Pengertian Franchise, Jenis, Tipe, Kelebihan, dan Kekurangannya
Franchise adalah sebuah lisensi merek yang diberikan oleh pemilik usaha yang mengizinkan orang lain untuk menjual produk berupa barang atau jasa dengan nama merek tersebut. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap tentang pengertian franchise berikut ini.

Saat ini, ada banyak sekali bisnis franchise di sekitar kita. Hal ini terjadi karena siapa saja bisa membuka bisnis franchise asalkan sanggup membayar paket pembelian franchise. Lantas, apa itu pengertian franchise yang sebenarnya? Simak pembahasan lengkap tentang pengertian franchise, jenis-jenis franchise, tipe-tipe franchise, kelebihan franchise, dan kekurangan franchise berikut ini.

Pengertian Franchise

Pengertian Franchise, Jenis, Tipe, Kelebihan, dan Kekurangannya
Pengertian Franchise

Secara umum, franchise atau yang disebut juga sebagai bisnis waralaba merupakan hak khusus yang dimiliki seseorang atau suatu badan usaha terhadap suatu sistem bisnis dalam rangka memasarkan barang dan jasa yang telah terbukti sukses dan bisa digunakan oleh pihak lain berdasarkan perjanjian franchise. Berikut ini adalah pengertian franchise menurut para ahli:

1. Menurut David J. Kaufmaan

Pengertian franchise menurut David J. Kaufmaan adalah sistem marketing dan distribusi yang dilakukan oleh sebuah institusi bisnis kecil yang memiliki jaminan dengan membayar sejumlah uang dan memperoleh hak terhadap akses pasar yang dijalankan dengan standar operasional yang mapan di bawah pengawasan franchisor.

2. Menurut Campbell Black

Pengertian franchise menurut Campbell Black adalah sebuah lisensi merek yang diberikan oleh pemilik usaha yang mengizinkan orang lain untuk menjual produk berupa barang atau jasa dengan nama merek tersebut.

3. Menurut Winarto

Pengertian franchise menurut Winarto adalah hubungan kemitraan yang terjalin di antara pemilik usaha yang telah sukses dengan wirausahawan yang relatif baru, dengan tujuan untuk saling menguntungkan dalam hal menyediakan produk barang dan jasa kepada konsumen.

Jenis-Jenis Franchise

Pengertian Franchise, Jenis, Tipe, Kelebihan, dan Kekurangannya
Jenis-Jenis Franchise

Bisnis franchise dibagi menjadi dua jenis:

1. Franchise luar negeri / asing

Merupakan jenis franchise yang berasal dari luar negeri. Jenis franchise ini lebih disukai orang karena sistem dan mekanismenya jelas, lebih bergengsi, serta merek yang telah populer di dunia. Contohnya seperti KFC, Bread Talk, Starbucks, Pizza Hut, dan lain sebagainya.

2. Franchise dalam negeri

Merupakan jenis franchise yang berasal dari dalam negeri. Jenis franchise ini juga menjadi salah satu pilihan bagi orang yang ingin menjadi pengusaha tapi tak memiliki kemampuan yang handal. Contohnya seperti Alfamart, Roti Buana, Bogasari Baking Center, Primagama, Indomaret, Martha Tilaar, dan lain sebagainya.

Tipe-Tipe Franchise

Pengertian Franchise, Jenis, Tipe, Kelebihan, dan Kekurangannya
Tipe-Tipe Franchise

Dalam pelaksanaannya, ada beberapa tipe franchise, yaitu sebagai berikut:

1. Trade Name Franchising

Pada tipe ini, pembeli franchise memiliki hak untuk memproduksi. Contohnya seperti PT. Great River yang memiliki hak untuk memproduksi pakaian dalam Triumph dengan lisensi dari negara Jerman.

2. Product Distribution Franchising

Pada tipe ini, pembeli franchise mendapat hak untuk distribusi produk di wilayah tertentu, seperti produk soft drink, kosmetik, dan lain sebagainya.

3. Pure Franchising (Business Format)

Pada tipe ini, pembeli franchise mempunyai hak sepenuhnya, mulai dari trademark, penjualan, strategi pemasaran, pengendalian kualitas, dan lain sebagainya. Contohnya seperti bisnis restoran, konsultan, dan masih banyak lagi.

Keuntungan Franchise

Pengertian Franchise, Jenis, Tipe, Kelebihan, dan Kekurangannya
Keuntungan Franchise

Berikut ini adalah beberapa keuntungan yang diperoleh jika kamu menjalankan bisnis franchise:

1. Manajemen bisnis telah terbangun. Bisnis franchise memberikan keuntungan untuk berbisnis di bawah bendera bisnis lain yang sudah terkenal dan memiliki reputasi yang bagus. Ide, penamaan, dan manajemen bisnis telah diuji coba sebelumnya dan siap untuk diterapkan pada lokasi bisnis yang baru.

2. Sudah terkenal di kalangan masyarakat. Pemasaran bisnis franchise cenderung lebih mudah karena bisnis tersebut sudah terkenal di kalangan masyarakat. Dengan kata lain, biaya dan tenaga yang dibutuhkan untuk membangun reputasi bisnis tersebut jauh lebih sedikit daripada kamu membangun bisnis baru.

3. Manajemen keuangan yang lebih mudah. Investor biasanya lebih suka untuk menanamkan modal pada bisnis yang telah kokoh dari segi keuangan hingga jaringan pemasaran. Dengan memilih bisnis franchise, sistem manajemen keuangan telah ditetapkan oleh pemilik franchise utama, sehingga kita tak perlu pusing tentang manajemen finansial.

4. Kerjasama bisnis telah terbangun. Orang yang memilih bisnis franchise bisa mendapat keuntungan berupa kerjasama yang telah terjalin sebelumnya oleh pemilik franchise. Contohnya seperti kerjasama dengan pemasok bahan baku, pihak pemasaran, pihak periklanan, dan lain sebagainya.

5. Dukungan dan keamanan yang lebih kuat. Pemilik bisnis franchise biasanya akan memberikan pelatihan seperti manajemen keuangan, pemasaran, periklanan, dan lain sebagainya. Hal ini telah termasuk dalam paket pembelian franchise.

Baca Juga: Pengertian Jurnalistik, Sejarah, Produk Utama, Aktivitas, dan Jenisnya.

Kekurangan Franchise

Pengertian Franchise, Jenis, Tipe, Kelebihan, dan Kekurangannya
Kekurangan Franchise

Sedangkan kekurangan dari bisnis franchise adalah sebagai berikut:

1. Kurang kendali. Salah satu kekurangan dari bisnis franchise adalah kurangnya kendali dari pembeli franchise terhadap usahanya sendiri. Hal ini terjadi karena semua sistem telah diatur oleh pemilik franchise sehingga ruang gerak pembeli franchise menjadi sangat terbatas. Jika pembeli franchise mempunyai ide kreatif, biasanya ide tersebut sulit untuk diaplikasikan karena terhalang oleh perjanjian-perjanjian khusus.

2. Sangat terikat dengan supplier. Agar bisa mendapat keuntungan yang besar, tentunya setiap orang menginginkan jumlah modal yang kecil. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mencari supplier yang murah. Sayangnya, dengan menggunakan sistem franchise, pihak pemasok barang telah ditentukan. Kamu tak bisa lagi memilih supplier lain yang harganya lebih murah.

3. Ketergantungan pada reputasi franchise lain. Salah satu kekurangan terbesar dari bisnis franchise adalah tergantungnya reputasi franchise pada bisnis franchise lain. Jika franchise lain melakukan kesalahan yang mengakibatkan rusaknya reputasi, hal ini akan mempengaruhi bisnis franchise yang kamu kelola.

4. Biaya franchise yang tak sedikit. Pihak pemilik franchise akan mengajukan biaya awal untuk membeli perjanjian franchise. Setelah itu, akan ada biaya lanjutan untuk pelatihan dan dukungan bagi para pembeli franchise.

5. Pemotongan keuntungan. Pembeli franchise diwajibkan untuk membayar royalti dari sejumlah laba yang diperoleh. Jika laba yang didapat sedikit, maka keuntungan tersebut akan dipotong untuk menutupi biaya royalti.

Demikianlah pembahasan lengkap tentang pengertian franchise, jenis-jenis franchise, tipe-tipe franchise, kelebihan franchise, dan kekurangan franchise yang perlu kamu ketahui. Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuanmu, khususnya mengenai franchise.

Baca Juga