan Jenisnya
Faktor Produksi

Agar sebuah proses produksi berjalan lancar maka setidaknya ada lima faktor yang berpengaruh. Kelima faktor tersebut saling memiliki ketergantungan satu sama lain untuk menunjang proses produksi dan menghasilkan produk yang berkualitas.

1. Tenaga Kerja

Tenaga kerja atau biasa disebut dengan sumber daya manusia (SDM) adalah orang yang melakukan proses produksi. Melakukan pengelolaan terhadap sumber daya alam dengan menggunakan alat yang disesuaikan dengan keterampilannya.

2. Modal

Modal adalah biaya yang digunakan untuk menyiapkan sumber daya alam (bahan baku) dan membiayai gaji (upah) tenaga kerja. Tanpa adanya modal awal maka proses produksi tidak bisa berjalan karena sangat berhubungan dengan terpenuhinya kebutuhan dasar produksi yaitu bahan baku.

3. Sumber Daya Alam

Sumber daya alam (SDA) adalah segala sesuatu yang dikelola menjadi barang jadi atau barang setengah jadi. Bahan produksi bisa didapatkan berupa bahan baku atau bahan setengah jadi yang siap diolah menjadi barang jadi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat. 

4. Keahlian

Keahlian adalah kemampuan yang dimiliki oleh seorang tenaga kerja untuk melakukan proses produksi. Keahlian bisa berupa kemampuan untuk menjalankan alat-alat produksi atau keterampilan tangan yang mampu mengubah sumber daya alam menjadi produk tertentu.

5. Alat

Alat adalah segala sesuatu yang digunakan tenaga kerja untuk menghasilkan sebuah produk. Alat bantu bisa berupa mesin-mesin produksi atau perkakas tertentu untuk menghasilkan produk yang siap dikonsumsi oleh masyarakat.

Fungsi Produksi

Pengertian Produksi - Faktor, Fungsi, Tujuan, dan Jenisnya
Fungsi Produksi

Dari pengertian produksi di atas tampak ada dua jenis fungsi produksi yaitu menciptakan nilai guna dan menambah nilai guna. Penjelasan kedua fungsi produksi tersebut adalah sebagai berikut.

1. Menciptakan Nilai Guna

Produksi berfungsi untuk menciptakan nilai guna suatu barang. Pada awalnya bahan baku tidak memiliki nilai guna atau tidak dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Setelah diproses maka akan menghasilkan nilai guna tertentu yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Nilai guna suatu barang bisa berupa barang jadi yang siap pakai atau barang setengah jadi yang akan digunakan pada industri tingkat lanjut.

2. Menambah Nilai Guna

Kegiatan produksi juga dilakukan untuk menambah nilai guna suatu barang. Jadi pada awalnya sebuah barang sudah memiliki kegunaan tersendiri. Namun barang tersebut masih dikelola untuk menambah nilai guna dari barang tersebut. Menambah nilai guna suatu barang bisa menghilangkan fungsi awal sebuah benda atau menambahka fungsi baru.

Tujuan Produksi

Pengertian Produksi - Faktor, Fungsi, Tujuan, dan Jenisnya
Tujuan Produksi

Pada dasarnya tujuan produksi ada dua yaitu memenuhi kebutuhan masyarakat dan mendapatkan keuntungan dari kegiatan produksi tersebut.

1. Memenuhi Kebutuhan Masyarakat

Produksi bertujuan untuk menghasilkan sebuah barang yang siap pakai. Barang yang dibutuhkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya. 

2. Mencari Keuntungan

Selain dengan tujuan memenuhi kebutuhan masyarakat tentunya sebuah proses produksi juga mengharapkan keuntungan. Sebuah proses produksi biasanya membutuhkan modal. Sehingga setelah barang jadi hasil produksi sudah disalurkan kepada masyarakat (Transaksi jual beli) diharapkan untuk mendapatkan margin keuntungan setelah pengeluaran semua biaya produksi termasuk upah tenaga kerja.

Jenis Produksi

Pengertian Produksi - Faktor, Fungsi, Tujuan, dan Jenisnya
Jenis Produksi

Jenis produksi dapat dilihat cara memanfaatkan sumber daya alam dan juga produk yang dihasilkan dari kegiatan produksi. Berikut ini ada delapan jenis produksi.

1. Produksi Ekstraktif

Produksi ekstraktif adalah proses produksi yang mengambil sesuatu dari dalam tanah. Proses produksi ini tidak melakukan apa-apa terhadap sumber daya alam tersebut, karena biasanya sumber daya alam tersebut sudah siap pakai atau dijual kepada perusahaan tertentu untuk memproduksi barang baru. Sebagai contoh adalah penambangan batu bara.

2. Produksi Agraris

Produksi agraris adalah proses produksi yang bertujuan memanfaatkan sumber daya alam dengan melakukan pengelolaan. Hasil pengelolaan alam tersebut menghasilkan sesuatu yang siap untuk dijual sebagai hasil produksi. Sebagai contoh adalah penanaman jagung yang hasil panennya dijual kepada pedagan atau konsumen secara langsung.

3. Produksi Industri

Produksi industri adalah proses produksi yang mengubah bahan baku menjadi barang jadi atau barang setengah jadi yang siap dipasarkan konsumen atau ke pihak produksi tingkat lanjut. Contoh produksi industri adalah industri makanan yang mengubah jagung menjadi makanan ringan popcorn.

4. Produksi Perdagangan

Produksi perdagangan adalah produksi yang menjadi perantara antara produsen dan konsumen atau produsen dengan pihak industri. Produksi perdagangan contohnya adalah aktivitas pembelian hasil panen dari petani yang dijual kembali kepada pihak industri.

5. Produksi Pengangkutan

Produksi pengangkutan adalah proses produksi yang melayani pemindahan bahan baku dari produsen ke konsumen. Sebagai contohnya adalah pengangkutan barang yang dimiliki oleh petani langsung ke tempat industri, atau pengangkutan barang yang sudah dibeli oleh pedagang dan dipindahkan ke tempat industri.

6. Produksi Jasa

Produksi jasa adalah proses produksi yang menawarkan jasa berupa keahlian tersendiri dalam membantu seseorang menyelesaikan masalah tertentu. Contoh produksi jasa adalah jasa perbaikan kendaraan.

Baca juga: Pengertian Akuntansi - Fungsi, Jenis dan Manfaat.

Demikian pembahasan tentang pengertian produksi, Faktor produksi, Fungsi produksi, Tujuan Produksi, dan fungsi produksi. Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuan terutama dalam bidang bisnis.

Baca Juga