Pengertian Mahkamah Konstitusi, Sejarah Terbentuknya, Struktur Keanggotaan, Tugas, Fungsi, dan Wewenangnya
Mahkamah Konstitusi merupakan lembaga negara yang dibuat untuk mengawal konstitusi agar dilaksanakan dan dihormati dengan baik oleh pemerintah maupun warga negara. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap tentang pengertian Mahkamah Konstitusi berikut ini.

Ada banyak lembaga penting dalam negara Indonesia. Salah satunya adalah Mahkamah Konstitusi. Lantas, apa itu pengertian Mahkamah Konstitusi yang sebenarnya? Simak pembahasan lengkap tentang pengertian Mahkamah Konstitusi, sejarah terbentuknya Mahkamah Konstitusi, struktur keanggotaan Mahkamah Konstitusi, tugas Mahkamah Konstitusi, fungsi Mahkamah Konstitusi, dan wewenang Mahkamah Konstitusi berikut ini.

Pengertian Mahkamah Konstitusi

Pengertian Mahkamah Konstitusi, Sejarah Terbentuknya, Struktur Keanggotaan, Tugas, Fungsi, dan Wewenangnya
Pengertian Mahkamah Konstitusi

Mahkamah Konstitusi merupakan lembaga negara yang dibuat untuk mengawal konstitusi agar dilaksanakan dan dihormati dengan baik oleh pemerintah maupun warga negara. Berikut ini adalah pengertian Mahkamah Konstitusi menurut para ahli:

1. Menurut Undang-Undang No. 24 Tahun 2003 Pasal 2

Pengertian Mahkamah Konstitusi menurut Undang-Undang No. 24 Tahun 2003 Pasal 2 adalah lembaga negara yang melakukan kekuasaan kehakiman yang merdeka demi menegakkan hukum dan keadilan.

2. Menurut Wikipedia

Pengertian Mahkamah Konstitusi menurut Wikipedia adalah lembaga tinggi negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia yang memegang kekuasaan kehakiman bersama dengan Mahkamah Agung.

3. Menurut UUD 1945

Pengertian Mahkamah Konstitusi menurut UUD 1945 adalah lembaga negara yang melaksanakan kekuasaan kehakiman dan berkedudukan di ibukota negara. Lembaga ini memiliki tugas dan wewenang yang diatur dalam UUD.

Sejarah Terbentuknya Mahkamah Konstitusi

Pengertian Mahkamah Konstitusi, Sejarah Terbentuknya, Struktur Keanggotaan, Tugas, Fungsi, dan Wewenangnya
Sejarah Terbentuknya Mahkamah Konstitusi

Terbentuknya Mahkamah Konstitusi diawali dari amandemen konstitusi yang dilakukan MPR pada tahun 2001. Hal itu disertai deengan pengadopsian constitutional count atau Mahkamah Konstitusi. Ide yang satu ini muncul sebagai bagian dari perkembangan pemikiran hukum pada abad ke 20.

Saat itu, Undang-Undang Dasar telah berkali-kali mengalami perubahan. Pada perubahan ketiga, terjadi perubahan yang berhubungan dengan pembentukan Mahkamah Konstitusi. Akan tetapi, pada perubahan tersebut, ditetapkan bahwa Mahkamah Agung yang menjalankan fungsi dari Mahkamah Konstitusi untuk sementara waktu hingga Mahkamah Konstitusi terbentuk. Hal ini terdapat dalam Pasal 3 Aturan Peralihan UUD 1945 Perubahan Keempat.

DPR dan pemerintah kemudian bekerja sama untuk memuat Rancangan Undang-Undang yang berisi tentang konstitusi agar Mahkamah Konstitusi memiliki aturan dan pedoman sehingga bisa menjalankan tugasnya dengan benar. Pada tanggal 13 Agustus 2003, setelah DPR dan pemerintah melakukan pembahasan yang mendalam, dihasilkanlah Undang-Undang No. 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi.

Dua hari kemudian, dikeluarkan Keppres No. 147/M Tahun 2003. Keputusan tersebut berkaitan dengan Hakim Konstitusi pertama. Lalu pada tanggal 16 Agustus, dilakukan pembacaan sumpah jabatan oleh para hakim konstitusi di Istana Negara. Sejak saat itulah, lembaga Mahkamah Konstitusi resmi dibentuk.

Struktur Keanggotaan Mahkamah Konstitusi

Pengertian Mahkamah Konstitusi, Sejarah Terbentuknya, Struktur Keanggotaan, Tugas, Fungsi, dan Wewenangnya
Struktur Keanggotaan Mahkamah Konstitusi

Berdasarkan Undang-Undang No. 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi, dijelaskan kalau Mahkamah Konstitusi memiliki 9 anggota hakim konstitusi yang ditetapkan oleh presiden. Susunannya antara lain sebagai berikut:

1. Ketua merangkap anggota

2. Wakil Ketua merangkap anggota

3. Anggota hakim konstitusi

4. Sekretariat Jenderal

5. Kepaniteraan

Ketua dan Wakil Ketua dipilih oleh anggota hakim konstitusi dengan masa jabatan selama tiga tahun. Keduanya berkoordinasi dengan anggota hakim konstitusi dalam melakukan pekerjaannya. Sedangkan pada Sekretariat Jenderal, ada beberapa biro yang berkoordinasi dengan panitera. Adapun biro-biro yang ada dalam Mahkamah Konstitusi adalah sebagai berikut:

1. Biro perencanaan dan pengawasan.

2. Biro keuangan dan kepegawaian.

3. Biro humas dan protokol.

4. Biro umum.

5. Pusat penelitian dan pengkajian perkara, pengelolaan teknologi informasi dan komunikasi.

6. Pusat pendidikan pancasila dan konstitusi.

Tugas Mahkamah Konstitusi

Pengertian Mahkamah Konstitusi, Sejarah Terbentuknya, Struktur Keanggotaan, Tugas, Fungsi, dan Wewenangnya
Tugas Mahkamah Konstitusi

Berikut ini adalah tugas yang dimiliki Mahkamah Konstitusi:

1. Menguji undang-undang terhadap UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

2. Memutuskan persoalan kewenangan lembaga negara yang kewenangannya diberikan oleh UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

3. Memutuskan pembubaran partai politik.

4. Memutuskan hasil pemilihan umum jika terjadi perselisihan.

5. Memberikan keputusan atas pendapat DPR tentang dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Presiden dan atau wakil Presiden.

6. Mencari bukti dan menyelidiki permasalahan tertentu dengan cara memanggil pejabat atau warga negara yang bersangkutan.

Fungsi Mahkamah Konstitusi

Adapun fungsi dari Mahkamah Konstitusi adalah sebagai berikut:

1. Sebagai lembaga yang mengawal jalannya konstitusi di Indonesia. Ini artinya Mahkamah Konstitusi harus menegakkan konstitusi agar sesuai atau sejalan dengan UUD 1945.

2. Untuk menjaga dan menjamin terselenggaranya konstitusionalitas hukum.

3. Untuk menguji undang-undang terhadap Undang-Undang Dasar 1945.

4. Untuk memutuskan permasalahan yang terjadi antara lembaga negara.

5. Memutuskan pembubaran partai politik berdasarkan alasan tertentu.

6. Memberikan keputusan jika terjadi sengketa terhadap hasil pemilihan umum.

Baca Juga: Pengertian Bahasa, Sejarah Terbentuknya, Fungsi, dan Strukturnya.

Wewenang Mahkamah Konstitusi

Pengertian Mahkamah Konstitusi, Sejarah Terbentuknya, Struktur Keanggotaan, Tugas, Fungsi, dan Wewenangnya
Wewenang Mahkamah Konstitusi

Berikut ini adalah wewenang Mahkamah Konstitusi yang perlu kamu ketahui:

1. Mengadili pada tingkat pertama dan tingkat terakhir, di mana keputusannya bersifat final untuk:

  • Menguji undang-undang terhadap UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
  • Memutuskan persoalan tentang kewenangan lembaga negara, di mana kewenangannya diberikan oleh UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
  • Memutuskan pembubaran partai politik.
  • Memberikan keputusan jika terjadi sengketa terhadap hasil pemilihan umum.

2. Memberikan keputusan terhadap pendapat DPR kalau Presiden dan atau Wakil Presiden telah melakukan pelanggaran hukum, seperti pengkhianatan, korupsi, penyuapan, tindak pidana berat, perbuatan tercela, ataupun tidak memenuhi syarat sebagai Presiden dan atau Wakil Presiden sebagaimana yang tercantum dalam UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

3. Memanggil pejabat negara atau warga dengan tujuan untuk meminta keterangan.

Demikianlah pembahasan lengkap tentang pengertian Mahkamah Konstitusi, sejarah terbentuknya Mahkamah Konstitusi, struktur keanggotaan Mahkamah Konstitusi, tugas Mahkamah Konstitusi, fungsi Mahkamah Konstitusi, dan wewenang Mahkamah Konstitusi yang perlu kamu ketahui. Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuanmu, khususnya mengenai Mahkamah Konstitusi.

Baca Juga