Pengertian Fotografi, Sejarah, Manfaat, dan Jenisnya
Fotografi adalah kegiatan atau proses untuk menghasilkan karya seni berupa gambar atau foto melalui media cahaya dan alat berupa kamera, yang dilakukan dengan maksud dan tujuan tertentu. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap tentang pengertian fotografi berikut ini.

Istilah fotografi bukanlah istilah yang asing dalam kehidupan kita. Apalagi, ada banyak sekali orang yang gemar melakukan fotografi. Bahkan, tak sedikit yang menjadikan fotografi sebagai mata pencaharian mereka. Simak pembahasan lengkap tentang pengertian fotografi, sejarah fotografi, manfaat fotografi, dan jenis-jenis fotografi berikut ini.

Pengertian Fotografi

Pengertian Fotografi, Sejarah, Manfaat, dan Jenisnya
Pengertian Fotografi

Secara umum, fotografi diartikan sebagai seni atau proses penghasilan gambar dan cahaya pada film. Berikut ini adalah pengertian fotografi menurut para ahli:

1. Menurut Wikipedia

Pengertian fotografi menurut Wikipedia adalah kegiatan atau proses untuk menghasilkan karya seni berupa gambar atau foto melalui media cahaya dan alat berupa kamera, yang dilakukan dengan maksud dan tujuan tertentu.

2. Menurut Amir Hamzah Sulaeman

Pengertian fotografi menurut Amir Hamzah Sulaeman adalah merekam gambar dengan bantuan cahaya dan media berupa kamera.

3. Menurut Ansel Adams

Pengertian fotografi menurut Ansel Adams adalah sebuah seni. Namun tak hanya itu saja, fotografi juga diartikan sebagai media yang digunakan untuk berekspresi dan berkomunikasi yang kuat.

Sejarah Fotografi

Pengertian Fotografi, Sejarah, Manfaat, dan Jenisnya
Sejarah Fotografi

Perkembangan fotografi di Indonesia berkaitan erat dengan momentum sosial-politik perjalanan bangsa ini. Pada tahun 1841, seorang pegawai Belanda bernama Juriann Munich diperintah untuk mendarat di Batavia dengan membawa dauguerreotype. Ia diberi tugas untuk mengabadikan tanaman-tanaman dan kondisi alam yang ada di Indonesia dengan alat tersebut. Sejak saat itulah, kamera menjadi bagian dari alat yang digunakan Pemerintah Belanda untuk menjalankan kebijakan barunya. Mereka tak lagi mengontrol tanah jajahan dengan membangun benteng pertahanan atau menempatkan pasukan dan meriam. Mereka memilih untuk menggunakan teknologi transportasi dan komunikasi modern.

Dalam hal ini, fotografi dilakukan oleh pekerja administratif kolonial, pegawai pengadilan, opsir militer, dan juga misionaris. Hal inilah yang menjelaskan kenapa fotografi sudah berada di Indonesia sejak tahun 1841. Saat itu, kamera dikuasai eksklusif oleh orang Eropa, sebagian orang Cina, dan Jepang. Berdasarkan hasil survei dan riset di studio foto komersial di Hindia Belanda, tentang foto-foto yang ada pada tahun 1850 hingga 1940, terdapat 315 nama orang Eropa, 186 orang Cina, 45 orang Jepang, dan 4 orang lokal Indonesia, salah satunya bernama Kasian Cephas.

Kasian Cephas adalah orang pribumi yang diadopsi oleh pasangan Adrianus Schalk dan Etaphilipina Kreeft dan disekolahkan ke Belanda. Ia disebut-sebut sebagai orang pertama yang mengenalkan fotografi ke Indonesia. Kendati demikian, hampir tak ada literatur sejarah yang menyebut namanya sebagai pribumi pertama yang berprofesi sebagai fotografer pprofesional. Namanya mulai terlacak dengan hasil foto tertuanya yang dibuat pada tahun 1875.

Butuh waktu hampir seratus tahun bagi Indonesia untuk benar-benar mengenal dunia fotografi. Untungnya, masuknya Jepang pada tahun 1942 telah memberi kesempatan bagi Indonesia untuk menggunakan teknologi ini. Demi keperluan propagandanya, Jepang sengaja melatih rakyat Indonesia untk bekerja di kantor berita mereka sebagai fotografer. Pada saat itulah, muncul Mendur Bersaudara. Kelompok ini sering merekam peristiwa penting yang terjadi di Indonesia, salah satunya adalah mengabadikan detik-detik pembacaan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia. Fotografi kemudian mengalami perkembangan hingga saat ini.

Manfaat Fotografi

Pengertian Fotografi, Sejarah, Manfaat, dan Jenisnya
Manfaat Fotografi

Berikut ini adalah manfaat fotografi dalam kehidupan sehari-hari:

1. Obat stres

Jika kamu sedang stres, cobalah untuk melakukan fotografi. Kamu bisa memotret apa saja yang berada di sekitarmu. Jika perlu, kamu juga bisa mengambil cuti dan pergi ke alam indah untuk memotret alam ciptaan Tuhan. Cobalah untuk fokus demi mengambil foto terbaik. Hal ini akan membantu otakmu untuk bersantai sejenak dan menghilangkan rasa stres.

2. Mengabadikan momen dalam hidup

Dengan adanya fotografi, kamu bisa mengabadikan momen dalam hidup bersama orang-orang yang kamu cintai. Kamu juga bisa mengenangnya hingga beberapa tahun kemudian. Hal ini adalah salah satu nilai plus yang dimiliki fotografi.

3. Membuatmu dekat dengan alam

Jika kamu hobi fotografi, kamu tentu akan sering berlibur dan memotret alam. Hal ini akan membuatmu lebih dekat dan lebih sering berinteraksi dengan alam ciptaan Tuhan.

4. Membuka mata dan pikiranmu

Dengan adanya fotografi, mata dan pikiranmu akan lebih terbuka. Sebab, saat memotret suatu objek, kamu akan melihat sisi kehidupan dari berbagai segi dan perspektif.

5. Kesempatan untuk bertemu orang baru

Dengan melakukan hobi ini, kamu bisa saja bertemu dengan fotografer lainnya. Kamu jadi memiliki teman baru yang bisa diajak ngobrol tentang dunia fotografi. Kehidupan bersosialisasimu juga akan meningkat.

6. Menambah penghasilan

Jika kamu sudah mahir di dunia fotografi, kamu bisa dengan mudah menghasilkan pundi-pundi uang. Contohnya seperti menjadi fotografer yang disewa untuk memfoto acara pernikahan, acara wisuda, dan lain sebagainya. Ada banyak sekali fotografer yang awalnya memotret karena iseng. Namun, mereka malah mendapat uang dari hasil jepretan mereka.

Baca Juga: Pengertian Media Massa, Karakteristik, Isi, Peran, Fungsi, dan Jenisnya.

Jenis-Jenis Fotografi

Pengertian Fotografi, Sejarah, Manfaat, dan Jenisnya
Jenis-Jenis Fotografi

Dalam dunia fotografi, ada banyak sekali jenis-jenis fotografi yang bisa kamu dalami sesuai passion. Masing-masing jenis fotografi mempunyai skill dan teknik yang berbeda-beda. Simak penjelasannya berikut ini:

1. Landscape Fotografi

Jika kamu gemar memfoto pemandangan indah yang ada di lingkungan sekitarmu, atau sering traveling ke tempat indah kemudian mengabadikan foto alam tersebut, kamu pasti tertarik dengan jenis landscape fotografi. Jenis fotografi ini banyak dicari oleh rumah media. Kamu bisa menemukan karya-karya landscape fotografi yang keren di National Geographic.

2. Wildlife Fotografi

Genre wildlife fotografi berfokus pada hewan dan habitat alami mereka, serta bagaimana perilaku mereka saat berada di alam liar. Foto yang satu ini seringkali dicetak dalam bentuk jurnal dan pameran. Banyak orang yang tertarik untuk melakukan wildlife fotografi. Namun, hal ini agak sulit untuk dilakukan. Pasalnya, selain kamera yang canggih, lensa yang bagus, senter yang kuat, kamu juga memerlukan kesabaran ekstra agar bisa mendapatkan hasil foto yang menawan.

3. Aerial Fotografi (Foto Udara)

Aerial fotografi merupakan jenis foto yang diambil dari udara dengan menggunakan pesawat, parasut, balon udara, ataupun diambil dari atas gedung pencakar langit. Foto jenis ini memberi tampilan yang ukurannya lebih besar dari subjek dan latar belakang.

4. Sports Fotografi

Sports fotografi merupakan foto yang diambil dalam sebuah acara olahraga. Jenis fotografi ini tergolong sulit karena memerlukan peralatan yang memadai dan tentunya banyak latihan.

5. Portrait Fotografi

Pengertian Fotografi, Sejarah, Manfaat, dan Jenisnya
Portrait Fotografi

Portrait fotografi merupakan foto yang berusaha menangkap suasana hati seseorang dengan penekanan ekspresi. Jenis foto ini tidak perlu menggunakan model profesional karena kamu bisa menjadikan siapapun sebagai objeknya, termasuk anggota keluargamu sendiri. Terlebih, ada banyak cara untuk menjadikan hasil fotomu sebagai hasil foto portrait yang menakjubkan.

Demikianlah pembahasan lengkap tentang pengertian fotografi, sejarah fotografi, manfaat fotografi, dan jenis-jenis fotografi yang perlu kamu ketahui. Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuanmu, khususnya mengenai fotografi.

Baca Juga