Pengertian Kalimat Efektif, Syarat, Ciri dan Contohnya
Kalimat efektif merupakan susunan kata yang mengikuti aturan kebahasaan secara baik dan benar. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap tentang pengertian kalimat efektif berikut ini.

Sebuah kalimat bukanlah hal yang sulit untuk dibuat. Namun, apakah kalimat yang kamu buat sudah termasuk kalimat efektif? Simak pembahasan lengkap tentang pengertian kalimat efektif, syarat kalimat efektif, ciri dan contoh kalimat efektif berikut ini.

Pengertian Kalimat Efektif

Pengertian Kalimat Efektif, Syarat, Ciri dan Contohnya
Pengertian Kalimat Efektif

Kalimat efektif merupakan susunan kata yang mengikuti aturan kebahasaan secara baik dan benar. Karena bahasa yang kita gunakan adalah bahasa Indonesia, maka tentu saja aturan yang menjadi pedoman kalimat efektif adalah aturan menurut ejaan yang disempurnakan (EYD). Berikut ini adalah pengertian kalimat efektif menurut para ahli:

1. Menurut Putrayasa

Pengertian kalimat efektif menurut Putrayasa adalah kalimat yang bisa menyampaikan informasi secara sempurna karena memenuhi berbagai syarat pembentuk kalimat efektif.

2. Menurut Parera

Pengertian kalimat efektif menurut Parera adalah bentuk kalimat yang sengaja disusun untuk menyampaikan informasi dengan baik dan tepat sesuai dengan isi pikiran penulis.

3. Menurut Badudu

Pengertian kalimat efektif menurut Badudu adalah kalimat yang mencapai sasarannya dengan baik sebagai alat untuk berkomunikasi.

Syarat Kalimat Efektif

Pengertian Kalimat Efektif, Syarat, Ciri dan Contohnya
Syarat Kalimat Efektif

Pada dasarnya, terdapat beberapa syarat utama agar sebuah kalimat bisa digolongkan sebagai kalimat efektif, yaitu:

1. Sesuai Ejaan yang Disempurnakan (EYD)

Sebuah kalimat efektif harus menggunakan ejaan dan tanda baca yang tepat. Selain itu, kata yang digunakan juga harus kata baku agar tepat ejaannya.

2. Sistematis

Sebuah kalimat dikatakan sederhana jika memiliki struktur subjek dan predikat, lalu objek, pelengkap atau keterangan. Ketika hendak membuat kalimat efektif, cobalah sebisa mungkin untuk mengefektifkan kalimat. Buat kalimat yang urutannya tidak membingungkan orang lain. Kalau memang tidak ada penegasan, posisi subjek dan predikat sebaiknya selalu berada di awal kalimat.

3. Tidak Boros dan Bertele-Tele

Jangan sampai kalimat yang kamu buat terlalu banyak menggunakan kata-kata yang tidak penting dan terkesan bertele-tele. Pastikan susunan kalimat yang kamu buat ringkas dan pasti agar gagasannya lebih mudah dimengerti oleh orang lain.

4. Tidak Ambigu

Pengertian Kalimat Efektif, Syarat, Ciri dan Contohnya
Tidak Ambigu

Yang terakhir, kalimat efektif tidak boleh ambigu alias membuat pembaca menjadi multitafsir. Karena itulah, kata yang disusun harus ringkas, sistematis, dan sesuai dengan aturan kebahasaan sehingga pembaca tidak akan ambigu dan kesulitan dalam mengartikan kalimat yang kamu buat.

Ciri dan Contoh Kalimat Efektif

Pengertian Kalimat Efektif, Syarat, Ciri dan Contohnya
Ciri dan Contoh Kalimat Efektif

Kalimat efektif sebenarnya tidak sulit untuk dibuat. Kamu hanya perlu memahami terlebih dahulu apasaja ciri-ciri kalimat efektif. Berikut ini adalah ciri-ciri kalimat efektif, lengkap dengan contoh:

1. Kesepadanan struktur, artinya kelengkapan struktur dan juga penggunaannya. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk ciri yang satu ini:

a. Kalimat yang dibuat harus mengandung unsur subjek dan unsur predikat.

b. Tidak boleh meletakkan kata depan atau preposisi di depan subjek karena akan membuat pelaku di dalam kalimat tersebut menjadi kabur.

Contoh :

- Untuk seluruh hadirin dimohon datang di waktu yang tepat. (kalimat ini tidak efektif)

- Seluruh hadirin dimohon datang tepat waktu (kalimat ini efektif).

c. Hati-hati jika ingin menggunakan konjungsi di depan predikat karena hal ini akan membuatnya menjadi perluasan dari subjek.

d. Tidak bersubjek ganda, artinya subjek yang sama tidak perlu ditulis lagi dalam satu kalimat.

2. Kehematan kata. Agar sebuah kalimat menjadi ringkas dan tidak bertele-tele, kamu tidak boleh menggunakan kata-kata yang mengandung makna sama di dalam sebuah kalimat. Jangan lupa juga kalau ada dua hal yang bisa membuat kalimat terkesan boros, yaitu kata jamak dan kata bersinonim.

Contoh Kata Jamak:

a. Para siswa-siswi sedang mengikuti upacara bendera di lapangan sekolah (kalimat ini tidak efektif).

b. Siswa-siswi sedang mengikuti upacara bendera di lapangan sekolah (kalimat ini efektif).

Contoh Kata Sinonim:

a. Shinta masuk ke dalam ruang kelas. (kalimat ini tidak efektif).

b. Shinta masuk ruang kelas (kalimat ini efektif).

3. Kesejajaran bentuk. Kesejajaran bentuk berkaitan dengan imbuhan dalam kata-kata yang ada di kalimat, sesuai kedudukannya pada kalimat itu. Dengan kata lain, kalimat efektif harus berimbuhan paralel dan konsisten.

Contoh:

a. Hal yang perlu diperhatikan soal limbah adalah cara membuang, memilah, dan pengolahannya. (kalimat ini tidak efektif).

b. Hal yang perlu diperhatikan soal limbah adalah cara membuang, memilah, dan mengolahnya. (kalimat ini efektif).

Baca Juga: Pengertian Reklamasi, Tujuan, Manfaat, Dampak, Proses dan Metode, Serta Contohnya.

4. Ketegasan Makna. Subjek sebenarnya tak harus diletakkan di awal kalimat, hanya saja posisinya memang harus berada di depan predikat. Akan tetapi, untuk beberapa kasus tertentu, kamu bisa saja meletakkan keterangan di awal kalimat guna memberi efek penegasan. Dengan melakukan hal ini, pembaca akan lebih mudah memahami ide utama dari kalimat tersebut. Biasanya penegasan kalimat semacam ini ditemukan pada jenis kalimat perintah, larangan, ataupun anjuran yang biasanya diikuti partikel lah atau pun.

Contoh:

a. Kamu bersihkan meja rumah sampai bersih (kalimat ini tidak efektif).

b. Bersihkan meja rumah sampai bersih (kalimat ini efektif).

5. Kelogisan Kalimat

Pengertian Kalimat Efektif, Syarat, Ciri dan Contohnya
Kelogisan Kalimat

Kalimat yang kamu buat juga harus logis agar tidak memberikan kesan ambigu kepada orang lain. Buatlah kalimat dengan gagasan yang masuk akal dan mudah dimengerti sehingga pembaca bisa memahami maksud sebuah kalimat dengan baik.

Contoh:

a. Kepada Bapak Kepala Sekolah, waktu dan tempat kami persilahkan (kalimat ini tidak efektif).

b. Bapak Kepala Sekolah dipersilakan menyampaikan pidatonya. (kalimat ini efektif).

Demikianlah pembahasan lengkap tentang pengertian kalimat efektif, syarat kalimat efektif, ciri dan contoh kalimat efektif yang perlu kamu ketahui. Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuanmu, khususnya mengenai kalimat efektif.

Baca Juga