Pengertian Mikroskop, Fungsi, Bagian-Bagian, dan Jenis-Jenis Mikroskop
Mikroskop merupakan alat yang digunakan untuk melihat objek yang terlalu kecil jika dilihat dengan mata telanjang. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap tentang pengertian mikroskop berikut ini.

Kalau kamu memasuki laboratorium, kamu pasti akan melihat alat bernama mikroskop. Alat yang satu ini sangat berguna untuk kepentingan penelitian. Lantas, apa itu pengertian mikroskop yang sebenarnya? Simak pembahasan lengkap tentang pengertian mikroskop, fungsi mikroskop, bagian-bagian mikroskop, dan jenis-jenis mikroskop berikut ini.

Pengertian Mikroskop

Pengertian Mikroskop, Fungsi, Bagian-Bagian, dan Jenis-Jenis Mikroskop
Pengertian Mikroskop

Kata mikroskop berasal dari bahasa Yunani “micros” yang berarti kecil dan “scopein” yang berarti melihat. Dengan demikian, mikroskop merupakan alat yang digunakan untuk melihat objek yang terlalu kecil jika dilihat dengan mata telanjang. Mikroskop juga bisa diartikan sebagai alat bantu untuk mengamati objek yang berukuran sangat kecil (mikroorganisme). Berikut ini adalah pengertian mikroskop menurut para ahli:

1. Menurut Jacklet

Pengertian mikroskop menurut Jacklet adalah alat yang digunakan untuk melihat objek yang sangat kecil, yang sulit untuk dilihat oleh mata.

2. Menurut Suripto

Pengertian mikroskop menurut Suripto adalah alat utama untuk mempelajari struktur benda-benda kecil.

3. Menurut Wikipedia

Pengertian mikroskop menurut Wikipedia adalah alat bantu yang biasanya terdapat dalam sebuah laboratorium, yang digunakan untuk mengamati organisme berukuran kecil.

Fungsi Mikroskop

Pengertian Mikroskop, Fungsi, Bagian-Bagian, dan Jenis-Jenis Mikroskop
Fungsi Mikroskop

Mikroskop memiliki fungsi yang sangat penting dalam suatu penelitian. Fungsi utamanya adalah sebagai alat bantu untuk mengamati dan meneliti objek tertentu yang tak bisa dilihat dengan mata telanjang. Fungsi mikroskop lainnya tergantung pada jenis mikroskop, tapi biasanya fungsi tersebut tidak jauh dari fungsi utamanya. Perbedaan fungsi umumnya dipengaruhi oleh faktor kemampuan dan komponen yang dimiliki sebuah mikroskop.

Bagian-Bagian Mikroskop

Pengertian Mikroskop, Fungsi, Bagian-Bagian, dan Jenis-Jenis Mikroskop
Bagian-Bagian Mikroskop

Mikroskop mempunyai sejumlah komponen yang berperan penting dalam menjalankan fungsi utamanya. Komponen-komponen yang ada pada setiap mikroskop umumnya sama. Kalaupun berbeda, hanya akan sedikit terlihat pada cara penggunaannya, kemampuan, dan juga komponen-komponen yang dimilikinya. Berikut ini adalah penjelasannya:

1. Bagian-bagian optik

a. Cermin

Cermin memiliki dua sisi (sisi atas dan bawah), sisi cermin datar dan sisi cermin cekung. Fungsinya adalah untuk memantulkan sinar, mengarahkan sinar yang diterima, dan sumber sinar. Cermin datar umumnya digunakan bila sumber sinar cukup terang. Sedangkan cermin cekung akan digunakan jika sumber sinar kurang terang.

Cermin ini bisa dilepas dan digantikan dengan sumber sinar dari lampu. Pada mikroskop model baru, tak ada lagi komponen cermin karena sudah ada sumber cahaya yang dipasang di bagian bawah.

b. Kondensor

Di dalam kondensor, terdapat lensa gabungan yang berfungsi untuk mengumpulkan sinar yang dipantulkan cermin dan mengarahkannya kepada objek. Bagian yang satu ini bisa diputar naik-turun.

c. Diafragma

Diafragma dalam mikroskop berfungsi untuk mengatur jumlah sinar yang masuk dengan mengatur bukaan iris. Bagian ini terletak di bagian bawah. Pada model mikroskop sederhana, biasanya hanya terdapat diafragma tanpa kondensor.

d. Lensa objektif

Lensa objektif adalah jenis lensa yang posisinya berada dekat dengan objek. Dalam sebuah mikroskop, terdapat tiga buah lensa objektif yang bekerja untuk membentuk bayangan pertama. Lensa yang satu ini menentukan struktur dan bagian renik yang akan terlihat pada bayangan akhir.

Lensa objektif memiliki ciri penting, yaitu bisa memperbesar bayangan objek sesuai dengan model dan pabrik pembuatnya, contohnya seperti 10 kali, 40 kali, 100 kali, dan memiliki nilai apertura. Nilai apertura merupakan ukuran daya pisah suatu lensa objektif yang akan menentukan daya pisah spesimen. Jika ingin menggunakan lensa objektif, kamu harus menggunakan minyak emersi ke bagian objek. Minyak ini berfungsi sebagai pelumas yang bisa memperjelas bayangan benda.

e. Lensa okuler

Lensa okuler berada di bagian ujung atas tabung, dekat dengan posisi mata pengamat. Lensa ini berguna untuk memperbesar bayangan yang dihasilkan oleh lensa objektif, sekitar 6, 10, atau 12 kali.

2. Bagian-bagian mekanik

a. Kaki

Dalam mikroskop, bagian kaki berfungsi untuk menopang dan memperkokoh kedudukan mikroskop. Pada model mikroskop sederhana, bagian ini melekat dengan bagian lengan mikroskop.

b. Lengan

Karena terdapat engsel antara bagian kaki dan lengan, maka bagian lengan bisa ditegakkan atau direbahkan. Bagian yang satu ini digunakan untuk memegang mikroskop jika ingin dipindahkan ke tempat lain.

c. Meja preparat

Meja preparat adalah tempat untuk meletakkan objek yang akan dilihat manusia. Objek diletakkan di atas meja dan dijepit menggunakan penjepit. Di bagian tengah meja, ada lengan sebagai tempat untuk dilewati sinar. Pada jenis mikroskop tertentu, meja preparat tidak bisa dinaik-turunkan.

d. Revolver

Revolver adalah bagian mikroskop yang berfungsi untuk mengatur pembesaran lensa objektif yang diinginkan.

e. Tabung

Di bagian atas tabung, terdapat lensa okuler dengan perbesaran tertentu. Sedangkan di bagian bawah tabung, terdapat revolver.

f. Pengatur kasar dan halus

Komponen ini berada pada bagian lengan. Fungsinya adalah untuk mengatur kedudukan lensa objektif terhadap objek yang ingin dilihat.

Baca Juga: Pengertian Bahasa, Sejarah Terbentuknya, Fungsi, dan Strukturnya.

Jenis-Jenis Mikroskop

Pengertian Mikroskop, Fungsi, Bagian-Bagian, dan Jenis-Jenis Mikroskop
Jenis-Jenis Mikroskop

Secara keseluruhan, mikroskop dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

1. Mikroskop optis

Mikroskop yang paling umum ditemukan dalam kehidupan masyarakat adalah mikroskop optis. Mikroskop ini terdiri dari satu atau lebih lensa yang menhasilkan gambar yang ukurannya diperbesar sekitar 400x hingga 1400x dari benda yang ingin diamati.

2. Mikroskop cahaya

Mikroskop cahaya menggunakan pancaran cahaya untuk menghasilkan bayangan benda yang diperbesar. Mikroskop ini memiliki maksimal perbesaran 1000x. Mikroskop cahaya dibagi lagi menjadi beberapa jenis, yaitu mikroskop konvensional, mikroskop fluoresensi, mikroskop fase-kontras, dan mikroskop polarisasi.

3. Mikroskop stereo

Pengertian Mikroskop, Fungsi, Bagian-Bagian, dan Jenis-Jenis Mikroskop
Mikroskop Stereo

Mikroskop stereo adalah jenis mikroskop yang hanya bisa digunakan untuk objek yang berukuran relatif besar. Komponen utamanya mirip dengan komponen yang dimiliki mikroskop cahaya. Mikroskop ini memiiki perbesaran sekitar 7 hingga 30 kali dari benda yang diamati.

Demikianlah pembahasan lengkap tentang pengertian mikroskop, fungsi mikroskop, bagian-bagian mikroskop, dan jenis-jenis mikroskop yang perlu kamu ketahui. Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuanmu, khususnya mengenai mikroskop.

Loading...

Baca Juga