Pengertian Obligasi, Keuntungan, Pihak yang Menerbitkan, dan Jenis-Jenisnya
Obligasi adalah surat berharga yang di dalamnya terdapat pengakuan atas hutang oleh penerbit obligasi kepada investor atau pihak yang memberikan pinjaman. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap tentang pengertian obligasi berikut ini.

Ada banyak sekali cara untuk berinvestasi di era modern ini. Salah satunya adalah dengan membeli obligasi demi mendapatkan bunga dan juga keuntungan lainnya. Simak pembahasan lengkap tentang pengertian obligasi, keuntungan obligasi, pihak yang menerbitkan obligasi, dan jenis-jenis obligasi berikut ini.

Pengertian Obligasi

Pengertian Obligasi, Keuntungan, Pihak yang Menerbitkan, dan Jenis-Jenisnya
Pengertian Obligasi

Obligasi adalah surat berharga yang di dalamnya terdapat pengakuan atas hutang oleh penerbit obligasi kepada investor atau pihak yang memberikan pinjaman. Obligasi juga bisa diartikan sebagai kontrak antara investor dengan perusahaan penerbit obligasi yang menyatakan bahwa investor telah meminjamkan sejumlah dana kepada perusahaan penerbit obligasi. Berikut ini adalah pengertian obligasi menurut para ahli:

1. Menurut Berk (2007)

Pengertan obligasi menurut Berk adalah surat berharga yang dijual perusahaan demi mendapatkan dana dari investor dengan cara memberikan kompensasi berupa bunga yang dibayarkan sesuai perjanjian awal.

2. Menurut Fahmi (2013)

Pengertian obligasi menurut Fahmi adalah surat berharga yang di dalamnya terdapat sejumlah hal yang menjelaskan nilai nominal, tingkat suku bunga, nama penerbit, jangka waktu, dan juga ketentuan lain yang sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku, serta dijual kepada masyarakat (publik).

3. Menurut Tandelilin (2010)

Pengertian obligasi menurut Tandelilin adalah sekuritas yang berisi janji untuk melakukan pembayaran sesuai jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya.

4. Menurut Pratomo dan Nugraha (2009)

Pengertian obligasi menurut Pratomo dan Nugraha adalah surat hutang dengan jangka waktu lebih dari 1 tahun, yang memiliki tingkat suku bunga tertentu, yang diterbitkan oleh pemerintah atau perusahaan dengan tujuan untuk memperoleh dana dari masyarakat yang nantinya akan digunakan untuk anggaran pemerintah atau kegiatan perusahaan.

Keuntungan Obligasi

Pengertian Obligasi, Keuntungan, Pihak yang Menerbitkan, dan Jenis-Jenisnya
Keuntungan Obligasi

Obligasi akan memberikan keuntungan kepada perusahaan ataupun investor. Bagi perusahaan, menjual obligasi itu menguntungkan karena perusahaan mendapatkan dana yang bisa digunakan untuk kegiatan operasional atau ekspansi perusahaan. Berikut ini adalah beberapa keuntungan obligasi di mata perusahaan, yang menyebabkan pihak manajemen lebih suka menerbitkan obligasi daripada saham:

1. Penerbitan obligasi tidak akan mengganggu hak pengendalian pemegang saham karena status dari pemegang obligasi adalah kreditur. Pemegang obligasi tak memiliki hak suara dalam perusahaan.

2. Obligasi dapat menghemat pajak. Bunga obligasi merupakan beban perusahaan yang dapat menjadi pengurang pajak.

3. Earning Per Share (EPS) lebih tinggi karena tak terdapat penerbitan saham baru.

Sedangkan keuntungan obligasi bagi pihak investor antara lain sebagai berikut:

1. Bunga

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, investor akan mendapat keuntungan berupa bunga. Bunga tersebut biasanya disebut dengan istilah kupon obligasi. Kupon obligasi dibedakan menjadi dua jenis, yaitu kupon tetap (fixed coupon) dan kupon mengambang (floating coupon). Pada umumnya, kupon obligasi lebih tinggi daripada bunga deposito bank. Perusahaan yang mengeluarkan obligasi wajib memberikan bunga kepada pemilik obligasi karena pada dasarnya obligasi merupakan surat hutang. Kendati demikian, ada kasus tertentu di mana obligasi tak memberikan keuntungan berupa bunga.

2. Mudah untuk diperjualbelikan

Obligasi mudah untuk diperjualbelikan di pasar sekunder, di Bursa Efek Indonesia (BEI), ataupun di luar BEI.

3. Capital Gain

Capital gain adalah keuntungan yang diperoleh investor dari selisih harga jual dan harga beli obligasi. Sebagai contoh harga obligasi awal adalah 100%. Ketika obligasi tersebut ingin dijual, harganya mengalami kenaikan menjadi 120%. Dengan demikian, jika obligasi tersebut dijual, maka pemilik obligasi akan mendapat keuntungan sebesar 20%.

4. Dijadikan Agunan

Tahukan kamu, obligasi juga bisa dijadikan agunan seperti obligasi negara.

5. Aman

Obligasi merupakan jenis investasi yang aman karena pembayaran bunga dan pokok pinjamannya telah diatur dalam Undang-Undang.

Pihak Yang Menerbitkan Obligasi

Pengertian Obligasi, Keuntungan, Pihak yang Menerbitkan, dan Jenis-Jenisnya
Pihak Yang Menerbitkan Obligasi

Pada umumnya, pihak yang menerbitkan obligasi adalah pihak yang membutuhkan uang. Karena itulah, mereka berhutang. Berikut ini adalah beberapa pihak yang biasanya menerbitkan obligasi:

1. Pemerintah.

2. Lembaga suprasional. Contohnya seperti Bank Investasi Eropa.

3. Lembaga pemerintahan, biasanya disebut dengan istilah agency bonds.

4. Sub-sovereign. Di Indonesia, umumnya disebut dengan SUN (Surat Utang Negara).

5. Perusahaan swasta.

6. Special Purpose Vehicles. Perusahaan ini menerbitkan obligasi dengan tujuan khusus yakni untuk menguasai aset tertentu.

Baca Juga: Pengertian Litosfer, Fungsi, Pembagian, Komposisi, dan Macam-Macam Batuan Penyusunnya.

Jenis-Jenis Obligasi

Pengertian Obligasi, Keuntungan, Pihak yang Menerbitkan, dan Jenis-Jenisnya
Jenis-Jenis Obligasi

Di Indonesia, ada beberapa jenis obligasi. Beberapa jenis obligasi yang sering diterbitkan oleh pemerintah Indonesia adalah sebagai berikut:

1. Obligasi Rekap, merupakan jenis obligasi yang bertujuan untuk program rekapilitasi perbankan.

2. Obligasi Ritel Indonesia. Obligasi ini bertujuan untuk menutup defisit APBN. Nominalnya kecil agar bisa dibeli secara ritel.

3. Surat Utang Negara. Obligasi ini memiliki tujuan yang sama dengan Obligasi Ritel Indonesia, yakni menutup defisit APBN.

4. Sukuk atau Obligasi Syariah. Hampir sama seperti Surat Utang Negara, akan tetapi obligasi ini berdasarkan prinsip syariah.

Sedangkan jenis-jenis obligasi yang diterbitkan perusahaan swasta adalah sebagai berikut:

1. Secure and Unsecured Bonds

Secure bond adalah jenis obligasi yang memiliki jaminan berupa aset perusahaan tertentu seperti pabrik, gedung, atau tanah. Sedangkan unsecured bond adalah jenis obligasi yang diterbitkan dengan kredit umum oleh perusahaan penerbit.

2. Term and Serial Bonds

Term bond merupakan obligasi yang mempunyai jangka waktu spesifik di masa mendatang. Sedangkan serial bond adalah jenis obligasi yang dibayar dengan cara mencicil.

3. Registered and Bearer Bonds

Pengertian Obligasi, Keuntungan, Pihak yang Menerbitkan, dan Jenis-Jenisnya
Registered Bond

Registered Bond merupakan obligasi yang memakai nama pemiliknya. Sedangkan bearer bond merupakan obligasi yang didaftarkan. Pemegang bearer bond harus menggunakan kupon obligasi agar bisa mendapatkan pembayaran bunga.

4. Convertible and Callable Bond

Convertible bond merupakan obligasi yang dapat dikonversi menjadi saham biasa. Sedangkan callable bond merupakan jenis obligasi yang bisa ditarik dalam jumlah tertentu sebelum melewati tanggal jatuh tempo.

Demikianlah pembahasan lengkap tentang pengertian obligasi, keuntungan obligasi, pihak yang menerbitkan obligasi, dan jenis-jenis obligasi yang perlu kamu ketahui. Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuanmu, khususnya mengenai obligasi.

Baca Juga