Pengertian Laut, Sejarah Terbentuknya, Air Laut, Jenis, dan Manfaatnya
Laut merupakan kumpulan air asin yang jumlahnya sangat banyak dan sangat luas di permukaan bumi. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap tentang pengertian laut berikut ini.

Sekitar 2/3 bagian dari planet bumi adalah lautan. Tak heran bila Indonesia memiliki banyak sekali laut yang tersebar di sejumlah wilayah. Lantas, apa itu pengertian laut yang sebenarnya? Simak pembahasan lengkap tentang pengertian laut, sejarah terbentuknya laut, air laut, jenis-jenis laut, dan manfaat laut berikut ini.

Pengertian Laut

Pengertian Laut, Sejarah Terbentuknya, Air Laut, Jenis, dan Manfaatnya
Pengertian Laut

Laut merupakan kumpulan air asin yang jumlahnya sangat banyak dan sangat luas di permukaan bumi. Laut juga bisa diartikan sebagai penghubung antara satu benua dengan benua lainnya, atau penghubung satu pulau. Laut terdiri dari 96,5% air murni dan 3,5% material lain, seperti garam, bahan organik, dan partikel tak larut lainnya. Berikut ini adalah pengertian laut menurut para ahli:

1. Menurut Daud Silalahi (2001)

Pengertian laut menurut Daud Silalahi adalah salah satu unsur yang bermanfaat karena mengandung banyak kekayaan yang bisa digunakan dalam kehidupan manusia.

2. Menurut Wikipedia

Pengertian laut menurut Wikipedia adalah air asin yang berkaitan erat dengan samudra di muka bumi ini.

3. Menurut Abdul Muthalib Tahar (2007)

Sedangkan pengertian laut menurut Abdul Muthalib Tahar adalah kumpulan air asin yang berukuran sangat luas sehingga bisa memisahkan benua, pulau, dan lain sebagainya.

Sejarah Terbentuknya Laut

Pengertian Laut, Sejarah Terbentuknya, Air Laut, Jenis, dan Manfaatnya
Sejarah Terbentuknya Laut

Berdasarkan penelitian ilmuwan, laut sebenarnya terbentuk sejak 4,4 miliar tahun yang lalu. Awalnya, laut memiliki sifat yang sangat asam dan airnya sangat panas dengan suhu yang mencapai 100 derajat Celcius. Sifat asam pada air laut terjadi karena pada saat itu atmosfer bumi dipenuhi dengan zat karbon dioksida. Sedangkan air laut menjadi panas karena kondisi bumi yang saat itu sedang panas.

Seiring berjalannya waktu, bumi mulai mendingin karena berkurangnya kegiatan vulkanik (letusan gunung berapi). Debu dari letusan gunung berapi menghalangi sinar matahari dan uap lahar terkondisasi sehingga terbentuklah hujan. Hujan kemudian mengikis cekungan di bumi sehingga terbentuklah bentang alam yang diberi nama laut. Jumlah karbon dioksida di bumi pun berkurang karena larut dalam air laut dan bereaksi dengan ion karbonat untuk membentuk kalsium karbonat. Seiring dengan terbentuknya laut, planet kita semakin dingin dan warnanya terlihat biru.

Air Laut

Pengertian Laut, Sejarah Terbentuknya, Air Laut, Jenis, dan Manfaatnya
Air Laut

1. Rasa Air Laut

Semua orang tahu kalau air laut rasanya asin. Yang membuat air laut asin adalah mineral yang berasal dari daratan. Semua air yang mengalir di daratan pasti akan bermuara ke laut. Saat perjalanan ke laut, air sungai atau air danau itu akan membawa mineral bersamanya sehingga laut dipenuhi oleh zat mineral. Permukaan laut yang sangat luas menimbulkan terjadinya proses penguapan dalam jumlah besar. Akan tetapi, mineral tak ikut menguap. Mineral tetap tinggal dan menyebar ke seluruh lautan. Keasinan air laut umumnya dipengaruhi oleh suhu. Semakin panas suatu laut, maka air lautnya akan semakin asin.

2. Kandungan garam dalam air laut

Air laut memiliki kadar garam sekitar 3,5%. Kendati demikian, setiap laut memiliki kandungan garam yang berbeda-beda. Laut yang paling tawar adalah laut di timur Teluk Finlandia dan di utara Teluk Bothania. Sedangkan laut yang paling asin adalah laut merah, di mana suhu tinggi dan sirkulasi yang terbatas membuat penguapan tinggi dan sedikitnya masukan air dari sungai-sungai.

Alasan air laut bisa memiliki kadar garam adalah karena bumi dipenuhi dengan garam mineral yang ada di dalam bebatuan dan tanah. Jika air sungai mengalir ke lautan, maka air tersebut pasti membawa garam. Ombak laut yang menghantam pantai juga bisa menghasilkan garam yang ada pada bebatuan. Lama-kelamaan, air laut menjadi asin karena mengandung banyak garam.

Jenis-Jenis Laut

Pengertian Laut, Sejarah Terbentuknya, Air Laut, Jenis, dan Manfaatnya
Jenis-Jenis Laut

Ada berbagai jenis laut jika dilihat dari berbagai sudut pandang.

1. Menurut Proses Terjadinya

Ada beberapa jenis laut menurut proses terjadinya:

a. Laut Transgresi

Laut transgresi merupakan laut yang terbentuk karena adanya perubahan permukaan laut secara positif. Perubahan ini terjadi akibat naiknya permukaan air laut atau penurunan pada bagian daratan sehingga daratan yang rendah menjadi tergenang air laut. Contoh laut transgresi antara lain Laut Jawa, Laut Utara, dan Laut Arafuru.

b. Laut Ingresi

Laut ingresi merupakan laut yang terbentuk karena adanya penurunan tanah di dasar laut. Laut ingresi seringkali disebut dengan istilah laut tanah turun. Penurunan tanah ini akan membentuk lubuk laut dan palung laut. Lubuk laut merupakan penurunan di dasar laut yang bentuknya bulat. Contohnya seperti lubuk Sulu, lubuk Sulawesi, dan juga lubuk Karibia. Sedangkan palung laut atau trog merupakan penurunan di dasar laut yang bentuknya memanjang, contohnya adalah palung Sunda, palung Mariana, dan palung Mindanau.

c. Laut Regresi

Laut regresi merupakan jenis laut yang menyempit. Penyempitan laut terjadi karena proses pengendapan oleh batuan yang dibawa oleh air sungai yang mengarah ke laut. Penyempitan ini banyak terjadi di pantai utara pulau Jawa.

2. Menurut letaknya

Berdasarkan letaknya, laut dibedakan menjadi tiga jenis, antara lain sebagai berikut:

a. Laut Tepi

Laut tepi merupakan laut yang berada di tepi benua dan terlihat seperti terpisah dari samudera luas oleh daratan pulau-pulau (jazirah). Contohnya adalah Laut Cina Selatan yang dipisahkan oleh Kepulauan Indonesia dan Kepulauan Filipina.

b. Laut Pertengahan

Laut pertengahan merupakan laut yang berada di antara benua-benua. Lautnya cukup dalam dan mempunyai gugusan pulau-pulau. Contohnya adalah Laut Tengah yang berada di antara benua Afrika-Asia dan Eropa.

c. Laut Pedalaman

Laut pedalaman merupakan laut yang hampir semuanya dikelilingi oleh daratan. Contoh laut pedalaman adalah Laut Hitam.

Baca Juga: Pengertian Perusahaan Dagang, Ciri, Akun-Akun Khusus, dan Jenisnya.

Manfaat Laut

Pengertian Laut, Sejarah Terbentuknya, Air Laut, Jenis, dan Manfaatnya
Manfaat Laut

Laut memiliki banyak manfaat bagi kehidupan manusia, antara lain sebagai berikut:

1. Tempat untuk rekreasi.

2. Sumber makanan.

3. Pembangkit listrik tenaga ombak.

4. Tempat barang tambang.

5. Salah satu sumber air minum.

6. Salah satu jalur transportasi air.

7. Sebagai tempat cadangan air bumi.

8. Sebagai objek penelitian dan pendidikan.

Demikianlah pembahasan lengkap tentang pengertian laut, sejarah terbentuknya laut, air laut, jenis-jenis laut, dan manfaat laut yang perlu kamu ketahui. Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuanmu, khususnya mengenai laut.

Baca Juga