IPA - Pengertian, Unsur, Ciri, Tujuan, dan Nilainya
IPA merupakan pengetahuan alam yang dirumuskan secara sistematis, yang berkaitan erat dengan gejala kebendaan dan berdasarkan hasil pengamatan atau eksperimen. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap mengenai pengertian, unsur, ciri, tujuan, dan nilai-nilai IPA berikut ini.

IPA, atau ilmu pengetahuan alam, termasuk salah satu materi pelajaran yang berkaitan erat dengan kehidupan manusia. IPA berusaha untuk meningkatkan minat dan pengetahuan manusia mengenai alam semesta, di mana ada banyak sekali fakta mengenai alam semesta yang tidak terungkap hingga detik ini. Simak pembahasan lengkap mengenai pengertian, unsur, ciri, tujuan, dan nilai-nilai IPA berikut ini.

Pengertian IPA

IPA - Pengertian, Unsur, Ciri, Tujuan, dan Nilainya
Pengertian IPA

IPA merupakan singkatan dari ilmu pengetahuan alam, atau yang biasa kita dengar dengan istilah sains. Dalam arti sempit, IPA merupakan ilmu yang terdiri dari ilmu fisik dan ilmu biologi. Ilmu fisik meliputi ilmu astronomi, kimia, geologi, mineralogi, meteorologi, dan fisika. Sedangkan ilmu biologi meliputi anatomi, fisiologi, zoologi, citologi, embriologi, dan microbiologi.

Berikut ini adalah beberapa pengertian IPA menurut para ahli:

1. Menurut H.W. Fowler

IPA merupakan pengetahuan alam yang dirumuskan secara sistematis, yang berkaitan erat dengan gejala kebendaan dan berdasarkan hasil pengamatan atau eksperimen.

2. Menurut Robert B. Sund

IPA merupakan kumpulan pengetahuan sekaligus proses untuk memperoleh dan mengembangkan ilmu pengetahuan tersebut.

3. James B. Conant

Ilmu pengetahuan alam merupakan rangkaian konsep yang berkaitan satu sama lain dan mengalami perkembangan setelah dilakukan sejumlah eksperimen dan observasi. Nantinya konsep ini akan sangat berguna untuk eksperimen dan observasi selanjutnya.

Unsur IPA

IPA - Pengertian, Unsur, Ciri, Tujuan, dan Nilainya
Unsur IPA

Dari sejumlah pengertian di atas, IPA diketahui memiliki tiga buah unsur:

1. Serangkaian konsep yang saling berkaitan. Artinya IPA memiliki sebuah konsep yang relevan dengan konsep lain. Sebagai contoh konsep evolusi berkaitan erat dengan konsep mutasi, konsep variasi, dan konsep penyebaran geografis.

2. Sebagai proses yang menggunakan metode eksperimen dan observasi untuk mendapatkan ilmu pengetahuan.

3. Berguna untuk observasi dan eksperimen berikutnya.

Ciri-Ciri IPA

IPA - Pengertian, Unsur, Ciri, Tujuan, dan Nilainya
Ciri-Ciri IPA

IPA memiliki beberapa ciri khusus yang membedakannya dengan ilmu pengetahuan lain. Berikut ini adalah ciri-ciri IPA:

1. Sifatnya universal

Artinya konsep yang terkandung dalam IPA berlaku di manapun dan kapanpun. Hal ini bisa terjadi karena IPA tidak membahas nilai moral, nilai etika, ataupun nilai seni budaya yang sangat dipengaruhi oleh kebudayaan setempat.

2. Bisa diuji kebenarannya

Konsep yang ada dalam IPA bisa dibuktikan kebenarannya oleh ilmuwan lain pada setiap waktu. Contoh: Alexis Bouvard mengatakan kalau ada kelainan dari orbit planet Uranus. 12 tahun kemudian, dua ilmuwan lain bernama John Adam dan Jean Leverier melakukan perhitungan teoritis dan mengatakan kalau penyimpangan orbit Uranus terjadi karena adanya kehadiran planet lain. Pada tahun 1842, observatorium Berlin melakukan observasi dan menemukan planet baru di sekitar Uranus. Planet tersebut kemudian diberi nama planet Neptunus. Dengan demikian, hipotesis Leverier telah dibuktikan kebenarannya oleh ilmuwan lain.

3. Isinya bersifat tentatif

Artinya ilmu pengetahuan alam bisa saja berubah jika ditemukan fakta baru yang tertentangan dengan konsep dan teori tersebut.

Baca Juga: Workshop - Pengertian, Ciri, Tata Pelaksanaan, Jenis, Kelebihan, Kekurangan, dan Cara Mempersiapkannya.

Tujuan IPA

IPA - Pengertian, Unsur, Ciri, Tujuan, dan Nilainya
Tujuan IPA

Berikut ini adalah tujuan pembelajaran IPA yang perlu kamu ketahui:

1. Meningkatkan pengetahuan kita tentang alam semesta, dan memberitahu kita tentang bagaimana cara memperlakukan alam yang benar. Dengan adanya pengetahuan yang luas tentang alam, manusia diharapkan bisa memanfaatkan dan mengelola SDA secara tepat, tanpa menimbulkan kerusakan lingkungan.

2. Menanamkan sikap hidup ilmiah. IPA pada dasarnya mengajarkan siswa agar mampu memecahkan masalah atau mencari solusi atas persoalan hidupnya secara ilmiah.

3. Melatih kemampuan siswa dalam melakukan observasi, pengukuran, menggunakan alat-alat praktikum, melakukan percobaan, dsb. Percobaan atau praktikum yang kita pelajari saat sekolah dulu sebenarnya sangat bermanfaat karena memberi kita keterampilan dasar.

4. Mendidik siswa agar mengenal, memahami, dan menghargai para ilmuwan yang telah bekerja keras dalam menghasilkan penemuan-penemuan yang berguna di kalangan masyarakat. Dengan mengenal ilmuwan dan memahami bagaimana cara kerja mereka, siswa diharapkan akan termotivasi untuk melakukan eksperimen dan menciptakan penemuan baru yang berguna untuk hidup manusia.

Nilai-Nilai IPA

IPA - Pengertian, Unsur, Ciri, Tujuan, dan Nilainya
Nilai-Nilai IPA

Meskipun tidak mengandung nilai moral, nilai etika, ataupun nilai estetika, IPA tetap mengandung sejumlah nilai yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Pengertian nilai di sini adalah sesuatu yang dianggap berharga yang menjadi tujuan dari pembelajaran IPA. Adapun nilai-nilai yang terdapat dalam IPA antara lain sbb:

1. Nilai praktis

IPA mengandung nilai praktis karena membuka jalan bagi para ilmuwan untuk melakukan penemuan yang pada akhirnya akan bermanfaat bagi kehidupan masyarakat. Contoh: penemuan listrik oleh Faraday mengakibatkan munculnya berbagai macam alat listrik yang sangat bermanfaat dalam kehidupan masyarakat.

2. Nilai intelektual

Di dalam IPA, terdapat beberapa metoda ilmiah yang sering digunakan manusia untuk memecahkan masalah tertentu. Karena itulah, IPA disebut-sebut memiliki nilai intelektual.

3. Nilai-nilai sosial, ekonomi, politik

Kemajuan teknologi dan IPA dalam suatu negara akan mengakibatkan negara tersebut memiliki kedudukan yang kuat dari segi kondisi sosial, ekonomi, dan politik. Contohnya bisa dilihat ketika suatu negara meraih prestasi tinggi dalam bidang IPA. Negara tersebut akan lebih dihormati negara lain, dan warga negara di negara tersebut akan merasa bangga. Rasa bangga ini merupakan nilai-nilai sosial politik.

4. Nilai keagamaan

Banyak orang mengira kalau mempelajari IPA akan mengurangi keyakinan manusia terhadap Tuhan. Padahal faktanya, mempelajari ilmu pengetahuan alam akan membuat manusia sadar tentang hukum alam dan kebesaran Sang Pencipta.

Demikianlah pembahasan lengkap mengenai pengertian, unsur, ciri, tujuan, dan nilai-nilai IPA yang perlu kamu ketahui. Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuanmu, khususnya mengenai ipa.

Baca Juga