Pengertian Mahkamah Agung, Sejarah Terbentuknya, Fungsi, Tugas, Wewenang, dan Susunan Mahkamah Agung di Indonesia
Mahkamah Agung, atau yang sering disingkat dengan MA, adalah lembaga tertinggi dalam sistem tata negara Indonesia dalam kekuasaan kehakiman. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap tentang pengertian Mahkamah Agung berikut ini.

Ada banyak lembaga penting dalam negara Indonesia. Salah satunya adalah Mahkamah Agung. Lantas, apa itu pengertian Mahkamah Agung yang sebenarnya? Simak pembahasan lengkap tentang pengertian Mahkamah Agung, sejarah terbentuknya Mahkamah Agung, fungsi Mahkamah Agung, tugas Mahkamah Agung, wewenang Mahkamah Agung, dan susunan Mahkamah Agung di Indonesia berikut ini.

Pengertian Mahkamah Agung

Pengertian Mahkamah Agung, Sejarah Terbentuknya, Fungsi, Tugas, Wewenang, dan Susunan Mahkamah Agung di Indonesia
Pengertian Mahkamah Agung

Mahkamah Agung, atau yang sering disingkat dengan MA, adalah lembaga tertinggi dalam sistem tata negara Indonesia dalam kekuasaan kehakiman. Mahkamah Agung berdiri sendiri dan bebas dari pengaruh lembaga manapun. Selain itu, lembaga ini juga membawahi sejumlah badan peradilan, seperti peradilan umum, peradilan agama, peradilan militer, dan peradilan tata usaha negara. Berikut ini adalah pengertian Mahkamah Agung menurut para ahli:

1. Menurut Undang-Undang Dasar 1945

Pengertian Mahkamah Agung menurut Undang-Undang Dasar 1945 adalah lembaga yang menjalankan kekuasaan kehakiman di Indonesia bersama dengan Mahkamah Konstitusi.

2. Menurut Undang-Undang No. 14 Tahun 1985

Pengertian Mahkamah Agung menurut Undang-Undang No. 14 Tahun 1985 adalah pengadilan negara tertinggi dari semua lingkungan peradilan, di mana saat menjalankan tugasnya, lembaga ini terlepas dari pengaruh pemerintah dan lembaga lain.

3. Menurut Wikipedia

Pengertian Mahkamah Agung menurut Wikipedia adalah pengadilan tertinggi dalam tingkatan pengadilan yang terdiri dari banyak daerah hukum.

Sejarah Terbentuknya Mahkamah Agung

Pengertian Mahkamah Agung, Sejarah Terbentuknya, Fungsi, Tugas, Wewenang, dan Susunan Mahkamah Agung di Indonesia
Sejarah Terbentuknya Mahkamah Agung

Terbentuknya lembaga Mahkamah Agung di Indoneisa berkaitan erat dengan masa penjajahan Belanda, Inggris, dan Jepang. Pada zaman penjajahan Belanda, terdapat sebuah lembaga peradilan bernama Hooggreechtshof yang dibentuk sebagai pengadilan tertinggi yang berkedudukan di ibukota. Pengadilan ini mempunyai wewenang untuk mengawasi jalannya peradilan di Indonesia. Tak hanya itu saja, lembaga ini juga mengawasi perilaku hakim dalam menetapkan dan memberikan sanksi kepad para tersangka.

Pada saat itu, Undang-Undang diterapkan berdasarkan golongan. Masyarakat dibedakan menjadi golongan Belanda, Eropa, dan penduduk pribumi. Sistem hukum yang digunakan untuk mengatur hak kuasa tanah adalah sistem hukum Belanda yang sifatnya diskriminatif. Pada masa penjajahan Jepang, pengadilan tertinggi yang dibentuk Belanda mengalami pergantian nama menjadi Kekooto Hooin. Tak hanya mengubah nama saja, tapi kewenangan yang dimiliki lembaga ini juga diubah pada tahun 1944.

Setelah proklamasi, Undang-Undang Dasar 1945 telah berlaku. Namun pada saat itu, belum ada lembaga kehakiman tertinggi di Indonesia. Akhirnya dibentuklah Mahkamah Agung yang berkedudukan di Jakarta. Kekuasaannya diatur dalam Undang-Undang No. 7 Tahun 1947 tentang kekuasaan Mahkamah Agung dan Kejaksaan Agung. Undang-Undang ini kemudian diperbarui pada tahun berikutnya hingga ditetapkanlah MA sebagai lembaga pengadilan tertinggi di Indonesia. Sampai sekarang, Mahkamah Agung terus memaksimalkan fungsi, tugas, dan wewenangnya yang dijalankan sesuai aturan perundang-undangan.

Fungsi Mahkamah Agung

Pengertian Mahkamah Agung, Sejarah Terbentuknya, Fungsi, Tugas, Wewenang, dan Susunan Mahkamah Agung di Indonesia
Fungsi Mahkamah Agung

Mahkamah Agung memiliki beberapa fungsi, antara lain sebagai berikut:

1. Fungsi Peradilan

Fungsi peradilan yang dimiliki Mahkamah Agung adalah:

a. Sebagai lembaga pengadilan tertinggi di negara Indonesia.

b. Sebagai pemeriksa sengketa dan memiliki wewenang untuk mengadili.

c. Sebagai pemeriksa peninjauan keputusan pengadilan.

d. Sebagai penguji Undang-Undang secara materiil.

2. Fungsi Pengawasan

Fungsi pengawasan yang dimiliki Mahkamah Agung adalah sebagai berikut:

a. Sebagai pengawas lingkungan peradilan.

b. Sebagai pengawas tingkah laku pejabat yang mempunyai kekuasaan peradilan.

3. Fungsi Nasehat

Fungsi nasehat yang dimiliki Mahkamah Agung adalah sebagai berikut:

a. Sebagai penasehat dan pemberi pertimbangan di lingkungan hukum.

b. Sebagai penasehat hukum Presiden.

4. Fungsi Mengatur

Fungsi mengatur yang dimiliki Mahkamah Agung adalah sebagai berikut:

a. Mengatur kelancaran penyelenggaraan peradilan.

b. Mahkamah Agung bisa membuat peraturan acara sendiri untuk melengkapi apa yang telah diatur dalam Undang-Undang.

Tugas Mahkamah Agung

Pengertian Mahkamah Agung, Sejarah Terbentuknya, Fungsi, Tugas, Wewenang, dan Susunan Mahkamah Agung di Indonesia
Tugas Mahkamah Agung

Adapun tugas yang dimiliki oleh Mahkamah Agung adalah sebagai berikut:

1. Melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan peradilan di semua lingkungan peradilan di Indonesia dalam rangka menjalankan kekuasaan kehakiman.

2. Mengawasi perilaku dan perbuatan para hakim di semua lingkungan peradilan, tentang bagaimana hakim menjalankan tugas mereka.

3. Untuk kepentingan negara dan menegakkan keadilan, Mahkamah Agung bisa memberi peringatan, teguran, ataupun petunjuk jika dianggap perlu, baik itu dengan surat tersendiri ataupun surat edaran.

Wewenang Mahkamah Agung

Berikut ini adalah wewenang yang dimiliki Mahkamah Agung:

1. Memeriksa dan memutuskan permohonan kasasi terhadap keputusan pengadilan tingkat banding atau tingkat terakhir dari semua lingkungan peradilan.

2. Memeriksa dan memberi keputusan tentang sengketa kewenangan mengadili.

3. Memeriksa dan memberi keputusan tentang permohonan peninjauan kembali keputusan pengadilan yang telah mendapat kekuatan hukum tetap.

4. Menguji secara materiil peraturan perundang-undangan yang ada di bawah undang-undang.

5. Meminta keterangan tentang hal-hal yang berkaitan dengan teknis peradilan dari semua lingkungan peradilan.

6. Memberi petunjuk, teguran, atau peringatan jika dianggap perlu kepada pengadilan di semua lingkungan peradilan, dengan tak mengurangi kebebasan hakim dalam hal memeriksa dan memutuskan perkara.

7. Memeriksa dan memberi keputusan terhadap permohonan peninjauan kembali pada tingkat pertama dan tingkat terakhir atas keputusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap.

Baca Juga: Pengertian Senam, Sejarah, Manfaat, dan Jenisnya.

Susunan Mahkamah Agung di Indonesia

Pengertian Mahkamah Agung, Sejarah Terbentuknya, Fungsi, Tugas, Wewenang, dan Susunan Mahkamah Agung di Indonesia
Susunan Mahkamah Agung di Indonesia

Agar bisa menjalankan tugasnya dengan baik, maka Mahkamah Agung terdiri dari struktur organisasi yang rapi dan jelas. Struktur pengurus Mahkamah Agung di NKRI ini terdiri atas pimpinan, hakim agung, kepaniteraan Mahkamah Agung, dan juga sekretariat Mahkamah Agung. Ketua Mahkamah Agung dipilih dari dan oleh hakim anggota, kemudian diangkat secara resmi oleh Presiden. Sedangkan jumlah hakim agung cukup banyak, maksimum 60 orang. Dengan adanya struktur yang jelas ini, akan membantu kinerja Mahkamah Agung sebagai lembaga kehakiman tertinggi di negara kita.

Demikianlah pembahasan lengkap tentang pengertian Mahkamah Agung, sejarah terbentuknya Mahkamah Agung, fungsi Mahkamah Agung, tugas Mahkamah Agung, wewenang Mahkamah Agung, dan susunan Mahkamah Agung di Indonesia yang perlu kamu ketahui. Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuanmu, khususnya mengenai Mahkamah Agung.

Baca Juga