Pengertian SOP, Fungsi, Tujuan, Manfaat, dan Jenisnya
SOP (Standar Operasional Prosedur) merupakan jenis dokumen yang berhubungan dengan prosedur yang dilakukan secara berurutan demi menyelesaikan suatu pekerjaan dengan tujuan untuk memperoleh hasil kerja yang efektif dari para karyawan dengan biaya seminim mungkin. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap tentang pengertian SOP berikut ini.

Jika kamu pernah bekerja di perusahaan, kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah SOP. Istilah yang satu ini digunakan untuk meningkatkan kinerja karyawan yang ada dalam suatu perusahaan. Simak pembahasan lengkap tentang pengertian SOP, fungsi SOP, tujuan SOP, manfaat SOP, dan jenis-jenis SOP berikut ini.

Pengertian SOP

Pengertian SOP, Fungsi, Tujuan, Manfaat, dan Jenisnya
Pengertian SOP

Pengertian SOP adalah jenis dokumen yang berhubungan dengan prosedur yang dilakukan secara berurutan demi menyelesaikan suatu pekerjaan dengan tujuan untuk memperoleh hasil kerja yang efektif dari para karyawan dengan biaya seminim mungkin. Di Indonesia, SOP dikenal sebagai jenis sistem yang sengaja disusun dengan tujuan untuk mempermudah, merapikan, dan menertibkan pekerjaan. Di dalam sistem ini, terdapat urutan proses untuk melakukan pekerjaan dari tahap awal hingga akhir.

Berikut ini adalah pengertian SOP menurut para ahli:

1. Menurut Sailendra (2015)

Pengertian SOP menurut Sailendra adalah panduan yang digunakan untuk memastikan kegiatan operasional perusahaan telah berjalan dengan baik dan lancar.

2. Menurut Moekijat (2008)

SOP merupakan urutan langkah-langkah dalam melaksanakan pekerjaan, di mana langkah-langkah tersebut berkaitan dengan apa yang harus dilakukan, cara melakukan, kapan melakukannya, dan siapa pihak yang harus melakukannya.

3. Menurut Tjipto Atmoko (2011)

Pengertian SOP menurut Tjipto Atmoko adalah pedoman yang digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan fungsi dan alat penilaian kinerja lembaga pemerintahan, berdasarkan sejumlah indikator sesuai dengan tata kerja, prosedur kerja, dan sistem kerja yang berlaku pada unit yang bersangkutan.

4. Menurut Insani (2010)

SOP merupakan dokumen yang di dalamnya berisi rangkaian instruksi tertulis mengenai proses penyelenggaraan administrasi perkantoran, seperti cara melakukan pekerjaan, waktu pelaksanaan, tempat pelaksanaan, dan pihak yang berperan dalam kegiatan tersebut.

Fungsi SOP

Pengertian SOP, Fungsi, Tujuan, Manfaat, dan Jenisnya
Fungsi SOP

Berikut ini adalah fungsi SOP yang perlu kamu ketahui:

1. Memperlancar tugas karyawan yang berada dalam tim ataupun unit kerja.

2. Jika terjadi kesalahan atau penyimpangan, SOP bisa dijadikan sebagai dasar hukum.

3. Lebih mudah untuk mengetahui dan melacak hambatan yang ada dalam suatu pekerjaan.

4. Mengarahkan karyawan agar lebih disiplin dalam bekerja.

5. Sebagai pedoman dalam melakukan pekerjaan rutin yang dilakukan setiap harinya.

Tujuan SOP

Pengertian SOP, Fungsi, Tujuan, Manfaat, dan Jenisnya
Tujuan SOP

Secara umum, SOP sebenarnya bertujuan untuk menjelaskan rincian atau standar tetap mengenai kegiatan pekerjaan yang dilakukan secara berulang dalam suatu perusahaan atau organisasi. Kendati demikian, menurut Indah Puji (2014), SOP sebenarnya memiliki banyak tujuan, antara lain sebagai berikut:

1. Untuk mempertahankan konsistensi karyawan dalam menjalankan kegiatan atau pekerjaan tertentu (penampilan, kinerja, dan lain sebagainya).

2. Sebagai pedoman bagi karyawan dan supervisor dalam melaksanakan kegiatan tertentu.

3. Untuk mencegah terjadinya keraguan, kesalahan, kegagalan, duplikasi, ataupun pemborosan saat melakukan kegiatan atau pekerjaan.

4. Sebagai parameter untuk menilai kualitas pelayanan.

5. Menjamin penggunaan sumber daya dan tenaga kerja yang efektif dan efisien.

6. Menjelaskan alur tugas, wewenang, dan tanggung jawab yang dimiliki oleh petugas tertentu.

7. Jika terjadi kesalahan atau dugaan malpraktek, SOP biasanya akan dijadikan sebagai dokumen untuk menjelaskan dan menilai pelaksanaan proses kerja. SOP bersifat melindungi perusahaan dan karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut.

8. Sebagai dokumen yang digunakan untuk proses pelatihan.

9. Sebagai dokumen bersejarah jika telah dibuat revisi SOP yang baru.

Baca Juga: Pengertian Rumusan Masalah, Ciri, Fungsi, Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan, Jenis, dan Contohnya.

Manfaat SOP

Pengertian SOP, Fungsi, Tujuan, Manfaat, dan Jenisnya
Manfaat SOP

Adapun manfaat SOP adalah sebagai berikut:

1. Mengurangi terjadinya kesalahan dan kelalaian karena sudah ada standarisasi cara untuk menyelesaikan pekerjaan tertentu.

2. Karyawan akan lebih mandiri dalam melakukan pekerjaannya.

3. Adanya SOP akan meningkatkan akuntabilitas perusahaan.

4. Menciptakan ukuran standar kinerja karyawan.SOP akan membantu karyawan agar bisa memperbaiki kinerjanya serta membantu pemimpin dalam mengevaluasi pekerjaan yang telah dilakukan karyawan.

5. Sebagai bahan training yang bisa membantu pegawai baru dalam melakukan pekerjaannya.

6. Sebagai pedoman bagi karyawan dalam melakukan tugas sehari-hari.

7. Menghindari terjadinya tumpang tindih saat karyawan melakukan suatu tugas atau pekerjaan.

8. Mendeteksi kesalahan prosedural yang terjadi dalam suatu organisasi, serta memastikan kegiatan operasional perusahaan tetap berjalan dalam berbagai kondisi.

Jenis-Jenis SOP

Pengertian SOP, Fungsi, Tujuan, Manfaat, dan Jenisnya
Jenis-Jenis SOP

Ada berbagai jenis SOP jika dilihat dari berbagai sudut pandang:

1. Berdasarkan sifat kegiatan

Berdasarkan sifat kegiatannya, SOP dibedakan menjadi dua jenis:

  • SOP Teknis

SOP Teknis merupakan prosedur standar yang memuat rincian kegiatan yang dilakukan oleh satu orang pelaksana dengan satu peran atau jabatan.

  • SOP Administratif

SOP Administratif merupakan prosedur standar yang sifatnya umum. Prosedur ini tidak menjelaskan kegiatan secara rinci. Selain itu, kegiatan yang disebutkan dalam prosedur dilakukan lebih dari satu orang pelaksana dengan lebih dari satu peran atau jabatan.

2. Menurut cakupan dan besaran kegiatan

Menurut cakupan dan besaran kegiatan, SOP dibagi menjadi dua jenis:

  • SOP Mikro

SOP Mikro merupakan bagian dari SOP Makro. Dengan kata lain, kegiatannya merupakan bagian dari kegiatan SOP Makro yang lebih besar cakupannya.

  • SOP Makro

SOP Makro merupakan kumpulan dari beberapa SOP Mikro yang membentuk serangkaian kegiatan.

3. Menurut cakupan dan kelengkapan kegiatan

Menurut cakupan dan kelengkapan kegiatan, SOP dibedakan menjadi dua jenis:

  • SOP Final

SOP Final merupakan jenis SOP yang kegiatannya berfungsi untuk menghasilkan produk utama yang paling akhir (final).

  • SOP Parsial

SOP Parsial merupakan jenis SOP yang kegiatannya belum menghasilkan produk utama yang paling akhir.

4. Menurut cakupan dan jenis kegiatan

Menurut cakupan dan jenis kegiatan, SOP dikelompokkan menjadi dua jenis:

  • SOP Generik (Umum)

SOP Generik memiliki sifat dan muatan kegiatan yang relatif sama, mulai dari tahap kegiatan hingga tahap pelaksanaannya.

  • SOP Spesifik (Khusus)

SOP Spesifik merupakan jenis SOP yang sifat dan muatan kegiatannya relatif berbeda, mulai dari jenis kegiatan, prosedur, pihak pelaksana, hingga tempat SOP tersebut dilaksanakan.

Demikianlah pembahasan lengkap tentang pengertian SOP, fungsi SOP, tujuan SOP, manfaat SOP, dan jenis-jenis SOP yang perlu kamu ketahui. Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuanmu, khususnya mengenai SOP.

Baca Juga