Kata Kerja - Pengertian, Ciri, Jenis dan Contohnya
Kata kerja menjelaskan tentang pekerjaan, perbuatan atau gerakan tertentu. Kata kerja juga memiliki ciri khas yaitu berfungsi sebagai predikat dalam sebuah kalimat. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap tentang pengertian, ciri-ciri, jenis dan contoh kata kerja berikut ini.

Kata kerja bukanlah jenis kata yang asing lagi dalam kehidupan kita. Hampir setiap hari kita menggunakan kata kerja dalam bentuk tulisan atau percakapan sehari-hari. Simak pembahasan lengkap tentang pengertian, ciri-ciri, jenis dan contoh kata kerja berikut ini.

Pengertian Kata Kerja

Kata Kerja - Pengertian, Ciri, Jenis dan Contohnya
Pengertian Kata Kerja

Kata kerja atau yang biasa disebut dengan istilah verba adalah jenis kata yang menjelaskan perbuatan, tindakan, keberadaan atau pengalaman tertentu. Biasanya kata kerja digunakan sebagai predikat dalam sebuah kalimat atau frasa.

Adapun pengertian kata kerja menurut para ahli adalah sebagai berikut:

1. Menurut Muslich

Kata kerja berbeda dengan jenis kata lainnya karena kata kerja bisa berfungsi sebagai predikat ataupun fungsi lain. Kata kerja juga bisa bermakna perbuatan atau proses tertentu.

2. Menurut Mess

Kata kerja menjelaskan tentang pekerjaan, perbuatan atau gerakan tertentu. Kata kerja juga memiliki ciri khas tertentu yakni berfungsi sebagai predikat dalam sebuah kalimat.

3. Menurut Tarigan

Kata kerja adalah segala jenis kata yang bisa digunakan untuk memerintah seseorang. Kata kerja bisa diawali dengan imbuhan, tapi bisa juga tidak diawali dengan imbuhan.

4. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Kata kerja atau verba merupakan kata yang menggambarkan proses, perbuatan atau keadaan. Dengan kata lain, kata kerja menjelaskan kegiatan atau tindakan yang dilakukan subjek sehingga tak heran bila kata kerja berfungsi sebagai predikat dalam suatu kalimat.

Ciri-Ciri Kata Kerja

Kata Kerja - Pengertian, Ciri, Jenis dan Contohnya
Ciri-Ciri Kata Kerja

Untuk lebih memahami apa yang dimaksud dengan kata kerja, silahkan simak beberapa ciri kata kerja berikut ini:

1. Memiliki arti perbuatan, tindakan atau aktivitas tertentu.

2. Memiliki arti proses.

3. Biasanya disertai dengan imbuhan, seperti me-, di-, ter-, me-kan, di-kan, ber-an, memper-an, dan memper-i.

4. Terkadang didahului dengan kata pernyataan waktu, seperti sedang, akan, segera, hampir, telah, dan lain sebagainya.

5. Kata kerja bisa saja diperjelas (diperluas) dengan cara menambahkan kata sifat tertentu. Contohnya seperti berlari dengan cepat, menghitung dengan teliti, dan lain-lain.

Jenis-Jenis Kata Kerja dan Contohnya

Kata Kerja - Pengertian, Ciri, Jenis dan Contohnya
Jenis-Jenis Kata Kerja dan Contohnya

Ada banyak sekali jenis kata jika dilihat dari beragam sudut pandang.

1. Jenis-Jenis Kata Kerja Menurut Objeknya

Kata Kerja - Pengertian, Ciri, Jenis dan Contohnya
Jenis-Jenis Kata Kerja Menurut Objeknya

Menurut objeknya, kata kerja dibagi menjadi dua jenis yaitu:

  • Kata Kerja Transitif

Kata kerja transitif merupakan jenis kata kerja yang membutuhkan objek tertentu agar maknanya bisa diketahui. Contoh:
- Kakak sedang membuat kue.
- Rony menendang bola dengan sekuat tenaga.
- Shanty sedang mencari anjingnya yang hilang.

Jika objek dari beberapa contoh di atas dihilangkan, pembaca akan sulit untuk memahami apa maksud dari kalimat tersebut. Dengan kata lain, kalimatnya menjadi tidak jelas dan tidak efektif. Karena itulah, tiga contoh di atas termasuk kata kerja transitif.

  • Kata Kerja Intransitif

Berbeda dengan kata kerja transitif, kata kerja ini mengandung makna yang cukup jelas walaupun tidak ada satupun objek dalam kalimat tersebut. Contoh:
- Ayah sedang makan di dapur.
- Adik sedang menangis di kamar.

2. Jenis-Jenis Kata Kerja Menurut Bentuknya

Menurut bentuknya, kata kerja dikelompokkan menjadi dua yaitu:

  • Kata Kerja Dasar

Kata kerja dasar merupakan jenis kata kerja asli, artinya tidak mengalami proses pengimbuhan, penyerapan, serta tidak dapat diubah ke dalam bentuk yang lebih sederhana. Contohnya seperti:

- Makan
- Tidur
- Lari
- Minum
- Baca
- Jual
- Beli

  • Kata kerja turunan

Kata kerja turunan merupakan jenis kata kerja yang telah mengalami proses penambahan imbuhan. Kata kerja ini dibedakan lagi menjadi lima jenis kelompok:

- Bebas Afiks Wajib

Jenis kata ini harus memiliki imbuhan agar bisa berfungsi sebagai kata kerja. Jika imbuhannya dihilangkan, maka kata ini akan berubah menjadi jenis kata lain. Contoh: mengering, mendarat, melebar, dan lain sebagainya.

- Bebas Afiks Manasuka

Memiliki imbuhan ataupun tidak, jenis kata ini tetap berfungsi sebagai kata kerja. Contohnya seperti bekerja, membaca, mencari, dan lain-lain.

- Terikat Afiks Wajib

Jenis kata kerja ini lengket dengan imbuhannya. Jika imbuhannya hilang, maka kata ini tidak ada maknanya. Contoh: berjuang, mengungsi, bertemu, dan lain-lain.

- Reduplikasi

Reduplikasi merupakan jenis kata kerja yang mengalami pengulangan. Contoh: menari-nari, mencari-cari, bergoyang-goyang, dan lain sebagainya.

- Majemuk

Kata kerja majemuk merupakan gabungan dari dua kata, yang setelah digabung mengandung makna baru. Misalnya seperti cuci darah, cari mati, dan lain-lain.

Baca Juga: Variabel Penelitian - Pengertian, Ciri, Kegunaan, dan Jenisnya.

3. Jenis-Jenis Kata Kerja Menurut Subjeknya

Menurut subjeknya, kata kerja dibedakan menjadi dua jenis yaitu kata kerja aktif dan kata kerja pasif.

  • Kata Kerja Aktif
Kata Kerja - Pengertian, Ciri, Jenis dan Contohnya
Kata Kerja Aktif

Kata kerja aktif merupakan jenis kata kerja di mana subjeknya berposisi sebagai pelaku. Kata kerja ini biasanya memiliki imbuhan me- atau ber-. Contoh:

- Ibu sedang menyapu halaman.
- Ranty menjual sepeda lamanya.
- Ayah sedang mencuci motor.

  • Kata Kerja Pasif

Kata kerja pasif adalah jenis kata kerja di mana subjeknya berposisi sebagai korban dari kata kerja tersebut. Contoh:

- Motor sedang dicuci oleh Ayah.
- Makanan sedang dimasak Ibu di dapur.
- Buku itu dibeli oleh Ani.

4. Bentuk Lain

Selain tiga jenis kelompok di atas, kata kerja juga ada yang dibagi menjadi tiga jenis yaitu kata kerja benefaktif, kata kerja reflektif dan kata kerja resiprok.

  • Kata Kerja Benefaktif

Kata kerja benefaktif merupakan jenis kata kerja yang menunjukkan adanya perlakuan tertentu yang ditujuan untuk orang lain. Contoh:

- Emi memandikan kucing peliharaannya.
- Dia membelikan baju bermotif bunga untuk ibunya.

  • Kata Kerja Reflektif

Kata kerja ini menjelaskan perbuatan yang dilakukan untuk dirinya sendiri. Contoh:

- Rina selalu berdandan sebelum berangkat.
- Akhirnya Irine memotong rambut panjangnya.

  • Kata Kerja Resiprok

Kata kerja resiprok menjelaskan perbuatan atau kegiatan tertentu, yang dilakukan oleh dua orang. Biasanya, kata kerja ini mengandung arti "saling", dan diawali dengan imbuhan ber-an. Contoh:

- Aku bersalaman dengan kepala sekolah.
- Dia berpandangan dengan Andi.
- Mereka berpegangan tangan menuju sekolah.

Demikianlah pembahasan lengkap tentang pengertian, ciri-ciri, jenis dan contoh kata kerja yang perlu kamu ketahui. Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuanmu, khususnya mengenai kata kerja.

Baca Juga