Pengertian Fotosintesis, Fungsi, Proses, Jenis-Jenis Reaksi, dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya
Fotosintesis merupakan proses pembuatan energi yang dibutuhkan tumbuhan yang dibantu oleh sinar matahari dan bahan-bahan pendukung, seperti air, CO2, dan zat hara yang bermanfaat untuk kelangsungan hidup suatu tumbuhan. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap tentang pengertian fotosintesis berikut ini.

Setiap makhluk hidup di dunia ini memerlukan energi untuk bisa melakukan kegiatannya sehari-hari. Contohnya seperti manusia yang makan sekitar 3 kali sehari untuk bisa bertahan hidup, dan tumbuhan yang memenuhi kebutuhan hidupnya dengan cara melakukan fotosintesis. Fotosintesis merupakan salah satu istilah dalam pelajaran biologi. Kendati demikian, masih ada sebagian orang yang belum paham tentang fotosintesis. Simak pembahasan lengkap tentang pengertian fotosintesis, fungsi fotosintesis, proses fotosintesis, jenis-jenis reaksi fotosintesis, dan faktor-faktor yang mempengaruhi fotosintesis berikut ini.

Pengertian Fotosintesis

Pengertian Fotosintesis, Fungsi, Proses, Jenis-Jenis Reaksi, dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya
Pengertian Fotosintesis

Apa itu pengertian fotosintesis? Fotosintesis adalah gabungan dari kata “photo” yang artinya cahaya dan “synthesis” yang artinya proses pengolahan dengan menggunakan bahan tertentu. Secara umum, fotosintesis diartikan sebagai proses pembuatan energi yang dibutuhkan tumbuhan yang dibantu oleh sinar matahari dan bahan-bahan pendukung, seperti air, CO2, dan zat hara yang bermanfaat untuk kelangsungan hidup suatu tumbuhan. Perlu diketahui kalau hanya tumbuhan yang memiliki klorofil yang bisa melakukan proses fotosintesis. Pasalnya, tanpa adanya klorofil, suatu tumbuhan tidak akan bisa menghasilkan makanannya sendiri.

Fungsi Fotosintesis

Pengertian Fotosintesis, Fungsi, Proses, Jenis-Jenis Reaksi, dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya
Fungsi Fotosintesis

Berikut ini adalah fungsi fotosintesis yang dilakukan tumbuhan, antara lain sebagai berikut:

1. Menghasilkan glukosa

Fungsi dari fotosintesis yang pertama adalah untuk menghasilkan zat makanan dalam bentuk glukosa, di mana glukosa nantinya bakal dijadikan sebagai bahan bakar dasar untuk diolah lagi menjadi zat makanan lain seperti protein dan lemak yang ada di dalam tumbuhan. Zat-zat tersebut nantinya juga bakal memberikan manfaat bagi manusia ataupun hewan untuk dikonsumsi.

2. Menghasilkan O2 dan mengurangi CO2

Proses fotosintesis yang memerlukan karbon dioksida ini bisa membantu mengurangi jumlah karbon dioksida yang ada di lingkungan sekitar kita. Dan seperti yang kita ketahui bersama, hasil dari proses fotosintesis adalah oksigen. Oksigen merupakan kebutuhan utama manusia. Tanpa adanya oksigen yang bersih, maka manusia tak bisa bertahan hidup.

3. Menghasilkan batubara

Fotosintesis juga bisa membuat sisa-sisa tumbuhan yang telah tertimbun di tanah selama bertahun-tahun menjadi batubara.

Proses Fotosintesis

Pengertian Fotosintesis, Fungsi, Proses, Jenis-Jenis Reaksi, dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya
Proses Fotosintesis

Proses fotosintesis berawal dari karbon dioksida yang diambil oleh mulut daun pada saat malam hari. Kemudian, air dalam tanah diambil dengan menggunakan akar dan dibawa oleh sistem transportasi pada tumbuhan berupa jaringan xilem dan floem. Apabila sinar matahari sudah ada, maka klorofil tumbuhan akan menyerapnya sebagai bahan utama untuk membuat glukosa. Nantinya glukosa akan diolah lebih lanjut menjadi protein, lemak, dan zat lainnya.

Jenis-Jenis Reaksi Fotosintesis

Pengertian Fotosintesis, Fungsi, Proses, Jenis-Jenis Reaksi, dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya
Jenis-Jenis Reaksi Fotosintesis

Kebanyakan proses fotosintesis membutuhkan sinar matahari untuk menghasilkan glukosa. Akan tetapi, ada juga proses fotosintesis yang tidak menggunakan cahaya. Dengan demikian, reaksi fotosintesis sendiri dibedakan menjadi dua, yaitu reaksi terang dan reaksi gelap.

1. Reaksi terang

Reaksi terang merupakan reaksi fotosintesis yang memerlukan bantuan dari sinar matahari. Biasanya reaksi jenis ini terjadi di ruang terbuka yang terkena sinar matahari secara langsung. Reaksi terang terjadi dalam membran tilakoid yang ada pada ruang kloroplas. Dalam reaksi ini, klorofil berfungsi sebagai penyerap sinar matahari yang digunakan untuk mengubah molekul air menjadi oksigen dan hidrogen dalam bentuk ATP. Reaksi terang bisa juga disebut sebagai fotolis.

2. Reaksi gelap

Jika reaksi terang sangat dipengaruhi oleh intensitas cahaya, maka reaksi gelap justru kebalikannya. Reaksi gelap tidak bergantung pada sinar matahari. Akan tetapi, reaksi gelap tidak akan bisa terjadi jika tumbuhan tersebut tidak melakukan reaksi terang terlebih dahulu. Jika reaksi terang terjadi dalam membran tilakoid, maka reaksi gelap terjadi di bagian stroma kloroplas. Proses yang terjadi pada reaksi gelap cukup kompleks sama seperti reaksi terang. Adapun tujuan utama dari reaksi gelap adalah untuk mengolah karbon dioksida menjadi glukosa.

Baca Juga: Pengertian Pemerintah Daerah, Ciri, Syarat, Asas, Tugas dan Kewenangan, Serta Hak dan Kewajibannya.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Fotosintesis

Pengertian Fotosintesis, Fungsi, Proses, Jenis-Jenis Reaksi, dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Fotosintesis

Ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi proses fotosintesis, antara lain:

1. Faktor internal

Faktor internal merupakan faktor yang berasal dari tanaman itu sendiri, di mana ada berbagai jenis tumbuhan yang hidup dengan berbagai jenis keadaan. Karena itulah, reaksi dari fotosintesisnya akan berbeda-beda antara tumbuhan yang satu dengan tumbuhan yang lain. Selain itu, faktor keturunan juga akan mempengaruhi proses fotosintesis. Contohnya adalah tumbuhan albino yang tak bisa memproduksi klorofil sehingga tak bisa melakukan proses fotosintesis. Adapun faktor internal lain yang ikut mempengaruhi adalah usia daun, kelengkapan organ pada tumbuhan, jumlah daun, dan translokasi karbohidrat.

2. Faktor Eksternal

Selain faktor internal, ada juga faktor eksternal yang mempengaruhi proses fotosintesis, yaitu:

a. Ketersediaan Air

Air yang merupakan bahan utama dari fotosintesis ini harus tersedia dalam tanah yang ditanami tumbuhan tersebut. Semakin banyak kandungan air dalam tanah, maka semakin baik hasil dari kegiatan fotosintesis tersebut. Begitu juga sebaliknya.

b. Suhu

Fotosintesis sangat dipengaruhi oleh kinerja enzim, di mana enzim akan bekerja optimal pada suhu sekitar 23-30 derajat Celcius. Apabila suhu di sekitar tumbuhan sampai -5 derajat Celcius atau bahkan lebih dari 50 derajat Celcius, maka fotosintesis tidak akan memberikan hasil yang maksimal.

c. Kandungan CO2

Untuk bisa melakukan fotosintesis, tumbuhan harus menyerap CO2 paling sedikit 0,03 persen dari jumlah yang ada. Kendati demikian, semakin banyak CO2 yang diserap, maka semakin baik reaksi yang ditunjukkan dan hasil yang diperoleh.

d. Kandungan O2

Tak hanya CO2, proses fotosintesis juga membutuhkan zat O2. Jika kandungan O2 di lingkungan sekitar cukup rendah, maka hasilnya tidak akan maksimal karena jumlah O2 yang sedikit bisa menghambat sistem respirasi tumbuhan.

Demikianlah pembahasan lengkap tentang pengertian fotosintesis, fungsi fotosintesis, proses fotosintesis, jenis-jenis reaksi fotosintesis, dan faktor-faktor yang mempengaruhi fotosintesis yang perlu kamu ketahui. Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuanmu, khususnya mengenai fotosintesis.

Loading...

Baca Juga