Pengertian Kedaulatan, Sifat, Bentuk, dan Jenis-Jenis Kedaulatan
Kedaulatan merupakan hak eksklusif untuk menguasai suatu wilayah pemerintahan dan masyarakat. Kedaulatan juga bisa diartikan sebagai kekuasaan tertinggi yang ada di suatu negara. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap tentang pengertian kedaulatan berikut ini.

Kedaulatan termasuk salah satu unsur yang sangat penting dalam suatu negara. Kedaulatan terdiri dari beberapa jenis, yang masing-masing memiliki sistem yang berbeda. Simak pembahasan lengkap tentang pengertian kedaulatan, sifat-sifat kedaulatan, bentuk-bentuk kedaulatan, dan jenis-jenis kedaulatan berikut ini.

Pengertian Kedaulatan

Pengertian Kedaulatan, Sifat, Bentuk, dan Jenis-Jenis Kedaulatan
Pengertian Kedaulatan

Kata kedaulatan berasal dari bahasa Arab “daulat” yang artinya kekuasaan atau pemerintahan. Dengan demikian, kedaulatan merupakan hak eksklusif untuk menguasai suatu wilayah pemerintahan dan masyarakat. Kedaulatan juga bisa diartikan sebagai kekuasaan tertinggi yang ada di suatu negara. Berikut ini adalah pengertian kedaulatan menurut para ahli:

1. Menurut Miriam Budiardjo

Pengertian kedaulatan menurut Miriam Budiardjo adalah kekuasaan tertinggi untuk membuat Undang-Undang dan melaksanakannya dengan segala cara yang tersedia.

2. Menurut Jean Bodin

Pengertian kedaulatan menurut Jean Bodin terbagi menjadi dua jenis, yaitu kedaulatan ke dalam dan kedaulatan ke luar. Kedaulatan ke dalam artinya negara berhak mengatur urusan negaranya tanpa campur tangan negara lain. Sedangkan kedaulatan ke luar artinya pemerintah melakukan kerja sama dengan negara lain (hubungan internasional).

3. Menurut Mochtar Kusumaatmadja

Pengertian kedaulatan menurut Mochtar Kusumaatmadja adalah sifat atau ciri hakiki dari suatu negara, di mana negara tersebut berdaulat, tapi dibatasi oleh batas-batas wilayah negara tersebut. Dengan kata lain, di luar wilayahnya, negara tersebut tak lagi memiliki kedaulatan.

Sifat-Sifat Kedaulatan

Pengertian Kedaulatan, Sifat, Bentuk, dan Jenis-Jenis Kedaulatan
Sifat-Sifat Kedaulatan

Adapun sifat-sifat yang dimiliki kedaulatan adalah sebagai berikut:

1. Permanen atau tetap

Kedaulatan memiliki sifat permanen atau tetap. Artinya meski negara melakukan reorganisasi struktur, kedaulatan tidak akan mengalami perubahan apapun. Hanya pihak pelaksana saja yang akan mengalami perubahan.

2. Asli

Kedaulatan memiliki sifat asli. Artinya kedaulatan tidak berasal dari kekuasaan lain yang lebih tinggi. Kedaulatan terbentuk dengan sendirinya tanpa ada yang menciptakan kedaulatan tersebut.

3. Absolut

Kedaulatan memiliki sifat absolut. Artinya tak ada kekuasaan lain yang lebih tinggi selain kedaulatan. Dalam sebuah negara, kedaulatan merupakan kekuasaan tertinggi yang menentukan segala hal.

4. Tidak dapat terbagi-bagi

Kedaulatan memiliki sifat tidak dapat terbagi-bagi. Artinya kedaulatan tak boleh dibagi kepada badan tertentu karena bisa menimbulkan pluralisme. Maksud dari pluralisme adalah kondisi masyarakat yang majemuk dalam suatu kedaulatan.

5. Tidak terbatas

Kedaulatan bersifat tidak terbatas. Artinya kedaulatan meliputi semua orang dan semua golongan yang berada dalam sebuah negara tanpa terkecuali.

Baca Juga: Pengertian Bahasa, Sejarah Terbentuknya, Fungsi, dan Strukturnya.

Bentuk-Bentuk Kedaulatan

Pengertian Kedaulatan, Sifat, Bentuk, dan Jenis-Jenis Kedaulatan
Bentuk-Bentuk Kedaulatan

Ada dua bentuk kedaulatan, masing-masing bentuk tersebut memiliki sistem yang berbeda. Berikut ini adalah penjelasannya:

1. Kedaulatan Ke Dalam

Dalam bentuk kedaulatan ke dalam, negara atau pemerintah berhak mengatur segala kepentingan masyarakat melalui beberapa negara yang dibentuk oleh negara tersebut.

2. Kedaulatan Ke Luar

Dalam bentuk kedaulatan ke luar, pemerintah memiliki kekuasaan yang bebas dan tidak terikat. Pemerintah tidak tunduk pada kekuatan lain selain ketentuan yang telah ditetapkan. Begitu juga dengan negara lain yang harus menghormati kekuasaan negara yang bersangkutan. Mereka tidak boleh ikut campur atas urusan negara tersebut.

Jenis-Jenis Kedaulatan

Pengertian Kedaulatan, Sifat, Bentuk, dan Jenis-Jenis Kedaulatan
Jenis-Jenis Kedaulatan

Berikut ini adalah jenis-jenis kedaulatan yang perlu kamu ketahui:

1. Kedaulatan Tuhan

Kedaulatan Tuhan merupakan jenis kedaulatan yang bersumber dari Tuhan, yang diberikan pada raja atau pihak penguasa. Karena hal ini, maka raja dianggap sebagai utusan Tuhan atau titisan dewa. Semua kebijakan yang dibuat penguasa dianggap bersumber dari Tuhan. Oleh karena itu, masyarakat diwajibkan untuk mematuhi perintah penguasa.

Tokoh-tokoh yang pernah menganut paham ini antara lain Agustinus, Thomas Aquinas, Marsillius, dan F. J. Stahl. Kedaulatan Tuhan pernah diterapkan di negara Ethiopia pada masa kekuasaan Raja Haile Selassi. Selain itu, kedaulatan jenis ini juga pernah diterapkan di Jepang pada masa kekuasaan Kaisar Tenno Heika.

2. Kedaulatan Raja

Kedaulatan raja merupakan kedaulatan negara yang berada di tangan raja. Seorang raja dianggap sebagai jelmaan atau bayangan dari Tuhan. Agar sebuah negara bisa kuat dan kokoh, seorang raja harus mempunyai kekuasaan yang kuat dan tak terbatas. Ini artinya rakyat harus rela menyerahkan hak dan kekuasaannya kepada sang raja.

Tokoh-tokoh yang menganut paham ini adalah F. Hegel, Niccolo Machiavelli, Jean Bodin, dan Thomas Hobbes. Kedaulatan raja pernah diterapkan di Prancis pada masa kekuasaan Raja Louis XIV. Namun di zaman modern ini, sudah tak ada lagi negara yang menerapkan jenis kedaulatan raja lantaran kedaulatan ini menciptakan kekuasaan yang absolut dan otoriter.

3. Kedaulatan Negara

Kedaulatan negara merupakan kekuasaan pemerintahan yang berasal dari suatu kedaulatan negara. Ini artinya negara memiliki kekuasaan yang tak terbatas. Kekuasaan ini diserahkan kepada raja atau penguasa atas nama suatu negara. Sebuah negara memiliki hak untuk membuat aturan hukum. Oleh karena itu, negara tidak diwajibkan untuk tunduk kepada hukum.

Tokoh-tokoh yang menganut paham ini antara lain Paul Laband dan George Jellinek. Jenis kedaulatan negara pernah diterapkan di Rusia pada masa kekuasaan Tsar. Selain itu, jenis kedaulatan ini juga pernah diterapkan di Jerman pada masa kekuasaan Hitler, serta di Italia pada masa kekuasaan Mussolini.

4. Kedaulatan Hukum

Kedaulatan hukum artinya sebuah negara diharapkan menjadi negara hukum, di mana semua tindakan yang dilakukan pemerintah dan rakyat harus berdasarkan aturan hukum yang berlaku. Tokoh-tokoh yang menganut paham ini antara lain Immanuel Kant, Kranenburg, dan H. Krabbe. Kedaulatan hukum biasanya diterapkan di sebagian besar negara di Eropa dan Amerika.

5. Kedaulatan Rakyat

Pengertian Kedaulatan, Sifat, Bentuk, dan Jenis-Jenis Kedaulatan
Kedaulatan Rakyat

Kedaulatan rakyat merupakan kekuasaan tertinggi di tangan rakyat. Rakyat memberikan kekuasaannya kepada pemimpin untuk menjalankan roda pemerintahan melalui perjanjian yang dikenal dengan istilah kontrak sosial. Pemimpin negara dipilih berdasarkan keinginan rakyat melalui perwakilan yang duduk dalam suatu pemerintahan. Sebaliknya, pemimpin negara harus melindungi hak rakyat dan menjalankan pemerintahan dengan baik berdasarkan aspirasi rakyat.

Jika pemimpin negara tidak bisa melakukan hal tersebut dengan baik, maka rakyat bisa saja memilih pemimpin baru yang dianggap lebih pantas. Adapun tokoh-tokoh yang menganut teori ini antara lain Solon, John Locke, Montesquieu, dan J.J. Rousseau. Banyak negara yang menerapkan jenis kedaulatan ini. Akan tetapi, pelaksanaannya tergantung pada rezim yang berkuasa, ideologi, dan kebudayaan yang dimiliki masing-masing negara.

Demikianlah pembahasan lengkap tentang pengertian kedaulatan, sifat-sifat kedaulatan, bentuk-bentuk kedaulatan, dan jenis-jenis kedaulatan yang perlu kamu ketahui. Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuanmu, khususnya mengenai kedaulatan.

Loading...

Baca Juga