Pengertian Pembangunan, Ciri, Konsep, Teori, Tujuan, dan Contohnya
Pembangunan merupakan usaha perubahan atau pertumbuhan yang direncanakan dan dilakukan secara sadar oleh negara atau pemerintah, dalam rangka membina bangsa menuju modernitas. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap tentang pengertian pembangunan berikut ini.

Sebagai negara berkembang, Indonesia tentunya sangat membutuhkan pembangunan agar bisa berubah menjadi negara yang maju. Biasanya istilah pembangunan ini dikaitkan dengan bidang ekonomi. Kendati demikian, pembangunan juga sering dikaitkan dengan perubahan ke arah yang lebih baik atau perubahan dari hal lama menuju hal baru. Lantas apa itu pengertian pembangunan yang sebenarnya? Simak pembahasan lengkap tentang pengertian pembangunan, ciri, konsep, teori, tujuan, dan contoh pembangunan berikut ini.

Pengertian Pembangunan

Pengertian Pembangunan, Ciri, Konsep, Teori, Tujuan, dan Contohnya
Pengertian Pembangunan

1. Menurut Nugroho dan Rochmin Dahuri (2004)

Pengertian pembangunan adalah upaya terkoordinasi yang dilakukan untuk menghasilkan alternatif yang sah kepada setiap warga negara dalam rangka mencapai atau memenuhi aspirasinya yang paling manusiawi.

2. Menurut Siagian (1994)

Pengertian pembangunan menurut Siagian adalah usaha perubahan atau pertumbuhan yang direncanakan dan dilakukan secara sadar oleh negara atau pemerintah, dalam rangka membina bangsa menuju modernitas.

3. Menurut Alexander (1994)

Pembangunan merupakan proses perubahan yang meliputi seluruh sistem sosial, seperti sistem politik, ekonomi, pertahanan, pendidikan, teknologi, infrastruktur, budaya, dan lain sebagainya.

4. Menurut Portes (1976)

Pengertian pembangunan menurut Portes adalah transformasi dari segi ekonomi, sosial, dan juga budaya. Pembangunan juga bisa diartikan sebagai proses perubahan yang sengaja dilakukan untuk memperbaiki sejumlah aspek kehidupan masyarakat.

5. Menurut Sukirno (1995)

Pembangunan adalah usaha atau proses yang mengakibatkan pendapatan per kapita masyarakat mengalami kenaikan dalam jangka panjang.

Ciri-Ciri Pembangunan

Pengertian Pembangunan, Ciri, Konsep, Teori, Tujuan, dan Contohnya
Ciri-Ciri Pembangunan

Berikut ini adalah beberapa ciri dari pembangunan yang baik, yaitu:

1. Memjamin pemerataan dan keadilan. Dalam melakukan pembangunan, sebaiknya dilandasi oleh pemerataan pembagian sumber lahan dan faktor distribusi, pemerataan kesempatan bagi kaum wanita, serta pemerataan ekonomi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

2. Menghargai keanekaragaman hayati. Keanekaragaman hayati termasuk dasar dari tata lingkungan. Karena itulah, pemerintah tidak boleh sembarangan dalam melakukan pembangunan, apalagi sampai merusak keanekaragaman hayati yang ada di sekitarnya.

3. Menggunakan pendekatan yang integratif. Dengan menggunakan pendekatan tersebut, maka manusia akan memiliki hubungan yang kompleks dengan lingkungan, baik untuk masa kini ataupun masa mendatang.

4. Menggunakan pendekatan jangka panjang dalam hal penggunaan sumber daya yang bisa mendukung pembangunan. Jika hal ini dilakukan, sumber daya bisa dimanfaatkan manusia secara berkelanjutan.

Konsep Pembangunan

Pengertian Pembangunan, Ciri, Konsep, Teori, Tujuan, dan Contohnya
Konsep Pembangunan

Konsep pembangunan biasanya dikembangkan dari masa ke masa agar pemerintah bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurut Imam Nazeni, konsep pembangunan sebenarnya sama seperti perangkat komputer yang harus memiliki sejumlah komponen penting, seperti:

1. Perangkat keras

Perangkat keras yang diperlukan untuk melakukan pembangunan adalah tenaga kerja, dana, material, basis usaha, waktu, dan lain sebagainya.

2. Perangkat lunak

Sedangkan perangkat lunak yang diperlukan untuk melakukan pembangunan yaitu ilmu, kemampuan atau keahlian, peraturan pemerintah, teknologi, informasi, moral, dan lain-lain.

Baca Juga: Pengertian Kurikulum, Komponen, Fungsi, dan Manfaatnya.

Teori Pembangunan

Pengertian Pembangunan, Ciri, Konsep, Teori, Tujuan, dan Contohnya
Teori Pembangunan

Konsep pembangunan berkaitan erat dengan teori pembangunan yang dikemukakan oleh para ahli. Berikut ini adalah beberapa jenis teori pembangunan yang perlu kamu ketahui:

1. Teori Pembangunan Adam Smith

Teori ini sering disebut sebagai Teori Hukum Alam. Teori ini percaya dengan berlakunya doktrin hukum alam dalam persoalan ekonomi, sehingga menyarankan kebijakan pasar bebas. Selain itu, teori ini juga percaya kalau pasar persaingan sempurna merupakan mekanisme menuju keseimbangan, yang bisa meningkatkan kesejahteraan nasional.

2. Teori Pembangunan Ricardian

Teori yang dibuat oleh David Richardo ini berisi tentang hubungan antara tiga kelompok ekonomi, yaitu tuan tanah, kapitalis, dan kaum buruh. Menurut teori ini, seluruh pendapatan nasional akan didapatkan oleh tiga kelompok tersebut dalam bentuk uang sewa, laba, dan juga upah.

3. Teori Pembangunan Malthus

Menurut Thomas Robert Malthus, proses pembangunan ekonomi tidak berlangsung dengan sendirinya, melainkan membutuhkan sejumlah usaha yang konsisten dari pihak masyarakat. Dengan demikian, proses pembangunan sebenarnya berorientasi pada proses naik turunnya aktivitas ekonomi.

4. Teori Pembangunan Mill

Menurut John Stuart Mill, pembangunan ekonomi melibatkan sejumlah komponen, seperti tenaga kerja, modal, dan tanah. Kesejahteraan akan meningkat bila faktor seperti tanah dan modal bisa meningkatkan produksi lebih cepat daripada yang dilakukan oleh tenaga kerja.

5. Teori Pembangunan Schumpeter

Menurut Joseph Alois Schumpeter, pembangunan merupakan perubahan yang dilakukan secara spontan dan terputus-putus, mulai dari tahap produksi barang, penawaran, permintaan, keuntungan, tabungan, dan tingkat suku bunga.

6. Teori Pembangunan Rostow

Menurut Rostow, pembangunan ekonomi dibedakan menjadi lima tahap, yaitu masyarakat tradisional, prasyarat untuk tinggal landas, tinggal landas, dewasa, dan masa konsumsi massal.

Tujuan Pembangunan

Menurut pembukaan UUD 1945, tujuan pembangunan secara umum adalah sebagai berikut: melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan perdamaian abadi dan juga keadilan sosial.

Dengan demikian, bisa dikatakan kalau tujuan pembangunan bukan hanya untuk meraih tujuan fisik saja. Tapi juga untuk meraih tujuan pembangunan non-fisik, seperti perlindungan, kecerdasan, kesejahteraan, dan perdamaian dunia.

Contoh Pembangunan

Pengertian Pembangunan, Ciri, Konsep, Teori, Tujuan, dan Contohnya
Contoh Pembangunan

Berikut ini adalah beberapa contoh pembangunan, antara lain sebagai berikut:

1. Membeli, menggunakan dan meningkatkan kualitas produk dalam negeri agar tidak kalah saing dengan produk luar negeri.

2. Tidak terpengaruhi oleh kebudayaan asing yang berdampak negatif bagi masyarakat Indonesia, seperti mabuk-mabukan, ngebut di jalan, dan lain sebagainya.

3. Pembangunan jangka panjang, contohnya seperti mendirikan bangunan atau membuat jalan yang ditargetkan selesai dalam kurun waktu beberapa tahun.

Demikianlah pembahasan lengkap tentang pengertian pembangunan, ciri, konsep, teori, tujuan, dan contoh pembangunan yang perlu kamu ketahui. Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuanmu, khususnya mengenai pembangunan.

Baca Juga