Pengertian Erosi - Penyebab, Jenis dan Dampak
Erosi merupakan kejadian alamiah yang secara tidak langsung dapat berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat karena erosi menyebabkan berkurangnya kualitas sumber daya alam. Silahkan simak pembahasan tentang pengertian erosi, penyebab, jenis dan dampaknya berikut ini!

Erosi pasti terjadi karena sudah menjadi hukum alam. Adanya pergerakan air, angin, es, dan gelombang laut yang terjadi secara terus menerus menyebabkan terjadinya perubahan daya tahan pada sedimen seperti tanah dan bebatuan. Erosi pada dasarnya tidak dapat dicegah namun prosesnya bisa diperlambat dan dampaknya bisa dikurangi.

Berikut ini pembahasan tentang pengertian erosi, penyebab erosi, jenis erosi dan dampaknya. Silahkan langsung saja disimak!

Pengertian Erosi

Pengertian Erosi - Penyebab, Jenis dan Dampak
Pengertian Erosi

Erosi adalah pengikisan sedimen yang terjadi akibat transportasi angin dan air. Pada dasarnya erosi merupakan aktivitas alamiah, hanya saja pada kejadian tertentu kejadian erosi diperparah karena adanya campur tangan manusia yang menyebabkan daya tahan sedimen terhadap aktivitas alamiah menjadi berkurang.

Faktor Penyebab Erosi

Pengertian Erosi - Penyebab, Jenis dan Dampak
Penyebab Erosi

Erosi bisa terjadi secara alamiah dan juga karena campur tangan manusia. Berikut ini adalah penjelasan dari faktor penyebab erosi.

1. Faktor Alam

Erosi bisa terjadi karena faktor alam atau terjadi secara alamiah. Faktor alamiah ini terbagi menjadi dua yaitu faktor iklim dan faktor geologi.

  • Faktor Iklim

Iklim sangat mempengaruhi terjadinya erosi. Erosi terjadinya bisa karena intensitas hujan yang terlalu tinggi, kecepatan angin dan juga frekuensi badai. Faktor iklim ini tentunya sangat sulit diantisipasi.

  • Faktor geologi

Faktor geologi ini berhubungan dengan kondisi tanah yang bersangkutan. Faktor geologi seperti kemiringan tanah, tipe sedimen, bebatuan dan jenis dan sifat tanah.

2. Faktor Manusia

Selain faktor alam, manusia juga berperan dalam menyebabkan terjadinya erosi. Tindakan manusia dalam pengelolaan lingkungan sumber daya alam membuat kondisi tanah sangat rentan. Tindakan manusia berupa penebangan hutan secara liar sampai penggundulan hutan. Alih fungsi hutan menjadi lahan pertambangan, lahan pertanian, perkebunan sampai pembangunan jalan juga bisa menjadi penyebabnya.

Jenis Erosi

Pengertian Erosi - Penyebab, Jenis dan Dampak
Jenis Erosi

Jenis erosi dibedakan berdasarkan elemen-elemen yang menyabkan terjadinya erosi. Jenis ini juga berhubungan dengan tempat terjadinya erosi. Secara umum ada lima jenis erosi yaitu ablasi, deflasi, eksarasi, abrasi dan korosi.

1. Ablasi

Ablasi merupakan jenis erosi yang disebabkan oleh air yang mengalir. Erosi ini terjadi karena adanya gesekan antara aliran air dengan tanah yang terjadi secara terus menerus. Ablasi sangat dipengaruhi dengan jenis dan sifat tanah di sekitar aliran air. Ablasi terbagi menjadi empat jenis yaitu:

  1. Splash Erosion atau erosi percik.
  2. Sheet Erosion atau erosi lembar.
  3. Rill Erosion atau erosi alur.
  4. Gulley Erosion atau erosi parit.

2. Deflasi

Deflasi merupakan jenis erosi yang disebabkan oleh angin. Erosi ini biasanya terjadi di daerah gurun dengan tiupan angin kencang disertai dengan pasir. Erosi terjadi karena adanya gesekan oleh angin dengan benda padat seperti bebatuan atau benda padat lainnya.

3. Eksarasi

Eksarasi merupakan jenis erosi yang terjadi karena es atau glestes. Jenis erosi ini terjadi pada dearah bersalju atau pegunungan tinggi. Pengikisan terjadi karena gerakan glester yang menyebabkan terjadinya gesekan dengan benda padat disekitarnya.

4. Abrasi

Abrasi merupakan jenis erosi yang terjadi karena gelombang laut. Erosi terjadi di daerah pantai yang terus terkikir oleh gelombang air laut. Besar kecilnya erosi yang terjadi berbanding lurus dengan gelombang air laut. Jenis abrasi terbagi menjadi lima jenis yaitu:

  1. Cliff yaitu pantai dengan dinding yang curam dan terjal.
  2. Relung yaitu adanya cekungan pada dinding cliff.
  3. Dataran abrasi yaitu hamparan pendataran pada pinggir pantai.
  4. Pantai fyord yaitu adanya lekukan-lekukan pada daerah pantai.
  5. Pantai Skeren lekukan pantai yang mirip dengan Fyord tetapi tidak terlalu menjorok ke daratan.

5. Korosi

Korosi merupakan jenis erosi yang juga disebabkan oleh angin tetapi dengan adanya partikel lain yang dibawah oleh angin. Jadi penyebab korosi bukan hanya karena angin semata tetapi lebih pada partikel yang dibawah oleh angin tersebut seperti pasir atau bebatuan kecil. Partikel-partikel inilah yang menyabkan terjadinya pengikisan pada benda padat.

Dampak Erosi

Pengertian Erosi - Penyebab, Jenis dan Dampak
Dampak Erosi

Erosi memiliki dampak negatif terhadap sumber daya alam dan tentunya akan berpengaruh pada ekonomi yaitu pada proses produksi. Berikut ini beberapa dampak dari erosi yang bisa dilihat secara langsung.

1. Lahan Kritis

Lahan kritis merupakan berkurangnya nilai fungsi sumber daya manusia dalam kehilangan fungsi hirologi dan fungsi ekonomi. Tanah yang terus mengalami erosi akan kehilangan fungsi dalam persedian air tanah dan semakin sulit menjadi tempat produksi untuk lahan pertanian.

2. Pendangkalan Air

Pendangkalan air terjadi karena pengikisan tanah di sekitar perairan yang menumpuk pada dasar perairan. Pendangkalan ini akan berdampak pada terjadinya banjir atau berubahnya aliran air karena adanya bendungan secara alami dari dasar.

3. Berkurangnya Kesuburan Tanah

Erosi juga sangat berpengaruh terhadap tingkat kesuburan tanah. Pengikisan yang terjadi pada tanah secara terus menerus membawa unsur hara pada tanah sehingga tingkat kesuburan tanah menjadi semakin berkurang.

Proses Terjadinya Erosi

Pengertian Erosi - Penyebab, Jenis dan Dampak
Proses Terjadinya Erosi

Pengiksan tanah bisa terjadi dengan sangat cepat dan juga lambat atau membutuhkan waktu yang lama. Proses terjadinya erosi ini tergantung dari jenis erosi, intensitas, dan juga kecepatan dari faktor penyebab erosi. Secara umum proses terjadinya erosi terbagi menjadi tiga yaitu detachment, tranportation, sedimentation.

1. Detachment

Detachment adalah proses pelepasan atau pemecahan objek padat seperti tanah, bebatuan dan lainnya oleh penyebab erosi seperti air, angin, glester, dan gelombang laut. Pemecahan atau pelepasan ini membuat bebatuan atau tanah berubah menjadi partikel yang lebih kecil dan mudah terbawa arus atau berpindah tempat.

2. Transportation

Transportation adalah perpidahan partikel yang sudah terpecah menjadi lebih kecil atau terlepas ke tempat lain akibat arus. Biasanya perpindahan terjadi dari tempat yang tinggi ke tempat yang lebih rendah.

3. Sedimentation

Sedimentation adalah proses pemdatan partikel-partikel yang sudah berpindah tempat atau berada di tempat baru. Pemadatan ini bisa menjadi partikel sama yang lebih besar atau menjadi gabungan dengan partikel lain di tempat baru.

Baca Juga: Pengertian AMDAL, Tujuan, Fungsi, Jenis AMDAL, Jenis Usaha Wajib AMDAL, dan Dokumen AMDAL.

Demikian pemabahasan tetang pengertian erosi, Jenis erosi, dan dampak erosi. Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuan khususnya dalam pelajaran geografi.

Baca Juga