Nasionalisme - Pengertian, Ciri, Faktor yang Mempengaruhi, Tujuan, Jenis dan Contohnya
Nasionalisme merupakan rasa cinta terhadap negara, yang berkaitan erat dengan rasa patriotisme. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap tentang pengertian, ciri, faktor yang mempengaruhi, tujuan, jenis dan contoh nasionalisme berikut ini.

Rasa nasionalisme sudah seharusnya ada dalam diri setiap warga negara. Kendati demikian, banyak di antara kita yang cenderung cuek dan tak peduli pada budaya dan kedaulatan negara kita. Bahkan mungkin ada yang tidak tahu apa yang dimaksud dengan nasionalisme. Lebih baik kamu simak pembahasan lengkap tentang pengertian, ciri, faktor yang mempengaruhi, tujuan, jenis dan contoh nasionalisme berikut ini.

Pengertian Nasionalisme

Nasionalisme - Pengertian, Ciri, Faktor yang Mempengaruhi, Tujuan, Jenis dan Contohnya
Pengertian Nasionalisme

Secara umum, nasionalisme adalah paham yang menciptakan dan mempertahankan kedaulatan suatu negara dengan cara mewujudkan konsep identitas bersama bagi sekelompok manusia yang ingin mewujudkan kepentingan nasional. Nasionalisme juga bisa diartikan sebagai rasa untuk mempertahankan negaranya dari serangan internal ataupun eksternal.

Kendati demikian, ada juga yang mengartikan nasionalisme dalam pandangan sempit dan pandangan luas. Nasionalisme sempit (chauvinisme) memiliki makna yang negatif karena penganutnya cenderung sombong. Ia terlalu mencintai negaranya sehingga menganggap negara lain lebih rendah dari negara sendiri. 

Contohnya bisa dilihat pada zaman kekuasaan Hitler. Saat itu, militer Jerman sangat sombong karena merasa bahwa mereka sangat berkuasa. Tentara mereka sampai memusuhi dan berencana menyingkirkan negara lain.

Sedangkan nasionalisme luas memiliki pengertian yang sifatnya positif. Penganutnya tidak hanya bangga dan berusaha memajukan negara sendiri, tapi mereka juga mau menghargai dan menghormati bangsa lain. Adapun pengertian nasionalisme menurut para ahli adalah sebagai berikut:

1. Menurut Joseph Ernest Rehan

Nasionalisme adalah keinginan untuk bersatu tanpa adanya unsur paksaan, serta memiliki semangat kebersamaan dan kewarganegaraan.

2. Menurut Prof. Dr. M. Dimyani Hartono, SH

Nasionalisme merupakan rasa cinta terhadap negara, yang berkaitan erat dengan rasa patriotisme.

3. Menurut Otto Bauar

Nasionalisme adalah rasa persatuan sifat atau karakter yang timbul karena adanya perasaan senasib sepenanggungan.

4. Menurut Hans Kohn

Nasionalisme adalah bentuk kesadaran nasional terhadap bangsa dan negara sendiri. Bentuk kesadaran inilah yang akhirnya akan membentuk negara dalam arti politik.

5. Menurut Abdurrachman Surjomiharjo

Nasionalisme merupakan sebuah paham kebangsaan yang memahami bahwa adanya perbedaan asasi antara penjajah dan bangsa yang dijajah.

Ciri-Ciri Nasionalisme

Nasionalisme - Pengertian, Ciri, Faktor yang Mempengaruhi, Tujuan, Jenis dan Contohnya
Ciri-Ciri Nasionalisme

Berikut ini adalah beberapa ciri sikap nasionalisme yang perlu kamu ketahui:

1. Memiliki rasa persatuan dan kesatuan bangsa.

2. Melakukan perjuangan yang bersifat nasional.

3. Tujuannya adalah untuk meraih kemerdekaan sehingga bisa membangun negara merdeka yang kekuasaannya ditangani oleh rakyat.

4. Memiliki organisasi modern yang sifatnya nasional.

5. Mengandalkan kemampuan otak (pikiran), karena pendidikan sangat penting untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Nasionalisme ini juga terdapat dalam Pancasila sila ke-3 yaitu "Persatuan Indonesia", yang memiliki ciri-ciri sbb:

  • Mencintai bangsa dan tanah air Indonesia.
  • Rela berkorban demi bangsa dan negara.
  • Bangga tinggal, berbangsa dan bertanah air di Indonesia.
  • Mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi (golongan)

Faktor Yang Mempengaruhi Nasionalisme

Nasionalisme - Pengertian, Ciri, Faktor yang Mempengaruhi, Tujuan, Jenis dan Contohnya
Faktor Yang Mempengaruhi Nasionalisme

Munculnya rasa nasionalisme pada masyarakat bisa saja dipengaruhi oleh dua faktor berikut ini:

1. Faktor Intern

Contohnya seperti adanya kaum terpelajar, adanya rasa senasib sepenanggungan, keinginan untuk melepaskan diri dari kaum penjajah, dll.

2. Faktor Ekstern

Contohnya seperti ada negara lain yang merdeka, munculnya paham modern dari benua Eropa seperti liberarisme, humanisme, nasionalisme, dan lain sebagainya.

Tujuan Nasionalisme

Nasionalisme - Pengertian, Ciri, Faktor yang Mempengaruhi, Tujuan, Jenis dan Contohnya
Tujuan Nasionalisme

Pada dasarnya, nasionalisme memiliki beberapa tujuan sebagai berikut:

  • Mempertahankan negara dari serangan musuh.
  • Menumbuhkan rasa cinta masyarakat terhadap tanah air.
  • Menciptakan hubungan yang harmonis dan rukun, serta mempererat tali persaudaraan.

Baca Juga: Variabel Penelitian - Pengertian, Ciri, Kegunaan, dan Jenisnya.

Jenis-Jenis Nasionalisme

Nasionalisme - Pengertian, Ciri, Faktor yang Mempengaruhi, Tujuan, Jenis dan Contohnya
Jenis-Jenis Nasionalisme

Nasionalisme dibedakan menjadi enam jenis, yaitu nasionalisme kewarganegaraan, nasionalisme etnis, nasionalisme romantik, nasionalisme budaya, nasionalisme kenegaraan, serta nasionalisme agama.

1. Nasionalisme Kewarganegaraan (Nasionalisme Sipil)

Nasionalisme kenegaraan adalah jenis nasionalisme di mana negara memperoleh partisipasi aktif dari rakyatnya dan keanggotaannya bersifat sukarela.

2. Nasionalisme Etnis

Nasionalisme etnis merupakan jenis nasionalisme di mana negara memperoleh kebenaran politik serta kebudayaan yang ada dalam suatu masyarakat. Keanggotaannya memiliki sifat keturunan (diwariskan turun-temurun). Contohnya Tukiman yang berasal dari Jawa karena memiliki orang tua dan nenek moyang keturunan suku Jawa. Sudah pasti ia bisa berbahasa Jawa karena bahasa itulah yang selama ini dipakai orang tua dan leluhurnya.

3. Nasionalisme Romantik

Sebenarnya nasionalisme romantik ini termasuk jenis nasionalisme etnis. Bedanya jenis nasionalisme ini memfokuskan pada budaya etnik yang sesuai dengan idealisme romantik.

4. Nasionalisme Kenegaraan

Nasionalisme kenegaraan merupakan kombinasi dari nasionalisme kewarganegaraan dan nasionalisme etnis. Nasionalisme ini bentuknya berupa perkumpulan yang memberikan kontribusi terhadap pemeliharaan dan kekuatan negara.

5. Nasionalisme Budaya

Nasionalisme budaya merupakan nasionalisme di mana negara memperoleh kebenaran politik, budaya bersama, tapi sifat keanggotannya tidak turun-temurun. Contohnya rakyat Tiongkok. Mereka mengesampingkan masalah ras sehingga kaum minoritas tetap dianggap sebagai rakyat Tiongkok. Mereka juga bersama-sama menggunakan adat-istiadat dan melestarikan budaya Tiongkok.

6. Nasionalisme Agama

Nasionalisme agama merupakan jenis nasionalisme di mana negara memperoleh legitimasi politik karena adanya persamaan keyakinan (agama). Contohnya adalah semangat nasionalisme di Irlandia yang bermula dari agama Hindu.

Contoh Nasionalisme

Mungkin kamu masih bingung bagaimana caranya agar bisa bersikap nasionalisme yang benar. Simak beberapa contoh sikap nasionalisme yang ada di bawah ini:

  • Membantu menjaga ketertiban masyarakat dengan cara mematuhi aturan lalu lintas.
  • Mematuhi aturan hukum yang berlaku di suatu negara.
  • Memiliki kemauan untuk mempertahankan dan memajukan negara.
  • Melestarikan budaya Indonesia yang hampir tenggelam oleh budaya luar.
  • Menjunjung tinggi rasa persatuan dan kesatuan bangsa.
  • Mau ikut serta dalam upaya bela negara.
  • Cintailah produk-produk dalam negeri.

Demikianlah pembahasan lengkap tentang pengertian, ciri, faktor yang mempengaruhi, tujuan, jenis dan contoh nasionalisme yang perlu kamu ketahui. Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuanmu, khususnya mengenai nasionalisme.

Baca Juga