Metabolisme - Pengertian, Fungsi, Proses, Jenis dan Cara Meningkatkan Metabolisme
Metabolisme diartikan sebagai reaksi kimia yang terjadi dalam tubuh suatu makhluk hidup demi mempertahankan kelangsungan hidupnya. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap tentang pengertian metabolisme, fungsi metabolisme, proses metabolisme, jenis dan cara meningkatkan metabolisme berikut ini.

Setiap harinya tubuh melakukan proses metabolisme untuk menghasilkan energi. Simak pembahasan lengkap tentang pengertian metabolisme, fungsi metabolisme, proses metabolisme, jenis dan cara meningkatkan metabolisme berikut ini.

Pengertian Metabolisme

Metabolisme - Pengertian, Fungsi, Proses, Jenis dan Cara Meningkatkan Metabolisme
Pengertian Metabolisme

Metabolisme merupakan salah satu ciri yang menunjukkan gejala kehidupan pada suatu makhluk hidup. Metabolisme berguna untuk melakukan transformasi bahan makanan (seperti glukosa, asam amino, asam lemak, dll) menjadi sumber energi (ATP). Kata metabolisme berasal dari bahasa Yunani yaitu metabolismeos atau perubahan.

Secara umum, metabolisme diartikan sebagai reaksi kimia yang terjadi dalam tubuh suatu makhluk hidup demi mempertahankan kelangsungan hidupnya. Metabolisme juga sering disebut sebagai reaksi enzimatis karena selalu terjadi menggunakan katalisator enzim. Enzim sangat dibutuhkan agar suatu proses metabolisme bisa berjalan dengan lancar.

Tanpa adanya enzim, proses metabolisme tidak akan berjalan dengan baik (terhambat). Enzim merupakan senyawa protein yang berguna untuk mempercepat reaksi kimia dalam tubuh, tapi tidak ikut bereaksi. Cara kerjanya dengan menurunkan energi aktivasi.

Fungsi Metabolisme

Metabolisme - Pengertian, Fungsi, Proses, Jenis dan Cara Meningkatkan Metabolisme
Fungsi Metabolisme

Metabolisme memiliki sejumlah fungsi penting bagi tubuh, antara lain sebagai berikut:

  • Menghasilkan energi dengan cara mengubah zat makanan yang masuk ke dalam tubuh.
  • Memperbaiki jaringan yang rusak atau membentuk sejumlah jaringan baru.
  • Menghasilkan zat-zat yang berguna dalam pertumbuhan dan respirasi jaringan tubuh.
  • Menghasilkan protein, asam nukleat dan komponen sel lainnya.

Proses Metabolisme

Metabolisme - Pengertian, Fungsi, Proses, Jenis dan Cara Meningkatkan Metabolisme
Proses Metabolisme

Setiap metabolisme memiliki prosesnya masing-masing. Secara umum, ada tiga proses utama dalam suatu metabolisme, yakni metabolisme protein, metabolisme lemak, dan metabolisme karbohidrat.

1. Metabolisme protein

Protein terdiri dari asam amino, gugus amina dan juga gugus karboksil. Metabolisme protein dimulai dengan cara melakukan proses pemecahan molekul protein dalam usus besar, sehingga mengakibatkan terlepasnya asam amino. Asam amino ini akan diserap oleh dinding usus dan diedarkan oleh darah. Dalam proses ini, yang menentukan konsentrasi asam amino dalam darah adalah hati.

2. Metabolisme lemak

Di dalam lemak, terdapat beberapa unsur yang berperan penting dalam proses fisiologis, yaitu trigliserida, posfolipid dan kolestrol. Nantinya trigliserida dan kolestrol akan bersatu menjadi kilomikron, dan diselubungi oleh protein bernama apoprotein.

Lalu kilomikron keluar dari sel mukosa usus dan masuk ke dalam sirkulasi darah. Setelah itu, kilomikron dihidrolisis oleh enzim lipase endotel menjadi asam lemak dan gliserol. Asam lemak ini kemudian dikeluarkan dan disimpan dalam jaringan lemak. Biasanya, asam lemak dimanfaatkan oleh hati sebagai cadangan energi, untuk membentuk kolestrol, ataupun diubah dalam bentuk protein (asam amino). Sedangkan gliserol langsung dibawa menuju pembuluh darah porta hepatica.

3. Metabolisme karbohidrat

Karbohidrat yang merupakan sumber utama energi dalam tubuh terdiri atas sejumlah molekul glukosa. Glukosa diantar oleh darah menuju sel hati dan diubah menjadi glikogen. Jika tubuh kekurangan glukosa, glikogen akan segera diubah menjadi bentuk glukosa. Hal ini bisa terjadi karena ada dua jenis enzim dalam hati yang berperan dalam merangsang proses glikogenolisis dan glukoneogenesis. Adapun organ tubuh yang bekerja saat metabolisme karbohidrat adalah hati, pankreas, medulla adrenal, dan juga kelenjar tiroid.

Jenis-Jenis Metabolisme

Metabolisme - Pengertian, Fungsi, Proses, Jenis dan Cara Meningkatkan Metabolisme
Jenis-Jenis Metabolisme

Secara umum, proses metabolisme dibagi menjadi dua jenis yaitu katabolisme dan anabolisme yang memiliki tugas dan peranannya masing-masing.

1. Katabolisme

Katabolisme adalah proses penguraian senyawa yang kompleks menjadi senyawa yang lebih sederhana, dengan menggunakan bantuan enzim. Contohnya adalah proses respirasi. Proses ini menguraikan bahan makanan menjadi sumber energi.

2. Anabolisme

Sedangkan anabolisme adalah proses penyusunan zat yang berlangsung dalam sel tubuh.

Baca Juga: Pengertian Tabel - Ciri, Fungsi, Jenis dan Cara Membaca Tabel.

Cara Meningkatkan Metabolisme

Metabolisme - Pengertian, Fungsi, Proses, Jenis dan Cara Meningkatkan Metabolisme
Cara Meningkatkan Metabolisme

Ada dua tipe manusia di dunia ini. Ada yang suka makan banyak tapi tetap kurus. Lalu ada juga yang cuma makan sedikit langsung gemuk. Banyak yang mengatakan kalau ini sebenarnya dipengaruhi oleh metabolisme tubuh. Seseorang akan lebih mudah gemuk jika memiliki metabolisme tubuh yang lambat. Tapi jangan khawatir, ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan metabolisme tubuh, di antaranya sebagai berikut:

1. Perbanyak konsumsi protein

Tubuh akan membakar lebih banyak kalori demi menghasilkan sejumlah energi untuk mencerna protein. Karena itulah, kamu sebaiknya mengonsumsi makanan yang tinggi kandungan proteinnya. Hal ini juga bermanfaat jika kamu sedang diet karena mengonsumsi protein akan membantumu dalam mengatasi rasa lapar dan mencegah hilangnya massa otot yang merupakan efek samping dari diet yang kamu lakukan. Contoh makanan yang mengandung banyak protein adalah telur, ikan, kacang almond, dan lain sebagainya.

2. Minum teh hijau

Teh hijau memiliki senyawa aktif catechin yang terbukti bisa meningkatkan metabolisme tubuh sekitar 4-5 persen. Salah satu penelitian bahkan menyatakan kalau kamu bisa meningkatkan pembakaran energi tubuh hingga 90 kalori per hari, jika rutin mengonsumsi lima cangkir teh hijau setiap harinya. Terlebih teh hijau juga rendah kalori, sehingga bagus untuk menurunkan berat badanmu.

3. Makan makanan pedas

Makanan pedas mengandung capsaicin yang bisa meningkatkan metabolisme tubuh. Sebenarnya efeknya tergolong kecil, namun tak ada salahnya bila kamu mencobanya karena hal ini akan membantu membakar 10 kalori lebih banyak dalam sekali makan.

4. Minum kopi

Banyak yang tidak tahu kalau kafein yang ada dalam kopi ternyata bisa meningkatkan metabolisme tubuh sekitar 3-11%. Kendati demikian, kamu sebaiknya tidak meminum kopi secara berlebihan. Paling banyak empat cangkir kopi per hari. Khusus untuk wanita hamil, sebaiknya tidak mengonsumsinya lebih dari tiga cangkir per hari.

Demikianlah pembahasan lengkap tentang pengertian metabolisme, fungsi metabolisme, proses metabolisme, jenis dan cara meningkatkan metabolisme yang perlu kamu ketahui. Semoga menambah wawasan dan pengetahuanmu, khususnya mengenai metabolisme.

Baca Juga