PT - Pengertian, Ciri, Kelebihan, Kekurangan, Jenis, Syarat dan Cara Mendirikan PT
Perseroan Terbatas (PT) merupakan suatu bentuk perusahaan di mana modalnya bersumber dari saham, dan juga tanggung jawab yang dipegang oleh para pemegang saham terbatas sesuai dengan jumlah saham yang ia miliki. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap tentang pengertian, ciri, kelebihan, kekurangan, jenis, syarat dan cara mendirikan PT berikut ini.

Ada banyak sekali perusahaan di sekitar kita. Kebanyakan dari perusahaan tersebut berbentuk perseroan terbatas (PT). Simak pembahasan lengkap tentang pengertian, ciri, kelebihan, kekurangan, jenis, syarat dan cara mendirikan PT berikut ini.

Pengertian PT

PT - Pengertian, Ciri, Kelebihan, Kekurangan, Jenis, Syarat dan Cara Mendirikan PT
Pengertian PT

Perseroan Terbatas, atau yang dikenal dengan istilah PT, merupakan suatu bentuk perusahaan di mana modalnya bersumber dari saham, dan juga tanggung jawab yang dipegang oleh para pemegang saham terbatas sesuai dengan jumlah saham yang ia miliki.

Ciri-Ciri PT

PT - Pengertian, Ciri, Kelebihan, Kekurangan, Jenis, Syarat dan Cara Mendirikan PT
Ciri-Ciri PT

Dalam KUHD, dijelaskan kalau suatu badan usaha bisa disebut sebagai PT bila memiliki beberapa ciri sebagai berikut:

1. Berbentuk badan hukum, di mana kekayaan milik perusahaan terpisah dari kekayaan pribadi masing-masing pemegang saham.

2. Tanggung jawab pemegang saham terbatas sesuai dengan jumlah nominal saham yang ia miliki.

3. Kekuasaan tertingginya adalah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Rapat ini memiliki wewenang untuk mengangkat atau memberhentikan Komisaris dan Direksi, berhak menetapkan kebijakan perusahaan, menetapkan hal-hal yang belum ditetapkan dalam Anggaran Dasar, dan lain sebagainya.

4. Terdapat Komisaris dan Direksi yang bertugas sesuai dengan Anggaran Dasar atau hasil keputusan RUPS.

5. Melakukan kegiatan usaha. Sebagai suatu bentuk badan usaha, PT tentu saja harus menjalankan kegiatan usaha. PT bahkan wajib menyelenggarakan pembukuan.

Kelebihan PT

PT - Pengertian, Ciri, Kelebihan, Kekurangan, Jenis, Syarat dan Cara Mendirikan PT
Kelebihan PT

Berikut ini adalah beberapa kelebihan yang dimiliki badan usaha PT:

1. Pemegang saham memiliki tanggung jawab terbatas, sesuai dengan jumlah saham yang ia miliki.

2. Kelangsungan hidup perusahaan terjamin secara berkelanjutan.

3. Terdapat pemisahan yang jelas antara pengurus perusahaan dengan pemilik perusahaan.

4. Tidak terlalu sulit untuk mengambil alih kepemilikan perusahaan.

5. Lebih mudah untuk mendapatkan modal perusahaan, caranya melalui obligasi dan penjualan saham.

Kekurangan PT

Selain kelebihan, tentu saja PT juga memiliki kekurangan tersendiri. Berikut ini adalah beberapa kekurangan yang dimiliki badan usaha PT:

1. Biaya yang dibutuhkan tergolong besar.

2. Sulit untuk mendirikan PT. Untuk mendirikan sebuah PT, kamu membutuhkan akta notaris dan juga izin khusus untuk usaha tertentu.

3. Laba bersih yang dibagikan kepada para pemegang saham akan dikenai pajak (pajak pendapatan). Hal ini terjadi karena PT merupakan subjek pajak tersendiri.

4. Rahasia perusahaan lebih mudah bocor karena bisa diakses secara umum.

5. Bisa saja terjadi nepotisme karena pimpinan perusahaan dipilih oleh pemegang saham terbesar.

Baca Juga: Autis - Pengertian, Penyebab, Gejala dan Cara Mengobatinya.

Jenis-Jenis PT

PT - Pengertian, Ciri, Kelebihan, Kekurangan, Jenis, Syarat dan Cara Mendirikan PT
Jenis-Jenis PT

Secara umum, PT dikelompokkan menjadi tiga jenis yaitu:

1. PT Terbuka

PT Terbuka merupakan jenis PT yang menjual saham kepada masyarakat umum melalui bursa, dalam rangka membentuk PT yang go-public.

2. PT Tertutup

PT Tertutup merupakan jenis PT yang tidak memperjualbelikan saham kepada masyarakat umum. Hanya orang-orang tertentu yang bisa membeli saham dari perusahaan tersebut.

3. PT Kosong

PT Kosong merupakan jenis PT yang telah mendapat izin usaha, tapi malah tidak melakukan kegiatan usaha apapun.

Syarat Mendirikan PT

Berikut ini adalah syarat-syarat mendirikan PT yang perlu kamu ketahui:

1. Syarat Umum

  • Fotokopi KTP para pemegang saham dan pengurus (minimal dua orang)
  • Fotokopi KK penanggung jawab
  • Nomor NPWP penanggung jawab
  • 2 lembar foto penanggung jawab (ukuran 3x4 warna)
  • Fotokopi PBB tahun terakhir
  • Fotokopi surat kontrak / bukti kepemilikan tempat usaha
  • Surat keterangan domisili dari pengelola gedung jika lokasi tempat usaha berada di gedung perkantoran
  • Surat keterangan RT / RW (untuk perusahaan di luar Jakarta yang berlokasi di lingkungan perumahan).
  • Lokasi tempat usaha berada di wilayah perkantoran atau tidak berada di daerah permukiman
  • Membuat BPJS Ketenagakerjaan untuk PT
  • Siap disurvei.

2. Syarat Formal (Menurut Undang-Undang No. 40 Tahun 2007)

Didirikan oleh minimal 2 orang atau lebih
Memiliki akta notaris yang berbahasa Indonesia

  • Setiap pendiri harus memiliki bagian atas saham
  • Akta pendirian harus disahkan oleh Menteri Kehakiman dan diumumkan dalam BNRI
  • Modal awal minimal 50 juta rupiah dan modal disetor minimal 25% dari modal awal
  • Terdapat minimal satu orang direktur dan satu orang komisaris
  • Pemegang saham harus WNI atau badan hukum yang didirikan menurut hukum Indonesia (kecuali PT PMA / PT Penanaman Modal Asing).

Cara Mendirikan PT

PT - Pengertian, Ciri, Kelebihan, Kekurangan, Jenis, Syarat dan Cara Mendirikan PT
Cara Mendirikan PT

Adapun cara mendirikan PT adalah sebagai berikut:

1. Siapkan Data

Data yang perlu disiapkan antara lain nama PT, lokasi PT, maksud dan tujuan didirikan PT, struktur permodalan PT, serta data pengurus PT.

2. Buat Akta Pendirian di Notaris

Setelah menyiapkan data, buatlah akta pendirian PT di notaris. Setelah akta dibuat, semua pendiri PT akan diminta untuk memberikan tanda tangan di hadapan notaris.

3. Pengesahan SK oleh Menteri Hukum dan HAM

Setelah akta pendirian PT selesai dibuat, notaris akan mengajukan pengesahan PT kepada Menteri Hukum dan HAM. Nantinya Menteri akan memberikan Surat Keputusan pengesahan badan hukum PT, sehingga bukti kalau PT tersebut telah diakui oleh negara.

4. Mengurus Domisili Kelurahan

Izin domisili yang dikeluarkan oleh Kelurahan ini menerangkan lokasi tempat didirikannya sebuah PT, jenis usaha dan juga jumlah tenaga kerja. Untuk mengurusnya, dibutuhkan surat pengantar RT dan RW, KTP pemilik, serta akta notaris pendirian PT. Izin ini hanya berlaku selama satu tahun dan bisa diperpanjang.

5. Mengurus NPWP

Untuk mendirikan PT, kamu juga perlu mengurus NPWP di kantor pajak. NPWP adalah nomor yang diberikan pada setiap wajib pajak, yang berguna sebagai tanda identitas wajib pajak untuk melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya. NPWP terdiri dari 15 digit angka.

6. Mengurus Izin Usaha

Sebelum melakukan kegiatan usaha, sebuah perusahaan harus memiliki izin usaha terlebih dahulu. Contohnya adalah SIUP. SIUP merupakan surat izin yang berguna untuk melakukan usaha perdagangan.

7. Mengurus TDP

TDP merupakan daftar catatan resmi yang wajib didaftarkan oleh setiap perusahaan dan kemudian disahkan oleh petugas yang berwenang.

Baca Juga