Pengertian Film - Sejarah, Unsur dan Jenisnya
Film merupakan alat yang berguna untuk menyampaikan pesan pada masyarakat melalui cerita yang terkandung di dalamnya. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap tentang pengertian film, sejarah film, unsur-unsur film dan jenis-jenis film berikut ini.

Setiap orang pasti pernah menonton film. Bisa dibilang menonton film telah menjadi salah satu kesenangan tersendiri di kalangan masyarakat. Simak pembahasan lengkap tentang pengertian film, sejarah film, unsur-unsur film dan jenis-jenis film berikut ini.

Pengertian Film

Pengertian Film - Sejarah, Unsur dan Jenisnya
Pengertian Film

1. Pengertian film menurut Kridalaksana

Film merupakan lembaran tipis berwarna bening yang digunakan untuk kepentingan fotografi. Film juga dapat diartikan sebagai suatu media massa yang bisa merekam audio - visual serta memperlihatkannya kepada masyarakat.

2. Pengertian film menurut Effendi

Menurut Effendi, film adalah sebuah hasil kebudayaan dan alat untuk mengekspresikan seni. Di dalam film terdapat berbagai macam teknologi yang bisa merekam foto dan juga suara, sehingga film bisa dikatakan sebagai salah satu alat untuk berkomunikasi.

3. Pengertian film menurut UU No. 33 Tahun 2009 tentang perfilman

Film merupakan sebuah karya seni yang bisa dijadikan media komunikasi massa. Film bisa dibuat dengan atau tanpa suara, dan dapat diperlihatkan kepada publik.

4. Pengertian film menurut Wibowo

Film merupakan alat yang berguna untuk menyampaikan pesan pada masyarakat melalui cerita yang terkandung di dalamnya. Film juga bisa diartikan sebagai media bagi para seniman untuk bisa mengekspresikan / mengungkapkan ide cerita yang ia miliki.

Sejarah Film

Pengertian Film - Sejarah, Unsur dan Jenisnya
Sejarah Film

Film diciptakan pertama kali oleh Lumiere Brothers pada tahun 1805. Selang beberapa waktu, George Melies menampilkan film buatannya yang berjudul "Trip To The Moon". Sejak saat itulah, banyak orang yang mulai memproduksi film.

Di Indonesia sendiri, banyak film yang bermunculan di era 70-an hingga 80-an. Saat itu, masyarakat sangat antusias dan apresiatif terhadap film-film yang ada di Indonesia. Terlebih film yang dibuat memang sesuai dengan kebutuhan psikologi dan spiritual masyarakat Indonesia.

Bioskop pertama di Indonesia kemudian muncul pada tanggal 5 Desember 1900. Waktu itu, film masih didatangkan dari luar negeri. Barulah pada tahun 1926, Indonesia mulai memproduksi film buatannya sendiri. Film tersebut dibuat di Bandung dengan judul "Loetoeng Kasaroeng". Produksi film ini bisa sukses karena disebut-sebut mendapat bantuan dari bupati Bandung, Wiranatakusumah V.

Unsur-Unsur Film

Pengertian Film - Sejarah, Unsur dan Jenisnya
Unsur-Unsur Film

Adapun unsur-unsur yang terdapat dalam sebuah film adalah sebagai berikut:

1. Produser

Produser merupakan unsur paling pokok yang harus ada dalam pembuatan suatu film.

2. Sutradara

Sutradara merupakan pihak yang bertanggung jawab dalam proses pembuatan film.

3. Penulis Skenario

Untuk bisa melakukan produksi film, tentunya harus ada skenario film terlebih dahulu. Penulis skenario merupakan orang yang menulis naskah cerita yang akan difilmkan.

4. Penata Kamera (Kameramen)

Penata kamera bertugas untuk mengambil (merekam) gambar-gambar yang diperlukan untuk produksi suatu film.

5. Penata Artistik

Penata artistik diberi tugas untuk menampilkan rasa artistik pada suatu film.

6. Penata Musik

Penata musik diberi tanggung jawab untuk memilih dan mengisi suara musik untuk sebuah film.

7. Editor

Editor merupakan orang yang bertugas untuk melakukan pengeditan terhadap isi film.

8. Aktor atau Aktris

Aktor atau aktris merupakan orang yang dipercaya untuk memerankan tokoh dalam film tersebut.

Jenis-Jenis Film

Pengertian Film - Sejarah, Unsur dan Jenisnya
Jenis-Jenis Film

Berdasarkan sifatnya, film dibagi menjadi beberapa jenis yaitu:

1. Film cerita (story film)

Film cerita merupakan jenis film yang mengandung sebuah cerita. Biasanya film ini dimainkan oleh pemain terkenal dan ditayangkan dalam gedung bioskop. Film seperti ini tergolong sebagai film yang diperjualbelikan dan bebas ditonton oleh publik.

2. Film berita (news film)

Film berita adalah jenis film yang membahas tentang suatu fakta atau peristiwa yang memang terjadi di dunia nyata. Film seperti ini tidak boleh sembarangan saat dibuat, karena harus memiliki nilai berita (newsvalue) di dalamnya.

3. Film dokumenter

Orang yang pertama kali menciptakan film dokumenter adalah John Giersonyang. Menurutnya, film dokumenter adalah hasil karya yang menginterprestasikan kenyataan. Biasanya film dokumenter akan terfokus pada fakta atau peristiwa yang benar-benar terjadi. Meski terkesan mirip dengan film berita, sebenarnya film dokumenter dengan film berita itu berbeda. Karena film berita harus fokus pada sesuatu yang memiliki nilai berita (newsvalue).

4. Film kartun (cartoon)

Salah satu perusahaan kartun yang terkenal adalah Walt Disney. Kabarnya, ide untuk membuat film kartun sebenarnya berasal dari pelukis. Mereka merasa perlu untuk menghidupkan gambar-gambar yang mereka lukis. Sejak saat itu, film kartun pun mulai diproduksi dan populer hingga saat ini.

Baca Juga: Pengertian Seminar - Ciri, Tujuan, Manfaat, dan Pihak-Pihak yang Terlibat Dalam Seminar.

Sedangkan menurut genrenya, film dibagi menjadi beberapa jenis:

1. Drama

Film bergenre drama biasanya akan mengajak penonton untuk merasakan apa yang dialami oleh tokoh dalam film tersebut. Tak heran bila penonton akan merasa sedih, senang, kecewa ataupun marah karena terbawa oleh suasana.

2. Action

Pengertian Film - Sejarah, Unsur dan Jenisnya
Action

Film bergenre action seringkali berisi adegan perkelahian, adegan tembak-menembak ataupun adegan kebut-kebutan di jalan. Menonton film ini akan membuat penonton ikut tegang, was-was, takut ataupun bernafas lega jika salah satu tokoh berhasil selamat dari bahaya yang mengancamnya.

3. Komedi

Sedangkan film bergenre komedi akan mengutamakan tontonan yang lucu dan juga menghibur. Film komedi sedikit berbeda dengan lawakan karena pemain biasa (bukan pelawak) juga bisa berakting untuk memerankan tokoh yang lucu.

4. Tragedi

Pada film tragedi, biasanya tokoh utama akan mendapatkan nasib yang tragis sehingga membuat penonton merasa kasihan (prihatin).

5. Horor

Film bergenre horor cenderung menampilkan adegan yang seram dan membuat orang merinding. Film ini sengaja diedit sedemikian rupa dengan special effect agar bisa menampilkan kesan seram dan juga mistis.

Demikianlah pembahasan lengkap tentang pengertian film, sejarah film, unsur-unsur film dan jenis-jenis film yang perlu kamu ketahui. Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuanmu, khususnya mengenai film.

Baca Juga