Norma Kesusilaan - Pengertian, Ciri, Tujuan, Manfaat dan Contohnya
Norma kesusilaan merupakan peraturan sosial yang berasal dari hati nurani manusia yang kemudian menghasilkan akhlak pada diri seseorang. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap tentang pengertian, ciri, tujuan, manfaat dan contoh norma kesusilaan berikut ini.

Norma kesusilaan termasuk salah satu norma yang ada dalam kehidupan masyarakat. Norma ini tidak memiliki sanksi yang tegas seperti norma hukum. Kendati demikian, orang yang melanggar norma kesusilaan tetap akan mendapatkan sanksi. Biasanya sanksi yang didapat bersifat individual berupa rasa malu. Simak pembahasan lengkap tentang pengertian, ciri, tujuan, manfaat dan contoh norma kesusilaan berikut ini.

Pengertian Norma Kesusilaan

Norma Kesusilaan - Pengertian, Ciri, Tujuan, Manfaat dan Contohnya
Pengertian Norma Kesusilaan

Norma kesusilaan terdiri dari dua kata, yaitu norma dan kesusilaan. Norma berasal dari bahasa latin "norma" yang berarti pengikut / siku-siku (sebuah alat yang biasanya digunakan oleh tukang kayu). Dari sinilah, kita mengartikan norma sebagai aturan atau pedoman yang bisa dipakai untuk mengatur / mengukur sesuatu. Norma membantu kita dalam menilai sebuah perbuatan, apakah itu kebaikan atau justru kejahatan.

Sedangkan kesusilaan berasal dari kata "susila". Dalam bahasa Sansekerta, su artinya baik dan sila artinya sikap / peraturan hidup. Dengan demikian, norma kesusilaan bisa diartikan sebagai peraturan sosial yang berasal dari hati nurani manusia yang kemudian menghasilkan akhlak pada diri seseorang.

Ciri-Ciri Norma Kesusilaan

Norma Kesusilaan - Pengertian, Ciri, Tujuan, Manfaat dan Contohnya
Ciri-Ciri Norma Kesusilaan

Berikut ini adalah beberapa ciri norma kesusilaan yang perlu kamu ketahui:

1. Berasal dari hati nurani

2. Bersifat lokal dan tidak abadi

Alasannya karena suatu masyarakat bisa saja memiliki norma kesusilaan yang berbeda dengan masyarakat.

3. Orang yang melanggar akan mendapat sanksi yang bersifat individual

Seperti bentuk pengucilan secara fisik (dipenjara, diusir), ataupun penyesalan batin (rasa malu, gelisah, menyesal karena mengingkari hati nurani, dsb).

Tujuan Dan Manfaat Norma Kesusilaan

Norma Kesusilaan - Pengertian, Ciri, Tujuan, Manfaat dan Contohnya
Tujuan Dan Manfaat Norma Kesusilaan

Norma kesusilaan bertujuan agar setiap manusia memiliki nilai-nilai kemanusiaan dan sifat kesusilaan yang tinggi. Sedangkan manfaat yang dimiliki norma kesusilaan yaitu membantu seseorang agar bisa membedakan mana hal yang baik dan mana hal yang buruk. Tak hanya itu saja, norma kesusilaan juga memberi petunjuk kepada kita tentang bagaimana cara bersikap, cara bertingkah laku dan cara mengambil keputusan.

Baca Juga: Etika Bisnis - Pengertian, Tujuan, Manfaat, Prinsip dan Contohnya.

Contoh Norma Kesusilaan

Norma Kesusilaan - Pengertian, Ciri, Tujuan, Manfaat dan Contohnya
Contoh Norma Kesusilaan

Untuk lebih memahami apa yang dimaksud dengan norma kesusilaan, simak beberapa contoh norma kesusilaan berikut ini:

1. Bersikap Dan Bertingkah Laku Jujur

Contoh dari sikap dan perilaku yang jujur bukan hanya sekedar tidak berkata bohong. Masih banyak contoh lain seperti ketika menemukan dompet milik orang lain di jalanan, janganlah tergiur untuk mengambil isi dompetnya. Lebih baik pergi ke kantor polisi untuk melapor, agar dompet tersebut bisa segera kembali ke tangan pemiliknya.

2. Meminta Maaf Jika Melakukan Kesalahan

Jika berbuat kesalahan, segeralah meminta maaf. Hal ini termasuk salah satu contoh norma kesusilaan. Jangan bersikap seperti pecundang yang sengaja lari dari kesalahan, apalagi menyalahkan orang lain atas kesalahan yang kamu perbuat. Meminta maaf tidak akan membuatmu rugi apa-apa. Kamu justru akan terlatih menjadi pribadi dewasa yang bertanggung jawab dan dapat dipercaya.

3. Berpakaian Sesuai Dengan Situasi

Norma kesusilaan juga mengatur cara berpakaian kita. Sebaiknya gaya berpakaian kita disesuaikan dengan situasi, waktu dan tempat acara yang akan kita hadiri. Jangan berpakaian dengan cara yang sembarangan. Hal ini hanya akan membuatmu dicap aneh dan menjadi pusat perhatian publik.

4. Berbicara Hal-Hal Yang Baik

Meski terkesan sepele, berbicara ternyata memberikan dampak dalam kehidupan kita. Karena itulah, ada baiknya jika kita menjaga perkataan yang keluar dari mulut kita. Jangan berbicara kasar atau hal-hal negatif tentang orang lain. Lebih baik bicarakan hal yang baik. Namun jika memang tidak ada hal baik yang bisa dibicarakan, sebaiknya kamu diam saja.

5. Menghormati Dan Menghargai Orang Lain

Norma kesusilaan juga mengatur cara manusia dalam bergaul. Kita harus menghormati orang yang lebih tua, dan menghargai orang yang lebih muda. Jika hal ini dilakukan, tentu saja akan tercipta kedamaian dalam hati kita.

6. Jangan Mengambil Hak Orang Lain

Manusia merupakan makhluk sosial yang setiap harinya berinteraksi dengan orang lain. Nah, terkadang kita tergoda untuk mengambil hak orang lain demi kepentingan pribadi. Jika kamu sering mengalaminya, segera lupakan. Ingatlah kalau perbuatan mengambil hak orang ini tidak pantas untuk dilakukan dan akan sangat merugikan orang lain.

7. Jangan Memfitnah Orang Yang Tidak Bersalah

Norma Kesusilaan - Pengertian, Ciri, Tujuan, Manfaat dan Contohnya
Jangan Memfitnah Orang Yang Tidak Bersalah

Banyak sekali orang yang suka memfitnah orang lain dalam hidup bermasyarakat. Terlebih tidak ada aturan hukum yang memberikan sanksi kepada para pelakunya. Namun biasanya, orang yang suka memfitnah ini akan merasa malu sendiri ketika nanti mengetahui kebenarannya.

8. Jangan Berzina

Berzina termasuk salah satu contoh kasus pelanggaran norma agama dan norma kesusilaan. Di negara lain, berzina ada yang dilegalkan atas nama pergaulan bebas. Namun, di Indonesia hal ini jelas-jelas melanggar norma kesusilaan. Jika ketahuan oleh warga sekitar, mereka biasanya akan dipermalukan dan dipaksa untuk menikah secepatnya.

9. Tidak Mau Menolong Orang Lain

Sebenarnya menolong orang lain merupakan kewajiban manusia terhadap sesama. Namun masih banyak orang yang cuek dan enggan untuk menolong orang lain. Hal ini akan membuatnya dicap sebagai orang yang pelit dan sombong. Jika nantinya orang tersebut memerlukan pertolongan, biasanya tidak ada yang mau menolong.

10. Tidak Adil Terhadap Sesama

Perilaku tidak adil terhadap sesama biasanya dilakukan oleh orang yang memandang orang lain dari segi materi dan kekuasaan. Dengan kata lain, ia hanya mau berbuat baik pada seseorang karena ada maksud tertentu. Orang seperti ini biasanya akan menyesali perbuatannya ketika menyadari kalau orang yang ia perlakukan secara tidak adil ternyata malah berlaku baik kepada dirinya.

Demikianlah pembahasan lengkap tentang pengertian, ciri, tujuan, manfaat dan contoh norma kesusilaan yang perlu kamu ketahui. Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuanmu, khususnya mengenai norma kesusilaan.

Loading...

Baca Juga