Pengertian Jurnalistik, Sejarah, Produk Utama, Aktivitas, dan Jenisnya
Secara umum, jurnalistik diartikan sebagai proses, teknik, dan ilmu yang digunakan untuk mengumpulkan berita, menulis berita, menyunting berita dan mempublikasikan berita. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap tentang pengertian jurnalistik berikut ini.

Istilah jurnalistik sangat berkaitan erat dengan berita atau media massa. Pasalnya, jurnalistik merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mempublikasikan berita kepada masyarakat melalui media massa seperti televisi, radio, koran, media online, dan lain sebagainya. Simak pembahasan lengkap tentang pengertian jurnalistik, sejarah jurnalistik, produk utama jurnalistik, aktivitas jurnalistik, dan jenis-jenis jurnalistik berikut ini.

Pengertian Jurnalistik

Pengertian Jurnalistik, Sejarah, Produk Utama, Aktivitas, dan Jenisnya
Pengertian Jurnalistik

Secara umum, jurnalistik diartikan sebagai proses, teknik, dan ilmu yang digunakan untuk mengumpulkan berita, menulis berita, menyunting berita dan mempublikasikan berita. Berikut ini adalah pengertian jurnalistik menurut para ahli:

1. Menurut Adinegoro

Pengertian jurnalistik menurut Adinegoro adalah sejenis kemampuan karang-mengarang yang bertujuan untuk memberi kabar kepada masyarakat dengan selekas-lekasnya agar tersiar ke seluruh penjuru negeri.

2. Menurut F. Fraser Bond

Pengertian jurnalistik menurut F. Fraser Bond adalah segala bentuk pembuatan berita dan ulasan mengenai berita yang dibuat oleh kelompok tertentu.

3. Menurut M. Ridwan

Pengertian jurnalistik menurut M. Ridwan adalah kepandaian mengumpulkan dan mengedit berita agar bisa ditampilkan dalam surat kabar, majalah, ataupun media lain yang terbit secara berkala.

4. Menurut Summanang

Sedangkan pengertian jurnalistik menurut Summanang adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan kewartawanan.

Sejarah Jurnalistik

Pengertian Jurnalistik, Sejarah, Produk Utama, Aktivitas, dan Jenisnya
Sejarah Jurnalistik

Pada awalnya, jurnalistik hanya sebatas komunikasi antar manusia yang dilakukan dari mulut ke mulut. Media massa kemudian baru muncul setelah ditemukan mesin cetak oleh Johannes Getenberg. Di Indonesia sendiri, perkembangan jurnalistik dimulai pada zaman penjajahan Belanda. Banyak pahlawan pejuang kemerdekaan Indonesia yang menggunakan jurnalistik sebagai alat perjuangan. Di era inilah, terbit sejumlah surat kabar, seperti Bintang Timoer, Java Bode, Medan Prijaji, Bintang Barat, dan lain sebagainya.

Pada masa penjajahan Jepang, surat kabar dilarang di Indonesia. Hanya ada lima media yang kemudian mendapat izin terbit, yaitu Sinar Baru, Sinar Matahari, Suara Asia, Tjahaja, dan Asia Raja. Setelah Indonesia merdeka, pemerintah mulai menggunakan Radio Republik Indonesia sebagai alat untuk berkomunikasi. Menjelang penyelenggaraan Asia Games IV, pemerintah gencar mewujudkan proyek televisi. Hingga pada tahun 1962, hadirlah Televisi Republik Indonesia dengan layar hitam putih.

Di zaman Soeharto, media massa banyak dibatasi. Contohnya bisa kamu lihat pada kasus Majalah Tempo dan Harian Indonesia Raya. Untungnya, hal tersebut berubah pada zaman pemerintahan Habibie. Sejak saat itulah, banyak media massa yang bermunculan.

Produk Utama Jurnalistik

Pengertian Jurnalistik, Sejarah, Produk Utama, Aktivitas, dan Jenisnya
Produk Utama Jurnalistik

Kegiatan jurnalistik akan menghasilkan karya sebagai berikut:

1. Berita (News)

2. Artikel Opini

3. Feature (Paduan berita dan artikel opini)

Berita, artikel opini, dan feature ini bisa disajikan dalam berbagai bentuk, seperti foto, audio, ataupun video yang di dalamnya berisi informasi aktual, faktual, penting dan menarik bagi masyarakat. Nantinya, berita, artikel opini, dan feature ini akan disebarluaskan melalui sejumlah media massa, seperti surat kabar, radio, televisi, media online, majalah, dan lain sebagainya.

Aktivitas Jurnalistik

Pengertian Jurnalistik, Sejarah, Produk Utama, Aktivitas, dan Jenisnya
Aktivitas Jurnalistik

Aktivitas jurnalistik yang paling utama adalah meliput dan memberitakan suatu kejadian melalui rumus baku 5W + 1H.

1. Who, artinya siapa saja yang terlibat. Siapa pelakunya, siapa korbannya, siapa saksinya, dan lain sebagainya.

2. What, artinya apa yang terjadi di sana. Peristiwa, kejadian, atau acara apa yang telah terjadi.

3. When, artinya kapan terjadinya peristiwa tersebut (hari apa, tanggal berapa, dan jam berapa terjadinya).

4. Where, artinya di mana lokasi terjadinya peristiwa tersebut.

5. Why, artinya mengapa terjadi peristiwa tersebut (apa alasan atau penyebabnya).

6. How, artinya bagaimana proses kejadiannya (kronologi peristiwa dari awal-akhir).

Baca Juga: Pengertian Negara Maju, Ciri, Klasifikasi, dan Contohnya.

Jenis-Jenis Jurnalistik

Pengertian Jurnalistik, Sejarah, Produk Utama, Aktivitas, dan Jenisnya
Jenis-Jenis Jurnalistik

Berdasarakan jenis media dan teknik publikasinya, jurnalistik dibedakan menjadi tiga jenis:

1. Jurnalistik Cetak (Print Journalism)

Jurnalistik cetak merupakan proses jurnalistik di mana produk atau laporannya disajikan dalam media massa cetak, seperti surat kabar, majalah, tabloid, dan lain-lain. Teknik penulisan dalam jurnalistik cetak menggunakan bahasa tulis yang bergaya jurnalistik. Kata-kata yang digunakan sederhana, mudah dimengerti, jelas, tidak mengandung makna ganda, dan biasa digunakan.

2. Jurnalistik Elektronik (Broadcast Journalism)

Jurnalistik elektronik merupakan proses jurnalistik yang hasil liputannya akan disebarluaskan melalui media elektronik, seperti radio dan televisi. Radio menyiarkan berita atau informasi hanya dengan menggunakan suara dan efek suara. Sedangkan televisi menyiarkan berita dengan tambahan gambar (visual).

Wartawan radio, atau yang dikenal dengan sebutan reporter, mengumpulkan berita dan menyajikannya dengan cara disuarakan saja. Berbeda dengan wartawan televisi yang melaporkan suatu kejadian dengan kata-kata sekaligus dengan rekaman video hasil shooting. Adapun teknik penulisan naskah radio atau televisi menggunakan bahasa tutur. Bahasa tutur merupakan kata-kata yang biasa digunakan dalam percakapan sehari-hari. Kata-katanya sederhana, mudah dimengerti, jelas, dan tak bertele-tele.

3. Jurnalistik Online (Online Journalism)

Jurnalistik online diartikan sebagai pelaporan peristiwa yang dibuat dan disebarkan atau ditampilkan melalui media internet. Teknik penulisannya hampir sama dengan teknik penulisan jurnalistik cetak. Bedanya, penulisannya jauh lebih leluasa dan lebih lengkap daripada naskah untuk media cetak atau media elektronik. Pada umumnya, media cetak dan media elektronik juga menyediakan media online.

Sekarang ini, jurnalistik online semakin berkembang dengan kehadiran blog atau weblog. Pemilik blog bisa dengan mudah membagikan opini, pengalaman pribadi, ataupun berita, artikel dan feature seperti yang biasa dibagikan oleh media komersial.

Demikianlah pembahasan lengkap tentang pengertian jurnalistik, sejarah jurnalistik, produk utama jurnalistik, aktivitas jurnalistik, dan jenis-jenis jurnalistik yang perlu kamu ketahui. Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuanmu, khususnya mengenai jurnalistik.

Baca Juga