Pengertian Kredit - Prinsip, Jenis dan Jangka Waktunya
Jika tidak punya uang, ada banyak cara yang bisa kita lakukan. Salah satunya adalah meminjam uang di bank (istilahnya mengambil kredit). Simak pembahasan lengkap mengenai pengertian kredit, prinsip kredit, jenis-jenis kredit, dan jangka waktu kredit berikut ini.

Kredit merupakan penyediaan uang yang dapat dilakukan dengan adanya kesepakatan pinjam-meminjam uang antara satu pihak dengan pihak lainnya, di mana pihak peminjam berkewajiban membayar uang tambahan berupa bunga sebagai balas jasa. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap mengenai pengertian kredit, prinsip kredit, jenis-jenis kredit, dan jangka waktu kredit berikut ini.

Pengertian Kredit

Pengertian Kredit - Prinsip, Jenis dan Jangka Waktunya
Pengertian Kredit

1. Pengertian kredit menurut Astiko

Kredit adalah kemampuan untuk melakukan suatu pinjaman dengan berjanji bahwa ia akan melakukan pembayaran dalam jangka waktu yang telah ditentukan.

2. Pengertian kredit menurut UU Perbankan No. 7 Tahun 1992

Kredit merupakan penyediaan uang yang dapat dilakukan dengan adanya kesepakatan pinjam-meminjam uang antara satu pihak dengan pihak lainnya, di mana pihak peminjam berkewajiban membayar uang tambahan berupa bunga sebagai balas jasa.

Prinsip-Prinsip Kredit

Pengertian Kredit - Prinsip, Jenis dan Jangka Waktunya
Prinsip-Prinsip Kredit

Tentunya tidak semua orang bisa mendapatkan kredit dari bank atau lembaga keuangan. Mereka harus memenuhi prinsip-prinsip kredit yang ada di bawah ini:

1. Character (Kepribadian / Watak)

Character merupakan keinginan calon peminjam untuk melunasi kredit yang lakukan. Biasanya pihak bank akan melihat seperti apa kepribadian, kebiasaan, gaya hidup dan kondisi keluarganya.

2. Capacity (kemampuan)

Artinya kemampuan calon peminjam dalam melunasi pinjaman yang akan ia lakukan. Pihak bank akan menilai bagaimana profesi / usaha yang dijalankan oleh calon peminjam, dan memperkirakan apakah si calon peminjam mampu melunasi kreditnya dalam jangka waktu yang telah ia janjikan atau tidak.

3. Capital (modal)

Capital merupakan modal yang dimiliki oleh calon peminjam saat meminta permohonan kredit ke bank.

4. Collateral (jaminan)

Collateral adalah sejumlah barang berharga yang diserahkan oleh pihak peminjam ke bank sebagai bentuk jaminan. Jaminan ini sangat diperlukan pihak bank karena bisa saja peminjam tidak mampu melunasi kredit yang ia pinjam.

5. Condition of Economic (kondisi ekonomi)

Condition of Economic merupakan kondisi ekonomi yang dimiliki oleh calon peminjam. Pihak bank akan mencari tahu apakah ada kondisi ekonomi atau kondisi tertentu yang dapat mempengaruhi usaha yang dijalankan oleh si peminjam.

6. Constrain (batasan atau hambatan)

Batasan di sini merupakan sejumlah hal / hambatan yang membuat seseorang tidak bisa menjalankan usahanya di suatu tempat.

Selain formula 6 C di atas, prinsip kredit juga ada yang disebut dengan 4P, di antaranya sebagai berikut:

1. Personality

Personality merupakan kepribadian diri peminjam. Pihak bank akan menilai seperti apa riwayat hidup si peminjam, gaya hidup, kondisi keluarga, pergaulannya dalam masyarakat, dan lain sebagainya.

2. Purpose

Bank juga akan mempertimbangkan untuk memberi kredit atau tidak berdasarkan tujuan penggunaan kredit.

3. Payment

Yang tak kalah penting, bank juga akan mencari tahu bagaimana kemampuan peminjam untuk membayar pinjaman tersebut.

4. Prospect

Prospect merupakan perkiraan seperti apa kondisi ekonomi yang dimiliki si peminjam. Hal ini bisa diketahui dari profesi / usaha yang dijalankan si peminjam, kira-kita usahanya berkembang atau justru mengalami kemerosotan.

Jenis-Jenis Kredit

Pengertian Kredit - Prinsip, Jenis dan Jangka Waktunya
Jenis-Jenis Kredit

A. Jenis-jenis kredit berdasarkan sifatnya

Berdasarkan sifatnya, kredit dibedakan menjadi dua jenis:

1. Kredit Konsumtif

Kredit konsumtif digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup (keperluan kosumsi).

2. Kredit Produktif

Kredit produktif digunakan untuk memulai sebuah usaha ataupun menambah modal usaha.

B. Jenis-Jenis Kredit Berdasarkan Keperluannya

Ada tiga jenis kredit berdasarkan keperluannya:

1. Kredit Produksi

Jenis kredit ini biasanya digunakan suatu perusahaan untuk meningkatkan hasil produksi secara kuantitatif maupun kualitatif. Peningkatan kuantitatif artinya meningkatkan jumlah produksi, sedangkan peningkatan kualitatif artinya meningkatkan mutu hasil produksi.

2. Kredit Perdagangan

Jenis kredit ini digunakan untuk keperluan perdagangan.

3. Kredit Investasi

Pengertian Kredit - Prinsip, Jenis dan Jangka Waktunya
Kredit Investasi

Kredit investasi umumnya diberikan pada sejumlah pengusaha agar mereka bisa menambah modal (investasi). Seperti membangun pabrik, membeli mesin produksi yang baru, dan lain sebagainya.

C. Jenis-jenis kredit berdasarkan cara pemakaian

Kredit menurut cara pemakaiannya dibedakan menjadi 5:

1. Kredit rekening koran bebas

Kredit yang diterima oleh si peminjam berbentuk rekening koran. Ia bebas menarik uang selama periode kredit masih berjalan.

2. Kredit rekening koran terbatas

Tak seperti kredit rekening koran bebas, jenis kredit ini memberlakukan batasan tertentu dalam hal penarikan uang. Contohnya seperti memberikan kredit dengan uang giral, yang tak bisa langsung dicairkan sebagai uang kartal.

3. Kredit rekening koran aflopend

Artinya penarikan kredit hanya boleh dilakukan satu kali secara sekaligus.

4. Revolving credit

Jenis kredit ini hampir sama dengan rekening koran bebas. Bisa digunakan selama satu tahun, tapi cara penggunaannya agak berbeda.

5. Term Loans

Nasabah sangat diuntungkan dengan jenis kredit yang satu ini. Nasabah bisa menggunakan uang pinjaman dengan bebas sesuka hatinya, dan bank tidak akan peduli dengan hal tersebut.

Baca Juga: Pengertian Seni Teater - Unsur, Fungsi dan Jenisnya.

D. Jenis-Jenis Kredit Berdasarkan Jaminannya

Sedangkan kredit berdasarkan jaminannya dibagi menjadi dua jenis yaitu:

1. Unsecured loans
Jenis kredit yang sering disebut sebagai kredit blangko ini tidak membutuhkan barang jaminan apapun.

2. Secured loans
Jenis kredit ini membutuhkan barang berharga sebagai jaminannya.

Jangka Waktu Kredit

Pengertian Kredit - Prinsip, Jenis dan Jangka Waktunya
Jangka Waktu Kredit

Menurut peraturan Bank Indonesia, ada 3 jangka waktu kredit:

1. Kredit jangka pendek

Kredit ini harus dilunasi dalam jangka waktu 1 tahun.

2. Kredit jangka menengah

Jenis kredit ini harus dilunasi dalam jangka waktu satu hingga tiga tahun.

3. Kredit jangka panjang

Jenis kredit ini memiliki jangka waktu yang panjang panjang, yakni lebih dari tiga tahun.

Demikianlah pembahasan lengkap mengenai pengertian kredit, prinsip kredit, jenis-jenis kredit, serta jangka waktu kredit yang perlu kamu ketahui. Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuanmu, khususnya mengenai kredit.

Loading...

Baca Juga