Pengertian Litosfer, Fungsi, Pembagian, Komposisi, dan Macam-Macam Batuan Penyusunnya
Litosfer merupakan lapisan kerak bumi yang paling luar, yang terdiri atas batuan dengan ketebalan rata-rata mencapai 1200 km. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap tentang pengertian litosfer berikut ini.

Ada tiga lapisan yang menyusun biosfer, salah satunya adalah lapisan litosfer. Lapisan ini biasanya disebut sebagai lapisan kulit bumi. Lantas, apa itu pengertian litosfer yang sebenarnya? Simak pembahasan lengkap tentang pengertian litosfer, fungsi litosfer, pembagian litosfer, komposisi litosfer, macam-macam batuan penyusun litosfer berikut ini.

Pengertian Litosfer

Pengertian Litosfer, Fungsi, Pembagian, Komposisi, dan Macam-Macam Batuan Penyusunnya
Pengertian Litosfer

Kata litosfer sebenarnya berasal dari bahasa Yunani “lithos” yang artinya berbatu dan “sphere” yang artinya lapisan. Dengan demikian, litosfer diartikan sebagai lapisan terluar atau kulit bumi. Berikut ini adalah pengertian litosfer menurut para ahli:

1. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Pengertian litosfer menurut KBBI adalah lapisan batuan yang menjadi kerak atau kulit bumi.

2. Menurut Wikipedia

Pengertian litosfer menurut Wikipedia adalah kulit terluar dari planet berbatu.

3. Menurut Irfan Yulianto

Pengertian litosfer menurut Irfan Yulianto adalah lapisan kerak bumi yang paling luar, yang terdiri atas batuan dengan ketebalan rata-rata mencapai 1200 km.

Fungsi Litosfer

Pengertian Litosfer, Fungsi, Pembagian, Komposisi, dan Macam-Macam Batuan Penyusunnya
Fungsi Litosfer

Berikut ini adalah fungsi yang dimiliki litosfer:

1. Sebagai tempat makhluk hidup menjalani kehidupannya.

2. Batuan penyusun litosfer bisa digunakan dalam berbagai bidang (paling banyak dimanfaatkan dalam bidang industri).

3. Penyusun litosfer juga bisa dimanfaatkan sebagai sumber energi dan pemenuhan kebutuhan manusia lainnya.

4. Mineral penyusun litosfer bisa dimanfaatkan dalam berbagai hal, seperti peralatan rumah tangga, dijadikan perhiasan, industri elektronika, bahan bangunan, dan lain sebagainya.

Pembagian Litosfer

Pengertian Litosfer, Fungsi, Pembagian, Komposisi, dan Macam-Macam Batuan Penyusunnya
Pembagian Litosfer

Litosfer dibagi menjadi dua bagian, antara lain sebagai berikut:

1. Kerak Samudra

Kerak samudra adalah bagian padat dari bumi yang terdiri atas endapan di permukaan samudra dan terletak di dasar lautan. Ketebalan dari lapisan kerak samudra ini berkisar antara 50 hingga 100 km.

2. Kerak Benua

Kerak benua atau yang dikenal dengan sebutan kontinen merupakan daratan yang berukuran sangat luas yang ada di permukaan bumi. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kerak benua merupakan tanah atau daratan yang sangat luas sehingga bagian tengah dari benua itu tak mendapat pengaruh langsung dari angin laut. Benua diidentifikasikan berdasarkan kesepakatan, bukan kriteria-kriteria baku. Saat ini, ada tujuh benua yang diakui dunia, antara lain benua Asia, Afrika, Amerika Utara, Amerika Selatan, Antartika, Eropa, dan juga Australia. Ketebalan dari lapisan ini berkisar 150 km.

Komposisi Litosfer

Pengertian Litosfer, Fungsi, Pembagian, Komposisi, dan Macam-Macam Batuan Penyusunnya
Komposisi Litosfer

Pada permukaan litosfer, ada lebih dari 2000 mineral. Akan tetapi, hanya sedikit mineral yang ada di dalam batuan. Berdasarkan komponen penyusunnya, lapisan litosfer dibagi menjadi dua jenis:

1. Lapisan Sial

Lapisan sial merupakan lapisan litosfer yang komposisinya tersusun atas logam silisium dan aluminium dalam bentuk SiO2 dan Al2O3. Lapisan ini dikenal dengan sebutan kerak padat, di mana ketebalannya mencapai 35 km. Ciri-ciri lapisan sial adalah sebagai berikut:

a. Berat jenis lapisan sial lebih kecil dari berat jenis lapisan sima.

b. Lapisan sial lebih tebal daripada lapisan sima.

c. Batuan penyusunnya bersifat asam atau granitis.

2. Lapisan Sima

Lapisan sirma merupakan lapisan litosfer yang disusun oleh logam silisium dan magnesium dalam bentuk SiO2 dan MgO. Lapisan ini memiliki berat jenis yang lebih besar daripada lapisan sial. Sifatnya juga lebih elastis dan batuan penyusunnya bersifat basa (basaltis).

Baca Juga: Pengertian Jurnalistik, Sejarah, Produk Utama, Aktivitas, dan Jenisnya.

Macam-Macam Batuan Penyusun Litosfer

Pengertian Litosfer, Fungsi, Pembagian, Komposisi, dan Macam-Macam Batuan Penyusunnya
Macam-Macam Batuan Penyusun Litosfer

Batuan adalah kumpulan mineral yang telah membeku. Batuan juga bisa diartikan sebagai elemen kulit bumi yang menyediakan mineral-mineral anorganik melalui proses pelapukan. Batuan memiliki komposisi mineral, sifat fisik, dan usia yang beragam. Litosfer disusun oleh tiga jenis batuan utama yang bahan dasarnya berasal dari lava yang telah membeku. Berikut ini adalah macam-macam batuan penyusun litosfer yang perlu kamu ketahui:

1. Batuan Beku

Batuan beku adalah batuan yang terbentuk karena proses pembentukan magma dan lava yang telah membeku. Magma merupakan batuan cair yang sangat panas, yang terletak di perut bumi. Sedangkan lava merupakan magma yang telah mencapai permukaan bumi. Berdasarkan tempat pembekuannya, batuan beku dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu:

a. Batuan beku dalam

Batuan beku dalam merupakan jenis batuan yang membeku di dalam dapur magma dengan proses yang berjalan sangat lambat sehingga di dalam batuan terdapat kristal-kristal penuh. Contohnya adalah batuan gabro, peridotit.

b. Batuan beku gang

Batuan beku gang merupakan jenis batuan yang membeku di atntara celah-celah lapisan kulit bumi. Contohnya adalah batu granit porfir.

c. Batuan beku luar

Batuan beku luar merupakan jenis batuan yang membeku di luar kulit bumi saat gunung api meletus dan mengeluarkan lelehan magma. Contohnya adalah batu apung.

2. Batuan Sedimen

Batuan sedimen adalah batuan yang terbentuk karena adanya endapan hasil pelapukan dan pengikisan batuan yang hanyut oleh air atau terbawa oleh hembusan angin. Endapan ini kemudian menjadi keras karena tekanan atau zat-zat yang melekat pada bagian endapan tersebut. Batuan sedimen dibagi menjadi beberapa jenis, antara lain sebagai berikut:

a. Batu Lempung

b. Batu Konglomerat

c. Batu Serpih

d. Batu Gamping

e. Batu Breksi

f. Stalaktit dan Stalagmit

g. Batu Pasir

3. Batuan Metamorf

Batuan metamorf atau yang biasa disebut batuan malihan adalah jenis batuan yang berasal dari batuan sedimen atau batuan beku yang mengalami perubahan bentuk (baik itu bentuk fisik ataupun kimiawi) karena adanya panas dan tekanan udara yang tinggi. Adapun jenis batuan metamorf adalah sebagai berikut:

a. Batu Pualam (Batu Marmer)

b. Batu Sekis

c. Batu Milonit

d. Batu Kuarsit

e. Batu Sabak

f. Batu Gneiss (Ganes)

Demikianlah pembahasan lengkap tentang pengertian litosfer, fungsi litosfer, pembagian litosfer, komposisi litosfer, macam-macam batuan penyusun litosfer yang perlu kamu ketahui. Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuanmu, khususnya mengenai litosfer.

Baca Juga