Pengertian Etika Profesi, Ciri, Prinsip, Kode Etik Profesi, dan Contohnya
Etika profesi merupakan aturan atau norma standar perilaku yang ditetapkan untuk profesi tertentu agar tidak terjadi kesalahan atau penyimpangan oleh orang-orang yang bekerja di bidang tersebut. Untuk lebih jelasnya, simak pengertian etika profesi berikut ini.

Setiap pekerja dituntut untuk memiliki berbagai macam hal, salah satunya yang paling penting adalah etika profesi. Hal ini dimaksudkan agar mereka bisa melakukan tugasnya dengan baik dan profesional sesuai dengan pekerjaan yang ia miliki. Lantas, apa itu pengertian etika profesi yang sebenarnya? Simak pembahasan lengkap tentang pengertian etika profesi, ciri etika profesi, prinsip etika profesi, kode etik profesi, dan contoh etika profesi berikut ini.

Pengertian Etika Profesi

Pengertian Etika Profesi, Ciri, Prinsip, Kode Etik Profesi, dan Contohnya
Pengertian Etika Profesi

Etika profesi terdiri dari dua kata, yaitu "etika" dan "profesi". Kata etika berasal dari bahasa Yunani "ethos" yang artinya watak atau akhlak. Sedangkan kata profesi berasal dari bahasa Latin "proffesio" yang artinya pekerjaan. Secara umum, pengertian etika profesi adalah pekerjaan yang dilakukan seseorang berdasarkan keahlian yang ia miliki, dengan tak lupa melaksanakan norma sosial yang berlaku dengan baik. Berikut ini adalah pengertian etika profesi menurut para ahli:

1. Menurut Drs. O.P. Simorangkir

Pengertian etika profesi menurut Drs. O.P. Simorangkir adalah pandangan manusia dalam bertingkah laku menurut standar dan nilai-nilai yang baik.

2. Menurut Drs. Sidi Gajalba

Pengertian etika profesi menurut Drs. Sidi Gajalba adalah teori tentang perbuatan atau tingkah laku manusia yang dipandang dari segi baik dan juga segi buruk, yang bisa ditentukan oleh akal sehat.

3. Menurut Keiser

Pengertian etika profesi menurut Keiser adalah sikap yang berusaha memberikan layanan profesional kepada masyarakat sesuai dengan tugas atau pekerjaan yang ia miliki.

4. Menurut Anang Usman

Pengertian etika profesi menurut Anang Usman adalah konsep etika yang diterapkan pada profesi atau lingkungan kerja tertentu. Contohnya seperti etika pers, etika dokter, dan lain sebagainya.

Dengan demikian, dapat disimpulkan kalau etika profesi merupakan aturan atau norma standar perilaku yang ditetapkan untuk profesi tertentu agar tidak terjadi kesalahan atau penyimpangan oleh orang-orang yang bekerja di bidang tersebut.

Ciri Etika Profesi

Pengertian Etika Profesi, Ciri, Prinsip, Kode Etik Profesi, dan Contohnya
Ciri Etika Profesi

Ada dua ciri dari etika profesi, antara lain sebagai berikut:

1. Terdapat standar moral yang sangat tinggi. Setiap pekerja diharapkan bekerja sesuai dengan kode etik profesinya.

2. Mengutamakan kepentingan masyarakat. Setiap pekerja diharapkan bisa memprioritaskan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi.

Prinsip Etika Profesi

Pengertian Etika Profesi, Ciri, Prinsip, Kode Etik Profesi, dan Contohnya
Prinsip Etika Profesi

Berikut ini adalah beberapa prinsip etika profesi yang perlu kamu ketahui:

1. Tanggung jawab

Seorang pekerja harus tanggung jawab ketika melakukan sebuah pekerjaan. Selain itu, ia juga harus siap bertanggung jawab terhadap dampak dari profesi tersebut untuk kehidupan orang lain atau kehidupan masyarakat pada umumnya.

2. Keadilan

Prinsip keadilan menuntut pekerja untuk bersikap adil (tidak membeda-bedakan orang saat bekerja).

3. Otonomi

Prinsip otonomi menuntut pekerja agar diberi kebebasan dalam melakukan profesinya.

4. Kompetensi

Dalam melakukan pekerjaannya, para pekerja sebaiknya memiliki kompetensi dan juga tekun.

5. Perilaku profesional

Prinsip profesional menuntut para pekerja untuk berperilaku profesional sesuai dengan reputasi profesi.

6. Prinsip kerahasiaan

Prinsip ini menuntut para pekerja untuk merahasiakan informasi penting yang tidak boleh dibagikan kepada publik.

Kode Etik Profesi

Pengertian Etika Profesi, Ciri, Prinsip, Kode Etik Profesi, dan Contohnya
Kode Etik Profesi

Etika profesi berkaitan erat dengan kode etik profesi. Kode etik profesi merupakan kriteria profesional yang harus dimiliki oleh setiap pekerja. Di dalamnya telah terdapat standarisasi kewajiban yang harus dilakukan anggota dari kelompok profesi tertentu, sehingga pemerintah atau anggota masyarakat lain tidak perlu lagi campur tangan untuk menentukan bagaimana cara melakukan profesinya secara profesional.

Kode etik profesi biasanya dirumuskan secara tertulis. Menurut Sumaryono, hal ini dilakukan sebagai sarana kontrol sosial, mencegah adanya campur tangan dari pihak lain, dan juga mencegah terjadinya kesalahpahaman atau konflik.

Sayangnya, kode etik profesi memiliki beberapa kelemahan. Idealisme yang terkandung di dalamnya tidak sejalan dengan fakta yang terjadi di lingkungan para profesional. Akibatnya, kode etik profesi tidak lebih dari tulisan yang digantung di dinding dan dijadikan sebagai benda pajangan.

Tak hanya itu saja, kode etik biasanya tidak dilengkapi dengan sanksi keras. Pekerja mau melakukannya atau tidak, semuanya berdasarkan kesadaran profesional. Nah, kekurangan ini rupanya membuat banyak pekerja sengaja melakukan penyimpangan atau hal-hal tertentu yang melanggar kode etik profesinya.

Baca Juga: Pengertian Kelas Maya, Tujuan, Manfaat, Jenis, Kelebihan, dan Kekurangannya.

Contoh Etika Profesi

Pengertian Etika Profesi, Ciri, Prinsip, Kode Etik Profesi, dan Contohnya
Contoh Etika Profesi

Berikut ini adalah contoh etika profesi yang dimiliki oleh orang yang bekerja di bidang IT:

1. Bertanggung jawab dalam memutuskan atau melakukan suatu perbuatan. Jika ada faktor tertentu yang sekiranya membahayakan publik atau lingkungan sekitar, pekerja harus segera menyampaikannya secara terbuka.

2. Jujur dan realistis saat bekerja (tidak memalsukan data, atau melakukan perbuatan lain yang menyimpang dari profesinya).

3. Menolak suap atau segala jenis perbuatan yang bisa merugikan hingga membahayakan orang lain.

4. Meningkatkan pengetahuan tentang teknologi, aplikasi, dan hal-hal sejenisnya.

5. Tidak mengakses atau mengambil berkas elektronik milik orang lain tanpa adanya izin dari si pemilik.

6. Tidak menyebarkan virus atau program berbahaya yang bisa merusak sistem orang lain, seperti malware atau program sejenisnya.

7. Menghindari terjadinya konflik.

8. Tidak boleh membuat kesalahan dalam aplikasi (bug) secara sengaja.

9. Tidak boleh melakukan hal-hal yang mempermalukan profesinya.

10. Tidak boleh membocorkan data perusahaan yang penting (bersifat rahasia).

11. Tidak boleh merusak berkas, sistem jaringan atau perangkat lunak dengan sengaja.

Demikianlah pembahasan lengkap tentang pengertian etika profesi, ciri etika profesi, prinsip etika profesi, kode etik profesi, dan contoh etika profesi yang perlu kamu ketahui. Semoga menambah wawasan dan pengetahuanmu, khususnya mengenai pengertian etika profesi.

Baca Juga