Firma - Pengertian, Ciri, Unsur, Kelebihan, Kekurangan, dan Jenisnya
Firma merupakan badan usaha yang didirikan melalui persekutuan dua pihak atau lebih dengan menggunakan nama bersama. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap tentang pengertian, ciri, unsur, kelebihan, kekurangan, dan jenis-jenis firma berikut ini.

Di Indonesia, ada banyak sekali perusahaan yang berbentuk firma. Biasanya perusahaan seperti ini didirikan oleh dua orang atau lebih dengan menggunakan nama bersama, dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan. Simak pembahasan lengkap tentang pengertian, ciri, unsur, kelebihan, kekurangan, dan jenis-jenis firma berikut ini.

Pengertian Firma

Firma - Pengertian, Ciri, Unsur, Kelebihan, Kekurangan, dan Jenisnya
Pengertian Firma

Firma merupakan badan usaha yang didirikan melalui persekutuan dua pihak atau lebih dengan menggunakan nama bersama. Yang mendirikan firma bisa berupa individu ataupun perusahaan. Pendirinya harus menyerahkan sebagian kekayaan pribadinya untuk kepentingan perusahaan sesuai nominal yang tercantum dalam akta pendirian firma.
Setelah itu, maka pendirinya berkuasa penuh dan juga memegang tanggung jawab penuh terhadap firma yang ia dirikan.

Ciri-Ciri Firma

Firma - Pengertian, Ciri, Unsur, Kelebihan, Kekurangan, dan Jenisnya
Ciri-Ciri Firma

Adapun ciri-ciri firma yang membedakannya dengan badan usaha lain adalah sebagai berikut:

1. Melakukan suatu kegiatan usaha, baik itu berskala kecil (hanya ada di suatu daerah) ataupun berskala besar (membuka banyak cabang di berbagai daerah).

2. Tujuannya untuk mendapatkan laba / keuntungan.

3. Pendiri firma bertanggung jawab penuh atas firma yang ia dirikan.

4. Harta yang telah diinvestasikan akan berubah menjadi milik firma (bukan lagi milik pribadi).

5. Jika firma memiliki hutang, maka pemilik firma harus bertanggung jawab dengan cara membayar hutang tersebut menggunakan kekayaan pribadinya.

6. Semua anggota firma memiliki hak yang sama untuk menjadi ketua / pemimpin.

7. Keanggotaan firma bersifat seumur hidup.

8. Anggota baru boleh bergabung jika semua anggota lama setuju. Dengan kata lain, seorang anggota tidak bisa memasukkan anggota baru begitu saja tanpa izin dari anggota lain.

9. Jika salah satu anggotanya keluar atau meninggal dunia, anggota yang lain bisa membubarkan firma.

10. Setiap anggota firma berhak mendapatkan pembagian laba sesuai dengan keuntungan yang diperoleh firma.

Unsur-Unsur Firma

Firma - Pengertian, Ciri, Unsur, Kelebihan, Kekurangan, dan Jenisnya
Unsur-Unsur Firma

Berikut ini adalah beberapa unsur firma yang perlu kamu ketahui:

1. Persekutuan Perdata

Persekutuan perdata memiliki arti bahwa pendirian firma harus dilakukan dengan membuat perjanjian di antara pihak-pihak yang bersekutu. Perjanjian ini akan menjadi bukti tanda kesepakatan bersama dan nantinya semua pihak yang terlibat tidak boleh bertindak seenaknya / melanggar perjanjian yang telah ditetapkan.

2. Menjalankan Perusahaan

Setiap pihak yang sepakat untuk mendirikan firma harus menjalankan perusahaan secara bersama-sama demi meraih tujuan yang mereka inginkan. Masing-masing pihak harus bekerja demi memajukan perusahaan sesuai dengan tugas yang tercantum dalam perjanjian firma.

3. Dengan Nama Bersama

Salah satu unsur firma adalah menggunakan nama bersama, tidak boleh hanya nama salah satu pemilik. Pemilik yang satu juga tidak berhak untuk menghapus / menghilangkan nama pemilik lain dari perusahaan firma tersebut.

4. Tanggung Jawab Persekutuan Bersifat Pribadi Untuk Keseluruhan

Resiko perusahaan seluruhnya ditanggung oleh pemilik firma. Jika suatu ketika perusahaan memiliki hutang, maka masing-masing pemilik harus mau melunasi hutang tersebut dengan kekayaan pribadinya.

Kelebihan Firma

Firma - Pengertian, Ciri, Unsur, Kelebihan, Kekurangan, dan Jenisnya
Kelebihan Firma

Firma memiliki beberapa kelebihan dibandingkan badan usaha lain, seperti:

1. Jumlah modal yang lebih besar. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, firma didirikan oleh dua pihak atau lebih. Karena itulah, modal usahanya akan lebih besar daripada modal usaha yang didirikan oleh perseorangan. Hal ini akan berdampak pada perkembangan usaha yang lebih cepat.

2. Setiap anggota memiliki kekuasaan yang sama dalam hal menentukan suatu keputusan. Harapannya, keputusan yang diambil bersama ini adalah keputusan terbaik yang tidak merugikan para anggota firma tersebut.

3. Resiko perusahaan ditanggung bersama.

4. Adanya pembagian kerja yang jelas dalam menjalankan perusahaan. Hal ini membuat kemampuan manajemen firma menjadi lebih baik, lebih profesional, serta lebih efektif dan efisien daripada badan usaha lainnya.

5. Mudah untuk mendapat pinjaman modal dari pihak lain. Sebab, badan usaha ini memiliki akta notaris.

Baca Juga: Autis - Pengertian, Penyebab, Gejala dan Cara Mengobatinya.

Kekurangan Firma

Meski memiliki sejumlah manfaat, firma juga memiliki kekurangan. Berikut ini adalah beberapa kekurangan yang dimiliki firma:

1. Resiko perusahaan yang tidak terbatas membuat pendirinya bisa bangkrut jika firma mengalami kerugian besar secara terus-menerus.

2. Jika terjadi perbedaan pendapat, para anggota firma akan sulit untuk mengambil keputusan. Sebab, semua anggota memiliki kekuasaan dan hak yang sama besar.

3. Pendiri firma harus bersedia menggunakan kekayaan pribadinya untuk membayar hutang milik firma.

4. Jika salah satu anggota terlibat kasus hukum, maka semua anggota akan terkena dampaknya.

Jenis-Jenis Firma

Firma - Pengertian, Ciri, Unsur, Kelebihan, Kekurangan, dan Jenisnya
Jenis-Jenis Firma

Di Indonesia, firma dibedakan menjadi empat jenis yaitu:

1. Firma Dagang (Trading Partnership)

Firma dagang merupakan jenis firma yang bergerak dalam bidang perdagangan. Kegiatan utamanya berfokus pada jual beli produk. Contohnya seperti Nike, Diadora, Crocs, dan lain sebagainya.

2. Firma Non Dagang (Firma Jasa)

Sesuai namanya, firma non dagang bergerak dalam bidang jasa. Kegiatan utamanya berfokus pada penjualan produk berupa jasa / keahlian tertentu. Contoh firma non dagang antara lain firma hukum, firma akuntansi, konsultasi manajemen, dan masih banyak lagi.

3. Firma Umum (General Partnership)

Firma umum adalah jenis firma di mana setiap anggotanya memegang kekuasaan yang tak terbatas. Artinya setiap anggotanya harus bertanggung jawab penuh terhadap kelangsungan hidup perusahaan. Jika perusahaan memiliki hutang dan tak bisa membayar, setiap anggota wajib melunasinya dengan kekayaan pribadi.

4. Firma Terbatas (Limited Partnership)

Jenis firma ini berbeda dengan firma umum, karena setiap anggotanya memegang kekuasaan yang terbatas. Contoh firma terbatas antara lain Firma Sumber Rezeki, Firma Multi Marketing, Firma Indo Eternity, dan lain sebagainya.

Demikianlah pembahasan lengkap tentang pengertian, ciri, unsur, kelebihan, kekurangan, dan jenis-jenis firma yang perlu kamu ketahui. Semoga menambah wawasan dan pengetahuanmu, khususnya mengenai firma.

Baca Juga