Jasa - Pengertian, Ciri dan Jenisnya
Jasa merupakan sejumlah kegiatan ekonomi yang tidak menghasilkan produk barang secara fisik, namun mampu memberikan nilai tambah bagi konsumennya. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap tentang pengertian jasa, ciri-ciri jasa dan jenis-jenis jasa berikut ini.

Jasa atau yang biasa disebut dengan istilah service, sering sekali kita temukan dalam ilmu ekonomi. Terlebih sekarang ini, ada banyak sekali produk jasa yang dikenalkan dan ditawarkan oleh pihak perusahaan kepada masyarakat. Lantas apakah kamu tahu apa itu jasa yang sebenarnya? Simak pembahasan lengkap tentang pengertian jasa, ciri-ciri jasa dan jenis-jenis jasa berikut ini.

Pengertian Jasa

Jasa - Pengertian, Ciri dan Jenisnya
Pengertian Jasa

Adapun pengertian jasa menurut para ahli adalah sebagai berikut:

1. Pengertian jasa menurut Norman

Jasa merupakan tindakan dan interaksi yang ditawarkan pada konsumen. Jasa juga sering dikatakan sebagai bentuk interaksi sosial antara produsen dan konsumen.

2. Pengertian jasa menurut Kotler dan Keller

Menurut mereka, jasa adalah setiap kegiatan yang ditawarkan ke pihak lain yang sifatnya intangible. Berbeda dengan barang, jasa ini tidak mengakibatkan perubahan hak milik ketika ditawarkan ke orang lain.

3. Pengertian jasa menurut Zeithami dan Bitner

Jasa merupakan sejumlah kegiatan ekonomi yang tidak menghasilkan produk barang secara fisik, namun output yang dihasilkan mampu memberikan nilai tambah bagi konsumennya.

4. Pengertian jasa menurut Christian Gronross

Jasa merupakan proses yang wujudnya terlihat dalam bentuk sejumlah kegiatan interaksi dengan para konsumen. Biasanya jasa ini diberikan dalam bentuk pelayanan sebagai solusi untuk masalah yang dimiliki pihak konsumen.

5. Pengertian jasa menurut Djaslim Salada

Jasa adalah kegiatan yang memiliki manfaat, yang ditawarkan ke pihak lain. Berbeda dengan barang, bentuk dari jasa ini tidak bisa dilihat (tidak berwujud) dan orang yang membeli produk jasa ini tidak akan mendapat hak milik.

Ciri-Ciri Jasa

Jasa - Pengertian, Ciri dan Jenisnya
Ciri-Ciri Jasa

Berdasarkan beberapa pengertian di atas, maka dapat disimpulkan kalau jasa memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

1. Jasa tidak berwujud, artinya tidak bisa dilihat, diraba, ataupun dicium secara fisik. Akan tetapi, jasa ini dapat memenuhi apa yang dibutuhkan oleh pihak konsumen.

2. Untuk menghasilkan produk jasa, tidak diharuskan menggunakan bantuan suatu produk secara fisik. (Bisa menggunakan tapi bisa juga tidak menggunakan).

3. Tidak mengakibatkan perubahan hak milik.

4. Adanya interaksi yang diberikan oleh penyedia jasa kepada pengguna jasa.

5. Berbeda-beda (variability). Jasa sebenarnya berbeda-beda karena tergantung pada orang yang menyajikan jasa tersebut.

6. Mudah lenyap (perishability). Suatu produk jasa hanya akan bertahan lama jika ada permintaan dari pihak konsumen. Jika permintaan tidak ada atau mendadak turun, maka bisa saja produk jasa tersebut akan lenyap dari pasaran.

7. Tidak bisa dipisahkan dari konsumen

Konsumen harus berpartisipasi saat proses produksi jasa tersebut. Tidak ada jasa yang bisa dihasilkan tanpa adanya partisipasi konsumen.

Jenis-Jenis Jasa

Jasa - Pengertian, Ciri dan Jenisnya
Jenis-Jenis Jasa

Secara garis besar, jasa yang dibutuhkan oleh manusia dikelompokkan menjadi beberapa jenis:

1. Perumahan

Contohnya sewa kamar hotel, sewa apartemen, dan lain sebagainya.

2. Usaha rumah tangga

Misalnya usaha air minum, perbaikan rumah, perawatan kebun, perbaikan alat rumah tangga, dan sebagainya.

3. Usaha rekreasi dan kesukaan

Misalnya penyewaan alat untuk kegiatan rekreasi, dan lain sebagainya.

4. Perawatan pribadi

Seperti bisnis laundry, bisnis salon kecantikan, spa, dan lain sebagainya.

5. Perawatan medis dan kesehatan

Seperti perawatan gigi, perawatan opname di rumah sakit, konsultasi dokter, dan sebagainya.

6. Jasa pendidikan

Contoh jasa pendidikan privat seperti guru yang dipanggil ke rumah, jasa belajar di tempat kursus, dan lain-lain.

7. Profesi yang bergerak di bidang jasa

Seperti akuntan, pengacara, konsultasi manajemen, dan sebagainya.

8. Jasa finansial

Jasa - Pengertian, Ciri dan Jenisnya
Jasa finansial

Contohnya bank, asuransi, pajak, konsultasi investasi, jasa pinjaman, dan lain-lain.

9. Jasa transportasi

Seperti jasa angkutan barang, jasa angkutan penumpang, jasa reparasi, bisnis penyewaan mobil, dan lain sebagainya.

10. Jasa komunikasi

Misalnya jasa telepon, komputer, telegram, dan masih banyak lagi.

Baca Juga: Pengertian Laporan - Fungsi, Ciri, Jenis dan Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Pembuatan Laporan.

Sedangkan menurut Lovelock, jasa dibagi menjadi tujuh jenis kriteria yaitu sebagai berikut:

1. Segmen pasar

Segmen pasar di sini maksudnya adalah jasa yang diberikan pada konsumen akhir. Sebagai contoh jasa taksi, asuransi, jasa konsultasi, dan sebagainya.

2. Tingkat berkewujudan (tangibility)

Tingkat berkewujudan adalah tingkat keterlibatan produk jasa dengan para konsumen. Klasifikasi ini dibedakan menjadi tiga jenis: Rented Goods Service, Owned Good Service, dan Non Goods Service.

3. Keterampilan penyedia jasa

Jasa - Pengertian, Ciri dan Jenisnya
Keterampilan Penyedia Jasa

Jenis jasa ini dibagi menjadi dua, yaitu jasa dari kalangan profesional dan non-profesional. Contoh jasa dari kalangan profesional antara lain jasa pengacara, konsultan pajak, konsultan manajemen, dan lain-lain. Sedangkan jasa dari kalangan non-profesional meliputi jasa angkutan supir taksi, penjaga malam, dan masih banyak lagi.

4. Tujuan organisasi jasa

Berdasarkan kelompok tujuan organisasi ini, jasa dibagi menjadi dua yaitu berorientasi profit dan non-profit. Contoh jasa yang berorientasi profit seperti bank dan maskapai penerbangan. Sedangkan jasa non-profit seperti sekolah, yayasan, museum, panti asuhan, panti jompo, dan lain-lain.

5. Regulasi

Berdasarkan regulasinya, jasa dibedakan menjadi dua yaitu regulated service (bank, angkutan umum, pialang), dan non-regulated service (bisnis katering, pengecatan rumah, dan sebagainya).

6. Tingkat intensitas karyawan

Berdasarkan tingkat intensitas karyawan, jasa dibagi menjadi equipment-based service (bisnis cuci mobil, ATM) dan people-based service (satpam, jasa akuntan, dan konsultan hukum).

7. Tingkat kontak penyedia jasa dan pelanggan

Jasa pada jenis ini dibedakan menjadi dua, antara lain high-contact service (bank, dokter) serta low-contact service (bioskop dan lain sebagainya).

Demikianlah pembahasan lengkap tentang pengertian jasa, ciri-ciri jasa dan jenis-jenis jasa yang perlu kamu ketahui. Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuanmu, khususnya mengenai jasa.

Baca Juga