Pengertian Jurnal Umum, Fungsi, Tujuan, Manfaat, Contoh, dan Prinsip Dasar Pembuatannya
Jurnal umum merupakan jurnal yang digunakan untuk mencatat sejumlah transaksi keuangan yang muncul dalam periode waktu tertentu. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap tentang pengertian jurnal umum berikut ini.

Dalam dunia akuntansi, jurnal umum adalah salah satu hal yang sangat penting. Pasalnya, jurnal umum merupakan salah satu tahap pencatatan dalam siklus akuntansi, yang akan menjadi dasar untuk melakukan perhitungan pada tahap selanjutnya. Lantas, apa itu pengertian jurnal umum yang sebenarnya? Apasaja manfaat dari pembuatan jurnal umum dan bagaimana cara membuat jurnal umum yang benar? Langsung saja simak pembahasan lengkap tentang pengertian jurnal umum, fungsi jurnal umum, tujuan jurnal umum, manfaat jurnal umum, contoh jurnal umum, dan prinsip dasar pembuatan jurnal umum berikut ini.

Pengertian Jurnal Umum

Pengertian Jurnal Umum, Fungsi, Tujuan, Manfaat, Contoh, dan Prinsip Dasar Pembuatannya
Pengertian Jurnal Umum

Kata jurnal umum sebenarnya berasal dari bahasa Perancis “jour” yang artinya hari. Jurnal umum merupakan jurnal yang digunakan untuk mencatat sejumlah transaksi keuangan yang muncul dalam periode waktu tertentu. Jurnal umum juga bisa diartikan sebagai buku harian yang digunakan perusahaan yang di dalamnya berisi catatan transaksi yang terjadi secara keseluruhan. Jurnal umum biasanya lebih tepat untuk digunakan dalam perusahaan jasa. Berikut ini adalah pengertian jurnal umum menurut para ahli:

1. Menurut Wikipedia

Pengertian jurnal umum menurut Wikipedia adalah catatan akuntansi permanen yang digunakan untuk mencatat sejumlah transaksi keuangan perusahaan secara kronologis dengan menyebutkan akun apasaja yang didebit dan akun apasaja yang dikredit.

2. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Pengertian jurnal umum menurut KBBI adalah jurnal yang digunakan untuk mencatat transaksi keuangan berdasarkan periode waktu tertentu.

3. Menurut Ahmad Manarul Hakim

Pengertian jurnal umum menurut Ahmad Manarul Hakim adalah buku harian atau formulir khusus yang digunakan untuk mencatat seluruh transaksi keuangan secara kronologis, sesuai dengan urutan tanggal, dengan mencantumkan nama transaksi, jenis akun, dan nominal saldo di kolom debit ataupun kredit.

Fungsi Jurnal Umum

Pengertian Jurnal Umum, Fungsi, Tujuan, Manfaat, Contoh, dan Prinsip Dasar Pembuatannya
Fungsi Jurnal Umum

Jurnal umum memiliki beberapa fungsi, antara lain fungsi historis, fungsi mencatat, fungsi analisis, fungsi instruktif, dan juga fungsi informatif. Simak penjelasannya berikut ini.

1. Fungsi Historis

Fungsi historis artinya jurnal umum bisa digunakan sebagai sebuah catatan yang di dalamnya mencatat bukti transaksi keuangan secara berurutan sesuai dengan tanggal terjadinya transaksi.

2. Fungsi Mencatat

Selama ini, jurnal umum dimanfaatkan sebagai media untuk mencatat transaksi keuangan yang terjadi di dalam perusahaan secara terperinci dan lengkap.

3. Fungsi Analisis

Jurnal umum juga berfungsi untuk menganalisis transaksi dan menentukan akun mana yang harus didebit ataupun yang harus dikredit.

4. Fungsi Instruktif

Fungsi instruktif artinya memberi perintah untuk memposting ke buku besar, baik yang didebit ataupun yang dikredit sesuai hasil analisis dalam jurnal.

5. Fungsi Informatif

Yang terakhir, jurnal umum juga berfungsi untuk memberikan keterangan seputar transaksi keuangan yang terjadi di dalam perusahaan secara jelas dan apa adanya.

Tujuan Jurnal Umum

Jurnal umum dibuat oleh perusahaan dengan tujuan untuk melakukan identifikasi, penilaian, dan pencatatan dampak ekonomi yang ditimbulkan dari sejumlah transaksi keuangan.

Manfaat Jurnal Umum

Pengertian Jurnal Umum, Fungsi, Tujuan, Manfaat, Contoh, dan Prinsip Dasar Pembuatannya
Manfaat Jurnal Umum

Jurnal umum tidak mungkin dibuat jika tidak ada manfaatnya. Berikut ini adalah beberapa manfaat yang kita peroleh dari proses pencatatan jurnal umum:

1. Untuk mengetahui apakah akan menimbulkan penambahan atau pengurangan suatu akun.

2. Untuk mengetahui jumlah saldo yang akan dicatat pada satu atau lebih akun.

3. Untuk melihat keseimbangan saldo antara sisi yang didebit dan sisi yang dikredit.

4. Bisa dibuat tanda atau referensi untuk mengetahui apakah suatu transaksi sudah diposting ke buku besar atau belum.

Contoh Jurnal Umum

Pengertian Jurnal Umum, Fungsi, Tujuan, Manfaat, Contoh, dan Prinsip Dasar Pembuatannya
Contoh Jurnal Umum

Berikut ini adalah salah satu contoh format jurnal umum:

Pada jurnal ini, ada enam buah kolom, yaitu kolom tanggal, kolom nomor bukti, kolom nama akun atau keterangan, kolom referensi (ref), kolom debit, dan juga kolom kredit.

1. Kolom Tanggal : diisi dengan tanggal terjadinya suatu transaksi keuangan.

2. Kolom Nomor Bukti : diisi dengan nomor bukti dari transaksi keuangan tersebut.

3. Kolom Nama Akun / Keterangan : diisi dengan nama rekening yang ada dalam transaksi tersebut.

4. Kolom Referensi (Ref) : diisi dengan nomor akun atau kode akun yang disesuaikan dengan nama akun yang ada. Kolom ini hanya boleh diisi apabila sudah dilakukan pencatatan pada buku besar.

5. Kolom Debit : diisi dengan jumlah saldo dari akun yang didebit.

6. Kolom Kredit : diisi dengan jumlah saldo dari akun yang dikredit.

Baca Juga: Pengertian Reklamasi, Tujuan, Manfaat, Dampak, Proses dan Metode, Serta Contohnya.

Prinsip Dasar Pembuatan Jurnal Umum

Pengertian Jurnal Umum, Fungsi, Tujuan, Manfaat, Contoh, dan Prinsip Dasar Pembuatannya
Prinsip Dasar Pembuatan Jurnal Umum

Jurnal umum tidak boleh dibuat secara sembarangan. Dalam membuat jurnal umum, ada lima prinsip yang harus benar-benar diperhatikan. Berikut ini adalah lima prinsip dasar pembuatan jurnal umum:

1. Melakukan identifikasi bukti transaksi keuangan yang muncul dari transaksi keuangan yang dilakukan perusahaan. Contoh buktinya antara lain kwitansi, faktur, memo, dan lain sebagainya.

2. Menentukan akun-akun apasaja yang terpengaruh dengan transaksi keuangan yang terjadi. Kemudian, menggolongkannya berdasarkan jenisnya, apakah aktiva, hutang, modal, dan lain sebagainya.

3. Menetapkan penambahan atau pengurangan terhadap akun yang berkaitan dengan transaksi tersebut.

4. Tentukan apakah harus mendebit ataukah harus menkredit akun yang bersangkutan.

5. Terakhir, catat transaksi ke dalam jurnal umum berdasarkan bukti transaksi keuangan yang dimiliki perusahaan.

Demikianlah pembahasan lengkap tentang pengertian jurnal umum, fungsi jurnal umum, tujuan jurnal umum, manfaat jurnal umum, contoh jurnal umum, dan prinsip dasar pembuatan jurnal umum yang perlu kamu ketahui. Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuanmu, khususnya mengenai jurnal umum.

Baca Juga