Keselamatan Kerja - Pengertian, Tujuan, Ruang Lingkup, dan Cara Meningkatkannya
Keselamatan kerja merupakan upaya yang diterapkan untuk mencegah terjadinya penyakit atau kecelakaan saat bekerja. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap tentang pengertian, tujuan, ruang lingkup, dan cara meningkatkan keselamatan kerja berikut ini.

Saat bekerja, ada banyak hal yang perlu diperhatikan oleh seorang karyawan. Salah satunya adalah keselamatan kerja. Simak pembahasan lengkap tentang pengertian, tujuan, ruang lingkup, dan cara meningkatkan keselamatan kerja berikut ini.

Pengertian Keselamatan Kerja

Keselamatan Kerja - Pengertian, Tujuan, Ruang Lingkup, dan Cara Meningkatkannya
Pengertian Keselamatan Kerja

Menurut American Society of Safety Engineers, keselamatan kerja merupakan bidang kegiatan yang bertujuan mencegah terjadinya kecelakaan dalam suatu lingkungan kerja. Sedangkan secara filosofis, keselamatan kerja merupakan pemikiran dan upaya yang dilakukan untuk menjamin keselamatan tenaga kerja, baik itu secara jasmani ataupun rohani. Dengan kata lain, keselamatan kerja merupakan upaya yang diterapkan untuk mencegah terjadinya penyakit atau kecelakaan saat bekerja.

Berikut ini adalah pengertian keselamatan kerja menurut para ahli:

1. Menurut Suma'mur

Keselamatan kerja merupakan keselamatan yang berhubungan erat dengan mesin, pesawat, peralatan kerja, bahan dan proses pengolahan, landasan tempat kerja, lingkungan sekitar, serta cara melakukan pekerjaan.

2. Menurut Ramlan Dj

Keselamatan kerja merupakan upaya untuk mencegah terjadinya penyakit dan kecelakaan kerja yang disebabkan oleh berbagai faktor berbahaya, seperti menggunakan mesin produksi atau tindakan pekerja itu sendiri.

3. Menurut Rika Ampuh Hadiguna

Keselamatan kerja adalah proses untuk merencanakan dan mengendalikan situasi yang bisa mengakibatkan kecelakaan kerja. Hal ini dilakukan dengan menyiapkan dan menaati prosedur standar yang menjadi acuan saat bekerja.

4. Menurut Tulus Agus

Keselamatan kerja adalah cara membuat kondisi kerja menjadi aman dan sehat, dengan menggunakan berbagai alat pengaman, menjaga lantai dan tangga agar bebas dari air dan minyak, dan lain sebagainya.

5. Menurut Malthis dan Jackson

Keselamatan kerja merupakan perlindungan kesejahteraan fisik yang dilakukan untuk mencegah terjadinya cedera atau bahkan kecelakaan saat melakukan pekerjaan.

Tujuan Keselamatan Kerja

Keselamatan Kerja - Pengertian, Tujuan, Ruang Lingkup, dan Cara Meningkatkannya
Tujuan Keselamatan Kerja

Ada beberapa tujuan keselamatan kerja menurut para ahli:

1. Menurut Sudjan Manulang

Menurut Sudjan Manulang, tujuan keselamatan kerja ada 3, yaitu:

a. Menjaga keselamatan para karyawan agar bisa tetap bekerja demi kesejahteraan hidup dan meningkatkan perekonomian nasional.

b. Menjamin keselamatan orang yang memasuki atau berada di lingkungan tempat kerja.

c. Memelihara sumber produksi (seperti mesin produksi, dsb) agar digunakan secara aman dan seefektif mungkin.

2. Menurut Suma'mur

Sedangkan tujuan keselamatan kerja menurut Suma'mur adalah sbb:

  • Para karyawan mendapat jaminan berupa keselamatan dan kesehatan kerja.
  • Karena para karyawan lebih aman dan terlindungi saat bekerja, mereka diharapkan bisa lebih rajin saat bekerja.
  • Agar perlengkapan dan peralatan kerja bisa digunakan dengan maksimal dan sebaik-baiknya.
  • Mengurangi kemungkinan terjadinya gangguan kesehatan atau penyakit akibat lingkungan kerja.

Ruang Lingkup Keselamatan Kerja

Keselamatan Kerja - Pengertian, Tujuan, Ruang Lingkup, dan Cara Meningkatkannya
Ruang Lingkup Keselamatan Kerja

Menurut Undang-Undang No. 1 Tahun 1970, ruang lingkup keselamatan kerja meliputi segala tempat kerja, baik itu di darat, air, ataupun udara, yang berada dalam wilayah kekuasaan negara Republikk Indonesia. Ketentuan ruang lingkup tersebut berlaku untuk sejumlah tempat kerja di mana:

1. Menggunakan, membuat atau mencoba mesin, pesawat, perkakas, atau peralatan yang bisa terbakar, meledak, atau mengakibatkan kecelakaan.

2. Menggunakan, membuat, mengolah, menyimpan, atau mengangkut bahan yang mudah terbakar, bisa meledak, bisa menggigit, mengandung racun, dan bisa menimbulkan infeksi.

3. Terdapat proses pembangunan, perbaikan, perawatan, pembersihan, atau pembongkaran bangunan, termasuk saluran atau terowongan yang berada di bawah tanah.

4. Terdapat usaha seperti pertanian, perkebunan, pengolahan hasil hutan, peternakan, perikanan, tempat kesehatan, dsb.

5. Terdapat usaha pertambangan atau pengolahan barang tambang, seperti emas, perak, logam, bebatuan, gas, minyak, dll.

6. Terdapat usaha pengangkutan barang, hewan, atau manusia.

7. Terdapat kegiatan bongkar-muat barang.

8. Melakukan pekerjaan di dalam air seperti menyelam, mengambil benda di dalam air, dll.

9. Melakukan pekerjaan yang bisa membahayakan diri sendiri.

10. Melakukan kegiatan pemusnahan sampah atau limbah.

11. Melakukan kegiatan penyiaran, baik itu radio, televisi, dsb.

12. Melakukan penelitian dengan alat teknis.

13. Memutarkan film, pertunjukkan atau sandiwara dengan peralatan yang menggunakan sumber daya listrik.

Baca Juga: Upah - Pengertian, Komponen, Faktor Yang Mempengaruhi, Jenis-Jenis Teori, dan Sistem Upah di Indonesia.

Cara Meningkatkan Keselamatan Kerja

Keselamatan Kerja - Pengertian, Tujuan, Ruang Lingkup, dan Cara Meningkatkannya
Cara Meningkatkan Keselamatan Kerja

Semua perusahaan sudah seharusnya memikirkan dan menerapkan sejumlah strategi guna memperkecil atau menghilangkan kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja di kalangan karyawan. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa diterapkan perusahaan untuk meningkatkan keselamatan kerja:

1. Membuat sejumlah peraturan tentang keselamatan kerja, baik itu bersifat formal atau informal. Di dalamnya, harus berisi informasi tentang apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dilakukan karyawan di tempat kerja. Isinya harus jelas dan spesifik. Jelaskan juga kalau kelalaian saat bekerja bisa berbahaya bagi diri sendiri maupun orang lain yang berada di lingkungan sekitar tempat kerja.

2. Memberi pelatihan kepada para karyawan agar mereka sadar seberapa pentingnya keselamatan saat bekerja. 

Keselamatan Kerja - Pengertian, Tujuan, Ruang Lingkup, dan Cara Meningkatkannya
Memberi pelatihan kepada para karyawan

Beri tahukan mereka tentang bahaya pekerjaan, aturan keselamatan kerja, dan juga cara bekerja yang aman. Pihak perusahaan juga sebaiknya mengajarkan mereka tentang bagaimana cara menyelamatkan diri jika terjadi kecelakaan kerja. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar mereka bisa lebih berhati-hati dan tidak ceroboh saat melakukan pekerjaan, atau menggunakan peralatan yang berbahaya.

3. Mengembangkan atau memperbaiki rencana yang berkaitan dengan keselamatan dan kesehatan kerja karyawan. Pihak perusahaan sebaiknya melakukan hal ini terus-menerus sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

4. Menerapkan sistem insentif, dengan cara menjanjikan sejumlah uang tambahan atau peluang karier kepada karyawan yang mampu menekan angka kecelakaan kerja bagi dirinya, atau kelompok karyawan di unitnya.

Demikianlah pembahasan lengkap tentang pengertian, tujuan, ruang lingkup, dan cara meningkatkan keselamatan kerja yang perlu kamu ketahui. Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuanmu, khususnya mengenai keselamatan kerja.

Baca Juga