Pengertian Investasi - Fungsi, Tujuan, Jenis dan Produk-Produk Investasi
Jika memiliki uang lebih, ada baiknya kamu mempertimbangkan untuk melakukan investasi. Tapi sebelumnya, kamu perlu paham dulu apa itu investasi yang sebenarnya. Simak pembahasan lengkap tentang pengertian investasi, fungsi investasi, tujuan, jenis, serta produk-produk investasi berikut ini.

Investasi biasanya dilakukan dengan cara mengorbankan sejumlah dana dengan harapan agar bisa mendapatkan keuntungan besar di masa mendatang. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap tentang pengertian investasi, fungsi investasi, tujuan, jenis, serta produk-produk investasi berikut ini.

Pengertian Investasi

Pengertian Investasi - Fungsi, Tujuan, Jenis dan Produk-Produk Investasi
Pengertian Investasi

1. Pengertian investasi secara umum

Investasi merupakan aktivitas yang dilakukan oleh orang perorangan atau lembaga hukum untuk mempertahankan dan meningkatkan niai modal (baik itu berupa uang, peralatan, harta tak bergerak, ataupun harta tak berwujud).

2. Pengertian investasi menurut UU Pasal 1 Ayat 1 No. 25 Tahun 2007

Investasi merupakan kegiatan penanaman modal, baik itu modal dalam negeri ataupun modal asing yang dilakukan untuk merintis sebuah usaha di Indonesia.

3. Pengertian investasi menurut Mulyadi

Menurut Mulyadi, investasi adalah pengaitan berbagai sumber dalam jangka panjang agar bisa menghasilkan keuntungan di masa mendatang.

4. Pengertian investasi menurut Sharpe Et All

Investasi berarti mengorbankan sebagian aset yang dimiliki demi mendapatkan jumlah aset yang lebih besar di masa mendatang.

5. Pengertian investasi menurut Jones

Menurut Jones, investasi merupakan komitmen untuk menanamkan modal pada satu atau beberapa aset sekaligus selama periode waktu tertentu.

Fungsi Investasi

Pengertian Investasi - Fungsi, Tujuan, Jenis dan Produk-Produk Investasi
Fungsi Investasi

Investasi memiliki fungsi yang cukup besar, di antaranya yaitu:

1. Mengganti dan menambah barang-barang modal

Saat investasi, biasanya investor akan mengeluarkan uang untuk membeli sejumlah barang modal dan juga alat produksi. Hal ini dilakukan agar barang-barang modal tersebut bisa digunakan untuk memproduksi produk berupa barang atau jasa di masa mendatang. 

2. Berupa kurva yang memperlihatkan hubungan antara tingkat investasi dengan tingkat pendapatan nasional. 

Ada kurva yang bentuknya sejajar dengan sumbu datar, namun ada juga yang bentuknya naik ke sebelah kanan atas. 

Tujuan Investasi

Pengertian Investasi - Fungsi, Tujuan, Jenis dan Produk-Produk Investasi
Tujuan Investasi

1. Mendapatkan penghasilan / keuntungan setiap periode waktu tertentu, seperti deviden, bunga, royalti, uang sewa, dan lain sebagainya

2. Membentuk suatu dana khusus, misalnya untuk keperluan ekspansi atau keperluan sosial

3. Mengontrol / mengendalikan perusahaan lain

4. Menjaga hubungan dengan perusahaan lain

5. Mengurangi persaingan antara perusahaan sejenis

6. Menjamin ketersediaan bahan baku dan memperoleh pasar produksi yang dihasilkan

Jenis-Jenis Investasi

Pengertian Investasi - Fungsi, Tujuan, Jenis dan Produk-Produk Investasi
Jenis-Jenis Investasi

Secara garis besar, ada dua jenis investasi:

1. Investasi langsung

Artinya orang yang melakukan investasi bisa mengelola / mengendalikan produk yang menjadi target investasinya. 

2. Investasi tidak langsung

Artinya investasi tidak dikelola sendiri oleh sang investor, melainkan ada lembaga / badan usaha lain yang mengelola investasi tersebut. Mereka diberi kepercayaan untuk bisa menghasilkan keuntungan untuk si investor. 

Berdasarkan jangka waktunya, investasi dibagi menjadi 2:

1. Investasi jangka panjang

Investasi jangka panjang sengaja dilakukan agar bisa memperoleh laba di masa mendatang dengan cara menguasai sejumlah aset berharga dengan jangka waktu lebih dari 1 tahun. Biasanya investasi jangka panjang membutuhkan dana yang sangat besar, sehingga kebanyakan dilakukan oleh sebuah institusi / ban usaha. Contoh objek investasi jangka panjang adalah properti, kepemilikan saham, serta barang modal.

2. Investasi jangka pendek

Investasi jangka pendek merupakan kegiatan penanaman modal yang memiliki jangka waktu yang lebih pendek, yakni kurang dari satu tahun. Ada banyak sekali objek investasi jangka pendek, semuanya memiliki tingkat resikonya masing-masing.

Baca Juga: Pengertian Bisnis - Ciri, Fungsi, Manfaat, Tujuan dan Jenisnya

Berdasarkan ruang lingkupnya, investasi dibagi menjadi dua jenis:

1. Investasi Aktiva Nyata

Investasi aktiva nyata adalah jenis investasi atas objek yang dapat dilihat secara fisik. Contohnya pabrik, gedung, emas, dan lain sebagainya.

2. Investasi Aktiva Finansial

Berbeda dengan investasi aktiva nyata, investasi jenis ini bentuknya berupa surat-surat berharga. Seperti deposito, kepemilikan saham, obligasi, dan lain-lain.

Produk-Produk Investasi

Pengertian Investasi - Fungsi, Tujuan, Jenis dan Produk-Produk Investasi
Produk-Produk Investasi

Menurut Senduk, ada banyak sekali produk investasi di pasaran, di antaranya:

1. Tabungan di Bank

Menyimpan uang dengan cara menabung di bank bisa dikatakan merupakan salah satu investasi karena kamu akan mendapatkan suku bunga tertentu sesuai kebijakan bank. Kelebihan dari tabungan adalah jenis simpanan ini bisa diambil kapansaja.

2. Deposito

Produk deposito ini mirip dengan tabungan. Perbedaannya, kamu tidak bisa mengambil uang deposito sesuka hatimu. Karena uang deposito harus berada di bank dalam jangka waktu tertentu (mulai dari satu bulan hingga 24 bulan). Kendati demikian, suku bunganya lebih tinggi dari suku bunga tabungan. 

3. Saham

Saham artinya kepemilikan atas sebuah perusahaan. Jika kamu membeli sebagian saham, berarti kamu membeli sebagian dari perusahaan tersebut. Jika perusahaan mendapat keuntungan, maka kamu sebagai pemegang saham akan mendapatkan keuntungan berupa deviden. Kamu juga bisa menjual saham ke orang lain dan mendapatkan untung dari selisih harganya. Hal itu disebut dengan capital gain.

4. Properti

Investasi dalam bentuk properti sangat sering kita lihat di jalanan. Contohnya adalah investasi tanah ataupun rumah.

5. Emas

Emas merupakan salah satu barang yang paling berharga di dunia. Biasanya harga emas akan mengikuti nilai mata uang di suatu negara. Semakin tinggi nilai mata uang asing, maka semakin tinggi juga harga emasnya.

6. Mata uang asing

Investasi jenis ini sebenarnya lebih beresiko daripada investasi saham. Apalagi di Indonesia, nilai mata uang asing biasanya mengambang besar ( tergantung permintaan dan penawaran yang ada di pasaran). 

7. Obligasi

Obligasi merupakan surat utang yang biasanya dikeluarkan oleh pemerintah atau perusahaan, untuk menambah modal / membiayai suatu proyek.

Demikianlah pembahasan lengkap mengenai pengertian investasi, fungsi investasi, tujuan, jenis, serta produk-produk investasi yang perlu kamu ketahui. Semoga artikel ini bermanfaat.

Baca Juga