Pengertian Minat, Ciri, Faktor Yang Mempengaruhi, Proses, dan Jenisnya
Minat adalah kecenderungan yang ada dalam diri seseorang untuk tertarik atau menyukai suatu objek. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap tentang pengertian minat berikut ini.

Setiap orang bisa saja tertarik dan memiliki minat pada suatu objek atau kegiatan tertentu. Lantas apa itu pengertian minat yang sebenarnya? Simak pembahasan lengkap tentang pengertian minat, ciri, faktor yang mempengaruhi, proses, dan jenis-jenis minat berikut ini.

Pengertian Minat

Pengertian Minat, Ciri, Faktor Yang Mempengaruhi, Proses, dan Jenisnya
Pengertian Minat

Pengertian minat adalah kecenderungan yang ada dalam diri seseorang untuk tertarik atau menyukai suatu objek. Berikut ini adalah pengertian minat menurut para ahli:

1. Menurut Witherington

Pengertian minat menurut Witherington adalah kesadaran seseorang tentang objek atau kondisi tertentu yang memiliki hubungan dengan dirinya.

2. Menurut Slameto

Pengertian minat menurut Slameto adalah kecenderung jiwa untuk memperhatikan objek, kegiatan atau aktivitas tertentu. Orang yang memiliki minat akan memperhatikan objek atau kegiatan tersebut dengan konsisten dan senang hati.

3. Menurut Johny Killis

Pengertian minat menurut Johny Killis adalah faktor pendorong yang membuat seseorang menjadi perhatian terhadap orang, objek, atau kegiatan tertentu.

4. Menurut Hardjana

Pengertian minat menurut Hardjana adalah kecenderungan hati yang tinggi terhadap suatu hal, yang muncul karena adanya kebutuhan atau keinginan. Minat juga bisa diartikan sebagai ketertarikan manusia untuk memperhatikan objek atau kegiatan dalam bidang tertentu.

Ciri-Ciri Minat

Pengertian Minat, Ciri, Faktor Yang Mempengaruhi, Proses, dan Jenisnya
Ciri-Ciri Minat

Menurut Bimo Walgito, ada beberapa ciri minat yang perlu kamu ketahui:

1. Menimbulkan sikap atau pandangan positif terhadap kehadiran suatu objek.

2. Beranggapan kalau objek tersebut menimbulkan sesuatu yang menyenangkan.

3. Membuat seseorang jadi ingin untuk mendapatkan sesuatu yang menarik perhatiannya.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat

Pengertian Minat, Ciri, Faktor Yang Mempengaruhi, Proses, dan Jenisnya
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat

Minat manusia terhadap objek atau hal tertentu tidak bisa muncul dengan sendirinya secara tiba-tiba. Minat bisa timbul setelah seseorang melakukan proses interaksi dengan lingkungan sekitarnya. Ada banyak faktor yang bisa mempengaruhi minat seseorang akan hal tertentu. Menurut Johny Killis, ada tiga faktor yang bisa memengaruhi timbulnya minat, antara lain sebagai berikut:

1. Faktor kebutuhan dari dalam diri individu. Kebutuhan ini berupa kebutuhan yang berkaitan dengan jasmani dan kejiwaan.

2. Faktor motif sosial. Motif sosial adalah keinginan untuk memperoleh pengakuan atau penghargaan dari lingkungan di sekitarnya.

3. Faktor emosional. Faktor emosional menjadi ukuran intensitas seseorang saat memberikan perhatian terhadap objek atau kegiatan tertentu.

Jadi timbulnya minat sebenarnya berasal dari individu. Setelah individu melakukan interaksi dengan objek atau kegiatan tertentu, timbullah motif sosial dan dorongan emosional yang mengakibatnya timbulnya minat.

Proses Timbulnya Minat

Pengertian Minat, Ciri, Faktor Yang Mempengaruhi, Proses, dan Jenisnya
Proses Timbulnya Minat

Menurut Charles, proses timbulnya minat sebenarnya berlangsung dalam waktu singkat. Sebelum terlibat dalam suatu aktivitas, seseorang harus menaruh perhatian terhadap suatu kegiatan. Setelah itu, barulah muncul keinginan untuk terlibat dalam kegiatan tersebut (minat).

Jenis-Jenis Minat

Pengertian Minat, Ciri, Faktor Yang Mempengaruhi, Proses, dan Jenisnya
Jenis-Jenis Minat

Ada banyak sekali jenis minat jika dilihat dari berbagai sudut pandang.

1. Jenis-jenis minat secara umum

Secara umum, minat dibedakan menjadi dua jenis:

  • Minat primitif atau biologis

Minat primitif merupakan minat yang ditimbulkan oleh kebutuhan jasmani, seperti kebutuhan pangan, sandang, dan lain sebagainya. Dengan kata lain, minat ini sebenarnya berkaitan erat dengan dorongan untuk memenuhi kebutuhan jasmani.

  • Minat kultural atau sosial

Minat kultural merupakan minat yang berasal dari perbuatan belajar yang lebih tinggi tarafnya. Orang yang memiliki minat kultural ditandai dengan minatnya yang sangat besar pada hal-hal yang bernilai.

2. Jenis-jenis minat menurut Johanes

Menurut Johanes, minat dapat dibedakan menjadi dua jenis, yakni minat intrinsik dan ekstrinsik

  • Minat intrinsik

Minat intrinsik merupakan minat yang berasal dari dalam individu itu sendiri, tanpa adanya pengaruh dari pihak luar.

  • Minat ekstrinsik

Sedangkan minat ekstrinsik merupakan minat yang timbul karena adanya pengaruh dari pihak luar, seperti pengaruh orang tua, teman-teman, pengaruh orang-orang yang berada di lingkungan sekitarnya, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Pengertian Harga, Fungsi, Tujuan, Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi, dan Jenisnya.

3. Jenis-jenis minat menurut John Holland

Menurut John Holland, minat manusia dibedakan menjadi enam jenis:

  • Realistic

Orang dengan tipe minat realistic biasanya praktis dan konkret. Artinya ia lebih suka menyelesaikan permasalahan secara langsung dengan melakukan tindakan nyata daripada berlama-lama menganalisisnya dengan sekumpulan teori. Orang seperti ini lebih cocok melakukan kegiatan fisik. Mereka tidak cocok bekerja di bidang seni atau interpersonal.

  • Investigator

Jika kamu suka menganalisis atau berpikir rasional, maka kamu termasuk tipe investigative. Orang seperti ini lebih suka hal abstrak dan tergolong sebagai tipe pemikir. Biasanya orang dengan tipe investigative cocok bila menjadi ilmuwan atau peneliti.

  • Artistic

Jika kamu kreatif dan memiliki banyak ide inovatif, berarti kamu memiliki jenis minat artistik. Orang seperti ini suka berekspresi atau mengungkapkan emosinya. Mereka cocok menjadi artis, pelukis, desainer, ataupun bidang lain yang berhubungan dengan dunia seni.

  • Social

Orang yang memiliki tipe minat sosial biasanya terlihat baik, perhatian, dan gemar menolong orang lain. Mereka lebih suka mengutamakan kepentingan orang lain. Karena itulah, mereka cocok bekerja sebagai psikolog, perawat, atau pekerja sosial.

  • Enterprising

Kamu suka berdebat atau mengarahkan orang lain? Mungkin itu tandanya kamu termasuk orang yang memiliki tipe minat enterprising. Kamu seringkali menggunakan kemampuan verbalmu untuk mengarahkan atau mempengaruhi orang lain. Mereka cocok menjadi pengusaha, manajer, dan lain sebagainya.

  • Conventional

Orang yang memiliki tipe minat conventional biasanya hidupnya rapi dan teratur. Orang seperti ini tertarik dengan data-data. Karena itulah, mereka cocok menjadi akuntan, ahli statistik, karyawan administrasi, dan lain sebagainya.

Demikianlah pembahasan lengkap tentang pengertian, ciri, faktor yang mempengaruhi, proses, dan jenis-jenis minat yang perlu kamu ketahui. Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuanmu, khususnya mengenai pengertian minat.

Baca Juga